
Sudah tiga hari sejak kejadian itu aku sama sekali tidak pernah bertemu dengan bang Amon lagi. Bahkan mengobrol dengan Kak Fiia saja jarang, sebab aku masih sedikit kesel kepadanya karena sudah menerima pria itu.
Walaupun aku tahu jika seseorang itu pasti memiliki kesalahan. Tapi aku masih kesal Jika dia tidak mengakui anaknya itu adalah anak kandungnya, sebab wajah mereka saja seperti pinang dibelah dua tidak ada bedanya.
Dia masih saja mengelak mengakui anak Flo bukan anaknya. Padahal anak itu adalah anak mereka berdua, buah cinta mereka berdua, ya entah kapan mereka menjalin hubungan Aku pun tidak tahu.
Mungkin saja saat aku berdekatan dengannya gue juga berdekatan dengan bang Amon. Jadi mereka memiliki hubungan bahkan saat aku dekat dengan Bang Eriel dia pun juga dekat dengan Bang Eriel.
Lihat jelas jika pun memang sangat cemburu denganku semua pria yang dekatku pasti akan ia dekati juga seperti Pak Yogi dia juga mendekati Pak Yogi. Namun calon Suamiku itu sama sekali tidak tergolong dengannya, karena dia benar-benar sangat mencintai aku dan aku pun percaya karena itu percaya Jika dia akan setia selamanya bersamaku.
__ADS_1
"Cit kamu mau pergi nggak, kalau pergi Kakak mau titip sesuatu," ucap kak Fiia sembari masuk ke dalam kamarku.
Aku langsung mengelengkan kepala karena aku sama sekali tidak ingin bepergian kemanapun, sebab kemarin sudah berbelanja perlengkapan untuk bayi kecilku. Jadi aku tidak ingin belanja atau keluar dari rumah.
Sebab Emak juga sudah melarang aku untuk berpergian, karena sudah menjelang hari pernikahan aku tidak boleh pergi sendirian ataupun bersama dengan Pak Yogi juga dengan yang lainnya, jika tidak ada keperluan terlalu penting maka aku diwajibkan selalu di rumah.
Walaupun aku sangat tidak senang berada di rumah terus-menerus, tetapi hanya itu yang bisa aku lakukan mematuhi ucapan orang tua karena, mereka dulu pernah mengalami apa yang aku rasakan. Jadi aku percaya kepada mereka.
"Udahlah mau kirim sesuatu kalau kamu nggak pergi ke mana-mana, ngapain juga aku ngomong sama kamu, lebih baik aku minta saja deh bang Amon yang membelikannya," sahut kak Fiia.
__ADS_1
"Kak Fiia. Aku mau mohon kepadamu agar memberitahu bang Amon jika anakku itu adalah anak kandungnya dia, karena wajah mereka sangat mirip tetapi dia sama sekali tidak mengakui hal itu. Aku sangat kesal kepadanya. Jika dia tidak mau mengaku hal itu Aku tidak akan mengurus hubungan kalian sampai kapan pun!" ancamankudengan tegas.
agar kak Fiia menyampaikan ucapanku itu kepada pacarnya, yang sangat aku kesaki menjadi pria sama sekali tidak bertanggung jawab.
Kulihat Kak Fiia terdiam dengan wajah yang mulai sedih, karena aku tahu dia juga pasti sangat sedih pacarnya itu sudah memiliki anak dengan keponakannya, hal itu pun tidak bisa dipungkiri Sebab aku pernah ada di dalam posisi itu.
Sakit rasanya saat ditikung oleh keponakan sendiri. Bahkan bukan saja dengan pacar yang itu pacarku yang berikutnya juga mau diambilnya. Namun Pak Yogi, sama sekali tidak mempan akan rayuan dia, karena Pak Yogi adalah pria yang setia dan juga sangat mencintaiku jadi tidak akan mudah tergoda dengannya.
BERSAMBUNG.
__ADS_1
Sambil menunggu aku update, mampir yuk ke novel teman aku yang seru. Terima kasih.