Kisah Cinta Citra

Kisah Cinta Citra
POV Author


__ADS_3

Flo menceritakan semua pada Citra, kalau dia ingin segera melakukan operasi Caesar, agar sang anak segera terlahir dan dia bisa bebas mencari uang.


"Tapi, bagaimana dengan anakmu nantinya?" tanya Citra dengan lembut.


Dia memikirkan anak Flo, walaupun sang keponakan tidak baik padanya.


"Biarkan saja! Aku akan membuangnya ke pantai," jawab Flo dengan ketus.


Terlihat jelas kalau gadis itu kesal, karena ayah dari anaknya tidak mau bertanggung jawab. Bahkan, tidak mengakui bahwa itu adalah anaknya.


Karena, Flo sering gonta-ganti pasangan dan melakukan hal itu. Membuat ayah dari sang anak ragu.


"Flo, kau lahirkan dia saja! Setelah itu, aku yang akan merawatnya, dia masih suci tidak memiliki dosa. Yang berdosa itu kau! Karena, berbuat dosa!" ucap Citra dengan kesal.


Gadis itu sedih, kalau anak bayi yang tidak tahu apa-apa. Harus menerima keegoisan orang tua yang membuangnya.


"Tante, untuk apa merawat anak haram ini? Yang ada, Tante menahan malu sampai seumur hidup," ucap Flo dengan lembut.

__ADS_1


Citra tersenyum simpul, karena Flo berkata seperti itu padanya.


"Seharusnya kau yang malu, sudah berbuat dosa tidak mau menanggungnya. Enaknya saja kau mau, sekarang susahnya kau tidak mau!" jawab Citra ketus.


Flo diam, karena dia tidak mau menjawab ucapan sang Tante lagi, yang terpenting adalah. Anaknya sudah ada yang menjaga, dan dia bisa bebas.


"Jadi, besok kau ingin operasi?" tanya Citra.


Entah mengapa, saat mendengar kata operasi, dia jadi takut dan membayangkan hal mengerikan saat di dalam sana.


"Iya, hanya kita berdua yang tahu. Sebab, aku lelah mengikat perut yang semakin besar dan sulit," ucap Flo dengan pelan.


Ya, dia akan menjadi ibu untuk anak Flo. Sebab, sang keponakan tidak mau menerima kehadirannya.


'Ya Allah, besok aku sudah menjadi ibu. Bagaimana cara aku mencari nafkah? Kalau, aku harus mengurus anakku,' batin Citra.


Gadis itu semakin berpikir, karena dia tidak bisa meninggalkan anaknya nanti kalau dia harus bekerja. Walaupun bayi itu bukan anak kandungnya.

__ADS_1


Tetap, dia akan menjadi ibu sekaligus ayah untuk anak Flo yang di kabarkan jenis kelaminnya laki-laki.


"Sudah, kau istirahat dan aku juga. Sebab, besok aku akan menjadi ibu," ucap Citra.


Flo mengikuti ucapan sang Tante untuk beristirahat, dan dia juga. Walaupun sekarang dia tengah bergelut dengan pikirannya.


'Besok aku akan membawa bayi itu pulang, walaupun semua orang akan menghinaku memiliki bayi tanpa adanya suami,' batin Citra.


Citra tersenyum, karena dia senang akan memiliki anak walaupun bukan darah dagingnya. Gadis itu tidak sabar menunggu hari esok dan menimang bayi laki-laki lucu.


Sedangkan Flo, dia sangat senang bisa terbebas dari beban yang di tanggungan. Gadis itu akan pergi sejauh mungkin agar semua masa lalunya terkubur dalam-dalam.


'Aku tidak akan diam, karena dia bahagia bisa bersama wanita yang di cintainya. Sedangkan aku? Mala tersiksa karena satu malam kelam kami,' batin Flo kesal.


Gadis itu berniat akan membunuh pria itu, karena sudah menuduhnya hamil anak orang lain dan meminta pertanggungjawaban padanya. Padahal, dia memang hamil anak pria itu.


Namun, setelah hamil baru dia tidur dengan pria lain. Bahkan, dengan Eril juga sudah seringkali dan pria itu tidak mau bertanggungjawab atas kehamilannya.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2