Kisah Cinta Citra

Kisah Cinta Citra
POV Author


__ADS_3

Elisa masih menangis di dalam pelukan Eril, karena baru saja dia menceritakan tentang almarhumah ibunya. Hal itu membuatnya sangat terpukul.


Eril langsung tersenyum, karena dia tahu yang sebenarnya Elisa adalah anak sang papa bersama istri kedua papanya dan ia mulai menyusun rencana.


'Dendam ini akan terbalas, dengan perlahan dan pasti tetap sasaran. Semoga mama tenang di sana,' batin Eril.


Eril mengelus-elus rambut Elisa dengan sangat lembut agar gadis kecil itu diam, dan benar saja adiknya sudah berhenti menangis kemudian menatap wajahnya.


"Elisa, abang akan mendaftarkan mu ke sekolah menengah di kota kita. Sebab, tidak mungkin kita berada di sini selamanya bukan?" ucap Eril dengan sangat lembut.


Elisa menganggukkan kepala, karena saat ini hatinya sangat sakit dan sedih mengingat sang ayah tidak pergi melihat dia dari bayi.


'Aku tidak ingin bertemu dia, karena sejak aku bayi, ayah tidak pernah ada untuk kami sampai ibu menikah lagi,' batin Elisa.


Gadis itu merasa sangat nyaman berada di dalam pelukan Eril, sampai-sampai dia tertidur pulas tanpa sadar.


"Dia sudah tertidur, sebaiknya aku bawa masuk ke dalam kamarnya." Eril menggendong tubuh Elisa masuk ke dalam kamar gadis itu.

__ADS_1


Setelah sampai dia meletakkan tubuh Elisa dengan perlahan, kemudian bergegas pergi dari sana karena ia ingin menyusun rencana agar berjalan lancar.


Setelah sampai di dalam kamar, Eril duduk sambil memegangi poto Elisa dengan sangat tajam dan dendam yang membara.


'Aku akan menghancurkan masa depannya,' batin Eril, sambil menyusun rencananya.


*. *. *.


Flo sangat kesal pada Eril karena sudah mengusirnya tadi, dan kini ia berada di hotel menunggu hari esok. Gadis itu ingin mencari keberadaan sang tante yang ada di kota ini.


'Ini sangat memudahkan aku, untuk menjalankan rencana agar Citra menderita. Seperti apa yang aku rasakan beberapa tahun lalu,' batin Flo.


Flo melihat kantor di mana Yogi dan Citra bekerja, karena dia sama sekali tidak tahu kalau calon mertuanya seorang konglomerat.


*. *. *


Citra bermain ponselnya dan melihat Eril mengunggah poto bersama dengan seorang wanita kecil, tertulis gadis itu adalah adiknya membuat dia tidak mengerti. Karena pria itu tidak memiliki adik.

__ADS_1


Citra ingat betul, Pak Polisi Edson hanya memiliki dua orang putra saja dan gadis itu berpikir. Wanita kecil itu adalah kekasih Eril sang mantan.


'Sudahlah, lupakan saja dia mau bersama dengan siapa. Kami sudah putus dan tidak akan pernah mau bersama lagi,' batin Citra.


Citra memandangi potonya bersama Yogi beberapa hari lalu, dan dia tersipu malu melihat pemandangan itu. Saat sedang asik tiba-tiba Fiia datang dan langsung mengambil ponselnya.


"Fiia, kembalikan!" teriak Citra sambil mengejar-ngejar sang kakak yang berlari membawa ponselnya.


"Kejar kalau mau!" teriak Fiia sambil terus berlari sekuat tenaga.


Citra kelelahan sampai gadis itu pingsan, dan Fiia terkejut karena tidak seperti biasanya sang adik akan pingsan.


"Citra, bangunlah!" Fiia panik dan membawa tubuh Citra ke atas tempat tidur dan mulai mengoleskan, minyak kayu putih ke hidung mancung sang adik.


Gadis itu tidak bangun karena dia sudah terlelap bukan pingsan, karena itu hanya alibinya saja mengelabui Fiia yang sangat jahil.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2