
Satu bulan telah berlalu. Kai yang berprofesi sebagai seorang pengacara, kini ia tengah di sibukkan dengan pekerjaannya itu. Kai sedang menangani beberapa kasus dari kliennya dari berbagai kota, bahkan sampai saat ini pun ia masih berada di luar kota.
Sementara Yasika, dua hari yang lalu ia baru saja menyelesaikan wisuda, lulus dengan nilai tertinggi dan menyandang gelar sebagai seorang Dokter. Yasika telah lulus dengan prestasi nya yang sangat luar biasa. Dan tidak lupa, Yasika adalah salah satu mahasiswa dengan lulusan terbaik di Universitas ternama itu. Setelah selesai wisuda, Yasika sudah mendapatkan tawaran pekerjaan dari beberapa rumah sakit ternama yang ada di Jakarta sebagai dokter spesialis anak.
Sedangkan Anne, beberapa minggu terakhir ini, ia sering menghabiskan waktunya berada di lokasi syuting. Anne baru saja mendapatkan sebuah tawaran untuk bermain filem dan menjadi pemeran utama di salah satu filem layar lebar yang di sutradarai oleh sutradara yang sangat terkenal di dunia perfilman.
Minggu-mingu ini Anne sangat sibuk, bahkan dalam dua minggu terakhir ini ia tidak pernah pulang ke rumah karena kesibukannya sendiri. Karirnya semakin cemerlang di dunia hiburan tanah air, selain sukses menjadi seorang model, Anne juga di juluki sebagai salah satu aktris berbakat dan multitalenta.
Dan untuk Davin, lelaki itu sudah terlebih dahulu bekerja sebagai seorang Dokter bedah di rumah sakit swasta milik keluarganya sendiri.
Sebenarnya, Davin mengajak Yasika untuk bekerja bersama dengannya di rumah sakit milik keluarga nya itu. Tetapi sampai saat ini, gadis itu belum juga memberi keputusan apapun kepadanya. Davin sangat berharap, jika Yasika mau bekerja di rumah sakit yang sama dengannya. Dengan begitu, lelaki itu akan merasa tenang dan tidak akan mengkhawatirkan Yasika. Karena Davin sadar, kalau Yasika adalah gadis yang mendekati kata sempurna. Davin tidak ingin jika Yasika jauh dari dirinya, ia takut jika sampai Yasika sampai berpaling ke lain hati.
Sebegitu besarnya rasa cinta Davin untuk gadis itu.
Tanpa ia sadari, kalau gadis itu belum sepenuhnya memberikan hatinya untuk lelaki baik seperti Davin Wirayatma Atmadja. Seorang Dokter bedah termuda dengan ketampanannya yang memikat.
* * *
Sudah satu bulan ini, baik Kai, Yasika, Anne dan juga Davin mereka jarang bertemu karena kesibukannya masing-masing.
Di tengah-tengah kesibukannya, lelaki itu masih menyempatkan dirinya untuk memberikan hadiah kepada gadisnya itu. Menyuruh orang kepercayaannya untuk mengirimkan bunga mawar putih yang menjadi bunga kesukaan gadis itu beserta hadiah kecil untuk Yasika di hari wisudanya itu.
Meskipun Kai mengetahui, jika akhir-akhir ini Yasika selalu menghindarinya. Entah apa yang terjadi dengan gadis itu. Yang jelas, Kai merasa kalau saat ini Yasika seperti sedang menjauh darinya.
Bahkan di saat pertemuannya yang terakhir pun, dimana saat itu Kai memintanya untuk datang ke apartemen dan meminta untuk menemaninya ke sebuah acara, Yasika tidak datang, dengan alasan kalau gadis itu sedang tidak enak badan.
Kai tahu, kalau itu hanya alasannya saja.
Dengan tingkat kepercayaannya yang tinggi, lelaki itu tidak akan menyerah begitu saja. Kai akan tetap memperjuangkan cintanya itu, ia akan tetap berusaha agar Yasika mau menerima syarat yang di ajukan olehnya meskipun dengan cara yang tidak masuk di akal sama sekali. Karena Kai yakin, jika Yasika pun masih mempunyai perasaan yang sama seperti dirinya.
Dan .. Sumpah demi apapun, sampai detik ini pun lelaki itu sangat merindukan gadisnya.
Kai selalu menorehkan senyuman setiap kali gadis itu membalas pesannya hanya dengan kalimat singkat saja.
Kai. "Minggu depan aku pulang."
__ADS_1
Kai. "Kamu lagi apa?"
Kai. "Aku kangen kamu."
Yasika. "Aku enggak."
Ya Tuhan .. Kai terkekeh seraya menggelengkan kepalanya pelan saat membaca pesan terakhir yang Yasika kirimkan padanya. Bersama dengan itu, Kai kembali mengirimkannya pesan. Sebuah kata yang mewakili perasaannya selama ini, rasa rindu dan ingin segera memiliki gadisnya itu.
Kai. "I love you."
Sementara di seberang sana, Yasika membelalak tidak percaya saat laki-laki itu mengirimkan pesan yang membuat jantungnya berdebar kencang seperti ini.
Apa yang harus aku lakukan?
Kenapa dada ini rasanya sesak sekali?
Yasika dengan segala perasaannya yang tidak menentu, hatinya kembali meringis sakit ketika ia teringat kembali akan permintaan dari sang kakak.
Anne meminta Yasika untuk tidak mencintai lelaki itu. Mencintai laki-laki yang sama dengannya.
"Kak .. aku gak ada hubungan apapun sama kak Kai."
Anne menatap Yasika. "Kamu gak bohong kan?"
Kepala gadis itu menggeleng.
"Aku harap juga begitu, aku berharap jika kalian memang gak ada hubungan apapun, Yas." Anne menangis di hadapan adiknya itu. "Aku sangat mencintai dia, Yas. Aku ingin kamu membantu aku untuk mempersatukan kami lagi." Di genggamnya erat tangan adiknya itu.
"Kak .."
"Aku takut, Yas." Kepalanya menunduk bersama dengan air mata yang menetes membasahi pipinya. "Aku sangat takut, jika kamu juga mencintai dia."
"Kak.."
"Aku mohon sama kamu." Anne mengangkat wajahnya, lalu menatap adiknya itu dengan penuh harap. "Jangan pernah mencintai Kai."
__ADS_1
Yasika menutup matanya erat saat kalimat itu kembali terngiang-ngiang di kepalanya. Hatinya mencelos, dadanya terasa sesak saat ia kembali mengingat permintaan sang kakak.
Bagaimana pun Yasika sangat menyayangi kakaknya itu. Dan demi sang kakak, Yasika akan melakukan apapun untuk melihat agar kakaknya itu bisa tersenyum. Termasuk dengan mengorbankan perasaannya sendiri untuk melihat orang yang sangat dia cintai bahagia.
Apa sekarang waktunya untuk ia berkorban?
Apa sekarang waktunya ia harus mengalah?
Di genggamnya erat benda pipih itu dengan keras. Mungkin setelah ini, Kai tidak akan pernah mengatakan kata cinta itu lagi. Yasika berharap, jika ini adalah terakhir kalinya untuk dia bisa berkomunikasi dengan cowok itu.
Yasika. "Kak .. Aku mohon, jangan ganggu aku lagi. Aku minta maaf karena tidak bisa memenuhi syarat yang kamu ajukan. Aku sangat mencintai Davin. Mulai sekarang dan seterusnya, aku harap kita tidak usah bertemu lagi. Aku ingin bahagia bersama dengan Davin, laki-laki yang selama ini aku cintai."
Perasaannya berubah menjadi tidak karuan saat ia membaca pesan yang di kirimkan Yasika kepadanya.
Apa-apaan ini?
* * *
Jangan lupa untuk tinggal kan like, komen, vote, dan tekan tanda ❤ nya ya?
Makasih buat semua yang selalu setia nunggu ceritanya aku.
Mohon maaf bila di part bagian ini masih banyak kesalahan dan kekurangannya ya genks..
Harap maklum, aku hanya manusia biasa dan penulis amatiran. Apalagi di saat badan kayak gini, ampun .. ide cerita mendadak hilang.
o iya, follow IG aku ya?
@hakimparida
Makasih.. Sehat-sehat selalu ya?
bye.. bye... ❤
__ADS_1