
"Kak .. "
"Hmm .."
"Kenapa diam saja? senyum dong, kan masih banyak tamu." tegur sang istri karena sikap Kai kini berubah semenjak kedatangan Davin.
Ya, setengah jam yang lalu saat cowok yang bernama Davin itu memuji kecantikan sang istri di depannya, Kai merasa tidak suka. Lelaki itu berubah, bahkan Yasika sendiri bisa melihat kalau suaminya itu sedang tidak baik-baik saja untuk saat ini.
Apa mungkin suaminya itu sedang cemburu?
"Kamu marah soal tadi ya?" Yasika bertanya seraya terus memperhatikan wajah tampan sang suami itu dengan lekat. "Kamu cemburu?" Lihatlah, betapa menggemaskannya gadis itu sekarang.
Kai menatap sang istri seraya mendesis, merasa tidak suka saat Yasika mulai berani menggodanya. Ya, Kai akui kalau ia memang cemburu saat ini. Ia tidak suka dengan sikap Davin yang menurutnya sangat keterlaluan. Bagaimana pun Kai tahu kalau Davin dulu sangat mencintai istrinya itu. Ia bisa melihat dari sikap Davin barusan yang menunjukkan kalau cowok itu masih menyimpan perasaan untuk istrinya.
"Iya, aku cemburu. Puas!"
Gadis itu terkekeh. "Jadi kamu cemburu?" Gadis itu mencibir dengan bibir yang melengkung seperti sedang meledek.
"Kamu minta aku cium?" Dengan gemasnya lelaki itu berbisik seraya menyeringai. "Mau aku gigit?"
"Apaan sih?" Yasika menunduk malu.
"Sini?" Dengan gerakan cepat lelaki itu menarik pinggang sang istri agar lebih dekat lagi. Suara musik yang mengiringi pasangan pengantin yang sedang berdansa itu membuat suasana kian sangat romantis. Kai dan Yasika sangat bahagia hari ini, mereka berdua adalah pasangan pengantin yang benar-benar sangat serasi.
Merasa sudah lelah, akhirnya Yasika meminta pada suaminya itu untuk segera kembali ke kursi pelaminan. Masih banyak tamu undangan disana, mereka masih menikmati jamuan makan malamnya seraya mendengarkan beberapa lagu-lagu romantis dari penyanyi pria dan wanita yang berada di atas panggung itu. Bahkan, ada beberapa penyanyi papan atas yang ikut menyumbangkan suara emasnya di pesta pernikahan mereka.
Di saat kedua pasangan pengantin itu sedang menikmati tembang romantis yang di bawakan oleh salah satu penyanyi papan atas di atas panggung, di saat itu juga ada seorang wanita cantik berjalan dengan begitu anggunnya datang menghampiri dan memberi selamat kepada pasangan yang baru saja resmi menjadi suami istri itu.
Kai terkejut begitu melihat wanita itu sudah berdiri di hadapannya seraya tersenyum lebar.
"Kai .."
"Via.?"
"Selamat ya, Kai." ujar wanita itu seraya mengulurkan tangannya yang di sambut baik oleh lelaki itu.
"Makasih." Buru-buru Kai melepaskan tangannya dari tangan gadis yang bernama Novia Ardana itu. Lantas dengan segera ia menggenggam tangan Yasika dengan erat.
Wanita itu tersenyum, lalu pandangan matanya beralih pada pengantin perempuan yang berada di samping Kai, mantan kekasihnya itu.
"O iya, ini istri aku. Namanya Yasika." Dengan bangga Kai memperkenalkan Yasika kepada wanita itu.
Yasika tersenyum pun dengan mantan kekasih suaminya itu.
"Hai .. aku Via. Aku temennya Kai."
"Aku Yasika."
Wanita itu melirik Kai sekilas. "Aku gak nyangka loh, kalo Kai akan menikah dengan gadis secantik kamu." Kelakar Via yang membuat Yasika tertawa kecil. Sedangkan Kai, lelaki itu hanya memberi seulas senyum.
"Makasih. Nona Via."
__ADS_1
"Sama-sama. Selamat ya untuk kalian berdua?"
"Sekali lagi terima kasih banyak, Nona Via."
Tidak ada lagi percakapan yang terjadi di antara mereka bertiga, setelah wanita itu merasa kalau sepertinya Kai tidak menyukai kehadirannya saat berada di tengah-tengah mereka. Lantas, wanita cantik yang bernama Via itu beranjak meninggalkan pasangan pengantin baru itu dan memilih untuk kembali bergabung bersama kakak sepupunya, yang tidak lain adalah teman satu profesinya Kai.
Novia Ardana Clarisa,
Gadis itu adalah mantan kekasihnya Kai. Dulu, Via meninggalkan Kai demi untuk menikah dengan seorang pengusaha yang berasal dari Negeri Kangguru karena perjodohan yang di lakukan oleh kedua orang tuanya. Dan sekarang, wanita itu telah kembali dan memilih untuk tinggal di Jakarta bersama dengan seorang anak laki-laki yang sangat tampan berusia lima tahun hasil dari pernikahannya dengan pria bule yang bernama Brian Colin.
Kai memang mengundang keluarga besarnya Via untuk hadir di pesta pernikahannya, kerena ia dan kakak sepupu dari mantannya itu adalah teman satu profesinya. Kai juga tidak tahu kalau Via akan datang, karena yang ia tahu, kalau wanita itu tidak tinggal di Jakarta setelah beberapa tahun pernikahan Via dan laki-laki itu terjadi.
...***...
Pesta pernikahan pun telah selesai dan berjalan dengan lancar. Kini, seluruh anggota keluarga kedua belah pihak pun telah kembali ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat. Pun dengan kedua pasangan pengantin yang sudah tampak kelelahan itu. Mereka berdua telah masuk ke dalam kamar hotel yang telah di persiapkan untuk malam pertama mereka sebagai pasangan pengantin baru itu.
"Kak .."
"Hmm .."
"Lepas dulu ih .. aku mau mandi." Kesal gadis itu karena Kai, lelaki itu sama sekali tidak melepaskan pelukannya semenjak mereka masuk ke dalam kamar. Bahkan, Yasika saja sampai belum bisa untuk melepas semua gaun dan aksesoris pengantin yang masih melekat pada tubuhnya.
"Aku mau mandi .. Kak.!" Yasika merengek seperti anak kecil. Sungguh, gadis itu benar-benar ingin segera merendamkan tubuhnya ke dalam bethtub untuk menghilangkan gerah dan lengket pada tubuhnya.
"Mau sampai kapan kamu seperti ini?"
"Sampai kamu memohon dan panggil aku sayang .." Bisik lelaki itu mesra pada telinga sang istri. Lihatlah, betapa posesifnya Kai sekarang.
"Aku gak akan melepaskan kamu."
"Jadi kamu cuma mau peluk aku aja, sampai pagi?"
"Enggak." Kai mengangkat wajahnya yang sedari tadi berada di ceruk leher gadis itu. "Siapa bilang cuma mau peluk saja.?" Lelaki itu menarik sedikit ujung bibirnya ke atas. "Ini malam pertama kita, dan aku gak akan melewatkan itu."
Seketika wajah Yasika memerah, apa yang di katakan oleh lelaki itu memang benar. Ini adalah malam pertama bagi mereka berdua, dan .. apa malam ini, mereka akan melakukannya?
Duh .. kenapa tiba-tiba tubuhnya memanas seperti ini?
"Kenapa?" Kai sengaja ingin menggoda istrinya itu. "Kenapa wajah kamu merah, sayang?"
Yasika tersenyum kaku. "Apaan sih, Kak." ujarnya malu-malu yang membuat Kai semakin gemas di buatnya.
"Aku udah pernah bilang belum sih sama kamu.?"
"Bilang apa?" Yasika mengernyit.
"Bilang kalo kamu itu semakin menggoda saat sedang seperti ini."
"Jangan ngaco deh .. ?" Dengan bibir yang mengerucut lucu Yasika mengatakannya. Membuat Kai, suaminya itu tidak bisa lagi mengendalikan dirinya untuk tidak mencium istrinya itu sekarang.
Yasika sedikit terkejut saat tiba-tiba saja Kai menempelkan benda lunak itu di atas bibirnya. Menciumnya dengan lembut yang langsung di sambut baik oleh istrinya itu. Ia membuka bibirnya sedikit, membiarkan sang suami terus menguasai ciuman itu. Saling menyesap, *******, dan saling membelit lidah itulah yang sekarang mereka lakukan.
__ADS_1
Yasika mengerang saat ciuman itu beralih menuju leher dan berhenti di tulang selangka.
"Kak .. ah .." Gadis itu melenguh saat Kai tiba-tiba saja menghisap kulit lehernya dalam-dalam. "Kak .. "
"Apa sayang?"
"Aku mandi dulu." Yasika berujar dengan suara rendah dan mata yang masih terpejam. "Aku mandi dulu sebentar, ya.?" pinta gadis itu dengan nada sedikit memohon.
Seketika Kai melepaskan gigitannya pada leher gadis itu, ia menjauhkan sedikit wajahnya agar bisa melihat wajah istrinya sekarang.
"Kamu mau mandi kan?"
Kepala gadis itu mengangguk.
Kai tersenyum, "Baiklah, aku akan membiarkan mu mandi terlebih dahulu."
"Kalo begitu, aku mandi sekarang."
Saat Yasika hendak berbalik badan, ia tersentak saat Kai tiba-tiba saja menggendongnya.
"Ah .. Kak!" pekik gadis itu. "Kenapa kamu gendong aku?"
"Katanya mau mandi."
"Aku bisa jalan sendiri. Turunin aku?"
"Nggak."
"Kenapa?"
Sesaat langkah kakinya berhenti, Kai tersenyum, lalu menatap Yasika dengan tatapan genit.
"Kita mandi berdua."
"Apa!?"
Teriak gadis itu dengan mata membulat dan rahangnya yang sedikit terbuka.
Ya ampun .. lelaki itu benar-benar masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintunya dengan segera.
...***...
Enjoy bacanya Yess ..!!
Gimana masih pada kangen gak sih sama mereka?
Kasih like, komen dan votenya juga ya genks?
Makasih .. Next episode selanjutnya ya?
__ADS_1
Bye .. Bye ..