Lawyer Handsome

Lawyer Handsome
Extra part5


__ADS_3

Pukul delapan pagi Yasika terbangun dari tidurnya setelah melewatkan malam panjang bersama dengan sang suami. Sebagai pasangan yang baru menikah, tentu Yasika sangat terkejut saat ada sebuah tangan yang melingkar erat indah di perutnya. Yasika menoleh, dan hal pertama yang ia lihat adalah wajah tampan Kai yang masih terlelap dalam tidurnya. Yasika ingat, kalau sekarang ia sudah menikah dan menjadi istri dari seorang Kaisar Abian Pratama, seorang pengacara muda yang memiliki sejuta pesona.


Gadis itu tersenyum, memandangi wajah Kai dengan jarak yang begitu dekat. Kai tertidur dengan sangat pulas, sampai-sampai lelaki itu tidak menyadari setiap sentuhan yang di berikan oleh Yasika di setiap lekuk wajahnya. Di saat sedang tertidur seperti ini saja, kenapa Kai bisa setampan itu? Pantas saja dulu Anne begitu mencintai dan mengagumi sosok Kai. Jelas, karena Kai adalah laki-laki baik, tampan, dan juga mapan yang menurutnya sangat sempurna.


Yasika ingat dengan kejadian semalam, dimana pada malam itu mereka berdua menghabiskan malam panjang bersama. Saling memberi sentuhan-sentuhan mendamba yang bergairah dengan penuh dengan cinta. Kai memperlakukannya dengan begitu lembut saat malam pertama itu terjadi. Lelaki itu menghujam dirinya dengan sentuhan-sentuhan yang membuatnya ingin melakukannya lagi dan lagi.


Ternyata, seperti ini rasanya malam pertama?


"Kak .." Gadis itu terkejut saat Kai tiba-tiba saja membuka matanya. "Kamu __?"


Cup,


Lelaki itu mengecup sekilas bibir yang menjadi kelemahannya itu.


"Morning kiss. Sayang.!"


"Eh .. Kak.!"


Kembali, lelaki itu mengecup bibirnya. "Apa sayang? kenapa pagi-pagi udah bangun?" Kai menarik tubuh gadis itu ke dalam dekapannya. "Gadisku mulai nakal ya?"


"A - Apa, Kak? Aku gak nakal ya?" Kilahnya lagi yang membuat cowok itu terkekeh.


"Benarkah?" Kai menyerukan wajahnya di perpotongan leher gadis itu. Lalu mengecupnya. "Kamu nakal, kamu sengaja kan godain aku?"


Yasika tertawa geli saat Kai mengecupi kulit lehernya, "Kak .. udah." Lihatlah betapa menggemaskannya gadis itu sekarang. "Lepas Kak, aku mau mandi." Gadis itu tertawa saat Kai secara terus-terusan mengecupi kulit lehernya berkali-kali.


"Kak .. aku nyerah."


Seketika Kai berhenti dari kegiatan mengecupi kulit lehernya gadis itu, lalu mengangkat wajahnya untuk mempertemukan pandangan mereka berdua. Lelaki itu tersenyum saat melihat wajah istrinya yang terlihat sangat berantakan, Kai menjumput beberapa helai rambut yang menutupi sebagian wajah istrinya itu untuk ia selipkan pada balik telinga.


"I love you." Bisiknya tepat di sebelah telinga gadis itu.


"I love you more. Kak." Gadis itu membalasnya seraya tersenyum lebar.


Kai adalah laki-laki yang sangat beruntung karena telah menikahi seorang gadis cantik seperti Yasika. Sejak pertama kali mereka bertemu, Kai sudah mengagumi Yasika. Gadis yang sekarang menjadi istrinya itu adalah gadis yang sangat berbeda di matanya sebagai seorang laki-laki. Yasika adalah satu-satunya gadis yang bisa membuat hatinya menghangat. Dan Yasika juga adalah satu-satunya gadis yang bisa membuatnya melupakan masa lalu dengan cepat.


Dulu,


Satu-satunya wanita yang bisa membuatnya jatuh cinta itu adalah gadis yang bernama Novia Ardana. Teman masa kecil, sekaligus sebagai kekasihnya yang sudah bertahun-tahun menjalin kasih dengannya. Via, biasa gadis itu di panggil adalah cinta pertama untuk seorang Kaisar. Hanya gadis itu yang selalu membuatnya merasakan bahagia setiap saat. Seiring berjalannya waktu, karena sebuah alasan dan restu dari kedua orang tua gadis itu, akhirnya hubungan mereka berdua harus berakhir sampai disitu.


Meskipun sedikit kecewa, tapi ia bisa apa? berbagai cara sudah Kai lakukan untuk mempertahankan hubungan mereka, tapi takdir berkata lain, Kai harus rela melepaskan gadis yang di cintainya itu untuk menikah dengan laki-laki pilihan kedua orangtuanya, setelah sang gadis sendiri yang memintanya untuk menyerah dan memutuskan hubungan mereka berdua.


Dan di saat itulah seorang Kai berubah menjadi seseorang yang tertutup. Meskipun mempunyai sikap yang ramah dan lemah lembut, tapi tidak dengan perasaannya. Lelaki itu selalu menjaga jarak dengan perempuan manapun, ia selalu menghindar setiap kali ada seseorang yang berusaha untuk mendekatinya. Dan tidak ada satupun dari mereka yang bisa meluluhkan hatinya. Sampai pada akhirnya, ia bertemu dengan Yasika.

__ADS_1


Ya, hanya Yasika lah yang bisa membuatnya merasakan cinta kembali.


"Kak .." Yasika mendongak, menatap wajah Kai dari bawah. "Kamu lagi mikirin apa?"


"Hah?" Kai pun menurunkan pandangan matanya untuk menatap wajah istrinya itu sekarang.


"Lagi mikirin apa?" Ulang gadis itu kembali.


Kai tersenyum, lalu menjawil hidung mancung gadis itu dengan gemas. "Aku lagi mikirin kamu, sayang."


Yasika mencibir, "Masa sih?"


"Hmm .." Ia peluk tubuh gadis itu semakin erat. "Gak ada yang aku pikirin selain kamu." Nyatanya, sekilas bayangan Novia tiba-tiba saja muncul di kepalanya saat ini.


Kai masih tidak mengira, jika ia akan kembali bertemu dengan sang mantan setelah sekian lama mereka tidak pernah bertemu. Apalagi .. ada sesuatu yang berbeda yang ia rasakan saat Kai melihat raut wajah Via saat itu. Kai melihat jika perempuan itu menatap Yasika dengan tatapan tidak suka.


"Kak ..?"


"Hmm .."


"Kalo aku boleh tahu, perempuan kemarin yang bernama Via itu mantan kamu kan?"


Kai diam. Sedikit terkejut saat tiba-tiba saja Yasika bertanya tentang wanita itu.


"Cuma teman." Kai menyela dengan cepat. Ia tidak ingin membahas lagi perempuan manapun selain Yasika saat ini.


Gadis itu kembali mencibir, "Jangan bohong deh.? Dia mantan Kakak kan?"


"Jangan di bahas."


"Kenapa?" gadis itu mengernyit.


"Dia cuma masa lalu buat aku."


"Dia cantik ya?"


Lagi, Kai hanya bisa menarik nafas panjang untuk saat ini.


"Cantikkan juga kamu."


"Masa?"


Kepala lelaki itu mengangguk, "Iya." Kai mengusak ujung hidungnya pada hidung gadis itu. "Bagiku, tidak ada satupun perempuan yang lebih cantik dari pada kamu."

__ADS_1


"Gombal deh .."


Gadis itu tersenyum lebar, lalu mengangkat tubuhnya hingga kini posisinya sekarang berada di atas tubuh cowok itu. Dengan kain selimut yang masih menutupi tubuh polosnya saat ini.


"Aku sayang kamu." Yasika mengecup bibir lelaki itu sekilas.


"Aku lebih sayang kamu." Balas Kai tak mau kalah.


Tanpa gadis itu sadari kalau posisinya saat ini benar-benar membuat Kai merasakan sesuatu kembali mengeras di bawah sana.


Ya, dengan dada yang saling bersentuhan seperti ini membuat Kai kembali menelan ludahnya kelat. Hawa panas tiba-tiba saja terasa menjalar ke seluruh tubuh dan juga kepalanya. Rasa ingin segera memasukkan miliknya ke pusat inti tubuh gadis itu semakin besar. Apalagi setelah matanya tertuju pada dua gundukan sintal yang menempel pada dadanya itu.


Kai tidak bisa mengendalikan dirinya lagi untuk tidak menyentuh gadis itu sekarang juga. Meskipun semalaman mereka telah melakukannya berkali-kali, tetap saja dengan posisinya yang seperti ini ia ingin melakukannya lagi dan lagi. Tidak ada kata lelah untuk membuat gadis itu kelelahan di bawah kendalinya.


Dan ..


Yasika terkejut saat tangan Kai bergerilya masuk ke dalam selimut lalu membelai punggungnya dengan gerakan sensual.


"Kak .. k- kamu mau apa?"


Tubuhnya mendadak gelisah dan jantungnya berdebar kencang.


Lelaki itu menyeringai, lalu berbisik mesra dengan suara terendahnya.


"Kamu di atas aku ya?"


"Hah?" Gadis itu terkejut. "Di atas?" Yasika tidak bodoh, ia mengerti dengan ucapan Kai baru saja. "Tapi __" ia gigit bibir bawahnya. "Aku gak bisa." ujarnya lagi dengan wajah yang sedikit menunduk malu.


"Coba aja dulu, nanti juga kamu bisa kok."


Lagi, mau tidak mau Yasika menurut. Ia pun melakukan apa yang di perintahkan oleh suaminya itu. Meskipun awalnya sedikit ragu, tapi dengan perlahan ia bisa membuat lelaki itu mengerang di bawah sana.


...***...


Kai .. oh Kai .. anggap saja dia lagi kelelahan setelah menguras seluruh tenaganya semalaman .. Hihihi ..



Happy reading genks ..


Enjoy juga bacanya Yess ..


❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2