Le Trône De Sang De La Chaise De La Reine

Le Trône De Sang De La Chaise De La Reine
86


__ADS_3

Kereta kencana milik Dekieta sudah sampai di kerajaan milik Jeha. Dekieta lantas tersenyum karena merasa lega sudah sampai ditujuan.


'Sebentar lagi aku akan menjadi permaisuri kerajaan ini.' batin Dekeita bahagia.


Impian Dekeita sangat tinggi bukan? apakah Dekeita bisa mencapai keinginannya itu?


Kerajaan Dinasti Pole ini belum dipegang oleh Jeha, alias Jeha masih menjadi putra mahkota, tahta tertinggi masih dipegang oleh sang ayahanda.


Pelayan membukakan pintu kereta kencana, Dekeita segera turun dari kereta kencana dengan anggun.


Disekitar Dekieta juga sudah banyak orang yang datang, Dekieta mengedarkan pandangannya disana sudah banyak putri putri dari para menteri yang sudah tiba. Para anak menteri itu ternyata juga mencalonkan diri menjadi calon permaisui dinasti Pole.


Dayang kerajaan dinasti Pole keluar menengok para calon permaisuri.


"Apakah semua calon sudah berada disini?" tanya kepala dayang.


Dayang lain segera mendekat. "Saya akan mengeceknya nyonya."


Dayang lain mengecek kehadiran calon permaisuri.


Sekitar 20 menit semuanya selesai.

__ADS_1


"Baiklah para putri disini, anda dipersilahkan masuk, lalu ikuti langkah saya. Tuan putri akan dikumpulkan terlebih dahulu."


Dekieta dan para calon permaisuri mengikuti langkah ketua dayang. Mereka dikumpulkan menjadi satu terlebih dahulu.


Mereka dikumpulkan di aula yang super luas.


"Saya disini akan kembali mengecek kehadiran nona nona. Mohon bersabar." ucap ketua dayang.


Ketua dayang melakukan tugasnya dengan baik.


Dekeita dari kemarin sudah mengetahui siapa saja yang akan menjadi saingannya. Tentu mendapatkan data data calon permaisuri tidaklah gampang, Dekieta harus bersusah payah terlebih dahulu dan Dekeita juga dibantu oleh Parti mencari data data saingannya itu.


Dari semua saingannya yang paling Dekieta tandai adalah tiga calon yaitu Jihe, Kalia dan Mia. Mereka bertiga adalah saingan berat Dekeita. Dekieta yakin bahwa dirinya akan tetap menang diatas calon permaisuri lainnya.


Seorang wanita cantik yang juga calon permaisuri menatap Dekeita datar. Namanya Jihe, yah saingan terberat Dekieta. Jihe berparas cantik dan manis bahkan Jihe lebih cantik daripada Dekeita. Bisa dikatakan dari semua calon yang tercantik adalah Jihe.


Tanpa Jihe sadari Dekeita mendekat kearah Jihe. Dekieta duduk disebelah Jihe.


Saat acara perjamuan dimulai, diam diam Dekeita memperhatikan Jihe, Dekieta akui bahwa Jihe memang terlalu sempurna bahkan Dekieta belum menemukan kekurangan Jihe untuk mencoba membuat Jihe kalah.


Jihe tau bahwa ada seseorang yang diam diam memperhatikan. Daripada memperhatikan secara diam diam lebih baik Jihe juga memperhatikan Dekeita bukan? akhirnya Jihe menatap balik Dekieta.

__ADS_1


Dekieta yang ketahuan memperhatikan Jihe diam diam jadi panik sendiri tapi Dekieta mencoba biasa saja.


"Kamu mau memakan ku? kenapa memperhatikan ku seperti ingin memakan ku?" kata Jihe ketus.


Mungkin kekurangan Jihe salah satunya adalah Jihe mempunyai sikap ketus dan terkesan jutek dengan orang disekitarnya.


Dekieta diam sambil tersenyum penuh makna.


Dekeita menyodorkan tangannya, "perkenalkan saya putri Dekieta, saingan mu."


Jihe tersenyum. "Tapi aku tidak mau bersaing dengan mu tuan putri. Disini tingkat kita sama jadi tidak mungkin aku akan memanggil anda tuan putri."


Dekeita mengeram kesal. Jihe ternyata tidak lemah padahal dari wajahnya terlihat seperti seseorang yang lemah lembut ternyata dugaan Dekeita salah, buat pelajaran jadi jangan menilai seseorang dari penampilan karena bisa menipu.


Jihe juga tidak peduli dengan Dekieta. Jihe disini hanya mematuhi perintah dari sang ayahanda, ayahnya meminta Jihe untuk mencalonkan sebagai permaisuri padahal Jihe tidak tertarik.


hari ini sepertinya Dekieta mulai menaruh dendam kepada Jihe. Dekieta akan membuat Jihe kalah, ingat saja kata kata Dekieta ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Awali pagi mu dengan semangat baru. Mentari pagi sudah menyapa bumi, Dekieta juga sudah bersiap untuk mengikuti kelas tata Krama. Hari ini memang jadwalnya pelajaran tata Krama disaat minum teh. Dekieta tidak merias diri berlebih hanya saya Dekieta menonjolkan pakaiannya agar tetap terlihat mewah.

__ADS_1


__ADS_2