Manequin Kekasihku

Manequin Kekasihku
Part 82


__ADS_3

2 Tahun yang lalu...


Flash Back On.


DUNIA PERI...


Peri Keke dibawa sang raja kembali ke dunianya, ia langsung berada di dalam istana. Peri Keke terkejut saat melihat ratu peri dalam keadaan sehat.


"Baginda ratu, bagaimana anda..." ujar peri Keke.


Ratu peri tersenyum. "Maaf membuatmu berjuang di dunia manusia sayang, ini semua rencana kami agar kau tak terus berdiam diri di rumah. Kami sengaja membuatmu keluar dengan tugas yang sangat sulit, itu kami lakukan agar kau lebih mengenal bagaimana dunia ini. Peri Keke, aku tak sakit. Aku sangat sehat, bunga yang kau pegang sekarang hanya alasan saja." ujarnya.


Peri Keke terbelalak, semua tugasnya adalah alasan agar ia tak menjadi peri pendiam selama ini. "Lalu bagaimana dengan peri Harva, peri Vivi dan peri Anem?" tanyanya.


Raja peri tertawa. "Kalian masuklah..." perintahnya.


Peri Harva dan peri Vivi masuk, kecuali peri Anem yang tak ada. Keduanya tersenyum pada peri Keke.


"Aku sengaja mengirim mereka bersamamu agar kau tak mencurigai rencana kami." ujar raja peri.


"Jadi kalian sudah tahu?" tanya peri Keke.


Kedua peri itu menggeleng. "Kami baru tahu saat kami dijemput lebih cepat dari dunia manusia." jawab peri Harva.


"Lalu dimana peri Anem?" tanya peri Keke lagi.


"Ia tetap aku hukum karena menggunakan kekuatannya untuk manusia. Peri Keke, tugasmu sangat sulit tapi itu membuatmu menjadi lebih dewasa. Aku akan mengembalikan sayapmu yang patah. Dan hiduplah lebih berani di dunia peri ini. Kau adalah putri kesayangan kami." ujar raja Peri.


"Aku tak menyangka akan seperti ini, aku bahkan mencintai manusia. Anda bahkan memberiku hukuman yang berat." ujar peri Keke.


"Maafkan kami sayang, kami tak bermaksud seperti itu. Aku tak menyangka kau akan jatuh cinta pada manusia dan mengorbankan kehidupanmu padanya. Tapi kedewasaanmu dan kesetiaanmu pada kami tak kami ragukan lagi, jadi aku akan memberimu hadiah apapun yang kau inginkan." ujar ratu peri.


"Apapun itu?" tanya peri Keke.


Mereka mengangguk. Peri Keke berpikir cukup lama, semua pengalaman hidup barunya di dunia manusia lebih menyenangkan dibandingkan kehidupan di dunia peri. Ia bahkan masih merindukan Alvin Mark, ia ingin bersama pria itu. Tapi apakah mungkin ia bisa bersatu dengan pria itu.


Peri Keke bersimpuh dihadapan raja dan ratu Peri. "Maafkan aku jika permintaan aku ini lancang, aku tak menginginkan sayapku kembali. Aku juga tak menginginkan hadiah apapun disini. Aku hanya ingin...ingin..." katanya ragu.

__ADS_1


"Katakan saja peri Keke, apa yang kau inginkan." ujar ratu peri.


Peri Keke menarik nafasnya dalam-dalam. "Baginda, apakah aku bisa menjadi manusia selamanya?" tanyanya.


Mereka semua terkejut atas keinginan peri Keke.


"Apa maksudmu?" tanya raja peri.


"Baginda yang aku inginkan adalah menjadi manusia biasa, aku ingin hidup di dunia manusia. Aku lebih nyaman berada disana." jawab peri Keke.


"Kau gila..." bentak raja peri. "Kehidupanmu adalah disini, kau ingin menjadi manusia karena terlalu terlibat dengan manusia. Dan keinginanmu itu sangat tidak mungkin." sambungnya.


"Baginda ratu, bukankah anda berjanji akan memberikan apapun. Aku hanya minta itu." ujar peri Keke.


"Aku memang mengatakannya peri Keke, tapi permintaanmu ini sangatlah tidak mungkin." jawab ratu peri.


"Aku mohon kabulkan permintaanku ini, aku tak akan meminta apapun lagi. Hanya ini yang aku inginkan baginda." kata peri Keke memohon.


"Aku tak akan melakukannya, kau adalah peri kesayangan kami." ujar raja peri seraya meninggalkannya.


Raja peri akhirnya berbicara dengan sang ratu untuk mengatasi peri Keke. Sang ratu hanya bisa mengikhlaskan peri Keke berubah menjadi manusia. Kekuatan raja peri selama seribu tahun harus diberikan pada peri Keke agar bisa menjadi manusia.


Mereka terlalu menyayangi peri Keke, apapun harus mereka lakukan agar peri Keke bahagia termasuk jika wanita itu ingin meninggalkan dunia peri untuk selamanya. Dengan kesedihan untuk melepaskan peri Keke, mereka akhirnya sepakat untuk melepaskannya.


Peri Keke dipanggil raja dan ratu peri ke istana. Wanita itu segera menghadap dengan kekuatan yang tersisa dalam tubuhnya. Wajah peri Keke terlihat pucat dan sangat lesu.


"Peri Keke menghadap yang mulia." ujar peri Keke.


"Kau memberontak peri Keke, kau mogok makan dan bicara. Kau pikir itu tidak membuat kami khawatir." ujar raja peri.


"Maafkan aku." jawab peri Keke.


"Apa kau yakin ingin hidup jauh dari kami? Kau yakin akan baik baik saja setelah hidup sebagai manusia?" tanya ratu peri.


Peri Keke mengangguk. "Aku akan menghadapi apapun di dunia manusia, baginda aku tak bahagia disini." ujarnya.


"Kami sudah memikirkannya, kami akan melepaskan dan mengikhlaskanmu untuk meninggalkan dunia ini. Tapi semua harus kau terima peri Keke, kau akan kehilangan ingatanmu tentang dunia peri. Kau akan menjadi manusia baru. Kau tak mengenal siapapun, tak memiliki keluarga dan kau akan hidup dengan usahamu sendiri." ujar raja peri.

__ADS_1


"Baginda bagaimana peri Keke bisa melakukan itu?" tanya ratu peri.


"Jangan melawanku dinda, itulah yang harus aku berikan padanya. Itu setimpal dengan kekuatan seribu tahunku yang aku berikan untuk memenuhi keinginannya." jawab raja peri.


"Aku akan menerimanya baginda." ujar peri Keke.


"Tidak peri Keke, kau akan menderita." kata ratu peri.


"Maafkan aku baginda ratu, aku sudah tak bisa mengubah keputusanku. Aku hanya ingin menjadi manusia biasa walaupun aku harus melupakan segalanya." jawab peri Keke.


Raja peri tertawa. "Kau sangat keras kepala peri Keke, kau bahkan akan melupakan cintamu pada pria itu." ujarnya.


Peri Keke menundukkan kepalanya, tapi ia benar benar ingin hidup sebagai manusia biasa. Ia berharap ia bisa menemukan Alvin Mark walaupun ia akan kehilangan ingatan tentangnya.


Raja peri melemparkan satu tangkai mawar biru padanya. "Itulah modalmu untuk hidup di dunia manusia, kau akan tahu apa yang harus kau lakukan setelah berada di dunia manusia. Aku akan mengirimmu ke sebuah rumah kecil tanpa siapapun disana, kau akan terbangun tanpa mengingat apapun. Yang kau ingat hanyalah kau manusia biasa yang harus hidup sebatang kara. Bersiaplah peri Keke..." ujarnya.


"Tunggu..." pinta ratu peri.


Ratu peri menghampiri peri Keke, ia langsung memeluk wanita itu. "Kau tenang saja, aku akan melindungimu dari sini. Aku tak akan membiarkan kau menderita sendirian." bisiknya.


Peri Keke menangis, ia tak menyangka sang ratu sangat menyayanginya. Ia merasa sangat bersalah, tapi ia terlanjur mengambil keputusan ini. Ratu peri melepaskan peri Keke. Ia menjauhi wanita itu agar raja peri segera mengirimnya ke dunia manusia. Raja peri mengeluarkan kekuatannya, dan memberikannya pada peri Keke. Dalam sekejap peri Keke menghilang dari dunia peri.


Sejak saat itulah, peri Keke berada di dunia manusia. Menjadi manusia biasa tanpa mengingat apapun, ia berjuang sendiri dengan menanam bunga mawar biru yang digenggamnya saat terbangun dari tidurnya. Ia bahkan tak tahu kapan dan dimana ia mendapatkan mawar biru itu. Hingga saat ini akhirnya ia bisa memiliki rumah yang lebih baik dan memiliki toko bunga terkenal di Indonesia.


Flash Back Off.


*****


1...


2...


3...


Next Part...


Happy Reading All...😘

__ADS_1


__ADS_2