
Tasya dan Anin pun segera pergi dengan menggunakan mobil Anin, sebelumnya Tasya sudah membuat janji kepada teman temannya.
" Kamu beneran nih aku ga apa apa kalau ikut gabung..? " ucap Anin kepada Nayla
" Engga apa apa ko Nin, kamu tenang aja " jawab Nayla menenangkan Anin
Anin dan Nayla pun segera menuju tempat biasa Nayla dan teman temannya berkumpul.
.
.
Hari ini Ares di sibukkan dengan beberapa pekerjaan di kantornya, setelah mendapatkan kabar dari Bayu ia dengan cepat menuju ke kantor.
" Setelah ini bos ada beberapa pertemuan dengan client dengan PT. Maju Gemilang bos " ucap Bayu setelah usai meeting pertama
" Oke dimana..? " tanya Ares sambil membaca berkas yang ia pegang
" Mereka minta ketemu di tempat biasa bos " jawab Bayu
" Oke siapkan berkas 15 menit lagi kita berangkat "
" Siap Bos "
Karena kesibukannya Ares pun tak sempat memberi kabar ke Nayla, sehingga ia juga lupa untuk bertanya tentang kondisi Nayla
...****************...
Sesampainya ditempat biasa Ayu datang lebih awal, Nayla dan Anin pun segera menghampiri Ayu.
" Loh yang lain belum dateng yu..? " tanya Nayla
" Belum ah biasa anak dua itu mah ngaret " jawab Ayu
" yu kamu ga marah kan sama aku..?" tanya Anin karena ikut bersalah berbohong
" Engga ko, tenang aja aman " jawab Ayu dengan tersenyum
" Lagian aku tau ko Nay, kamu punya alasan sendiri kan buat nutupin semuanya. Tapi mau kamu tutupin sebagaimana pun, pasti akan terbongkar Nay " ucap Ayu
" Iyah aku tau ko yu " jawab Nayla tersenyum
Tak lama Ana dan Naya datang bersamaan menghampiri ketiganya.
" Ngaret banget sih " ketus Ayu
" Ini siapa..? " Ana menunjuk kearah Anin
" Aku Anin sudara Nayla, aku boleh ikut gabung..? " ucap Anin memperkenalkan dirinya
" Boleh ko, kenalin aku Naya " Naya mengulurkan tangannya
" Aku Ana " Ana pun ikut mengulurkan tangannya
" Aku Anin " Anin membalas ukuran tangan keduanya bergantian
" Kamu tinggal dimana Nin..? ko Nayla ga pernah cerita ada saudara di Jakarta " Ucap Naya bertanya
" Hehe Iyah aku emang sebelumnya ga tinggal disini, cuma baru pindah aja kesini " jawab Anin berbohong
" Kamu punya kaka ga Nin..? " timpal Ana
" Ada aku punya kaka, ganteng lagi " jawab Anin dengan semangat
" Kenalin dong Nin " ucap Ana
" Kebiasaan deh " timpal Ayu
__ADS_1
" Kaka aku udah nikah hehehe, istrinya juga cantik baik banget penyabar. Iyakan Nay..? " Anin menatap Nayla
" Ooo eheh Iyah " jawab Nayla salah tingkah
" Udah lo sama Alvian saja kakanya Naya " timpal Ayu
Anin terdiam saat Ayu mengatakan Alvian adalah kaka dari Naya.
" Emang kaka Naya belum nikah..? " Anin mencoba memancing
" Belum, pacar aja ga punya " jawab Naya
" Tapi kayaknya Bang Alvian suka sama Nayla, karena waktu itu Bang Alvian kan nganterin Nayla " ucap Naya
" Engga lah Nay, mungkin karena kemaleman aja " Nayla yang tak enak sedikit melirik kearah Anin
" Kayaknya Bang Alvian suka deh sama lo Nay " ucap Naya, Anin mendengar itupun terkejut
" Engga lah, Ka Alvian itu udah aku anggap kayak kaka aku sendiri ko Nay " jawab Nayla
Anin terdiam saat mendengar Alvian menyukai Nayla.
" Anin kamu kenapa ko melamun " ucap Ana melihat Anin
" Engga ga apa apa ko, ehh kita pesen dulu yuk makanan masa minum doang " ucap Anin mengalihkan pembicaraan
" Ayo " jawab Ayu
Anin melirik ke Nayla dengan memberi kode seolah semua biasa saja.
...****************...
Setelah meeting selesai Ares pergi kembali ke kantor, ia harus menyelenggarakan beberapa berkas yang harus ia periksa dan ia tanda tangani.
" Bos jam 7 Pak Shimeru yang dari Jepang itu minta ketemu bos, gimana..? " ucap Bayu sambil melihat ponselnya
" Di hotel Land Bos " jawab Bayu
" Oke jam 5 kita berangkat " ucap Ares
" Baik Bos, biar saya siapkan berkas dulu " Bayu pun pergi meninggalkan Ares
.
.
" Habis ini kita mau kemana lagi..? " tanya Ana
" Kayaknya aku harus pulang " jawab Nayla melihat jam menunjukkan pukul 5 sore
" Buru buru amat Nay, biasanya juga sampe malem " ucap Naya
" Iyah soalnya aku sama Anin mau ada urusan nanti malem " jawab Nayla dan Anin mengangguk.
" Iyah nanti kita main lagi yah " ucap Anin membela Nayla
" Hmm yaudah deh, mau pulang sekarang..? " tanya Naya
" Yaudah ayo " ucap Ayu
Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pulang, Anin dan Nayla pulang bersama sedangkan Ana, Naya dan Ayu pulang bersama dengan mobil Ana
Sejak tadi Nayla mengecek ponselnya namun tak ada pesan dari Ares, ia berfikir jika Ares marah kepada dirinya.
" Nay, kamu kenal sama Alvian... " tanya Anin sambil fokus menyetir
__ADS_1
" Iyah Nin, kamu juga kenal.." Nayla berbalik bertanya
" Iyah aku juga kenal Nay " ucap Anin mengangguk
" Nin, ko Mas Ares ga ngasih kabar ke aku yah " ucap Nayla yang terus membuka ponselnya
" Mungkin lagi banyak kerjaan Nay, biasanya sih gitu bang Ares kalau udah sibuk kerja pasti deh dia tuh ga inget orang " ucap Anin
" Apa Mas Ares marah ya sama aku " gumam Nayla
" Engga mungkin lah Nay, engga Bang Ares ga marah ko sama kamu " ucap Anin
Tak lama Anin dan Nayla sampai dirumah Ares, Anin langsung berpamitan untuk langsung pulang dan Nayla pun langsung masuk kedalam rumahnya.
Saat Nayla masuk ia melihat rumah dengan kondisi sepi, ia tak melihat Ares disana dengan segera Nayla mencari ke setiap ruangan.
" Mas Ares ko belum pulang yah " gumamnya melihat jam menujukan pukul 7 malam
Nayla pun memutuskan untuk duduk di ruang tamunya menunggu Ares pulang, namun karena rasa lelah Nayla pun tertidur.
....... ...
Ares yang usai meeting langsung melihat jam tangannya, jam menunjukkan pukul 9 malam.
Ares mengecek ponselnya dan ternyata ponselnya mati, ia pun teringat belum memberi kabar kepada Nayla.
" Bay, antar saya pulang sekarang " ucap Ares yang khawatir
" Baik Bos " jawab Bayu
Dengan segera Ares dan Bayu meninggalkan tempat mereka, Ares pun menjadi khawatir karena memikirkan Nayla.
.
.
Sesampainya dirumah Ares langsung mencari Nayla, dan ia melihat Nayla yang tengah tertidur disofa ruang tamu.
" Maaf ya Nay kamu jadi ketiduran nungguin Mas " gumamnya sambil mengelus kepala Nayla
" Ehh Mas Ares udah pulang " Nayla yang terkejut langsung bangun
" Tidur lagi aja sayang, udah malam " ucap Ares
" Mas Ares marah ya sama Nayla "
" Engga sayang, marah kenapa "
" Ko Mas Ares tumben ga ngabarin Nayla, terus juga pulang malem "
" Maaf yah Mas banyak kerjaan sayang, terus udah gitu HP Mas mati "
Anin langsung memeluk Ares, ia khawatir dengan kondisi Ares.
" Maafin Nayla yah Mas " ucap Nayla sambil memeluk Ares
" Mas ga marah sama kamu sayang " jawab Ares
Nayla melepaskan pelukannya dan mantap Ares, begitupun dengan Ares yang menatap Nayla.
" I love you Mas Ares sayang " ucap Nayla dan Ares tersenyum senang
" I love you to Nayla sayang " Balas Ares
Ares pun langsung mencium Nayla.
__ADS_1