Mas Dosen Dan CEO

Mas Dosen Dan CEO
BAB 72


__ADS_3

Nayla dan Ares kini sedang berada dirumah sakit, mereka akan mengontrol Nayla dan melakukan terapi rutin untuk Nayla.


" Sebenarnya Nayla juga bisa ko Mas bangun dikit dikit " ucap Nayla yang tengah menunggu antriannya


" Ya tetap saja sayang kalau ada dokter pasti jauh lebih baik " jawab Ares


" Mas pasti cape banget yah, pulang kerja langsung kerumah sakit kayak sekarang " ucap Nayla sebab Ares sampai sekarang pun belum berganti pakaiannya


" Engga sayang, Mas ga akan cape buat Nayla " ucap Ares sambil mengelus kepala sang istri


" Ibu Nayla silahkan masuk " ucap salah satu perawat


Dengan segera Ares mendorong kursi roda Nayla kedalam ruangan untuk bertemu dengan dokter.


" Permisi Dok " sapa Ares saat masuk kedalam ruangan


" Pak Ares Bu Nayla " sapa sang Dokter


Dokter mulai memeriksa kondisi Nayla, dan kondisi Nayla kini sudah jauh lebih baik.


" Walaupun kondisi sudah lebih baik jangan lakukan aktivitas berat dulu yah " ucap sang Dokter


" Engga ko Dok saya cuma kuliah aja, engga apa apa kan Dok..? " tanya Nayla mengenai aktivitas yang ia lakukan


" Tidak apa apa tadi yang penting jangan terlalu cape yah, oiya mungkin untuk terapi kita jalankan setiap hari bagaimana..? "


" Engga apa apa Dok, lakukan yang menurut dokter baik untuk istri saya " ucap Area yang setuju


" Baik kalau begitu kita langsung mulai saja terapinya yah, sus tolong disiapkan yah " ucap sang Dokter


" Baik Dok, mari Bu Nayla dan Pak Area " ucap Sang perawat


Dengan segera Area dan Nayla mengikuti sang perawat ke sebuah ruangan yang memang sudah di siapkan.


Ares memperhatikan Nayla yang tengah dibantu oleh dokter dan perawat untuk kembali berlatih jalan.


Pandangan Ares selalu tertuju kepada wanita itu, wanita yang pernah ia patahkan hatinya.


Sesekali Nayla melemparkan senyuman kepada Ares, begitu pun dengan Ares yang membalas senyuman itu.


Walaupun hatinya sakit melihat Nayla yang harus seperti ini, Area tak pernah berhenti menyalahkan dirinya karena hal ini


Setelah 1 jam Nayla pun selesai, dan sebelum pulang mereka mengambil obat yang sudah di resepkan oleh dokter.


Saat Ares dan Nayla tengah berdua, ada seorang mahasiswa yang kembali melihat keduanya.


" Waaah bisa jadi gosip lagi nih " ucap seorang wanita tersebut


Ia pun kembali mengambil gambar untuk nanti ia kirim ke grupnya.


***

__ADS_1


Keesokan pagi seperti hari kemarin Nayla berangkat bersama teman temannya, sejak semalam ia juga belum melihat ponsel miliknya.


" Mas Ares ke kantor lagi hari ini..? " tanya Nayla sambil menyantap roti ditangannya


" Iyah sayang, tapi hari ini Mas cuma satu kelas jadi setelah itu Mas langsung ke kantor ga apa apa kan..? "


" Engga apa apa ko Mas, nanti Nayla di temenin sama temen temen ko " ucap Nayla


" Yaudah nanti Mas akan usahain pulang lebih cepat yah biar Nayla ga nunggu Mas " ucap Ares sambil mengelus pipi Nayla


Ting Dong.. Ting Dong..


" Mas kayaknya itu temen temen deh " ucap Nayla


" Yaudah biar Mas bukain dulu, kamu habisin sarapan kamu " ucap Ares yang bangkit dari kursinya


Ares pun langsung membuka pintu rumahnya, dan begitu ia buka ia melihat Noval yang sudah berdiri didepan pintu.


Ares melihat raut wajah Noval yang begitu panik, Ares pun bingung ada apa dengan Noval.


" Ada apa ..? Kenapa muka kamu panik gitu..? " tanya Ares bingung


" Pak Nayla gimana .? " tanya Noval yang semakin membuat Ares bingung


" Gimana apanya..? Nayla baik baik aja " jawab Ares yang memang kondisi Nayla baik baik saja


Noval mencoba menebak jika Nayla belum membuka ponselnya, dengan segera Noval menunjukkan foto yang sudah tersebar di grup


" Kayaknya ada yang ngeliat bapa sama Nayla, dan mereka ngirim di grup " ucap Noval


Noval segera mengikuti apa yang Ares perintahkan, dan tak lama mobil milik Naya berhenti di rumah Ares.


" Pagi Pak " sapa Naya yang raut wajahnya sama seperti Noval


" Dia belum tau Nay " ucap Noval seperti paham apa yang Naya pikirkan


" Yang nyebar namanya Suci dia anak Management semester 8 " ucap Ayu memberitahu orang yang menyebarkan foto tersebut


" Dia lagi dia lagi " gumam Area yang semakin kesal


" Jadi yang kemarin juga dia pak yang nyebarin foto tersebut..? " tanya Noval yang terkejut


" Iyah, yaudah kalian tolong segera beritahu saya jika ada kejadian apapun di kampus " tegas Ares dan semua teman Nayla mengangguk


" Ayo masuk " ajak Ares dan mereka pun segera masuk kedalam


Ares kembali menghampiri Nayla yang masih menikmati sarapannya, sepertinya sampai sekarang Nayla belum tau apa yang terjadi.


" Ko lama banget Mas ..? " tanya Nayla yang telah selesai dengan sarapannya


" Engga apa apa, ayo Mas bantu " ucap Ares

__ADS_1


Nayla melihat perbedaan raut wajah Ares, ia tampak sedikit kesal.


" Tunggu Mas " ucap Nayla saat Ares hendak mendorong kursi roda Nayla


" Ada apa sayang..? " tanya Ares yang kini sudah berjongkok di hadapan Nayla


" Ada apa sama Mas Ares..? Ko mas Ares kayaknya lagi kesel banget..? " tanya Nayla


" Engga apa apa sayang, ayo berangkat nanti malah ketinggalan kelas " ucap Ares mencoba menyembunyikan dari Nayla


Nayla disambut oleh teman temannya, semua teman temannya melihat raut wajah Nayla.yang tampak ceria.


" Sayang, kalau ada apa apa jangan di dengerin yah pokoknya kalau ada yang macem macem bilang sama Mas " ucap Ares sebelum Nayla berangkat


" Iyah Mas Ares, Mas Ares gausah khawatir udah Mas Ares fokus aja sama kerjaan kantor sama ngajar nanti yah. Nayla ga apa apa ko beneran " ucap Nayla mencoba meyakinkan Ares


" Yaudah Nayla berangkat yah Mas, Mas Ares hati hati " ucap Nayla berpamitan


Setelah Nayla masuk kedalam mobil, dengan segera Ares pun juga masuk kedalam mobil miliknya.


Noval diminta Ares untuk ikut dalam mobil, dan Noval pun setuju.


" Kalian kenapa sih ko mukanya pada tegang gitu " ucap Nayla kepada teman temannya


" Engga ga apa apa ko Nay " ucap Ayu dan diikuti anggukan teman temannya


Naylapun mempercayai teman temannya, lagipula apa yang perlu ia takutkan sekarang.


Mobil Naya yang tengah Noval kendarai sudah sampai di halaman kampus, dan mereka mencoba untuk berada di dalam untuk beberapa waktu.


" Ayo turun " ajak Nayla saat melihat teman temannya yang masih saja diam


" Ada apa sih..? Ayo nanti kita telat " ajak Nayla kembali


Dan akhirnya mereka pun membantu Nayla untuk turun.


Saat Nayla turun dari mobil sudah ada beberapa pasang mata menatap kearahnya sambil berbisik.


" Ada apa sih..? Ko pada liatin gue " tanya Nayla bingung


" Udah lo gausah dengerin Nay " jawab Noval yang kini mulai mendorong kursi roda Nayla


" Oo jadi dia istri Pak Ares, ko Pak Ares mau ya sama dia " terdengar jelas di telinga Nayla ketika ia melewati segerombolan anak anak


" Berhenti" ucap Nayla dan dengan segera Noval mengehentikan dorongannya


" Ada apa Nay..? " tanya Noval bingung


" Ada yang kalian sembunyikan dari gue ya..? " tanya Nayla menatap kearah teman temannya


" Eehh itu kan istri pak Ares kan yah, itu kan yang di share di grup kan " ucap dua orang wanita yang berjalan melewati Nayla

__ADS_1


Dengan segera Nayla membuka ponselnya, dan ia di kejutkan saat membuka pesan di grup.


" Kenapa kalian ga cerita ke gue..? " tanya Nayla menatap temannya bergantian


__ADS_2