Mas Dosen Dan CEO

Mas Dosen Dan CEO
BAB 49


__ADS_3

Setelah mengantar Anin pulang, Alvian pergi kesebuah cafe untuk bertemu dengan clientnya.


Namun tanpa ia sangka Alvian bertemu dengan Rio sedang bersama perempuan lain.


" RI Lo sama siapa..?" tanya Alvian


" Duluan aja nanti aku nyusul " ucap Rio ke perempuan tersebut dan wanita itu mengangguk mengerti


" Kenapa..? " tanya Rio kepada Alvian


" Gue denger dari Anin Lo mau nikah...?"


" Udah yang penting gue ga ganggu hubungan Lo lagi kan..? Kalau ga ada yang mau dibahas gue mau pulang "


" Anin suka sama Lo..!!" ucap Alvian dengan cepat sebelum Rio pergi


" Lo ngomong apa..? Anin suka sama gue..? Al Al, jelas jelas laki laki yang ditunggu bertahun tahun itu lo, kenapa lo malah bilang Anin suka sama gue ga lucu tau ga..!!"


" Hati Anin itu ga seutuhnya buat gue, tatapan dia ke Lo itu beda Ri "


" Udahlah gue masih ada urusan penting, gue harap Lo jaga aja Anin kita akan sama sama bahagia dengan pilihan kita "


Rio langsung pergi meninggalkan Alvian, sedangkan Alvian masih yakin ada yang tidak beres.


Kenapa Rio mendadak menikah dengan wanita lain setelah ia jadian bersama dengan Anin, sedangkan dia tau persis jika Rio menyukai Anin.


***


Anin duduk dipinggir kolam renang sambil melamun. Rio... entahlah pikirannya saat ini tertuju kepada Rio, bukankah sudah ada Alvian orang yang ia suka sejak lam.


Anin membuka ponselnya dan tak ada pesan masuk dari Rio, biasanya Rio selalu mengirim pesan atau sekedar mengajak vidiocall.


" Gue kenapa sih yaampun " Anin mengetuk ponselnya di keningnya sendiri


Anin mencoba menghubungi Rio lebih dulu, dan Rio pun mengangkat panggilan Anin.


Anin : Lo lagi ngapain Ri, rame betul rumah Lo


Rio : Ya biasa namanya juga mau ada acara Nin, Lo kenapa kusut amat mukanya


Anin : Engga apa apa ko


Rio : Kenapa..? Berantem sama cowo Lo..?


Anin : Engga, gue pikir Lo lagi ga sibuk tadi gue mau minta temenin keluar


Rio : Yaa maaf yah, Lo minta anterin Alvian aja dulu


Anin : Engga ah, emang acara apasih Ri ko kayaknya rame banget


" Rioo cobain dulu jasnya, kamu mau yang mana biar cocok sama warna gaun " ucap Suara dari tempat Rio


Rio : Nin, nanti gue hubungin lagi yah byee


Anin : Byee


Panggilan pun terputus, ia tak tau rasanya semakin gelisah.


" Ga ga ga gue ga mungkin kan suka sama Rio, gue suka sama Alvian ko " Anin bergumam sendiri


Ia tak tau harus seperti apa sekarang, yang ia tau ia ingin bertemu dengan Rio dan meminta penjelasan semuanya.


******


Setelah selesai kampus Nayla pergi bersama dengan teman temannya, sedangkan Ares pergi ke kantor untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan.


Nayla memutuskan untuk tinggal dirumah Ares, ia mendapatkan kabar jika Ares pulang telat.


Setelah selesai bebersih, Nayla merebahkan tubuhnya di kasur.


Ia meraih ponselnya, dan melihat pesan yang ia belum baca.


[Noval : Naylaaa ]


Nayla merasa heran tumben Noval menghubungi dirinya, padahal di kampus saja ngobrol jarang.


[Nayla : Apaa tumben Lo ngechat gue]✅

__ADS_1


[Noval : Ga apa apa, emang ga boleh..?]


[Nayla : Yaa Aneh aja tumben banget Lo ngechat gue] ✅


[Noval : Hahaha gue pikir Lo orangnya kaku, ternyata Lo orangnya asik juga yaa]


[Nayla : Lah Lo baru tau..]✅


[Noval : Lo mau denger gue nyanyi ga Nay..?]


[Nayla : Mules ga nih gue nanti..?]✅


[Noval : Engga aman, gimana mau ga..?]


[Nayla : Oke boleh mana coba gue dengerin]✅


[Noval : *Voice Note* ]


Saat Nayla tengah mendengarkan Voice Note dari Noval, ia dikejutkan oleh Ares yang baru saja pulang.


" Mas Ares " Nayla langsung mematikan ponselnya namun bodohnya voice note itu tetap berjalan


" Ku ingin dia yang sempurna (yang sempurna)


Untuk diriku yang biasa (yang biasa)


Ku ingin hatinya, ku ingin cintanya


Ku ingin semua yang ada pada dirinya


Ku hanya manusia biasa (yang biasa)


Tuhan bantu ku tuk berubah (untuk berubah)


Tuk miliki dia, tuk bahagiakannya


Tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dia "


Ares mendengarkan suara tersebut, dan ternyata suara itu dari ponsel milik Nayla.


" Kamu dengerin lagi darimana Nay..?' tanya Ares penasaran


" Oo " gumam Ares


Ares duduk disebelah Nayla, dan melihat ponselnya yang mati.


" Tapi hp kamu kan mati Nay, ko bisa dengerin tiktok..?" tanya Ares semakin penasaran


" Iyaa Mas bisa "


Ting...!!!


Ponsel Nayla berdering dan muncul notifikasi dari Noval, dan Ares melihat notifikasi tersebut.


[Noval : Gimana suara gue bagus kan Nay..?]


Ting..!!!


[Noval : Lah Lo malah ngilang, kaga pingsan kan Lo..?" ]


Ares menatap Nayla sedangkan Nayla menunduk karena ia takut Ares marah


" Nayla, coba jujur sama Mas "


" Hmm tadi Vn dari Noval Mas "


" Terus kenapa kamu bohong..? "


" Takut Mas Ares Marah, tapi Nayla cuma chatting biasa aja Mas "


" Kamu chating sama Noval..?"


Nayla tak menjawab ia hanya menganggukan kepalanya pelan


" Hmm yaudah Mas mau mandi dulu " Ares pun segera pergi ke kamar mandi


Nayla tak melihat wajah Ares yang marah, namun hanya melihat wajah Ares yang datar.

__ADS_1


" Ih bodoh banget sih Nay " Nayla mengutuk dirinya sendiri


Nayla segera menyiapkan baju untuk Ares dan meletakkan dipinggir ranjang kasur.


Setelah selesai mandi, Ares langsung memakai pakaian yang sudah Nayla siapkan.


" Mas Ares.. Mas Ares marah sama Nayla..?"


" Engga, Mas marah kenapa..? Ya masa Mas marah kamu temenan sama cowo "


" Nayla ga macem macem mas, cuma temen biasa ko "


" Iyaah sayang mas percaya ko, yaudah kamu udah makan belum..?"


" Belum nunggu Mas Ares "


" Yaudah Ayo makan sayang "


" Iyah Mas "


Setelah selesai Ares dan Nayla turun kebawah untuk makan malam bersama.


****


Noval duduk dipinggir kolam sambil sesekali melihat ponselnya.


" Buseet nih cewe malah ngilang " gumamnya sendiri


Noval kembali memainkan gitarnya sambil menunggu balasan dari Nayla.


Ting...!!!


Dengan cepat Noval membuka ponselnya dan melihat pesan masuk.


[Mamah : Noval, jemput yah kita sudah sampai]


[Noval : 1 juta dulu ]✅


[Mamah : Iyaah cepet jemput]


[Noval : Otw] ✅


" Kalau jemput Nayla mah semangat banget, lah ini pergi ga di ajak pulang minta jemput " gumam Noval sendiri


Noval segera mengendarai mobilnya menuju Bandara, ia sengaja memperlambat mobilnya agar keluarga nya menunggu.


" Siapa suruh gue ga di ajak rasain gue kerjain " gumamnya sambil fokus menyetir


Mobil yang dikendarainya pun sampai, dengan segera Noval mengirim pesan kepada orangtuanya.


[Noval : Udah sampe]✅


[Mamah : Oke ]


Tak lama Mamah, Papah dan Kakaknya menghampiri Noval.


" Giliran jalan jalan aja ga ngajak, giliran pulang harus jemput " ucap Noval dengan kesal


" Yaaudah nanti lo gue kasih deh duit, sekarang nih masukin dulu barang barang ke bagasi " ucap Kaka Noval


" Iyee mba Laras iyeee " Ucap Noval


Laras masuk kedalam mobil, dan tak sengaja melihat roomchat Nayla.


Setelah memasukan semuanya ke bagasi, Noval menyusul keluarganya kedalam mobil.


" Kamu Deket sama Nayla..?" tanya Laras


" Engga baru Deket,kenapa emang Lo nanya gitu Lo baca chat gue yah..?'


" Cih hp Lo sendiri yang minta di liat, gue bisa bantu lo buat Deket sama Nayla "


" Serius mba..?"


" Serius gue "


Laras pun segera menyusun ide untuk menghancurkan hubungan Nayla dan Ares

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2