
Hari ini adalah hari pernikahan Nayla dan Ares yang akan digelar dirumah Nayla, semua keluarga Nayla sudah berkumpul sejak pagi dan Nayla pun sudah di make up sejak pagi.
Bu Sri masuk ke dalam kamar untuk menemui Nayla, ia melihat Nayla yang sangat cantik dengan riasan diwajahnya.
" MasyaAllah anak ibu cantik banget " Puji Bu Sri
" Doain ya bu semoga lancar " ucap Nayla melihat raut wajah bahagia sang ibu
" Iyah ibu akan selalu berdoa buat Nayla, yaAllah ga nyangka anak ibu mau nikah "
Tanpa terasa Bu Sri mengeluarkan air mata, ia sangat bahagia anak satu satunya saat ini akan menikah dengan pria yang sudah mereka percayakan.
" Ibu ko nangis..? " tanya Nayla sambil memegang wajah sang ibu
" Ibu seneng banget Nay, Bapak sama Ibu bisa nyaksiin kamu nikah apalagi dengan lelaki yang begitu sayang sama kamu. Bapak sama Ibu ngerasa lega banget Nduk " jawab Bu Sri
Mendengar hal itu Nayla hanya bisa tersenyum, walaupun sebenarnya ia belum bisa menerima sepenuhnya perjodohan ini namun, mendengar ucapan sang Ibu Nayla merasa bersalah jika terus menerus menentang perjodohan ini.
.
.
Tak lama terdengar suara jika mempelai laki laki datang, seketika Nayla merasa jantungnya berdebar dengan kencang.
Akad nikahpun segera dimulai, penghulu dan para saksi sudah hadir.
" Gimana para saksi semua sudah siap " ucap penghulu sebelum memulai ijab kabul
" Siap pak " Jawab Semua para saksi
Bapak Nayla dan Ares mulai merjabat tangan untuk membacakan ijab kabul, dengan dibantu oleh penghulu ijab pun dibacakan.
" Saya nikahkan engkau ananda Ares Saputra Kusuma Wijaya bin Erlangga Kusuma Wijaya Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama Nayla Ayu Putri binti Agung Laksono dengan mas kawin berupa Emas 50 Gram dan uang tunai sebesar 50 juta 900 ribu dibayar tunai "
“Saya terima nikahnya dan kawinnya Nayla Ayu Putri binti Agung Laksono dengan maskawinnya yang tersebut, tunai."
" Bagimana para saksi Sah..? "
" SAHH "
" Alhamdulillah "
Didalam kamar Nayla ikut mengucapkan syukur karena ijab dibacakan dengan sempurna, Ibu Nayla pun kembali meneteskan air mata Bu Manda yang duduk disebelahnya langsung memeluk sahabatnya itu.
" Alhamdulillah Sri " ucap Bu Manda
" Iyah Man Alhamdulillah " jawab Bu Sri
Nayla yang sejak tadi menunggu didalam kamar dijemput oleh saudari perempuannya, dengan melangkah pelan Nayla pun menghampiri Ares.
Ares yang melihat pun tak mampu menahan air matanya, ia menangis karena bahagia telah menikahi Nayla.
__ADS_1
Nayla meraih tangan ares dan menciumnya, dan begitupun dengan Ares yang mencium kening Nayla.
" Cantik " puji Ares pelan
" Moduss " Jawab Nayla malu malu mendengar pujian Ares
Setelah acara ijab kabul, dilanjutkan dengan berdoa bersama dengan pihak mempela dan dilanjutkan dengan lain lain.
.
.
" Akhirnyaa bisa istirahat " ucap Nayla yang kini sudah berada didalam kamar
" Dijakarta setelah kamu lulus kuliah kita buat acara yuk Nay " ucap Ares
" Belum ada pikiran kesana Pak, masih mikirin kuliah saya " Jawab Nayla dan Ares hanya tersenyum
" Oiya Pak kata ibu kita pulang lusa, bapa udah tau..? " tanya Nayla
" Belum tau, emang Ibu bilang gitu..? " Ares berbalik bertanya
" Loh Bapa gimana masa engga tau, katanya karna bapa nanti ninggalin kerjaan lama lama. Bukannya kampus masih libur yah pak..? "
" Ooo yaudah kalau ibu bilang gitu, kamu keberatan..? "
" Ya aku sih ikut bapa aja, orang ibu yang suruh "
" Tapi pak nanti.." ucapannya terpotong
" Kuliah masih libur kan, lagian teman temanmu juga gatau kan kalau kamu sudah pulang ke Jakarta " Jawab Ares karena tau arah bicara Nayla
" Iyah Iyah pak " ucap Nayla
" Yaudah saya mau mandi dulu " ucap Ares dan ia pun keluar kamar untuk mandi
( Ini gue beneran udah nikah nih..? gue jadi istri pak Ares..? duh gue harus ngapain yah, mana gue degdegan banget udah gitu pak Ares ganteng banget lagi tadi yaampun gimana nih )
Nayla melamun karena masih tak percaya dengan hari ini, sekarang ia sudah menjadi seorang istri.
Ares yang sudah selesai mandi kembali kedalam kamar, ia melihat Nayla yang tengah melamun masih lengkap dengan pakaian nikah.
" Nay kenapa ko melamun " Ares memegang pundak Nayla
" Ehh bapa udah selesai mandi " ucap Nayla terkejut
" Udah, kamu ga mau lepas Nay..? atau mau saya bantu.. ? "
" Engga usah pak, biar saya minta bantu sama Ibu aja sekalian mau mandi " Naylapun segera keluar kamar mencari ibunya
Melihat tingkah Nayla membuat Ares tersenyum, karena merasa lelah ia pun merebahkan tubuhnya sambil memainkan ponselnya.
***
__ADS_1
" Bu bantuin Nayla dong " ucap Nayla menghampiri ibunya yang tengah duduk dikamar
" Loh ko ga minta bantuan Ares " tanya Bu Sri sambil membantu Nayla
" Malu lah bu, sama ibu aja " jawab Nayla
" Nayla, ibu cuma mau pesen sama Nayla jangan lupa sekarang Nayla kan sudah menjadi seorang istri jadi segela sesuatunya itu harus ada izin suami, jangan lupa tugas Nayla sebagai istri seperti apa, pokonya Nayla harus nurut sama Ares dan Nayla harus inget kewajiban Nayla ya " ucap sang ibu memberikan nasihat sambil melepaskan aksesoris dan lainnya
" Iyah bu, tapi bu Nayla belum siap kalau untuk punya anak. Ibu kan tau Nayla masih ingin kuliah " jawab Nayla
" Ya kalau itu kalian bisa omongin, karena Bapak Ibu dan orangtua Ares ga memaksa untuk segera ko " ucap Bu Sri
.
.
Setelah selesai mandi Nayla masuk ke dalam kamar, ia melihat Ares yang sedang memainkan ipadnya dikasur.
" Udah selesai Nay..? " tanya Ares meletakkan ipadnya
" Udah pak, kalau bapa lagi sibuk engga apa apa Bapak lanjutin aja " Jawab Nayla
" Engga apa apa, ngga penting ko. Oiya nilai kamu sudah keluar kan, kamu sudah cek..? " tanya Ares
" Emang iyah Pak..? " Nayla langsung mencari ponselnya namun ia tak menemukannya
" Nih pakai ipad saya aja " Ares memberikan kepada Nayla
" Makasih Pak " Naya mengambil dari tangan Ares dan langsung membuka nilainya
Nayla segera mengecek nilainya melalui ipad Ares, dan Ares ikut melihatnya.
" Wih 4 keren " ucap Ares
" Iyalah emang Pak Ares pelit nilai " ucap Nayla
" Mau hadiah apa..? " tanya Ares karena senang
" Hadiah..? buat apa pak...? "
" Ya karena nilai kamu bagus "
Nayla mulai berfikir, dan Ares mengambil ipadnya dari tangan Nayla dan mengecek semua nilai Nayla dari semester pertama.
" Ini serius dari semester satu nilai kamu kayak gini, wah keren dong kamu Nay " ucap Ares
" Ih bapa jangan liat liat saya malu " Nayla mengambil paksa ipad Ares dan mengeluarkan akunnya
" Istri saya ternyata pintar " puji Ares memegang kepala Nayla
( DEG..!!!! IBU TOLONG NAYLA DEGDEGAN BUUUU )
" Udah malem pak, saya tidur duluan ya pak ngantuk banget " ucap Nayla karena merasa canggung
" Yaudah sana tidur, selamat malam " ucap Ares
__ADS_1
(AAAAA DEGDEGAN GUEEEE)