
Pagi hari Nayla bangun dan melihat Ares sudah tidak ada disebelahnya, saat ia melihat jam ia terkjeut karena ia bangun pukul 9 pagi. Dengan segera Nayla keluar kamar, dan ia melihat ibunya yang tengah keluar dari kamar.
" Nay, kamu baru bangun " ucap Bu Sri melihat Nayla
" Bapa kemana bu..? " tanya Nayla berbasa basi
" Bapak atau Ares..? " goda Bu Sri
" Ya dua duanya sih bu " ucap Nayla pelan
" Bapak sama Ares lagi ke kota, tapi ibu lupa mau beli apa "
" Ko ibu ga bangunin Nayla..? "
" Awalnya ibu mau bangunun kamu, tapi kata Ares kamu tidur pulas sekali lagipula kamu juga lagi ga sholat kan jadi yasudah ibu biarkan saja. Dah sana mandi gih, biar saat Ares pulang kamu sudah rapih "
" Iyah Bu " jawab Nayla
Nayla pun segera menuruti perkataan sang ibu, ia langsung segera mandi dan memakai pakaian yang rapih.
.
.
Nayla dan Ibunya duduk di sofa sambil menonton tv, keduanya tampak asik dengan tontonan mereka.
" Assalamualaikum " ucap Pak Agung yang baru saja pulang
" Waalaikumsalam " saut Nayla dan Ibunya
" Bapak sendiri..? " tanya Nayla mencari Ares
" Ooo iyah Ares katanya pulang ke Jakarta, habis katanya kamu suruh dia pulang " ucap pa Anggung melirik ke Istrinya
" Loh ko Pak Ares ga ngabarin Nayla kalau mau pulang, Nayla juga ga nyuruh Pak Ares untuk pulang ko Bu Pa beneran, malah Nayla tuh bilang kalau emang Pak Ares mau pulang cepet ya Nayla ikut nurut " jawab Nayla yang panik
" Ko kamu masih manggil bapa sih Nay, panggil Mas Ares bukan Pak Ares ya kecuali kamu di kampus ga ap apa " ucap Pak Agung
" Iyah iyah, ini beneran Mas Ares pulang..? " tanya Nayla kembali
" Assalamualaikum " ucap Ares sambil tersenyum
" Waalaikumsalam " saut ketiganya
" Tuuh orangnya ada, ternyata ga pulang dia Nay hahaha " ucap Pak Agung sambil tertawa diikuti dengan Bu Sri
" Ih bapa sama ibu isengin Nayla yah, ah kan jadi malu " Nayla membenamkan wajahnya di tubuh sang ibu
" Kenapa Nayla, tadi nyariin sekarang ada di cuekin " jawab Ares membuat Nayla semakin malu
" Mas Ares jangan ikut ikutan " jawab Nayla yang masih menutup wajahnya
" Yaudah bapa sama ibu mau pergi dulu sebentar, kamu sama Ares jaga rumah yah " Bu Sri melepaskan pelukan Nayla
" Mau kemana ibu sama bapa..? "
" Mau kerumah Pak Santoso, udah kamu buatin Ares minum sana. Ayo pak " ucap Bu Sri
" hati hati bu pak " ucap Ares
Kini Nayla dan Ares hanya tinggal berdua didalam rumah, Nayla pun merasa canggung karena berduaan dengan Ares.
" Mau minum apa..? " tanya Nayla mencoba mencairkan suasana
" Siapa..? "
" Yah siapa lagi kan dirumah cuma berdua "
" Yah pertanyaan kamu ga ditujukan untuk siapa, bisa aja kamu nanya ke orang yang lewat "
" Yaudah bapa mau minum apa..? " Nayla mempertegaskan pertanyaannya
" Tadi Mas sekarang bapa gimana sih "
" Iii udahlah saya buatin teh aja yah "
Nayla pun segera pergi ke dapur untuk membuatkan minuman, dan Ares pergi ke kamar untuk merebahkan tubuhnya.
Saat Nayla hendak membuat teh, ia melihat dua kecoa karena Nayla takut ia pun langsung lari.
" Pak Ares " panggil Nayla
" Apa Nayla saya dikamar " saut Ares
Nayla pun segera masuk ke kamar dan menghampiri Ares.
" Pak tolongin saya dong pak, ada kecoa saya takut pak " ucap Nayla
__ADS_1
" Ada syaratnya " ucap Ares
" Apa ..? "
" tunggu ada berapa kecoanya..? " tanya Ares
" Duaa "
" Hmm panggil saya Mas dan sayang dulu baru saya bantu " jawab Ares
" Engga mauu "
" Yaudah kalau engga mau, nanti aku bilang ke bapa sama ibu kalau kamu gajadi buatin minum " Ancam Ares
" Pengaduan dasar...!!! " jawab Nayla dengan kesal
" Gimana..? saya hitung 1..2 " ucap Ares terpotong
" Iyah iyah..!!! Mas Ares tolongin Naylaa di dapur ada kecoa mas Ares " ucap Nayla mengalah
" Iyah sayang, yaudah ayo " jawab Ares merasa puas
Ares segera pergi kedapur bersama dengan Nayla, dan Ares melihat dua kecoa yang masih diam disana.
" Ambil sendal sana gih " Ares menyuruh Nayla
" Iyah " jawab Nayla dan segera pergi mengambil sandal
Nayla kembali kedapur dengan membawa 2 sandal, dan ia memberikan kepada Ares.
" Banyak banget " ucap Ares melihat Nayla membawa dua sandal
" Emang mas bilang kalau Nayla harus bawa berapa " jawab Nayla tak mau salah
Ares mengambil satu sendal dan langsung membunuh dua kecoa tersebut, setelah itu ia langsung membuangnya ke tempat sampah.
" Masih hutang satu panggilan yaa " ucap Ares dengan menatap Nayla
" Udah sana, saya mau buatin minum " ucap Nayla mengalihkan
Arespun segera pergi ke ruang tengah meninggalkan Nayla di dapur, ia menyalakan tv untuk memecahkan keheningan.
Nayla kembali dengan membawa segelas teh hangat, ia pun meletakkannya diatas meja depan Ares. Arespun menyeruput teh yang sudah Nayla berikan, dan Nayla menunggu komentar Ares.
" Kenapa ko liatin gitu..? " tanya Ares melihat Nayla yang menatap Ares
" Enak ko tehnya, manis kayak yang buat " ucap Ares karena ia paham apa yang Nayla inginkan
" Moduss " jawab Nayla
" Hahaha serius tau, muji istri sendiri dibilang modus " ucap Ares
" udah ah saya mau ke kamar aja "
Saat Nayla tengah berdiri Ares meraih tangan Nayla
" Duduk disini " ucap Ares dan Nayla pun kembali duduk
" Iyah " jawab Nayla
( ADUUHHH BU JANTUNG NAYLA BISA COPOT KALAU GINI TERUS BU )
" Bapak kenapa mau dijodohin sama saya..? apalagi umur saya sama bapa kan beda jauh " ucap Nayla membuka 'pembicaraan
" Ya saya kasian aja kamu dari dulu jomblo jadi saya terima deh " jawab Ares asal
" Ih kata siapa, saya cuma ngga mau aja pacaran padahal mah banyak yang ngajak pacaran saya pak "
" HAHAHAHA " Ares tertawa puas mendengar jawaban Nayla
" Makan keluar yuk Nay " ucap Ares tiba tiba
" Bapak ga denger tadi bapa sama ibu bilang apa, suruh jaga rumah " jawab Nayla
" Yaudah nanti tunggu bapa sama ibu kalau gitu "
" Yaudah "
Ares kembali menatap layar tv yang masih menyala, dan Nayla ikut menonton film yang Ares setel.
" Sini rebahan Nay " Ares memukul pelan kedua pahanya melihat Nayla yang tak nyaman dengan duduknya
" Engga mau, nanti ada yang liat juga " jawab Nayla
" Ga apa apa udah sah, inget nurut " ucap Ares
" pemaksaan "
__ADS_1
Akhirnya Nayla menuruti permintaan Ares, walaupun rasanya canggung namun Nayla mencoba bersikap biasa saja.
" I love you Nay " ucap Ares dengan pelan
" Bapak ngomong apa..? " tanya Nayla karena tidak jelas mendengar yang Ares ucapkan
" Ngga, ini filmya bagus Nay " jawan Ares berbohong
" Hmm " gumam Nayla
Saat mereka tengah fokus menonton, tanpa mereka sadari kedua orang tua Nayla sudah pulang.
" Assalamu'alaikum " ucap Bu Sri dan Pak Agung
" Waalaikumsalam " saut keduanya yang masih fokus menonton tanpa merubah posisi
" Hmm kayaknya kita ganggu Pak " ucap Bu Sri
sontak Nayla bangun dan memposisikan dirinya duduk, dan Ares berusaha tetap tenang.
" Nayla ke kamar dulu ya ngantuk " ucap Nayla karena merasa malu
" Hmm dasar Nayla " ucap Bu Sri yang paham
" Yaudah Ares ke kemar ya Bu " ucap Ares dan Bu Sri mengangguk
Saat Ares masuk ke dalam ia melihat Nayla yang tengah menutupi wajahnya dengan bantal, hal itu membuat Ares menjadi gemas.
" ngapain sih Nay, ayo keluar " ucap Ares yang duduk di tepi ranjang
" Makan apa si Pak " Nayla melepas bantalnya
" Yah apa gitu, yuk " ajak Ares
" Iyah Iyah " akhirnya Nayla pun menurut
Setelah berpamitan Ares dan Nayla segera pergi keluar dengan menggunakan mobil, mereka berkeliling mencari makanan.
" Mau bakso ga Nay..? " ucap Ares melihat bakso yang cukup ramai pembeli
" Yaudah boleh " jawab Nayla mengikuti
setelah memarkirkan mobilnya, Nayla dan Ares turun dan memesan Bakso.
Saat Nayla dan Ares tengah mengantri memesan, terdapat segerombolan anak remaja perempuan yang tengah membicarakan Ares.
" Ganteng banget yaa " ucap seorang wanita tersebut
" Iyaah duh ganteng banget, foto foto coba awas ketauan tapi " ucap wanita lainnya
Karena merasa risih Nayla pun memiliki rencana.
" Mas Ares habis ini mau kemana..? " tanya Nayla sambil merangkul Ares dan Ares menatap bingung kearah Nayla yang tiba tiba seperti ini
" Memang kamu mau kemana..? " tanya Ares yang belum menyadari apa yang membuat Nayla berubah
" Engga tau sayang, justru aku nanya sama mas " jawab Nayla sambil terus merangkul Ares
Nayla sedikit melirik ke arah gerombolan wanita itu, terlihat raut wajahnya berubah berbeda dengan awal melihat Ares.
Ares yang menyadari pun mengambil kesempatan itu.
" Bang 2 mangkok ya makan disini, yang satu jangan paki daun seledri sambelnya dan saos dipinggir dan sedikit aja " ucap Ares
" itu punya mas atau punya aku..? " tanya Nayla
" Punya kamu sayang, atuh masa mas ga hafal apa yang istri mas suka dan apa yang ga disuka " jawab Ares sambil mencium kepala Nayla
( EEHHH KO TIBA TIBA NYIUM GINI SIH 😳 PAK ARES TOLONG INI DITEMPAT UMUM MALUU 😩)
setelah pesanan selesai Nayla meminta Ares untuk makan di dalam mobil, dan Ares pun mengikuti kemauan Nayla.
" Kenapa ko ga disana aja sih ? " tanya Ares
" Gamau " jawab Nayla singkat
" Yaudah makan baksonya, nanti minumnya biar mas yang pesen "
" Gausah nanti aja, mau beli ditempat lain "
" Yaudah Iyah sayang, yaudah makan dulu ya "
Entah kenapa setiap Ares memanggil dengan kata sayang, jantung Nayla berdetak dengan cepat.
__ADS_1
Setelah selesai menikmati makanan mereka, mereka pun memutuskan untuk jalan jalan dulu sebelum nantinya mereka pulang kerumah.