Mas Dosen Dan CEO

Mas Dosen Dan CEO
BAB 69


__ADS_3

" Mita..? " ucap Ares yang mengenali wanita tersebut


" Ga nyangka ketemu disini, apa kabar " ucap Mita sambil memegang lengan Ares


" Baik kabar gue baik " jawab Ares dengan datar


" Udah lama banget ga ketemu, Lo makin ganteng aja Res " ucap Mita memuji


" Lo sama siapa Res..? Oo gue tau pasti sama Ade Lo yah, Ade Lo kenapa ko pakai kursi roda..? " tanya Mita melihat Nayla


" Dia bukan adik gue, dia istri gue Mit. Yang itu baru adik gue dan sebelahnya calon suaminya " ucap Ares sambil menunjuk Anin dan Rio bergantian


" Istri..? Ko ga kedengaran sih nikahnya, ga ngundang ngundang..? " tanya Mita yang penasaran


" Sengaja cuma mau pihak keluarga aja Mit " jawab Ares


" Eh Iyah Res gue minta nomor lo dong, kebetulan ada grup juga jadi nanti gue masukin ke grup " ucap Mita sambil memberikan ponselnya


Ares mengambil ponsel milik Mita dan mengetik nomornya di ponsel Mita,. sedangkan Mita terus menatap kearah Nayla.


" Nih " Ares mengembalikan ponsel milik Mita


" Oke deh nanti gue suruh masukin lo di grup ya " ucap Mita


" Yaudah Res gue duluan yah, byee " Mita pun pergi meninggalkan Ares dan yang lainnya


" Nin haus ga sih, terus gerah gitu yah " ucap Nayla menyindir Ares


" Mungkin karena ada setan kali yah tadi makanya hawanya ga enak gitu " jawab Anin

__ADS_1


" Kalau cemburu bilang aja kali gausah nyindir gitu dasar perempuan " ucap Rio menyindir keduanya


" Diem " ucap Anin dan Nayla bersamaan


" Bang belain dong, tadi kan gue belain lo " ucap Rio meminta pertolongan kepada Ares


" Gue ga minta di bela hahaha " jawab Ares diiringi tawa


" Ayo ada lagi ga yang mau dibeli, kalau udah kita pulang nanti keburu sore " ucap Ares


" Engga ada " jawab Nayla


Ares pun segera membayar semua yang dibeli, dan setelah itu mereka memasukkan kedalam bagasi dibantu oleh staf disana.


" Pulang kan..? " tanya Rio sambil memakai seatbelt nya


" Kamu cemburu yaa " Tanya Ares sambil mendekat kearah Nayla


" Mas Ares sanaan deh, ngapain sih deket deket" ucap Nayla mendorong tubuh Ares


" Gamau " Ares justru memeluk Nayla


" Iih Mas Ares lepas ah " Nayla mencoba melepaskan pelukan Ares


" Udah Nay nanti suruh tidur di luar aja " ucap Anin memberi saran


" Iyah aku suruh tidur di luar nanti, terus hpnya aku sita " ucap Nayla dengan ketus


" Ide bagus tuh Nay " ucap Rio yang tengah menyetir

__ADS_1


" Ko lo gitu sih RI, belain gue dong " ucap Ares


" Gamau tadi gue belain katanya ga butuh pembelaan dari gue " jawab Rio menyindir


" Sukurin " ucap Nayla dan Anin bersamaan.


***


" Gimana sayang rencana kamu berhasil ga..? " tanya Mamah Laras


" Berhasil dong Mah, pokoknya mamah tenang aja " jawab Laras dengan sombong


" Terus dengan Noval gimana..? "


" Kita manfaatin terus dong Mah, pokoknya kita harus terus dapat informasi dari dia "


" Pinter juga kamu yah, siapa suruh anak itu ga berpihak sama kita "


" Dia itu munafik Mah, padahal dia suka sama Nayla tapi dia gamau bantuin Laras. Coba kalau dia bantuin Laras, pasti dia bisa sama Nayla "


" Pokoknya kita harus terus manfaatin dia, jangan sampai dia curiga sama kita "


" Siap Mah "


Laras dan Sang Mamah terus mencari cara untuk menghancurkan rumah tangga Ares, walaupun bukan ia sendiri yang turun tapi ia bisa memanfaatkan orang lain untuk menghancurkan rumah tangga Ares


...****************...


__ADS_1


__ADS_2