
Laras melempar tasnya dengan penuh amarah, ia merasa malu karena sikap Ares yang memilih membela mahasiswi didepannya dibandingkan dirinya.
" Dasar cowo kurang ajar..!! Bisa bisanya bikin gue malu di depan tuh mahasiswi " ucap Laras dengan kesal
Laras mengambil ponsel miliknya dan mencoba menghubungi seseorang.
" Lo pantau terus dia, lapor apapun yang dilakuin sama dia " ucap Laras via telpon
Setelah itu panggilan terputus, ia akan mendapatkan Ares kembali apapun caranya.
.........
Nayla terbangun dan ia terkejut saat mengetahui dirinya tertidur dibahu Ares cukup lama, dan ia melihat Ares yang sedang sibuk dengan laptopnya.
" Mas Ares maaf mas Nayla ketiduran" ucap Nayla sambil mengucek matanya
" Engga apa apa, tadi mas liat juga kamu kayaknya cape banget jadi mas ga tega deh bangunin kamu " ucap Ares ia menutup layar laptop nya
" Mas belum makan yah, yaudah kita makan sekarang yah mas " Nayla dengan segera bangun dan pergi menyiapkan makanan
" Yaudah nanti Mas nyusul yah " jawab Ares
Saat Ares hendak menghampiri Nayla, ia melihat panggilan masuk dari asisten nya Bayu
" Ya Bay ada apa..? " tanya Ares lebih dulu
"...."
" Oke terimakasih informasinya, selanjutnya saya serahkan kepada kamu " jawab Ares kembali setelah itu panggilan terputus
Ares tersenyum sinis mendengar berita dari Bayu, setelah selesai berkomunikasi dengan Bayu ia langsung menghampiri Nayla di meja makan.
Saat Ares datang ia melihat Nayla yang sudah menyusun semua makanan diatas meja, dengan segera Ares duduk untuk segera makan bersama dengan Nayla.
" Waah ternyata makanan cepat saji bisa jadi istimewa sama kamu Nay " ucap Ares memuji Nayla
" Yaudah mas makan dulu yah, udah sore soalnya " Nayla menyendoki lauk keatas piring Ares
Nayla dan Ares pun menikmati makanan mereka bersamaan, sesekali Ares melirik Nayla yang tengah fokus dengan makanannya.
.
.
Setelah selesai makanan Ares membantu Nayla untuk membereskan bekas makan mereka.
" Sana kamu istirahat Nay, biar mas yang lajutin sisanya " ucap Ares
" Hmm yaudah deh mas, yaudah Nayla ke kamar dulu yah sekalian mau mandi " jawab Nayla
" Iyah sayang " balas Ares
Nayla pun segera naik ke kamar untuk mandi dan beristirahat, tak lupa ia mencharge ponselnya yang lowbat.
Ares yang telah selesai langsung menyusul Nayla di dalam kamar, ia pun melihat Nayla yang masih berada di kamar mandi.
__ADS_1
Ares melihat ponsel Nayla yang tengah di charge, tanpa sengaja Ares membaca notifikasi pesan Nayla
" Hai Nay, besok jalan yuk " isi pesan tersebut dari Alvian
Ares menatap sinis ke arah ponsel Nayla, entah mengapa ia merasa kesal karena pesan dari Alvian.
" Mas ngapain..?" ucap Nayla mengejutkan Ares
" Engga tadi handphone kamu bunyi, mas ga sengaja liat " jawab Ares memberi alasan
" Oooo yaudah nanti aja lah Nayla liatnya, Nayla cape banget mas " ucap Nayla yang kini sudah merebahkan tubuhnya
" Yaudah kamu tidur duluan aja, mas mau mandi dulu " ucap Ares dan ia pun menghilang masuk kedalam kamar mandi
Nayla yang sudah merasa lelahpun akhirnya memilih tidur lebih dulu, Ares yang telah selesai mandi ikut merebahkan tubuhnya di sebelah Nayla yang sudah tertidur.
...****************...
Pagi hari Ares bangun lebih awal dibandingkan Nayla, ia pun mendaratkan ciuman di pipi Nayla yang masih tertidur pulas.
Setelah itu Ares langsung segera bergegas mandi dan bersiap untuk ke kantor, merasa tidurnya mulai terganggu Nayla bangun dan tak melihat Ares di sebelahnya.
" Mas Ares di kamar mandi ya " teriak Nayla namun Ares tak menjawab
Nayla mendekati dirinya didepan pintu kamar mandi Ares, namun ia terkejut melihat Ares yang tiba tiba saja membuka pintu .
" Kamu ngapain Nay " ucap Ares bingung
" Emm mau matiin mas Ares ada di dalam atau engga " jawab Nayla gugup
" AU ah udah udah Nayla mau mandi " Nayla langsung masuk kedalam kamar mandi karena menahan malu
Ares tersenyum melihat tingkah Nayla yang salah tingkah, ia pun segera bersiap memakai pakaian kerjanya
.
.
Ares dan Nayla tengah menyantap sarapan bersama, Ares pun mencoba bertanya tentang kegiatan Nayla hari ini
" Kamu hari ini mau kemana Nay..?" tanya Ares memulai percakapan
" Belum tau Mas " jawab Nayla yang tengah asik menyantap rotinya
" Ga ada niat buat keluar sama temen atau yang lain..? " Ares yang masih penasaran terus memancing Nayla
" Belum tau Mas, emang kenapa sih ko kayaknya tumben mau tau banget "
" Ya kan mas cuma mau tau aja "
" HM nanti kalau emang Nayla keluar, Nayla pasti kabarin mas Ares ko "
" Iyah sayang "
Sejujurnya Ares ingin sekali bertanya tentang pesan yang dikirim Alvian, namun ia takut jika pertanyaan itu membuat Nayla tidak nyaman
__ADS_1
Setelah selesai dengan sarapannya, Ares menyempatkan dirinya untuk membalas beberapa email yang masuk
Ditemani oleh Nayla, Arespun mencoba fokus terhadap pekerjaannya.
" Tumben Mas belum berangkat " Tanya Nayla sambil melirik jam
" Iyah sebentar lagi sayang " Jawab Ares yang masih fokus menatap layar laptopnya
Karena penasaran Nayla mendekati Ares dan melirik apa yang tengah Ares kerjakan
" Emang balas email gabisa di kantor mas..?" tanya Nayla yang ikut melihat layar laptop Ares
" Bisa, cuma kan emang ini ada beberapa aja sayang " jawab Ares
" Ternyata Mas bisa sibuk juga toh " gumam Nayla
" Iyalah Nay, emang kamu pikir mas kerjanya santai terus " jawab Ares
Nayla pun pergi ke dapur ia ingin membuat minuman untuk dirinya dan juga untuk Ares.
Saat Nayla tengah sibuk didapur, ia mendengar beberapa kali bel rumah Ares berbunyi.
" Mas boleh minta tolong ga " teriak Nayla dari dapur
" Iyah bentar lagi yah sayang " saut Ares
Karena merasa Ares terlalu lama, ia lebih dulu membawa minuman tersebut dan mencoba membukakan pintu.
" Mau kemana..?" tanya Ares melihat Nayla yang terburu buru
" Mau buka pintu, abis mas lama sih terus belnya juga bunyi terus " jawab Nayla
" Iyah biarin aja, bentar lagi sayang " Ucap Ares
" Tuh kan udah ah Nayla aja yang buka yah "
Tanpa menghiraukan ucapan Ares, Nayla pun dengan segera pergi untuk membuka pintu.
Namun saat Nayla hendak membuka pintu, Ares lebih cepat berlari dan menahan Nayla untuk membuka pintunya.
" Apasih Mas,ko mas panik banget " ucap Nayla
" Engga sayang, yaudah sana kamu duduk biar mas yang buka " jawab Ares
Nayla pun akhirnya setuju, dengan segera ia pergi kembali sofa untuk duduk dan Ares langsung membuka pintu tersebut.
" Buseet lama banget sih Lo bukain pintunya " ucap laki laki tersebut
" Siapa mas ..?" teriak Nayla dari dalam
" Ada suara cewe..? Wah abis ngapain Lo Res..?"
" Mas itu siapa..?" Nayla kembali berteriak bertanya
Ares yang berada di posisi tersebut Langsung merasa panik
__ADS_1