Mas Dosen Dan CEO

Mas Dosen Dan CEO
BAB 31


__ADS_3

Setelah beberapa hari dirawat akhirnya Pak Agung di perbolehkan untuk pulang, Nayla dan Ares pun menginap beberapa hari untuk menemani kedua orangtua Nayla.


" Kalian sudah lama disini, Senin kamu juga sudah mulai kuliah kan Nay " ucap Bu Sri


" Iyah Bu " jawab Nayla


" Yasudah mending besok kalian pulang, lagian Bapa juga sudah membaik ko Ibu bisa jaga bapa " ucap Bu Sri


" Tapi Bu.." ucapan Nayla menggantung


" Besok kalian pulang yah, ibu gamau terlalu banyak ngerepotin kalian " ucap Bu Sri


" Tapi kami ga ngerasa di repotin ko Bu " timpal Ares


" Udah kalau kalian sayang sama bapa sama ibu kalian pulang yah " jawab Bu Sri yang tak ingin dibantah


" Iyah Bu, tapi ibu janji kalau ada apa apa langsung hubungi Nayla " Nayla langsung memeluk sang ibu


" Iyah Pasti sayang " jawab Bu Sri.


***


Pagi pagi Nayla sudah bersiap untuk pulang kerumah, sebelum pulang ia pergi ke kamar sang Ayah untuk berpamitan.


" Bapa, Nayla sama Mas Ares pulang dulu ya " ucap Nayla sambil memeluk Pak Agung


" Iyah, Ares bapa titip Nayla yah jagain Nayla sayangi dia " ucap Pak Agung


" Iyah pak, saya janji sama bapa saya akan bahagiain Nayla " jawab Ares


" Yasudah sana kalian berangkat nanti macet kalian ketinggalan pesawat " ucap Pak Erlangga


" Iyah Pak, bapa cepet sehat ya "


Setelah berpamitan Nayla dan Ares pun segera pergi meninggalkan rumah Nayla.


Sepanjang jalan Nayla tampak sedih karena harus meninggalkan orangtuanya, namun ia juga tak bisa berlama lama karena Ares harus bekerja dan iapun harus kembali kuliah.


***


Hari ini Anin diminta untuk menjemput Ares dan Nayla di bandara, ia pun segera bersiap siap agar tak membuat keduanya menunggu.


Namun baru saja ia membuka pintu ia melihat Rian yang berdiri didepan pintu rumahnya.


" Rio.." ucap Anin terkejut


" Haii " sapa Rio


" lo mau pergi yaa " tanya Rio melihat Anin yang sudah rapih


" Iyah Nih mau jemput Bang Ares di Bandara " jawab Anin


" gue antar yah " tawar Rio


" Hmm boleh deh lagian nanti gue jadi nyamuk juga kalau sendiri " Anin pun setuju

__ADS_1


Rio pun membukakan pintu mobilnya untuk Anin, dan setelah Anin masuk Rian pun menyusul masuk kedalam mobil.


Flashback On


" Lo Nin orang yang gue maksud.. " ucap Rio membuat Anin terkejut


" Ri tapi gue.. " ucap Anin menggantung


" Iyah gue tau Lo udah nikah kan..? Kan tadi Lo yang bilang biar lega gue mending ungkapin, dan sekarang gue lega banget Nin " ucap Rio


" Sejak kapan Lo suka sama gue RI..?" tanya Anin


" Sejak kita SMP pertama kali kenalan saat itu gue jatuh cinta sama Lo Nin, tapi gue gamau pertemanan kita hancur. Sampai akhirnya gue denger Lo nikah yah gue pikir dengan Gue sibuk ini itu gue bisa lupain Lo, ternyata gue salah Nin " jawab Rio menunduk


Anin terdiam mendengar ucapan Rio, sejujurnya ia sempat memiliki perasaan yang sama kepada Rio namun yang ia tau Rio hanya menganggapnya sahabat dan iapun melupakan perasaannya hingga tiba tiba ia kenal dengan Alvian.


" Gue minta maaf yah RI " ucap Anin tidak enak


" Loh kenapa..? Gue ga apa apa sungguh, gue justru seneng ketemu Lo lagi bisa mastiin Lo baik baik aja gue seneng banget " jawab Rio


" Lo ga akan jauhin gue kan RI..?" tanya Anin yang berharap mereka bisa dekat kembali walaupun hanya sahabat


" Ya enggalah, justru gue mau kita kayak dulu Nin. Lo tuh sahabat yang ga pernah bermuka dua kayak yang lain hehehe " jawab Rio


" Yaudah ayo makan, gue laper nih " ucap Anin mengalihkan pembicaraan


" Siap " Rio menjawab dengan semangat hal itu membuat Anin tertawa


Sejak saat itu Anin dan Rio kembali dekat seperti dulu


Anin dan Rio sudah sampai mereka pun hanya menunggu kedatangan Ares dan Nayla.


" Lo ko ga kerja Ri .?" " tanya Anin bingung


" Hmm lagi cuti aja abis sisa cuti masih banyak yaudah gue ambil aja " jawab Rio


" Ahh gue aja bosen Ri gini gini aja, sebenarnya sih pengen kerja deh gue " ucap Anin


" Yaudah Lo jadi asisten gue aja gimana..? " ucap Rio membuat Anin tertawa


" Ih gaya banget jadi asisten hahaha " Anin tertawa


" Yee serius gue gimana Lo mau ga..? Kalau Lo mau besok Lo ke kantor buat interview yaa formalitas lah " jawab Rio dengan serius


" Hemm gimana yah, boleh deh tapi jangan jadiin gue babu ya " Anin menyipit matanya


" Iyah engga, gue sih pengennya jadiin Istri tapi yaa gimana telat hahaha " Ucap Rio


" Rioo " Anin mencubit Rio


" Aduuh sakit sakit " Rio meringis kesakitan


Tak lama ponsel milik Anin berbunyi panggilan dari Ares.


" Hallo Bang Ares " ucap Anin

__ADS_1


"...."


" Udah nih gue udah sampe gue sama temen, gue lupa bilang hehe " ucap Anin kembali


"...."


" Iyah Iyah "


Anin lupa jika ia tak menggunakan mobil miliknya, dengan segera ia mengajak Rio keluar dari mobil.


" Bang Ares , Nayla " panggil Anin melihat keduanya mencari Anin


Ares dan Nayla segera menghampiri Anin dan Rio


" Aniin " Nayla langsung memeluk Anin


" Maaf ya lupa bilang hehe " ucap Anin


" Ekhm siapa nih Nin " goda Nayla


" Oiya kenalin ini Rio sahabat aku dari SMP " ucap Anin memperkenalkan


" Rio " sambil mengulurkan tangan


" Nayla, Istri Mas Ares " Nayla membalas uluran tangan Rio


" Waah Bang Ares tau tau udah nikah aja " ucap Rio yang memang mengenal Ares


" Udah lama yah RI ga ketemu kita Lo udah berubah banyak juga, eeh tapi kayaknya gue pernah liat Lo deh tapi dimana yah " Ares mencoba mengingat


" Dimana..? Salah orang kali Bang Ares, yaudah ayo kita ngobrol di jalan tapi kita makan dulu gimana..?" Ajak Rio


" Boleh banget kebetulan gue lagi laper banget nih, gimana kalau Lo yang traktir RI " ucap Ares


" Siap ayo sini Rio bantu bang " Rio membantu Ares memasukan koper


Nayla melihat raut wajah Anin yang tampak berbeda, ia terlihat bahagia dibandingkan kemarin.


" Gue dibelakang aja deh sama Nayla, Lo berdua deh tuh " ucap Ares


" Dih bilang aja mau bucin " ketus Anin


Rio hanya tertawa melihat kembali kelakuan Anin dan Ares, dulu Rio sering melihat keduanya yang sering berdebat karena hal hal kecil.


Sesampainya ditempat makan, mereka langsung memesan makanan untuk mereka makan bersama


" Bang, Istri bang Ares kayak anak masih kuliahan yah mukanya heheh awet muda " ucap Rio


" Emang dia masih kuliah, dia murid gue " ucap Ares


" Oo ternyata Bang Ares juga dosen toh " gumam Rio


Saat mereka tengah asik berbincang, tiba tiba seseorang yang mengenali merekapun menghampiri.


" Nayla, Anin, Pak Ares.." ucap seseorang

__ADS_1


Nayla dan yang lainpun merasa terkejut, namun Rio yang tak tau apapun hanya menatap ketiganya


__ADS_2