
Pagi pagi Nayla, Ares, Anin dan Rio pun pergi menuju taman safari Bogor. Anin dan Rio memutuskan untuk menginap dirumah Ares, karena kamar yang cukup banyak jadi tak masalah jika Rio menginap dirumah Ares.
Rio dan Anin duduk di kemudi depan, sedangkan Nayla dan Ares duduk di belakang.
" Udah semua kan..? " tanya Rio yang sudah siap mengendarai mobilnya
" Udah cepet jalan " ucap Ares
" Iyah Iyah, okee " Rio pun mulai mengemudikan mobilnya menuju Bogor
Sepanjang jalan Nayla menyadarkan tubuhnya di Ares, wanita itu sangat nyaman berada bersama dengan Ares.
" Mas Nayla mau cemilan dong " ucap Nayla melihat cemilan di dekat Ares
" Ekhm gue juga mau dong " ucap Rio yang tengah menyetir
" Tuh Nin suapin Nin " ucap Nayla
" Iya sini sini aaaa " ucap Anin kepada Rio
" Ih Nin kira kira dong, yakali langsung dari bungkus nya " ucap Rio melihat kelakuan Anin
" Yah kan biar awet di mulut kamu " jawab Anin dengan santai
" Gausah Nin gausah, aku nanti aja makanya " ucap Rio dengan kesal
" Yaudah nih cepet jangan ngambek, nanti kalau kamu ngambek aku gabisa bedain mana kamu mana monyet " ucap Anin yang terus meledak Rio
" Wah parah RI, kalau gue jadi Lo sih gue ngambek ya. Masa di samain sama monyet, sama orang utan lah" Nayla menambahkan
" Hahaha wah parah sih, sorry nih gue ga ikutan yah cuma istri gue doang yang ikut " ucap Ares sembari tertawa
" Belum aja ya nanti gue berentiin di kandang macan " jawab Rio
" Oo jadi kamu bosen sama aku makanya mau berhenti disana " ucap Anin dengan ketus
" Eengga sayang masa bosen sih ya engga lah " ucap Rio yang panik
" Wah parah sih Nin, kalau aku jadi kamu pasti aku diemin tuh seminggu " ucap Nayla yang memanasi
" Sebulan juga ga apa apa kali hahaha " timpal Ares
" Setahun aku diemin " jawab Anin
" Ish jangan dong " ucap Rio
Sepanjang perjalanan mereka pun asik dengan candaan mereka, sambil sesekali mereka memakan cemilan yang sudah Ares beli
" Mas Ares " panggil Nayla
" Apa sayang..? " saut Ares sambil mengelus kepala Nayla
" Pulangnya ke Cimori yuuk " ucap Nayla mengenai keinginannya
" Pak supir, istri saya ingin kesana bisa kan..? " ucap Ares kepada Rio
" Bisa bos bisa " jawab Rio
" Bisa sayang katanya" ucap Ares kepada Nayla
" Mau kemana lagi bos setelah itu " ucap Rio meledak
" Mau kemana lagi sayang katanya..? " tanya Ares kepada Nayla
" Mau ke KUA nganterin Anin sama Rio daftar hehe " jawab Nayla
" Minggu tutup woyy ah elah jangan mancing dong " jawab Rio
" Pake orang dalem lah Rio, gimana sih " ucap Anin yang tak berpihak kepada Rio
" Anin sayang tolong kali ini berpihak kepada kekasihmu ini yah " ucap Rio dengan sedih
" Yaudah Iyah deh sekali mah ga apa apa, kasian soalnya " jawab Anin
__ADS_1
Ares dan Nayla hanya tertawa melihat keduanya.
***
Setelah menempuh perjalanan akhirnya mereka pun sampai di tujuan mereka, tak lupa mereka membeli beberapa sayuran untuk diberikan ke binatang didalam.
" Zebraa ayo makan " ucap Anin memberikan makanan kepada mereka
" Hihihi lucu Mas, baru pertama kali Nayla liat" ucap Nayla dengan bahagia
Ares pun ikut bahagia melihat raut wajah bahagia dari Nayla
Mereka juga melewati para Jerapah, sepanjang jalan mereka semua tampak bahagia
" Kalau jerapah lehernya panjang, kalau Rio tangannya panjang " ucap Nayla
" Heh tangan panjang tuh maling, enak aja emang gue maling " ucap Rio dengan ketus
" Maling hatinya Anin ciee " Nayla meledek Rio
Ares hanya tertawa melihat Nayla yang senang menggoda Rio
" Nay mau gue turunin disini ga..? " ucap Rio ketika melewati harimau
" Mas liat mas Rio mas mau turunin aku disini " ucap Nayla mengadu kepada Ares
" Lo mau gue ga kasih restu yah " ucap Ares
" Hehehe jangan dong bercanda kita becanda " jawab Rio dan Anin hanya tertawa
" Ada kembaran kamu sayang " ucap Anin menunjuk kearah orang utan
" Iyah mirip tau RI sama Lo " timpal Nayla
" GUE GANTEENG WOOY " Ucap Rio membela dirinya sendiri
" Iyaah ganteng ko diantara mereka hahah " jawab Anin
" Hemm terserah " gumam Rio pasrah
" Itu apa Mas Ares..? " tanya Nayla melihat sekerumunan Flaminggo
" Flaminggo sayang " jawab Ares
" Lucu yaah Mas " ucap Nayla
" Iyah sayang " jawab Ares
" Sayang pelan pelan aku mau kasih makan " ucap Anin kepada Rio
" Perasaan aku aja ga dikasih makan " ucap Rio menyindir
" Iyah nanti aku suapin, mau apa wortel ini atau ini " ucap Anin
" Gausah makasih deh sayang " tolak Rio
" bagi sayang aku mau lempar " ucap Rio kepada Anin
" Nih " Anin memberikan sayuran yang berada ditangannya
Rio pun melemparkan wortel tersebut kearah kudanil, dan lemparannya tepat pada sasaran.
__ADS_1
" Giginya berkarang ga pernah gosok gigi tuh " ucap Rio memperhatikan gigi nya
" Gih sikatin gih sana " ucap Anin
" Engga ah makasih banyak sayang " jawab Rio
" Waah ada untaa " ucap Rio
" naik ke punuknya boleh ga..? " tanya Anin
" Boleh sayang, nanti kita ke arab " jawab Rio
" Ajak ajak kali " gumam Nayla
" Khusus gue sama Anin, Lo minta sama laki Lo " ucap Rio
" Iyah nanti kita ajak sekeluarga, kecuali Rio " ucap Ares
" Dih parah sih sumpah " ucap Rio merasa kalah
" Astaghfirullah kaget " ucap Rio
" Hahaha minta di suapin tuh yang " ucap Anin
" Ga ah takut aku " jawab Rio yang terus berjalan
" Cemen banget sih jadi cowo takut " sindir Ares
" Ih Lo ga liat bang, mupeng banget itu dia tadi " ucap Rio
" Dia laper itu makanya suapin makan " timpal Nayla
" Salah lagi gue, diem aja deh gue " ucapan Rio membuat ketiganya tertawa
" Tebak hewan apa yang hurufnya satu..? " ucap Rio
" Mana ada hewan hurufnya satu " Jawab Ares
" Ada tuh G ajah hahaha " jawab Rio saat melewati sekerumunan gajah
" Apasih wooo " Nayla dan lainnya menyuraki Rio
" Dih Lo pada yang gatau " saut Rio sendiri
Setelah puas berkeliling Mereka memutuskan untuk istirahat sejenak.
" Mau makan apa niiih " tanya Rio melihat jam makan siang yang sudah tiba
" Nanti aja di luar aja " jawab Nayla
" Yaudah boleh ayo " jawab Anin
Akhirnya mereka pun memutuskan untuk pergi keluar, dan mencari tempat makan terdekat
" Mas gendong aja sayang..? " ucap Ares saat hendak turun
" Tapi malu mas nanti diliat sama orang orang " jawab Nayla
" Udah Nay, gausah di dengerin omongan orang. Ayo turun " ucap Anin
Akhirnya Nayla pun setuju, Ares menggendong Nayla untuk masuk kedalam.
" Jangan di cium mas Ares maluu " ucap Nayla saat Ares mencium pipi Nayla
Namun saat mereka hendak duduk, dari kejauhan ada seseorang yang mengenali keduanya.
" Loh itu bukannya pak Ares yah, ahh gosip baru " orang itu mengambil gambar dan mengirim ke grupnya
...****************...
__ADS_1