Mas Dosen Dan CEO

Mas Dosen Dan CEO
BAB 33


__ADS_3

Hari ini Nayla pulang kerumah miliknya ditemani oleh Anin, sebelumnya ia juga suda meminta izin kepada Ares.


" Kapan ya terakhir aku pulang Nin " tanya Nayla kepada Anin yang tengah fokus menyetir


" Kayaknya Waktu kamu berantem sama Bang Ares terus kamu sakit deh " jawab Anin mengingat kejadian itu


" Iyah yah berarti udah lama juga, Minggu depan saat kuliah aku berencana akan tinggal disini "


" Ya semoga pilihan kamu terbaik yah Nay "


" Aamiin "


Keduanya pun sampai dirumah Nayla, Nayla langsung membuka pintu rumahnya.


" Kangen banget tidur disini " ucap Nayla melihat rumah yang masih rapih sama seperti terakhir ia tinggalkan


" Oiya Nin gimana dengan kasus perceraian kamu..?" tanya Nayla yang teringat masalah Anin


" Hmm aku sih udah minta tolong sama Ka Alvian Nay " jawab Anin


" Terus gimana sama Rio kayaknya dia suka deh sama kamu " ucap Nayla menggoda


Seketika Anin teringat Rio, ia berjanji akan pergi ke tempat kerja Rio hari ini


" Astaghfirullah Nay aku baru ingat aku ada janji sama Rio buat datang ke kantornya, dia nawarin aku buat jadi sekretaris nya " ucap Anin


" Oo yaudah gih sana nanti Rio malah nunggu " ucap Nayla merasa tidak enak


" Maaf ya Nay aku ga bisa nemenin kamu, nanti aku juga akan bilang bang Ares ya buat kesini " ucap Anin yang juga merasa tidak enak


" Udah ga apa apa, sana berangkat " ucap Nayla


" Iyah aku pergi dulu ya byee kalau ada apa apa hubungi aku " teriak Anin sambil keluar rumah


Nayla hanya tersenyum melihat tingkah Anin, ia langsung masuk kedalam kamar untuk membereskan rumahnya.


...**...


Alvian masih bingung dengan ucapan tetangga Nayla, sebenarnya ia ingin bertanya langsung kepada Ares ataupun Nayla namun ia merasa tak memiliki hak untuk tau.


Alvian mencoba sekali lagi pergi kerumah Nayla, dan saat ia kembali ia melihat pintu rumah Nayla yang terbuka


" Berarti ada orang didalam " gumam Alvian sendiri


Alvian pun keluar dari mobil dan mencoba menemui orang yang berada dirumah Nayla, namun baru saja Alvian ingin memanggil Nayla sudah keluar dari dalam rumah.


" Ehh Ka Alvian " ucap Nayla terkejut


" Kamu lagi sibuk..?" tanya Alvian


" Engga ko kak, ini abis beres beres aja soalnya udah lama aku tinggalin semenjak tinggal dirumah saudara " jawab Nayla berbohong


" Ooo pantes tadi tetangga kamu bilang kamu ga pulang pulang hehe "


" Tetangga..? Rumah yang itu ..? " Nayla menunjuk rumah Dika


" Iyah " Alvian mengangguk


" Ooo iya dia kak Dika, yaudah kak masuk ga enak ngobrol diluar " ucap Nayla mengajak Alvian masuk


Alvian pun masuk kedalam rumah Nayla, ia tak melihat ada yang berubah dari rumah Nayla sejak pertama ia mengantar Nayla pulang.


" Oiya gimana kondisi orangtua kamu Nay " tanya Alvian teringat orangtua Nayla yang sakit


" Alhamdulillah lebih baik kak sudah pulang kerumah juga " jawab Nayla yang membawa air untuk Alvian

__ADS_1


" Alhamdulillah, Minggu depan kalian sudah mulai kuliah ya " ucap Alvian


" Iyah kak " jawab Nayla


Saat Alvian dan Nayla sedang asik mengobrol, ponsel milik Alvian menerima panggilan masuk dari Ares


" Nando " gumamnya


" Bentar ya Nay " ucap Alvian ia izin mengangkat panggilan


" Hallo Ya Nan ada apa..? " tanya Alvian lebih dulu


" ..... "


" OOO gue sih lagi dirumah temen, kenapa tuh..?" tanya Alvian melirik Nayla


"....."


" Oo oke oke nanti gue kesana deh "


"...."


" Bye "


Kemudian Alvian kembali meletakkan ponselnya di meja.


" Nay maaf banget aku harus pergi, padahal masih pengen ngobrol " ucap Alvian


" Iyah ga apa apa kak " jawab Nayla


" Yaudah nanti kita ketemu lagi yah, byee " Alvian pun berpamitan


Nayla mengantar Alvian keluar rumah, setelah Alvian pergi Nayla pun langsung kembali kedalam


Nayla merebahkan tubuhnya diatas kasur miliknya, ia teringat apa yang ia lakukan bersama dengan Ares semalam.


Entah mengapa saat memikirkan hal itu Nayla merasa senang, namun ia juga takut jika apa yang ia tak inginkan justru terjadi.


Karena merasa bosan akhirnya Nayla pun mencari film untuk ia tonton, hingga akhir ia pun tertidur sambil menonton film.


...***...


Sejak pagi Ares sudah disibukkan dengan beberapa meeting dan berkas, setelah semua selesai ia pun mencoba merenggangkan tubuhnya yang terasa pegal.


" Nayla dimana yah " gumam Ares sendiri


Baru saja Ares ingin menghubungi Nayla tiba tiba Bayu datang keruangannya.


" Ya Bay kenapa..?" tanya Ares melihat Bayu yang masuk


" Gini bos kalau boleh saya mau izin pulang cepat hari ini, semua pekerjaan juga sudah selesai sih bos. " jawab Bayu


" Oo oke, saya juga ingin pulang kalau gitu " ucap Ares memberi izin


" Baik terimakasih bos, saya permisi " Bayu pun segera keluar dari ruangan Ares


Ares langsung bersiap untuk pulang kerumahnya, yang ia tau hari ini Nayla sedang pulang kerumah dengan segera Ares pergi menuju rumah Nayla


**


Karena Anin lupa dengan janjinya ia pun akhirnya menunggu Rio di loby, karena beberapa kali Rio tak mengangkat panggilannya.


" Apa Rio marah ya " gumamnya sendiri


Tak lama Rio menghampiri Anin, dan tentu saja Anin merasa senang melihat Rio.

__ADS_1


" Maaf ya Nin gue ga respon soalnya tadi ada meeting " ucap Rio


" Iyah Ga apa apa, gue juga minta maaf karena lupa harus pagi kesini " jawab Anin yang merasa tidak enak


" Siang Pak Rio " ucap setiap karyawan yang bertemu dengan Rio


" Lo cukup terkenal juga disini ya " ucap Anin meledek


" Hahaha yaudah ayo masuk " Ajak Rio dan Anin setuju


Rio dan Anin segera menaiki lift bersama, setelah sampai Rio mengajak Anin untuk masuk kedalam ruangannya.


" Gede juga ruangan Lo RI " ucap Anin melihat sekeliling


" Hahaha bisa aja, yaudah duduk " ucap Rio menyuruh Anin duduk di sofa


Anin melihat nama Rio yang terpampang di meja.


" Direktur Utama " gumamnya


" OOo jadi Lo pemilik perusahaan disini RI.." ucap Anin


" Hehehe Iyah Nin gue sengaja mau ngasih Lo kejutan " jawab Rio terkekeh


" Hebat banget sih sahabat gue ini " Anin memukul pelan pundak Rio


" Ah gue juga banyak belajar dari Bang Ares Nin "


Saat Anin dan Rio tengah mengobrol ia mendapatkan panggilan dari Alvian


" Bentar yah RI"


" Hallo ya kak.." saut Anin


" ..."


" Ooo jadi bisa langsung sidang..? " tanya Anin


"...."


" Okelah kak, pokoknya urus aja apapun yang menurut kak Alvian terbaik "


"...."


" Oke kak "


Rio menatap Anin dengan pertanyaan, sidang..? Apa yang Anin lakukan


" Kenapa..?" tanya Rio setalah Anin selesai berbincang


" Hmm sebenernya gue lagi urus sidang cerai gue Ri, gue mau cerai sama suami gue " jawab Anin


" Ko bisa .?" tanya Rio terkejut


Anin menjelaskan semuanya kepada Rio, mendengar hal itu Riopun merasa kesal ingin sekali membunuh laki laki itu


" Dimana dia sekarang Nin..?' tanya Rio yang kesal


" Udah udah yang jelas sekarang gue udah bebas RI " jawab Anin menenangkan Rio


" Jangan pernah tutupin apapun lagi dari gue Nin, gue mau jadi orang yang bisa ngelindungin Lo " ucap Rio sambil memegang tangan Anin


" Makasih Ri, makasih selalu ada buat gue " Anin langsung memeluk Rio


Entah mengapa perasaan nyaman itu masih ada sampai sekarang buat Anin, ia tak tau perasaan apa itu yang jelas ia tak ingin kehilangan Rio kembali

__ADS_1


__ADS_2