Mas Dosen Dan CEO

Mas Dosen Dan CEO
BAB 78


__ADS_3

Mobil Ares berhenti tepat di lobby utama perusahaannya, saat Ares turun ia disambut oleh beberapa pekerjaan disana.


Nayla hanya berdiri disebelah Ares, dan Ares menggenggam erat tangan Nayla.


" Selamat siang Pak Ares, Bu Nayla " sapa salah satu security-nya


" Siang " jawab Area dengan tersenyum dan Nayla pun ikut tersenyum dan mengangguk


Ares membawa Nayla ke ruangannya menunggunakan lift khusus, sepanjang jalan saat semua karyawan berpapasan dengan Ares mereka sedikit menunduk dan memberikan salam dan mereka juga menatap Nayla.


Ting..


Pintu lift terbuka, Ares dan Nayla sudah sampai di lantai ruangan Ares.


" Selamat siang Pak Ares dan Bu Nayla " sapa Bayu dengan ramah dan ciri khasnya


" mata jaga mata " ucap Ares dengan ketus


" Mas Ares apasih " ucap Nayla yang merasa lucu terhadap suaminya


" Ga apa apa Bu Nayla, amaan " ucap Bayu menaikkan alisnya


" Lebih baik kamu siapkan berkas untuk meeting, 30 menit lagi kita akan pergi keruangan meeting " ucap Ares


" Mas, kalau Pak Bayu ga ikut meeting boleh kan ? Aku mau minta bantuan untuk mengerjakan tugas aku " pinta Nayla dengan tersenyum


" Harus sama dia ? " tanya Ares melirik kearah Bayu


" Hem, Mas Ares kan yang ngasih tugas mana mau Mas Ares bantu Nayla "


Ares melirik kearah Bayu yang sedang menatap laiin arah, bagaimana tidak Bayu saat ini sedang di lirik oleh sebuah singa.


" Oke, Bayu temani Nayla. Cctv saya selalu aktif, jadi awas kalau macam macam " ancam Ares


" Siap Pak " Bayu mengangguk


Ares dan Nayla segera masuk keruangan mereka, sedangkan Bayu yang sejak tadi menahan nafasnya mulai mengatur nafasnya dengan lega.


Ares duduk di kursi kebesarannya, sedangkan Nayla ia duduk di kursi yang bersebrangan dengan Ares.


" Mas lama meetingnya ? " tanya Naya


" Belum tau sayang, ya mungkin paling lama 2 jam " jawab Ares yang sedang menatap layar laptopnya


" Oohh " Nayla mengangguk paham


Nayla pun juga ikut membuka laptopnya, ia mulai mengerjakan tugasnya satu persatu.


Keduanya larut dalam kesibukan masing masing, namun bukan masalah bagi mereka karena mereka akan memiliki waktu berdua nantinya.

__ADS_1


Tok.. Tok.. Tok..


Nayla dan Ares mendengar jelas suara ketukan pintu.


" Masuk " kata Ares yang masih sibuk dengan laptopnya


" Permisi Pak " ucap Bayu sembari mendorong pintu ruangan tersebut


Bayu masuk kedalam ruangan Ares sambil membawa beberapa dokumen, kemudian ia meletakkan diatas meja kerja Area.


" Ini dokumen untuk meeting nanti pak bos " ucap Bayu


" Oke saya harus kesana sekarang, ini sudah semua sesuai yang saya minta kan ? " tanya Ares sambil menutup layar laptopnya


" Sudah Pak " Bayu mengangguk


" Nayla sayang, Mas meeting dulu yah. Bayu kamu temani dia, awas macam macam " ucap Ares


" Iyah Mas " jawab Nayla tersenyum


" Siap Pak " jawab Bayu


Ares mendekati Nayla, ia mencium bibir wanita itu sebelum akhirnya pergi dari ruangannya sedangkan Bayu hanya menjadi nyamuk disana.


" Bu Nayla mau minta bantu tugas apa ? " tanya Bayu yang berdiri di sebelah Nayla


Bayu membantu Nayla untuk membawakan laptopnya, dan keduanya duduk bersebelahan.


" Pak Bayu nanti ikut ? " tanya Nayla tiba tiba


" Ikut kemana Bu Nayla ? "


" Bandung, katanya Mas Ares harus liat project disana kan ? "


Bayu mengangguk benar Ares harus berangkat ke Bandung untuk melihat project tersebut.


" Iya Bu, cuma Pak Ares bilang dia akan menyetir sendiri kesana " ucap Bayu


" Kalau gitu Pak Bayu berangkat bareng sama saya dan Mas Ares aja, nah Pak Bayu juga nanti banyu menyetir mobil nantinya di Bandung " ucap Nayla memberi saran


' Mampus gue, berarti gue jadi nyamuk dong 😮‍💨" Kata Bayu yang berucap dalam hati


" Gimana Pak ? Tenang saya akan kasih bonus, dan bonusnya dari saya sendiri bukan dari Mas Ares. Saya juga mau minta tolong sama Pak Bayu sesuatu, nanti saya kirim ke pak Bayu apa yang harus Pak Bayu lakuin " ucap Nayla dan Bayu mengangguk pasrah


" Baik Bu Nayla " Jawab Bayu dengan mengangguk pasrah


" Oke sekarang bantu saya dulu ngerjain tugas, Pak Bayu kerjain tugas yang Mas Ares kasih ke saya yah. Tenang saya akan kasih bonus juga hehe " ucap Nayla


" Oke Bu Nayla siap "

__ADS_1


Sembari menunggu Area, Nayla mengerjakan semua tugasnya dibantu Bayu.


Tak terasa sudah 2 jam lebih berlalu, Ares yang baru selesai dengan meeting pun kembali keruangannya.


Area melihat Nayla yang sedang merebahkan tubuhnya diatas sofa sambil menatap layar ponselnya, ia juga tak melihat keberadaan Bayu disana.


" Saya kamu sendiri ? Dimana Bayu ? " tanya Ares sambil meletakkan laptop dan berkas diatas meja


" Lagi beli makanan, soalnya pala aku pusing abis ngerjain tugas banyak " jawab Nayla tanpa menoleh kearah Ares


Ares menghampiri Nayla, ia mengambil ponsel dari tangan Nayla dan meletakkannya diatas mejanya.


Ares kini berada diatas tubuh Nayla, keduanya saling bertatapan cukup lama.


" Aku butuh isi ulang sepertinya, bagaimana kalau kita lakukan sekarang" ucap Ares berbisik di telinga Nayla


" Nanti kalau ada yang masuk gimana ? " tanya Nayla


" Ga akan ada, kita akan ke kamar " Ares bangun dan langsung menggendong Nayla ke kamar milik Ares.


Diruangan Ares memang memiliki kamar untuk beristirahat, namun kali ini Ares tak akan menggunakan untuk istirahat melainkan melakukan sesuatu bersama dengan Nayla.


Nayla melihat kamar yang rapih dan wangi, kamar tersebut juga cukup lengkap ada tv dan juga kulkas didalam sana.


" Sebenernya Mas ingin di ruang kerja, tapi kita akan rencanakan nanti " ucap Ares sambil menatap wajah Nayla


" Dimanapun aku ga masalah asal sama Mas Ares " jawab Nayla sembari mengelus lembut wajah Ares


Ares mencium bibir Nayla dengan lembut, tentu Nayla menyambut dan membalas ciuman Ares.


Bayu yang sudah kembali dari membeli makananpun akhirnya kembali keruangan Ares, ia lebih dulu mengetuk pintu sebelum membukanya.


Namun beberapa waktu menunggu Bayu tak mendapatkan jawaban dari Nayla ataupun Ares, karena khawatir dengan pelan dan hati hati Bayu membuka pintu tersebut.


Begitu Bayu membuka pintu ia melihat laptop dan berkas milik Ares di meja kerjanya, dan ruangan itu juga tampak sepi.


Bayu sudah paham dengan apa yang terjadi, ia pun kembali keluar dari ruangan tersebut.


" Kenapa ga dirumah aja sih 😮‍💨 " gumam Bayu sambil berjalan keruangannya


Ares dan Nayla kini sudah tak ada kain apapun yang menempel, Area masih asik dengan Boba yang ia masukan kedalam mulutnya.


" Maass mhh " lenguhan terdengar dari mulut Nayla tak henti


" Sekarang ya sayang " ucap Ares memberikan kode


Nayla mengangguk sebab ia sendiri sudah menginginkan hal itu.


Kini ruangan tersebut penuh dengan lenguhan dan ******* keduanya, hawa dingin AC tersebut sudah tak lagi terasa karena permainan panas mereka

__ADS_1


__ADS_2