Mas Dosen Dan CEO

Mas Dosen Dan CEO
BAB 74


__ADS_3

Nayla yang tengah mengobrol menghentikan pembicaraannya, mereka langsung menatap kearah perempuan tersebut.


" Siapa yah..? Ada perlu apa..? " tanya Naya


" Jadi bener lo yang namanya Nayla..? " ucap Wanita tersebut yang belum menjelaskan apa maksud kedatangannya


" Mbanya ada apa..? Gausah muter muter " ucap Noval yang sejak tadi hanya memperhatikan


" Gue Suci, gue kesini mau minta maaf karena udah nyebarin foto lo sama Pak Ares. Ya walaupun sih gue ga salah, terpaksa aja gue minta maaf " ucap Suci dengan sombongnya


" Kalau Lo kesini cuma cari gara gara mending Lo pergi deh " ucap Noval yang terpancing emosi


Beberapa orang di kantin yang melihat kejadian itu mencoba untuk merekam.


" Gue sama lo juga cantikkan gue ga sih, gue aja heran kenapa Pak Ares milih lo. Coba deh yang ada di kantin ini, gue sama nih cewe lebih baik siapa..? " tanya Suci yang membuat orang di kantin merasa benci dengan suci


" Mba Suci, mba kesini mau minta maaf atau emang mau cari masalah baru..? Pertama gini, saya ga masalah mba nya mau nyebarin foto Saya dengan Pak Ares dan satu kampus tau saya nikah sama dosen. Saya dan Pak Ares sama sama manusia, lalu apa yang salah..?? Kalian mau bilang saya ga pantes atau apapun itu terserah, tapi saya minta jangan pernah kalian hina Pak Ares sebagai dosen walaupun saya dan Pak Ares suami istri, ga pernah saya minta di berlakukan spesial kalau kalian ga percaya kalian bisa tanya kepada teman kelas saya. Ketiga, Mba bilang mba lebih cantik dari saya ? Yah itu hak mba mau bilang seperti itu, saya ga menganggap diri saya cantik ko. Jadi saya minta lebih baik mbanya coba dewasa, kalau misalkan liat saya dan Pak Ares datangi bukan foto diam diam dan menyebarkan ke satu kampus. " ucap Nayla dengan selembut mungkin dan sesabar mungkin.


Semua orang berkumpul melihat Suci dan Nayla, mereka juga merekam kejadian tersebut.


" Saya dan Pak Ares memang menikah, tapi di kampus Pak Ares tetap dosen saya bukan suami saya. Jadi saya mohon sama siapapun, tolong jangan pernah menilai suami saya dengan buruk kedepannya" ucap Nayla dengan lanjut


Sahabat Nayla hanya diam mendengarkan Nayla, mereka sendiri tau bagaimana Nayla menghadapi masalah.


Namun kali ini Nayla benar benar mementingkan perasaan Ares dibandingkan perasaan dirinya.


" Ada lagi mba suci yang mau dibicarakan..? Lebih baik mba suci beli minum dulu haus kan abis marah marah kayak tadi " timpal Nayla kembali


" Woooo " suci mendapatkan sorakan dari orang orang disana, dengan segera ia pergi meninggalkan tempat itu.


" Bubar bubar " ucap Noval dan mereka pun segera bubar.


" Harusnya tadi pas dia bilang dia lebih cantik Lo jawab Nay, gue juga cantik buktinya gue udah laku " ucap Ayu


" Lah Iyah emang Nayla cantik, kalau ganteng mah gue " timpal Noval


" Udah udah lanjut makan, gausah bahas lagi " ucap Nayla


***


Ares sudah tiba di kantornya dan mulai mengerjakan pekerjaan, ia mendapatkan kabar jika Suci telah menjalankan apa yang ia pinta.


Namun Ares dibuat terkejut oleh jawaban Nayla, jawaban yang tak pernah terlintas dipikiran Ares.


" Gila pak istri bapa kayaknya sayang banget sama bapa " ucap Bayu yang tengah melihat Vidio tersebut

__ADS_1


" Hemm beruntung kan saya " ucap Ares sambil ikut melihat vidio tero


" Bisa di fotocopy ga pak..? Biar saya juga punya satu kayak gitu, dibelain di depan umum ahh romantis banget pak. Kayaknya bapa harus ngasih hadiah deh " ucap Bayu memberikan saran


" Apa..? Bunga..? "


" Bu Nayla suka ngemil kan pak..? " tanya Bayu


" Iyah suka, kenapa..? "


Bayu mengeluarkan ponselnya dan memberikan beberapa gambar tentang bucket cemilan.


" Bikin kayak gini pak, saya yakin Bu Nayla suka " ucap Bayu dengan yakin


" Oke tolong pesankan yah, nanti jam 4 saya pulang harus sudah ada " ucap Ares dengan tegas


Bayu memperhatikan raut wajah Area yang tampak pucat, seperti nya bosnya terlalu lelah.


" Bos, bos lagi sakit yah..? Mending Bos istirahat dulu " ucap Bayu yang khawatir


" Engga ko saya ga sakit, cuma cape aja " jawab Ares walaupun memang akhir akhir ini tubuhnya lemas


" Udah bos minum obat dulu, terus tidur jam 4 nanti saya bangunin " ucap Bayu memberikan saran


" Tapi kalau ada telpon dari Nayla atau pesan langsung bangunin saya ya " pinta Ares dan Bayu mengangguk


Bayu tau persis bagaimana posisi Ares sekarang, jadwalnya yang padat membuat Area sulit untuk istirahat.


Ia pun memegang ponsel Area berjaga jika ada yang menghubungi dirinya.


Ting..


Ponsel milik Bayu berbunyi notifikasi pesan, saat ia membuka ponsel ternyata pesan itu dari Nayla istri bosnya.


[Nayla : Siang Pak Bayu, saya Nayla istri Mas Ares]


[Nayla : Saya ada kirim beberapa cemilan untuk Mas Ares dan bapa, mungkin nanti ada di resepsionis]


[Nayla : Tolong juga suruh Mas Ares istirahat, soalnya tadi saya liat Mas Ares seperti nya cape]


[Nayla : Tapi kalau minta bonus sama Mas Ares aja ya hehe]


Dengan segera mungkin Bayu membalas pesan yang Nayla kirimkan.


[Bayu : Selamat siang Bu Nayla]

__ADS_1


[Bayu : waaah terimakasih banyak Bu Nayla, jadi Enak saya hehe]


[Bayu : Pak Ares kebetulan lagi tidur Bu tadi habis saya kasih obat, Bu Nayla ga perlu khawatir say akan menjaga Pak Ares di kantor]


[Bayu : hahaha kalau bonus mah lancar Bu ]


Ting..


Ponsel Bayu kembali menerima pesan dari Nayla.


[Nayla : Syukurlah kalau Mas Ares tidur, terimakasih ya pak]


[Bayu : Sama sama Bu Nayla, terimakasih kembali]


" Pak Ares kayaknya pas di kandungan maju Paling awal buat Nerima keberuntungan" gumam Bayu


Kemudian Bayupun melanjutkan pekerjaannya, ia memegang ponsel milik Ares.


**


Ares bangun dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 3 sore, ia pun merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.


Ia mendatangi ruangan Bayu untuk menanyakan ponselnya yang ia titip, namun saat ia menoleh kearah meja disana sudah terdapat makan diatas mejanya


Ia memegang telpon di mejanya dan menyuruh Bayu untuk keruangan.


Tok.. Tok Tok..


" Ya Masuk " ucap Area


Bayu mendorong pintu tersebut dan menghampiri Ares.


" Ini Bos hpnya " ucap Bayu


" Ini dari siapa Bay..? Kamu sengaja membeli ini untuk saya..? " tanya Ares mengenai makanan yang ada di mejanya


" Oo bukan pak, ini dari Bu Nayla. Bu Nayla yang memberikan untuk Bapa " jawab Bayu


" Nayla kesini..? Ko kamu ga bangunin saya " ucap Area terkejut


" Engga pak, Bu Nayla kirim pesan ke saya. Beliau mengirim lewat Driver online, Bu Nayla pesan buat bapa jaga kondisi kesehatan " ucap Bayu


" Oke makasih, kamu boleh keruangan kamu " ucap Ares dan dengan segera Bayu kembali ke ruangannya


Ares benar benar merasa bahagia, ia juga merasa beruntung memiliki istri seperti Nayla. Ia berjanji tak akan pernah membiarkan Nayla terluka seperti kemarin

__ADS_1


...----------------...



__ADS_2