Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
10


__ADS_3

danu terbangun dari tidurnya


danu beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk mencuci muka agar lebih segar


danu kembali bergelut di layar laptopnya, untuk menyelesaikan pekerjaannya....


setelah lama bergelut dengan kerjaannya, danu bangkit dan menuju dapur untuk membikin secangkir kopi dan cemilan sebagai teman malamnya....


danu kembali ke meja kerjanya..,


untuk melanjutkan menggambarnya,


yang harus danu selesaikan... karena sebelum danu berangkat keluar kota danu memiliki waktu untuk menghabiskan bersama keluarganya....


waktu menunjukkan tengah malam, akhirnya pekerjaan danu pun telah selesai, danu merenggangkan ototnya yang kaku karena berada di depan laptop cukup lama...


danu bangkit dari meja kerjanya dan masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi, setelah selesai danu pun bersiap untuk beristirahat,


danu membaringkan badannya yang merasa pegal di atas tempat tidur


dengan posisi telungkup sambil memeluk bantal....


tak lama kemudian danu pun terlelap bersama mimpi


matahari menampakkan wujudnya....


Ratna sudah ada di dapur bersama bibi jum


bagas masih berada di kamar karena hari ini berangkat agak siang....


caca masih mode bantal


danu pun demikian masih mode bantal


Ratna tetap bergelut dengan peralatan dapur karena belum siap membikin sarapan yang di bantu oleh bibi jum....


setelah beberapa menit kemudian....


sarapan pun telah siap di hidangkan di atas meja.....


bibi, tolong bangunkan caca dan danu untuk sarapan.... ucap Ratna


baik nyonya..... jawab bibi jum


lalu Ratna membangunkan suaminya di kamar sedangkan bibi jum membangunkan caca dan danu


Ratna yang sudah di kamar mendatangi bagas


yah... ayo bangun.... kita sarapan dulu.... ucap Ratna


iya bu.... jawab bagas


bagas pun bangun dari tidurnya dan masuk ke dalam kamar mandi lalu bersiap-siap dan keluar untuk sarapan


bibi jum yang sudah berada di depan kamar danu sedang membangunkan danu


tok


tok


tok


den danu.... di panggil ibu untuk sarapan... ucap bibi jum


danu yang mendengar suara ketukan pintu


langsung


menjawab panggilan itu


iya bibi.... ucap danu


bibi jum pun meninggalkan pintu kamar danu karena sudah mendapat jawaban


lalu bibi jum menuju kamar caca, sampai di depan pintu kamar caca bibi jum langsung mengetuk pintu kamar

__ADS_1


tok


tok


tok


non caca..... di panggil ibu untuk sarapan.... ucap bibi jum


namun caca emang orangnya susah untuk di bangunkan....


memang perlu kesabaran, beda dengan kakaknya danu....


non.... panggil bibi jum sekali lagi...


namun bibi jum tidak mendapat jawaban dari caca


maka dari itu bibi jum membuka pintu kamar caca


setelah pintu kamar caca terbuka,


bibi jum pun langsung masuk dan melangkah menuju jendela caca yang masih tertutup dan membukanya agar matahari dapat masuk


setelah membuka kain korden bibi jum pun berjalan ke arah caca dan membangunkan caca....


non.... bangun.... ibu memanggil untuk sarapan.... ucap bibi jum sambil menepuk lengan caca....


caca meregangkan otot saat di bangunkan bibi jum


caca merubah posisi menjadi duduk sambil mengucek matanya


iya bibi.... nanti caca nyusul.... ucap caca


iya non.... sudah di tunggu sama ibu dan bapak di meja makan.... ucap bibi jum


iya bibi... jawab caca


bibi jum meninggalkan caca di kamar dan kembali ke dapur


caca langsung beranjak dari tempat tidurnya dan masuk ke kamar mandi


setelah selesai caca keluar kamar mandi dan memakai baju


enggak lama kemudian danu datang dan duduk di meja makan....


mereka sarapan bersama,


seketika suasana menjadi hening, karena mereka sedang menikmati sarapan yang ada di hadapan mereka....


beberapa menit kemudian mereka selesai sarapan....


bagas berpamitan kepada Ratna dan anak-anaknya


bu ayah pergi rumah produksi dulu ya.... ucap bagas


iya yah... Hati-hati.... jawab Ratna sambil mencium punggung tangan bagas


caca dan danu pun menyalami bagas


bagas pun berlalu pergi di antar oleh Ratna


hingga bagas menghilang dari pandangan Ratna


Ratna kembali ke dalam rumah untuk mengambil tas....


kerena hari ini Ratna mau ke restoran....


mau memeriksa keadaan restoran yang sudah berapa hari tidak ia datangi....


sayang.... ibu mau pergi ke restoran dulu ya... nanti ibu pulang malam......pamit Ratna kepada anak-anak nya...


iya bu.... jawab danu dan caca


kak... jaga adik kamu ya.... pinta Ratna


iya bu.... jawab danu

__ADS_1


Ratna pun melangkahkan kakinya ke luar rumah dan berangkat menuju restoran dengan membawa mobilnya....


tinggallah caca dan danu di rumah bersama bibi jum


dek... berangkat ke kampus jam berapa.... jawab danu


satu jam lagi kak..... jawab caca


danu masuk ke kamarnya kembali untuk melanjutkan pekerjaannya terlebih dahulu,


sama halnya dengan caca yang mau bersiap-siap untuk ke kampus....


satu jam kemudian....


caca keluar kamar....


caca mengetuk pintu kamar danu


tok


tok


tok


kakak.... caca udah siap, ayo kita berangkat!!!! ucap caca


iya dek.... jawab danu


danu langsung menyudahi kerjaannya dan beranjak dari kursi kerjanya


danu pun membuka pintu dan keluar dari kamar


ayo.... ajak danu


mereka pun berjalan bersebelahan


bibi kita pergi dulu ya.... pamit danu datar yang tadi melihat bibi jum sedang di dapur


iya den.... hati-hati..... ucap bibi jum


caca dan danu pun keluar rumah di susul bibi jum yang mengantar mereka....


bibi jum yang melihat kepergian danu dan caca hingga menghilang dari pandangan mata bibi jum


bibi jum pun kembali ke rumah untuk bersih-bersih dan merapihkan rumah....


dek.... dua hari lagi kakak berangkat ke luar kota untuk kerja... karena kakak dapet kerjaan di sana untuk ngebangun sekolah.... ucap danu tiba-tiba buka suara


iya.... jawab caca singkat


ko cuma jawab iya aja dek..... tanya danu


enggak apa-apa kak.... kan kakak udah bilang waktu pulang.... kalau kakak di sini cuma satu minggu.... ucap caca lirih, ingin menangis namun caca tahan...


udah dong jangan masang muka kaya gitu, kan masih dua hari lagi.... ucap danu


iya kak..... jawab caca tanpa ekspresi.....


sepanjang perjalanan enggak ada pembicaraan dan canda tawa yang biasa danu dapat dari caca....


sampailah di kampus caca,


caca langsung turun dari mobil, namun sebelum caca menutup pintu danu berteriak


nanti kakak jemput....


caca pun langsung menutup pintu mobil dan berlalu memasuki gedung kampus....


" dek.... apa segitu kecewanya sama kakak, karena kakak ngomong kaya gitu.... maafin kakak ya dek.... " ucap batin danu yang melihat kepergian caca


danu pergi meninggalkan kampus caca....


danu memilih untuk kembali ke rumah....


untuk mempersiapkan segala keperluan dan kebutuhan danu saat di luar kota,

__ADS_1


tak lupa danu pun mengecek pekerjaannya yang akan danu tangani di luar kota.


kali ini danu akan pergi cukup lama, karena danu dapat proyek yang cukup besar di luar kota nanti dan danu harus terus mengawasi setiap pekerja, walau di sana nantinya ada yang mengontrol namum danu tetap harus mengawasi agar semua berjalan dengan lancar..


__ADS_2