Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
126


__ADS_3

keesokan harinya,


matahari sudah mulai menampakkan sinarnya,


begitu indah pagi ini sinar mentari menyinari bumi,


caca sudah bangun dari tidurnya,


pagi yang berbeda buat caca, hari caca begitu bersemangat,


caca yang sudah bangun langsung turun dari tempat tidurnya dan masuk ke dalam kamar mandi, untuk bersiap berangkat ke kampus,


ratna, bagas dan danu sudah berada di meja makan sedang sarapan,


dengan di layani bibi jum,


danu sudah memakan sarapannya,


bagas dan ratna pun sudah mulai sarapan,


caca mana... ucap bagas


masih di kamarnya... ucap ratna


memangnya enggak ke kampus... ucap bagas


bentar lagi juga keluar yah... ucap danu


kamu yang nganter caca ya danu... ucap bagas


iya yah, sekarang danu yang akan antar jemput caca... ucap danu


bangus lah kalau begitu... ucap bagas


ya dari pada suntuk di rumah... ucap danu


jaga adik kamu baik-baik... ucap ratna


pasti bu... ucap danu


tak lama caca muncul dengan pakaian yang sudah rapih,


pagi ayah, ibu, kak danu... ucap caca yang langsung duduk,


pagi sayang... ucap danu


pagi nak... ucap ratna


ayo sarapan... ucap ratna


caca pun mengambil sarapan dan mulai memakan sarapannya,


caca, nanti kamu ke kampus dianter kak danu ya... ucap ratna


iya bu... ucap caca


mereka pun melanjutkan kembali memakan sarapannya hingga habis,


beberapa menit kemudian,


bagas, ratna, caca dan danu telah selesai sarapan,


caca langsung berpamitan pada bagas dan ratna


ayah ibu, caca berangkat berangkat ya... ucap caca


iya sayang.... ucap ratna


hati-hati ya sayang... ucap bagas


iya yah... ucap caca


danu kamu hati-hati bawa mobilnya, jaga adik kamu baik-baik.... ucap ratna


pasti bu, kalau gitu danu pergi dulu nganterin caca ke ke kampus... ucap danu berpamitan


iya... ucap ratna


bay bu caca pergi dulu... ucap caca


danu dan caca pun meninggalkan meja makan dan langsung berangkat menuju kampus,


ayo bu kita juga berangkat... ucap bagas


iya... ucap ratna


ratna dan bagas pun berdiri dari duduknya dan ratna pun memanggil bibi jum lebih dulu sebelum berangkat,


bibi... panggil ratna


bibi jum yang mendengar langsung menghampiri majikannya,


iya nyonya... ucap bibi jum


bibi saya sama bapak mau berangkat kerja dulu... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum,


jaga rumah baik-baik ya bibi... ucap bagas


baik tuan... ucap bibi jum


ratna dan bagas pun meninggalkan ruang makan dan melangkah ke luar rumah, dengan di ikuti bibi jum,


bibi jum pun membuka pagar rumah,


bagas langsung melangkah menuju mobil, di saja sudah ada mang ujang yang menunggu dan membukakan pintu mobil, bagas pun masuk ke dalam mobilnya,


setelah bagas masuk, mang ujang pun bergegas masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,


ratna pun masuk ke dalam mobilnya, bersiap untuk berangkat, dan ratna pun menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,


setelah majikannya meninggalkan rumah, bibi jum pun menutup pintu pagar kembali dan menguncinya,


setelah itu bibi jum pun kembali ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya,


danu dan caca yang sudah lebih dulu berangkat masih dalam perjalanan menuju ke kampus caca,


kakak nanti jangan lupa jemput ya... ucap caca


iya sayang, kalau perlu kakak tunggu kamu di kampus... ucap danu

__ADS_1


caca pulangnya lama loh... ucap caca polos


ya kakak tau, lagian kakak juga enggak ada kerjaan ini, apa kakak ikut kuliah aja... ucap danu


jangan ngaco deh kak, masa mau ikut caca kuliah... ucap caca


emang kenapa? kan sambil jagain kamu... ucap danu


tapi kan kak, nanti ke tahuan dosen gimana... ucap caca


memangnya muka kakak udah enggak pantes ya jadi mahasiswa... ucap danu


enggak gitu juga, kakak kan tau anak kampus gimana... ucap caca


udah tenang aja, aman... hari ini kakak ikut kuliah bareng kamu... ucap danu


terserah kakak deh... ucap caca pasrah


danu pun tersenyum..


batin caca pun berkata,


" hal gila apa yang akan kakak lakukan kali ini, semoga aja semuanya baik-baik saja "


mereka pun telah sampai di kampus, mobil sport milik danu telah memasuki area parkir kampus,


sepasang mata mahasiswa yang mulai tertuju pada mobil milik danu,


caca mulai risih dengan situasi ini,


mobil danu pun telah terparkir,


kakak yakin mau ikut masuk... ucap caca


iya, emangnya kenapa? ucap danu


itu liat, mereka semua sedang memperhatikan mobil ini... ucap caca


terus... ucap danu


kakak.... ucap caca manja


udah tenang aja, enggak usah memperdulikan mereka, yuk turun... ucap danu


caca pun menuruti ucapan danu dan turun dari mobil,


mereka yang sudah turun dari mobil melangkah masuk ke dalam gedung,


saat baru memasuki gedung kampus, sepasang mata langsung tertuju pada caca dan danu,


bisikan demi bisikan semua membicarakan danu dan caca,


apa lagi dengan sosok danu yang terbilang sempurna di mata orang,


membuat danu menjadi pusat perhatian tentunya ,


caca melihat ke sekeliling dan memandang danu,


tidak usah memperdulikan sekitar, yuk... ucap danu


caca pun mulai melangkah masuk dengan di ikuti danu,


pasang mata terus tertuju pada caca dan danu selama mereka melangkah menuju kelas,


caca berusaha cuek, kalau danu memang sudah cuek orangnya mangkanya dia sedari tadi bersikap santai,


hingga akhirnya mereka pun hampir tiba,


dika, andre, zaza dan rita yang sedang mengobrol di depan kelas, langsung menghentikan obrolan dan candaan mereka karena mahasiswa di sekitar situ sudah ribut dengan kedatangan caca dan danu,


eh siapa tuh.... ucap salah satu mahasiswa


iya cakep banget... ucap mahasiswa lain


ih cakep banget... ucap mahasiswa lain dengan nada genit


ada apa sih... ucap rita


iya kok pada histeris gitu... ucap zaza


caca yang semakin dekat pun akhirnya teman-temannya bisa melihat kejadian apa yang di ributkan,


eh eh eh lihat itu.... ucap zaza kaget


seriusan.... ucap rita


iya itu kan kak danu, pantesan orang-orang pada ribut... ucap dika


iya... ucap rita


ada apa ya... ucap zaza


andre hanya diam memperhatikan kedatangan caca dan kak danu,


hingga akhirnya caca dan kak danu pun sampai di tempat di mana teman-temannya berada,


hai... ucap caca menyapa


hai... ucap teman-temannya dengan ekspresi bengong


teman-temannya masih bingung dengan kedatangan kak danu,


caca melihat ada yang aneh dengan dika, andre, zaza dan rita


dan caca pun memandang ke arah danu,


caca pun menyadari,


em teman-teman hari ini kakak danu mau ikut masuk ke kelas belajar bareng kita... ucap danu


apa ca, enggak salah... ucap rita kaget


caca melirik danu dengan tersenyum,


enggak... ucap caca


ada angin apa ini... ucap zaza


iya semalem aku mimpi aneh kah... ucap rita


benar yang di bilang caca, kalau hari ini kak danu mau ikut kalian belajar sambil jagain caca, lagian kakak juga kangen pengen ngerasain kuliah lagi.... ucap danu menjelaskan

__ADS_1


loh bukannya pas kuliah kakak ambil jurusan arsitektur ya... ucap dika


iya, sekarang pengen nyoba jurusan lain... ucap danu


sudah sudah, kalian ini gitu aja di masalahin, ayo kak masuk aja ke kelas sebentar lagi dosen datang... ucap andre buka suara dan masuk ke dalam kelas dengan di ikuti danu dan yang lainnya,


mahasiswa yang berada di dalam kelas mulai ricuh dengan kedatangan danu,


cakep banget... ucap mahasiswa lain yang berada di kelas


semua berbisik dan memandang ke arah danu sambil tersipu dan tersenyum,


caca dan teman-temannya yang melihat berusaha tenang, sedangkan danu dengan tenang duduk seperti memang sedang berkuliah,


dengan wajah danu yang masih baby face maka tak terlihat bahwa umurnya lebih tua dari mereka,


tak lama dosen pun masuk,


pagi anak-anak.... ucap dosen


pagi pak... ucap semua mahasiswa


baik hari ini bapak akan menjelaskan materi yang akan bapak berikan pada kalian, baik kita mulai saja untuk mempersingkat waktu... ucap dosen


dosen pun mulai menjelaskan di depan kelas, semua mahasiswa pun dengan tenang mendengarkan dosen di depan, termasuk caca dan teman-temannya yang juga telah fokus,


begitu pun dengan kak danu yang juga diam mendengarkan dosen di depan padahal danu tidak berkuliah,


caca melihat kakaknya yang ternyata telah fokus mendengarkan juga,


caca pun memperhatikan danu, caca melihat kakaknya tidak seperti seorang kakak malah terlihat seperti mahasiswa lainnya,


caca pun berbisik pada kakaknya,


kakak... ucap caca memanggil dengan menekankan suaranya,


iya sayang kenapa... ucap danu tetap memandang ke depan


kakak seperti anak kuliah beneran... ucap caca tersenyum


berarti kakak masih cocok dong kuliah lagi... ucap danu


memang masih mau kuliah... ucap caca


kalau bisa... ucap danu


ih dasar otak robot... ucap caca


danu tersenyum


danu dan caca pun fokus kembali pada dosen yang sedang menjelaskan di depan kelas,


tanpa terasa dua jam telah berlalu,


mata kuliah pertama telah selesai, dosen pun telah menghentikan pelajarannya,


baik anak-anak penjelasan bapak berakhir sampai di sini, bapak akan melanjutkan kembali di pertemuan kelas selanjutnya, sampai ketemu di kelas selanjutnya... ucap dosen


dosen pun meninggalkan ruang kelas,


begitu pun mahasiswa lainnya yang satu persatu sudah keluar dari ruang kelas,


danu, caca dan teman-temannya masih berada di ruang kelas,


ayo kakak... ucap caca


mau ke mana... ucap danu


kantin, memangnya kakak mau di sini ya... ucap caca


danu pun berdiri dan melangkah keluar,


caca pun tersenyum melihat kelakukan kakaknya,


caca merasa kakaknya danu seperti teman sebayanya padahal danu lebih tua umurnya dari caca,


ayo kantin... ucap caca pada teman-temannya


caca dan teman-temannya pun melangkah keluar, caca mengejar danu yang sudah lebih dulu keluar ruangan,


kakak tunggu... ucap caca memanggil dan berlari mengejar danu,


caca jangan lari... ucap andre dan dika bersamaan karena refleks melihat caca berlari mengejar danu,


namun caca tidak mendengarkan,


hanya bisa melihat caca yang berlalu,


danu yang mendengar suara caca memanggil langsung menghentikan langkahnya,


danu melihat caca berlari, sampainya caca di hadapan danu, danu langsung berkata,


sayang, kenapa lari... kakak bilang apa sama kamu... ucap danu


maaf kak, habis kakak ninggalin sih... ucap caca


siapa yang ninggalin kamu sayang, kamu ini ya... ucap danu geram


hihihi, maaf... ucap caca sambil nyengir kuda


kamu enggak apa-apa ca... ucap andre yang sudah bergabung


enggak ko... ucap caca


kamu ya bikin kita takut... ucap dika


maaf ya udah bikin kalian cemas... ucap caca


jangan gitu lagi ca... ucap rita


iya iya kalian ini sama aja kaya kak danu... ucap caca


kita sayang sama kamu... ucap andre


sudah sudah kasin caca... ucap zaza


ya sudah, ayo kita ke kantin... ucap danu


iya kak,.. ucap andre


mereka pun menuju kantin

__ADS_1


__ADS_2