
mereka menghabiskan waktu di taman
bercanda, bercerita,
karena selama ini hanya danu yang selalu ada buat caca, semenjak danu kerja caca kehilangan sosok danu....
sedih.... namun caca sadar enggak mungkin kakaknya hanya sibuk mengurusi caca.....
malam ini caca begitu bahagia bisa bersama kakaknya.....
caca... panggil danu
iya kak.... jawab caca yang masih dengan posisi menyandarkan kepalanya di pundak danu
kalau nanti kakak udah berangkat ke luar kota kamu jangan nakal ya dek...... jangan bikin ibu sama ayah khawatir.... ngerti sayang.... ucap danu
iya kakak.... ucap caca
kakak harap selama kakak tinggal kamu akan baik-baik di sini.... ucap danu
iya kak caca janji enggak akan bikin ayah dan ibu repot.... ucap caca
mereka pun menikmati suasana taman,
setelah cukup lama berada di taman, danu pun mengajak caca untuk pulang
dek.. kita pulang yuk..... tapi sebelum itu kita mampir makan dulu ya.... ucap danu
iya kakak..... jawab caca
danu dan caca langsung beranjak dari tempat duduk berlalu menuju mobil....
kita mau makan apa kak.... tanya caca yang sudah berada di dalam mobil
enaknya makan pinggir jalan aja gimana..... tanya danu
warung lesehan kak atau warung prasmanan? tanya caca
terserah kamu aja dek..... ucap caca
ok kalau gitu.... danu melajukan mobilnya tanpa memberi tau
caca hanya diam tanpa bertanya....
sampailah di satu tempat dimana selalu rame pengunjung....
ayo turun.... ajak danu
di sini kak.... tanya caca
iya, di sini..... jawab danu
ayo kita turun..... ajak lagi danu
rame kaya gitu kak.... ucap caca
ke napa emangnya kalau rame? tanya danu
enggak apa-apa seh.... ya udah yuk kak..... ucap caca
mereka pun turun dari mobil, menuju warung lesehan yang danu maksud, walau selalu rame namun tempat ini selalu di penuhi orang karena makanannya yang enak....
sampai di tempat lesehan itu,
caca melihat banyak makanan berbagai macam pilihan, caca di bikin bingung dengan pemandangan di depan matanya....
danu yang sudah memilih melihat caca hanya diam,
heh...... ko bengong..... ucap danu yang memperhatikan caca hanya diam memandang makanan yang ada di depannya....
eh..... iya kak.... caca bingung, banyak banget makanannya.... ucap caca
pilih aja sayang yang mana kamu suka.... ucap danu
iya kak..... ucap caca
caca punya melihat lihat ke kanan dan ke kiri mana yang akan caca pilih....
lalu caca pun mulai memilih beberapa mana makanan yang ia taruh di piringnya,
setelah merasa cukup caca pun berkata pada danu,
kak sudah.... ucap caca
udah... ucap danu
iya.... ucap caca
__ADS_1
yuk.... ucap danu
setelah selesai caca dan danu pun mencari tempat duduk untuk menikmati makanan yang sudah mereka bawa sambil menikmati pemandangan ramai lampu jalan dan kendaraan lewat,
danu melangkah menuju meja lesehan...
danu pun melihat satu meja kosong di sudut, danu langsung mengajak caca..
ayo dek.... ucap danu melangkah menuju meja itu
caca pun mengikuti danu dari belakang...
sampainya di meja yang di maksud, danu langsung duduk...
ayo dek duduk... ucap danu
caca pun langsung duduk
setelah duduk caca bertanya pada danu yang sudah mulai makan....
kakak suka ke sini ya dulu.... ucap caca
ya, disini murah dan enak.... ucap danu
ooo.... gitu.... ucap caca sambil memakan makan di hadapannya
danu dan caca pun makan sambil mengobrol bercanda tawa serta menikmati suasana di malam ini..
caca begitu bahagia...
beberapa menit kemudian,
selesai menyantap makanan mereka hingga habis, mereka pun meninggalkan tempat itu dan pulang.....
di perjalanan..... caca hanya diam, karena merasa mengantuk....
danu yang melihat ke arah caca hanya tersenyum melihat wajah lucu adiknya itu
enggak lama kemudian caca pun terlelap terbawa oleh mimpi....
danu melihat ke arah adiknya lagi yang ternyata sudah tertidur dengan posisi ke arah kaca tangan kiri menahan kepala...
danu memberhentikan mobilnya dan turun
untuk membetulkan posisi tidur caca
setelah di pastikan semuanya telah aman, danu kembali masuk dan menjalankan mobilnya dengan berlahan agar caca tidak terbangun,
beberapa menit kemudian, sampailah di depan rumah....
mobil sport masuk ke halaman rumah yang cukup luas....
berhenti di depan pintu utama rumahnya,
danu yang langsung turun dan membuka pintu utama setelah terbuka danu langsung menghampiri caca dan membuka pintu mobil lalu menggendong caca masuk
bibi jum langsung bergegas menghampiri setelah mendengar suara mobil dan suara pintu yang terbuka,
bibi jum berada di depan pintu langsung bertanya karena melihat caca yang tidak sadarkan diri,
den, non caca kenapa? tanya bibi jum panik
tidak apa-apa bibi, caca hanya tertidur karena lelah berjalan-jalan.... ucap danu
danu langsung masuk sambil menggendong caca yang tertidur menuju kamar caca,
bibi jum melihat danu yang sudah berjalan ke kamar caca langsung bergegas mengunci pintu dan menyusul danu ke kamar caca....
bibi jum membuka pintu kamar caca,
danu langsung menuju ranjang caca dan membaringkan caca di atas tempat tidurnya dan memakaikan selimut...
bibi tolong gantikan baju caca.... ucap danu
baik den... ucap bibi jum
danu pun keluar dari kamar caca dan menutup pintu,
bibi jum langsung mengganti baju caca,
beberapa menit kemudian, caca telah selesai di ganti bajunya oleh bibi jum,
bibi jum langsung menyelimuti caca dan keluar dari kamar caca
di kamar danu membaringkan badan sejenak....
karena merasa lelah
__ADS_1
setelah merasa hilang rasa capek yang danu rasa, danu bangkit dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk menyegarkan diri....
di dalam kamar mandi danu berendam air hangat untuk menghilangkan rasa lelahnya
setelah selesai, danu keluar kamar mandi dan memakai baju....
danu ke luar kamar untuk melihat situasi....
namun di lihat begitu sepi rumahnya....
karena orang tuanya belum juga pulang
caca masih tidur di kamar....
danu memutuskan untuk duduk di ruang TV
dengan lampu di matikan,
namun tiba-tiba danu sedih mengingat bahwa dirinya berada di rumah itu tinggal satu hari lagi...
namun danu berusaha menutupi kesedihan itu dari keluarganya...
terutama adiknya yang danu sayang.....
dengan posisi danu yang membaringkan badannya di sofa depan TV sambil melihat langit-langit
" maafin kakak ya dek, kalau kakak bikin sedih kamu dan ayah ibu... namun mau bagaimana lagi ini kerjaan kakak.... kakak mau nunjukin kalau kakak bakal sukses di sini.... kakak harap adik dan ayah ibu selalu dukung kakak... biar kakak selalu semangat....kakak juga pasti kangen sama kamu selama di sana...... "
tanpa sadar danu meneteskan air mata....dengan mata yang ia pejamkan di dalam kegelapan...
danu memang orang yang tertutup dan dingin
danu enggak akan menunjukkan kesedihannya di depan orang
saat sedang menyendiri, danu mendengar suara pintu terbuka,
suara langkah kaki yang memasuki rumah
saat melewati ruang TV, dengan sekilas seperti ada orang di sofa
ayah.... itu.... dengan suara pelan dan memberi isyarat
sedang apa dia di situ.... penasaran bagas
namun Ratna mengangkat ke dua bahunya dengan maksud tidak mengetahuinya....
bagas dan Ratna mendekat ke arah danu....
kak.... kamu sedang apa di sini? ucap bagas
danu yang mendengar suara langsung bangkit menjadi posisi duduk....
enggak apa-apa ko.... lagi pengen aja.....
danu langsung berlalu masuk ke dalam kamarnya
Ratna dan danu saling berpandangan,
berharap mendapatkan jawaban
namun nihil.... karena mereka enggak tau, ada apa dengan danu....
mereka pun memutuskan masuk ke dalam kamar....
yah.... danu kenapa ya? tanya Ratna yang masih penasaran
enggak tau ayah juga.... jawab bagas
aneh.... anak itu.... kalau ada masalah pasti enggak mau cerita.... ucap Ratna
ya sudah bu jangan di pikirkan anak kita udah dewasa juga..... bagas berusaha menenangkan Ratna
iya yah.... ucap Ratna
Ratna pun masuk ke kamar mandi untuk menyegarkan badan
setelah selesai
gantian bagas yang masuk kamar mandi untuk menyegarkan badan bagas
setelah selesai
mereka memutuskan untuk beristirahat
danu yang sudah berada di dalam kamar sudah membaringkan badannya di atas tempat tidur
memejamkan mata dan berharap bisa tertidur bersama mimpi dan merupakan kesedihan di hatinya
__ADS_1