Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
76


__ADS_3

sampainya di kantin,


mata tertuju pada caca, rita, zaza, dika dan andre


namun caca tidak menoleh kanan dan kiri,


beda dengan sahabat-sahabatnya yang melihat orang-orang yang memandang mereka, namun tetap dengan gaya cool sebagai senior.


wajar saja karena yang berada di kantin adalah junior-junior yang baru saja masuk kuliah setelah ospek...


saat caca duduk di tempat biasa,


rita dan zaza merasa, Orang-orang pada melihat ke arah mereka...


andre, mereka kenapa ko liat kita kaya liat penampakan seh... ucap rita


iya, mau tau siapa penampakannya.... tanya andre


siapa.... ucap polos zaza


ya kalian lah.... ucap dika


caca tersenyum mendengar candaan sahabatnya,


sudah kalian ini iseng aja seh... ucap caca


em.... orang serius, lo liat aja ca... masa semenjak kita masuk mereka kaya merhatiin kita diem-diem... ucap zaza


zaza sayang, yang mereka liat itu bukan kita tapi tuh.... ucap dika menunjuk ke arah caca


ooo.... paham... paham.... ucap rita


apa sih kalian ini... itu... itu... apa.... ucap zaza polos


aduh.... ucap serentak rita, andre, dika


lemot di pelihara... ucap dika


sialan lo.... rita, apa seh maksudnya... ucap zaza


ni gw jelasin, maksudnya dika mereka liat caca bukan kita.... jelas rita


ooo.... gitu.... ucap zaza baru mudeng


apa sih kalian ini, enggak mungkin lah.... ucap caca


apa yang enggak mungkin ca, cowok pasti suka sama kamu, termasuk aku... kamu aja yang enggak peka... ucap andre


caca terdiam, namun caca pura-pura enggak peka,


caca tersenyum, apa seh kamu becanda aja, kita kan sahabatan udah lama andre, ... ucap caca pada andre


cie... cie.... kode ni... ucap zaza


rita langsung menyenggol tangan zaza, zaza langsung bingung


itu mulut enggak ada remnya apa... ucap dika pada zaza.


kenapa seh kalian... tanya zaza bingung


diem... ucap rita


zaza pun menuruti ucapan rita


andre tersenyum, ternyata caca menganggapnya hanya sahabat


rita menendang dika...


dika melihat rita yang memberi kode, langsung mencairkan suasana...


Oh ya andre, kamu mau pesan makan atau minum? tanya dika


kamu mau pesan apa ca? tanya rita


fruit tea blackcurrant.... jawab andre dan caca bersamaan


sahabatnya hanya tersenyum, sedangkan andre dan caca saling berpandangan dan tersenyum malu


dika, rita dan zaza yang melihat langsung pura-pura batuk,


andre dan caca pun langsung salah tingkah


ok... yang lain pesan apa ni... tanya dika mencairkan suasana,

__ADS_1


aku mau, fruit tea apel deh... ucap rita


sama aku juga ucap zaza


ok aku beliin dulu... ucap dika


dika langsung membeli, namun baru berapa langkah dika membalikkan badannya lagi,


oh ya mau beli cemilan atau yang lainnya enggak? tanya dika


bebas lah... ucap sahabatnya


ok.... ucap dika melanjutkan perjalanannya


oh ya habis ini kalian mau ke mana? tanya rita


aku langsung pulang... ucap zaza


aku juga langsung pulang... ucap caca


kamu sama dika kemana? tanya rita


enggak tau... jawab andre


ok... kita nongkrong di sini dulu ya.... ucap rita


ok... tapi jangan lama, aku di jemput sama ibu... ucap caca


ok... kita pulang sama-sama...jawab rita


enggak masalah... jawab andre


kapan-kapan kita main ke rumah kamu ya ca... ucap rita


boleh, main aja... ucap caca


tak lama dika pun datang membawa cemilan dan minuman....


ini pesanan kalian... ucap dika


asik... ucap zaza


mereka pun mengambil minuman pesanan mereka dan cemilan,


tanpa terasa hari mulai beranjak siang,


ratna yang masih memeriksa laporan, melirik jam di tangannya,


saat melihat jam sudah menunjukkan pukul 11.00 siang,


ratna pun langsung meraih handphone yang berada di dalam tasnya, untuk menelpon caca menanyakan apakah caca sudah selesai dengan urusan kampusnya


Rmratna langsung menekan layar handphone yang tertulis adik caca


tut


tut


tut


saat asik mengobrol, handphone caca berdering,


dilayar tertulis ibu,


sahabat caca langsung terdiam saat sedang mengobrol dan bercanda, karena handphone caca berbunyi,


caca pun langsung mengangkat telepon dari ratna.


halo... ucap caca


sayang kamu sudah pulang? tanya ratna di ujung telepon


sudah bu, caca ada di kantin sama teman-teman caca... ucap caca


baiklah tunggu ibu ya, ibu mau jemput kamu... ucap ratna


iya bu... jawab caca


caca pun mematikan telepon nya dan meletakkan kembali handphone nya ke dalam tas


udah di jemput ya ca... tanya rita


belum, baru mau jemput... ucap caca

__ADS_1


ooo... ya udah kita tunggu kamu di jemput... ucap dika


iya kita nunggu kamu, baru kita pulang... ucap zaza


mereka pun melanjutkan obrolannya dan candaan yang mereka buat


ratna yang langsung merapihkan meja kerja,


langsung beranjak ke luar ruangan....


ratna menemui manajer restoran sebelum meninggalkan restoran,


saat berbicara dengan manajer ratna pun meninggalkan restoran,


para pelayan restoran menundukkan kepala sebagai tanda hormat kepada atasan,


ratna pun membalas salam hormat dan tersenyum pada karyawan,


ratna pun pergi meninggalkan restoran menuju kampus caca,


di perjalanan ratna mengemudi dengan santai dan terbilang cukup macet namun tidak parah


setengah jam berlalu, akhirnya ratna telah sampai di kampus caca,


ratna langsung menghentikan mobilnya di depan pintu gerbang kampus dan memberi tau caca kalau ratna sudah sampai...


ratna menelpon caca,


handphone caca berbunyi,


caca langsung mengangkatnya,


halo sayang ibu sudah sampai.... suara ratna di ujung telepon


iya bu, caca ke sana... ucap caca langsung menyimpan handphone ke dalam tas


Teman-teman aku udah di jemput... ucap caca


sahabatnya langsung menghentikan obrolan dan berkata,


ooo... udah di jemput ya... ya udah ayo, sekalian kita pulang juga... ucap rita


yuk... ucap yang lainnya


mereka langsung meninggalkan kantin dan beranjak pulang....


sampainya di pintu kampus, caca pun pamit pulang lebih dulu...


aku duluan ya... ucap caca


ok... hati-hati ca... ucap sahabatnya


kalian juga hati-hati, sampai ketemu besok... ucap caca


iya... jawab sahabatnya


mereka pun berpisah di pintu gedung kampus,


caca masuk ke dalam mobil ratna,


ratna menjalankan mobilnya dengan berlahan...


maaf ya sayang ibu telat, tadi macet... ucap ratna


iya bu enggak apa-apa... ucap caca


gimana hati ini sayang... tanya ratna


baik-baik aja bu, semuanya lancar... ucap caca


syukur lah kalau enggak ada masalah... ucap ratna


oh ya bu, Teman-teman caca mau main ke rumah boleh... tanya caca


boleh dong sayang, kapan mereka mau main ke rumah... tanya ratna


belum tau bu, besok caca tanya ke mereka... ucap caca


iya sayang... ucap ratna


ratna kembali fokus menyetir mobil....


caca kembali memainkan handphone nya dan mendengarkan musik, karena seperti biasa jalanan cukup macet, yang membuat jenuh sepanjang perjalanan pulang dan pergi, setiap hari selalu seperti ini...

__ADS_1


__ADS_2