
danu yang tertidur di sofa tiba-tiba terbangun,
melihat ke arah caca yang masih tertidur
danu membenarkan posisinya menjadi duduk
dan beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka agar lebih segar, beberapa menit kemudian danu keluar kamar mandi dan duduk di samping caca, sambil memainkan handphone nya...
beberapa menit kemudian ada suara ketukan pintu
tok
tok
tok
permisi.... ucap suster yang mengantarkan makanan dan obat untuk caca
suster yang melangkah masuk ke arah meja samping caca dan meletakkan makanan dan obat caca...
makasih Sus.... ucap danu yang tersenyum
setelah meletakkan obat dan makanan suster pun keluar ruangan
danu menghampiri caca dan berbisik
sayang bangun ayo makan dulu.....ucap danu sambil mengelus kepala caca
caca berlahan membuka mata dan melihat ke arah danu karena mendengar panggilan kakaknya...
caca tersenyum...
ayo makan dulu sayang, udah waktunya makan karena kamu harus minum obat sekarang.... ucap danu lembut
caca mengangguk
danu menaikkan ranjang caca
setelah menaikkan ranjang caca
danu langsung mengambil makanan yang berada di meja dan menyuapi caca sedikit demi sedikit hingga makanan yang ada di piring habis...
pinter... ucap danu
danu meletakkan piring kosong di atas meja
lalu memberi caca minum...
setelah selesai makan, caca meminum obat yang tadi di kasih oleh suster...
setelah selesai makan dan meminum obat danu menurunkan ranjang caca kembali seperti semula...
setelah itu danu duduk di samping caca....
sayang mau makan buah? tanya danu
iya kak.... jawab caca
danu pun mengambil buah jeruk yang ada di meja lalu di kupas,
selesai mengupas kulit jeruk, danu menyuapi caca satu persatu
enak.... ucap danu
enak... ucap caca
danu pun menyuapi caca lagi hingga jeruk yang di kupas danu habis.
setelah selesai, danu meminta caca beristirahat sambil nunggu dokter memeriksa keadaan caca
sayang... sekarang kamu istirahat lagi ya? sambil nunggu dokter datang periksa caca... ucap danu
iya kak.... jawab caca
danu tetap berada di samping caca sambil memainkan handphone nya...
beberapa menit kemudian danu berpindah posisi yang kini sudah berada di sofa dan berbaring sejenak dan memejamkan mata,
bukan karena mengantuk.... namun mengurangi rasa lelah
beberapa jam kemudian ada suara ketukan pintu
tok
tok
tok
caca langsung membuka mata dan menoleh ke arah pintu dan danu yang juga membuka mata langsung bangkit dari sofa
terlihat dari ujung pintu
permisi..... siang.... ucap yang tadi mengetuk pintu yang tak lain adalah dokter yang merawat caca diikuti satu orang suster yang sudah melangkah mendekati caca
siang dok.... saut danu yang berjalan ke arah caca
dokter tersenyum pada caca dan menanyakan kondisi caca
bagaimana keadaannya sekarang? ada keluhan? tanya dokter
sudah agak mendingan dok.... ucap caca
__ADS_1
saya periksa dulunya.... ucap dokter
setelah selesai memeriksa, suster memberikan hasil pemeriksaan caca
semuanya bagus sudah tidak ada masalah,
dokter memberikan kembali hasil pemeriksaan kepada suster
baik... nanti bapak ke ruangan saya ya.... ucap dokter kepada danu
baik dok.... ucap danu
dokter pun keluar dari ruangan caca
ca sekarang kamu istirahat ya, kakak mau ke ruangan dokter dulu.... ucap danu
caca pun hanya mengangguk ke pada danu,
danu tersenyum dan mencium kening caca
dan berlalu meninggalkan caca
danu yang sudah berada di depan ruangan dokter langsung mengetuk pintu
tok
tok
tok
masuk... ucap dokter
danu membuka pintu
permisi dok.... ucap danu
dokter yang sedang memeriksa dokumen pasien langsung menghentikan aktifitasnya dan melihat ke arah sumber suara
silahkan duduk.... ucap dokter
danu melangkah masuk dan duduk di depan dokter
dokter membuka dokumen atas nama cantika putri Wijaya
bagaimana dok kondisi adik saya.... ucap danu
setelah saya melihat perkembangan pasien beberapa hari ini kondisi pasien saat ini sudah lebih baik,
pasien pun sudah bisa pulang.... namun kedepannya harus lebih di perhatikan lagi, dari pola makan harus yang sehat, jangan membuat pasien banyak pikiran dan tertekan, jangan melakukan hal berat dan olahraga raga berat yang memicu penyakitnya kambuh tiba-tiba.... ucap dokter
baik dok, terimakasih..... kalau gitu saya permisi.... ucap danu sambil berjabat tangan
di ruangan, caca sedang berbaring seorang diri...
pintu ruang rawat caca terbuka...
caca mengalihkan pandangan ke arah pintu
danu yang berada di ujung pintu tersenyum dan berjalan ke arah caca
apa kata dokter kak.... ucap caca
kamu sudah bisa pulang sayang.... ucap danu
bener kak... ucap caca bahagia
iya... ucap danu
caca pun tersenyum....
tapi kamu harus jaga kesehatan ya, kamu enggak boleh capek dan makan harus di jaga harus yang sehat enggak boleh makan sembarangan.... ucap danu
iya kak.... ucap caca
kalau gitu kakak mau telepon ayah sama ibu dulu
danu meraih handphone nya yang berada di saku celananya
halo.... ucap danu
iya sayang kenapa? ada masalah soal caca sayang? ucap Ratna yang khawatir
bukan bu, danu mau bilang, tadi danu sudah ketemu dokter, kata dokter caca sudah bisa pulang, karena kondisinya sudah membaik bu.... ucap danu
syukur lah.... kalau begitu ibu ke rumah sakit sekarang sama ayah.... ucap Ratna yang menutup teleponnya
Ratna langsung keluar ruang kerja,karena Ratna sedang ada di restoran, Ratna langsung masuk ke dalam mobil, sebelum menjalankan mobilnya Ratna menelepon bagas....
halo yah..... ucap Ratna
iya sayang ada apa? ucap bagas
kita ke rumah sakit sekarang.... ucap Ratna
ada apa dengan caca bu.... bagas panik
enggak ada apa-apa yah, caca sudah bisa pulang.... ucap Ratna
kirain ada apa.... kalau gitu ayah langsung ke sana... ucap bagas yang menutup teleponnya
Ratna langsung menjalankan mobilnya
__ADS_1
bagas pun langsung berlari di ikuti mang ujang
mang ke rumah sakit ya.... ucap bagas
baik tuan.... ucap mang ujang yang langsung menjalankan mobilnya
permisi.... ucap suster
suster masuk ke ruangan caca untuk membuka infus yang masih menempel...
saya buka dulu ya infusan nya.... ucap suster
iya Sus... ucap caca
beberapa menit kemudian infusan pun telah terlepas,
sudah.... semoga selalu sehat ya... ucap suster
makasih Sus... ucap caca
kalau gitu saya permisi.... ucap suster
setelah selesai suster pun keluar ruangan...
caca pun menganti baju nya
setelah selesai caca duduk di ranjang rumah sakit sambil melihat kakaknya yang masih membereskan barang-barang yang akan di bawa pulang agar tidak tertinggal
perjalanan yang di tempuh sekitar satu jam
akhirnya Ratna sampai di rumah sakit, di susul bagas yang juga sampai di rumah sakit
mereka pun turun dari mobil, saat di pintu rumah sakit mereka bertemu dan masuk bersamaan,yang diikuti oleh mang ujang...
bagas dan Ratna masuk ke ruangan caca, di ikuti mang ujang di belakang bagas dan Ratna
Ratna langsung memeluk caca...tanpa mengucap satu patah kata pun
ibu caca baik-baik aja.... ucap caca yang bingung dengan sikap ibunya
Ratna melepas pelukannya dan memandang caca dengan dalam
mata Ratna berkaca-kaca melihat caca
ibu kenapa? tanya caca
enggak kenapa-kenapa ibu cuma bahagia aja karena anak gadis ibu sudah sehat...
jangan bikin ibu takut sayang...
iya ibu, kan sekarang caca sudah sehat.... ucap caca
Ratna pun mengangguk....
sudah... sudah.... ayo kita pulang.... ajak bagas
Ratna pun memapah caca keluar kamar
di susul bagas danu dan mang ujang
di pintu keluar mang ujang langsung mengambil mobil dan memasukan barang-barang ke bagasi, sampai di pintu rumah sakit caca masuk bersama Ratna di mobil yang di pakai bagas, sedangkan bagas membawa mobil Ratna, danu pun masuk ke mobil yang danu bawa
beberapa menit kemudian sampailah mereka di rumah....
sudah beberapa hari caca tidak melihat rumah ini...
caca di sambut oleh bibi jum yang sudah menunggu kepulangan caca....
saat caca dan Ratna turun dari mobil.... bibi jum langsung mendatangi caca dan menuntun caca...
Non.... sudah baikan.... tanya bibi jum
alhamdulillah bibi caca sudah sehat....
syukurlah non, bibi khawatir non kenapa-kenapa
sampailah caca di kamarnya dan berbaring di tempat tidur....
non.... istirahat aja... bibi siapin keperluan non.... ucap bibi jum yang meninggalkan caca
enggak usah repot-repot bibi... ucap caca
Ratna duduk di samping caca yang sedang berbaring... dan membenarkan letak selimut dan bantal caca
istirahat ya sayang.... ucap ratna
caca tersenyum dan mengangguk
Ratna pun meninggalkan caca di kamar melangkah menuju ruang TV menyusul bagas dan danu yang sudah berada di sana sedang mengobrol
danu jadi gimana? tanya bagas
kondisi caca belum begitu serius karena masih tahap awal... namun kondisi caca masih cukup rentan untuk sekarang ini... harus banyak istirahat, jaga pola makan, enggak boleh capek, dan banyak beban.... jelas danu...
semuanya masih ada kemungkinan untuk sembuh... tanya bagas
iya.... ucap danu
Ratna yang sedari tadi menghentikan langkah kakinya karena mendengar penjelasan danu mata yang sudah berkaca-kaca
kini tangisnya pun pecah
__ADS_1