Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
21


__ADS_3

danu yang tertidur di sofa tiba-tiba terbangun,


melihat ke arah caca yang masih tertidur


danu membenarkan posisinya menjadi duduk


dan beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka agar lebih segar, beberapa menit kemudian danu keluar kamar mandi dan duduk di samping caca, sambil memainkan handphone nya...


beberapa menit kemudian ada suara ketukan pintu


tok


tok


tok


permisi.... ucap suster yang mengantarkan makanan dan obat untuk caca


suster yang melangkah masuk ke arah meja samping caca dan meletakkan makanan dan obat caca...


makasih Sus.... ucap danu yang tersenyum


setelah meletakkan obat dan makanan suster pun keluar ruangan


danu menghampiri caca dan berbisik


sayang bangun ayo makan dulu.....ucap danu sambil mengelus kepala caca


caca berlahan membuka mata dan melihat ke arah danu karena mendengar panggilan kakaknya...


caca tersenyum...


ayo makan dulu sayang, udah waktunya makan karena kamu harus minum obat sekarang.... ucap danu lembut


caca mengangguk


danu menaikkan ranjang caca


setelah menaikkan ranjang caca


danu langsung mengambil makanan yang berada di meja dan menyuapi caca sedikit demi sedikit hingga makanan yang ada di piring habis...


pinter... ucap danu


danu meletakkan piring kosong di atas meja


lalu memberi caca minum...


setelah selesai makan, caca meminum obat yang tadi di kasih oleh suster...


setelah selesai makan dan meminum obat danu menurunkan ranjang caca kembali seperti semula...


setelah itu danu duduk di samping caca....


sayang mau makan buah? tanya danu


iya kak.... jawab caca


danu pun mengambil buah jeruk yang ada di meja lalu di kupas,


selesai mengupas kulit jeruk, danu menyuapi caca satu persatu


enak.... ucap danu


enak... ucap caca


danu pun menyuapi caca lagi hingga jeruk yang di kupas danu habis.


setelah selesai, danu meminta caca beristirahat sambil nunggu dokter memeriksa keadaan caca


sayang... sekarang kamu istirahat lagi ya? sambil nunggu dokter datang periksa caca... ucap danu


iya kak.... jawab caca


danu tetap berada di samping caca sambil memainkan handphone nya...


beberapa menit kemudian danu berpindah posisi yang kini sudah berada di sofa dan berbaring sejenak dan memejamkan mata,


bukan karena mengantuk.... namun mengurangi rasa lelah


beberapa jam kemudian ada suara ketukan pintu


tok


tok


tok


caca langsung membuka mata dan menoleh ke arah pintu dan danu yang juga membuka mata langsung bangkit dari sofa


terlihat dari ujung pintu


permisi..... siang.... ucap yang tadi mengetuk pintu yang tak lain adalah dokter yang merawat caca diikuti satu orang suster yang sudah melangkah mendekati caca


siang dok.... saut danu yang berjalan ke arah caca


dokter tersenyum pada caca dan menanyakan kondisi caca


bagaimana keadaannya sekarang? ada keluhan? tanya dokter


sudah agak mendingan dok.... ucap caca

__ADS_1


saya periksa dulunya.... ucap dokter


setelah selesai memeriksa, suster memberikan hasil pemeriksaan caca


semuanya bagus sudah tidak ada masalah,


dokter memberikan kembali hasil pemeriksaan kepada suster


baik... nanti bapak ke ruangan saya ya.... ucap dokter kepada danu


baik dok.... ucap danu


dokter pun keluar dari ruangan caca


ca sekarang kamu istirahat ya, kakak mau ke ruangan dokter dulu.... ucap danu


caca pun hanya mengangguk ke pada danu,


danu tersenyum dan mencium kening caca


dan berlalu meninggalkan caca


danu yang sudah berada di depan ruangan dokter langsung mengetuk pintu


tok


tok


tok


masuk... ucap dokter


danu membuka pintu


permisi dok.... ucap danu


dokter yang sedang memeriksa dokumen pasien langsung menghentikan aktifitasnya dan melihat ke arah sumber suara


silahkan duduk.... ucap dokter


danu melangkah masuk dan duduk di depan dokter


dokter membuka dokumen atas nama cantika putri Wijaya


bagaimana dok kondisi adik saya.... ucap danu


setelah saya melihat perkembangan pasien beberapa hari ini kondisi pasien saat ini sudah lebih baik,


pasien pun sudah bisa pulang.... namun kedepannya harus lebih di perhatikan lagi, dari pola makan harus yang sehat, jangan membuat pasien banyak pikiran dan tertekan, jangan melakukan hal berat dan olahraga raga berat yang memicu penyakitnya kambuh tiba-tiba.... ucap dokter


baik dok, terimakasih..... kalau gitu saya permisi.... ucap danu sambil berjabat tangan


di ruangan, caca sedang berbaring seorang diri...


pintu ruang rawat caca terbuka...


caca mengalihkan pandangan ke arah pintu


danu yang berada di ujung pintu tersenyum dan berjalan ke arah caca


apa kata dokter kak.... ucap caca


kamu sudah bisa pulang sayang.... ucap danu


bener kak... ucap caca bahagia


iya... ucap danu


caca pun tersenyum....


tapi kamu harus jaga kesehatan ya, kamu enggak boleh capek dan makan harus di jaga harus yang sehat enggak boleh makan sembarangan.... ucap danu


iya kak.... ucap caca


kalau gitu kakak mau telepon ayah sama ibu dulu


danu meraih handphone nya yang berada di saku celananya


halo.... ucap danu


iya sayang kenapa? ada masalah soal caca sayang? ucap Ratna yang khawatir


bukan bu, danu mau bilang, tadi danu sudah ketemu dokter, kata dokter caca sudah bisa pulang, karena kondisinya sudah membaik bu.... ucap danu


syukur lah.... kalau begitu ibu ke rumah sakit sekarang sama ayah.... ucap Ratna yang menutup teleponnya


Ratna langsung keluar ruang kerja,karena Ratna sedang ada di restoran, Ratna langsung masuk ke dalam mobil, sebelum menjalankan mobilnya Ratna menelepon bagas....


halo yah..... ucap Ratna


iya sayang ada apa? ucap bagas


kita ke rumah sakit sekarang.... ucap Ratna


ada apa dengan caca bu.... bagas panik


enggak ada apa-apa yah, caca sudah bisa pulang.... ucap Ratna


kirain ada apa.... kalau gitu ayah langsung ke sana... ucap bagas yang menutup teleponnya


Ratna langsung menjalankan mobilnya

__ADS_1


bagas pun langsung berlari di ikuti mang ujang


mang ke rumah sakit ya.... ucap bagas


baik tuan.... ucap mang ujang yang langsung menjalankan mobilnya


permisi.... ucap suster


suster masuk ke ruangan caca untuk membuka infus yang masih menempel...


saya buka dulu ya infusan nya.... ucap suster


iya Sus... ucap caca


beberapa menit kemudian infusan pun telah terlepas,


sudah.... semoga selalu sehat ya... ucap suster


makasih Sus... ucap caca


kalau gitu saya permisi.... ucap suster


setelah selesai suster pun keluar ruangan...


caca pun menganti baju nya


setelah selesai caca duduk di ranjang rumah sakit sambil melihat kakaknya yang masih membereskan barang-barang yang akan di bawa pulang agar tidak tertinggal


perjalanan yang di tempuh sekitar satu jam


akhirnya Ratna sampai di rumah sakit, di susul bagas yang juga sampai di rumah sakit


mereka pun turun dari mobil, saat di pintu rumah sakit mereka bertemu dan masuk bersamaan,yang diikuti oleh mang ujang...


bagas dan Ratna masuk ke ruangan caca, di ikuti mang ujang di belakang bagas dan Ratna


Ratna langsung memeluk caca...tanpa mengucap satu patah kata pun


ibu caca baik-baik aja.... ucap caca yang bingung dengan sikap ibunya


Ratna melepas pelukannya dan memandang caca dengan dalam


mata Ratna berkaca-kaca melihat caca


ibu kenapa? tanya caca


enggak kenapa-kenapa ibu cuma bahagia aja karena anak gadis ibu sudah sehat...


jangan bikin ibu takut sayang...


iya ibu, kan sekarang caca sudah sehat.... ucap caca


Ratna pun mengangguk....


sudah... sudah.... ayo kita pulang.... ajak bagas


Ratna pun memapah caca keluar kamar


di susul bagas danu dan mang ujang


di pintu keluar mang ujang langsung mengambil mobil dan memasukan barang-barang ke bagasi, sampai di pintu rumah sakit caca masuk bersama Ratna di mobil yang di pakai bagas, sedangkan bagas membawa mobil Ratna, danu pun masuk ke mobil yang danu bawa


beberapa menit kemudian sampailah mereka di rumah....


sudah beberapa hari caca tidak melihat rumah ini...


caca di sambut oleh bibi jum yang sudah menunggu kepulangan caca....


saat caca dan Ratna turun dari mobil.... bibi jum langsung mendatangi caca dan menuntun caca...


Non.... sudah baikan.... tanya bibi jum


alhamdulillah bibi caca sudah sehat....


syukurlah non, bibi khawatir non kenapa-kenapa


sampailah caca di kamarnya dan berbaring di tempat tidur....


non.... istirahat aja... bibi siapin keperluan non.... ucap bibi jum yang meninggalkan caca


enggak usah repot-repot bibi... ucap caca


Ratna duduk di samping caca yang sedang berbaring... dan membenarkan letak selimut dan bantal caca


istirahat ya sayang.... ucap ratna


caca tersenyum dan mengangguk


Ratna pun meninggalkan caca di kamar melangkah menuju ruang TV menyusul bagas dan danu yang sudah berada di sana sedang mengobrol


danu jadi gimana? tanya bagas


kondisi caca belum begitu serius karena masih tahap awal... namun kondisi caca masih cukup rentan untuk sekarang ini... harus banyak istirahat, jaga pola makan, enggak boleh capek, dan banyak beban.... jelas danu...


semuanya masih ada kemungkinan untuk sembuh... tanya bagas


iya.... ucap danu


Ratna yang sedari tadi menghentikan langkah kakinya karena mendengar penjelasan danu mata yang sudah berkaca-kaca


kini tangisnya pun pecah

__ADS_1


__ADS_2