Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
46


__ADS_3

Ratna dan bagas bangun dari tempat tidur dan mereka pun keluar kamar dan melangkah menuju kamar caca,


sesampainya di depan pintu kamar caca, Ratna dan bagas langsung membuka pintu kamar caca dengan pelan, mereka pun mengintip keadaan caca tanpa suara dan berlahan melangkah masuk ke kamar caca, mereka melihat caca yang sedang berbaring di atas tempat tidur dengan model seperti udang dengan di tutupi selimut...


Ratna dan bagas saling berpasangan mereka pun melangkah mendekat ke ranjang caca,


Ratna memberi kode pada bagas untuk membuka selimut caca...


namun bagas merasa ragu...


Ratna pun menyenggol lengan bagas, dan akhirnya bagas menurut perintah Ratna,


namun saat bagas mau membuka selimut caca, bagas terhenti... karena mendengar suara caca yang seperti menangis...


Ratna yang bingung langsung menyenggol bagas,


bagas melihat ke arah Ratna


kenapa? tanya Ratna dengan gerakan...


namun bagas malah menyuruh Ratna diam dan mendekatkan telinganya....


bagas dan Ratna pun kaget melihat kondisi caca yang


ternyata caca menangis sejadi-jadinya....


Ratna dan bagas melihat kondisi caca merasa tidak tega....


Ratna pun duduk di samping caca dengan meletakkan tangan Ratna di atas badan caca yang di tutupi selimut


sayang.... kamu kenapa menangis.... ucap Ratna namun caca tidak merespon


Ratna memalingkan pandangan ke arah bagas


sayang... udah dong jangan nangis gini... ayah sama ibu janji sama kamu... kalau kak danu akan nyusul kita ke Bandung lagian kita kan lama di sana... kalau perlu kita samperin ke rumah kakak gimana? ucap bagas


tetap tidak ada jawaban dari caca, sayang kalau kamu nangis terus, nanti kamu sakit lagi gimana?


ibu, ayah, sama kakak enggak mau kamu masuk rumah sakit lagi.... kamu enggak kasian sama kita yang sedih mikirin kamu sayang.... ucap Ratna lirih


jangan seperti ini sayang... ucap bagas


caca yang berada di dalam selimut mendengar semua ucapan bagas dan Ratna... caca pun sedikit luluh hatinya.... namun caca masih terus berpikir...


sedangkan Ratna dan bagas masih berada di sana sedang menunggu caca... Ratna yang terus mengelus punggung caca agar bisa lebih tenang...


beberapa menit kemudian,


berlahan caca akhirnya membuka selimut namun hanya sebagian wajahnya saja yang kelihatan...


Ratna yang langsung memasang muka tersenyum...


sayang... jangan seperti ini dong... ucap Ratna mengelus kepala caca


ayah sama ibu enggak bohong kan, mau bawa caca ke rumah kak danu.... ucap caca akhirnya buka suara


iya sayang kita ke sana... ucap Ratna dengan senyuman


udah ya jangan nangis lagi.... ucap Ratna lagi


caca pun hanya mengangguk


sekarang kamu istirahat ya sudah malam, kan besok kita berangkat pagi.... ucap Ratna


iya bu... ucap caca


pinter.... udah Ratna tersenyum


ya udah sekarang caca tidur ya... ucap bagas


caca pun memejamkan matanya


Ratna langsung membenarkan selimut caca dan mencium kening caca


sebelum Ratna keluar kamar caca, Ratna mengelus pucuk kepala caca


setelah memastikan caca terlelap barulah Ratna dan bagas keluar kamar caca

__ADS_1


dan kembali ke dalam kamar


sampainya di dalam kamar,


mereka pun langsung naik ke atas tempat tidur memutuskan untuk beristirahat karena sudah merasa mengantuk....


pagi pun menjelang....


Ratna dan bibi jum sedang mempersiapkan segalanya sebelum berangkat...


setelah semuanya selesai,


Ratna meminta tolong pada mang ujang untuk memasukkan semua tas ke salam bagasi mobil...


mang ujang tolong ini di masukkan ke mobil... ucap Ratna


baik nyonya... ucap mang ujang mulai memasuki tas ke bagasi satu persatu...


setelah semua beres, Ratna pun kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap,


namun sebelum melangkah ke kamar Ratna meminta tolong pada bibi untuk membangunkan caca...


bibi tolong bangun kan caca di kamarnya.... ucap Ratna


baik nyonya.... ucap bibi jum langsung menuju kamar caca,


setelah berbicara pada bibi jum, ratna pun kembali ke kamarnya untuk membangunkan bagas...


sampainya di kamar Ratna langsung masuk membangunkan bagas


sayang ayo bangun.... ucap Ratna yang sedang membangunkan bagas


iya sayang.... jawab bagas yang langsung merubah posisi menjadi duduk


Ratna pun segera masuk ke kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu....


beberapa menit kemudian setelah selesai Ratna pun keluar dari kamar mandi dan memakai baju,


setelah melihat Ratna yang sudah keluar dari kamar mandi, bagas pun langsung bangkit dari tempat tidur dan masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan badan dan bersiap-siap...


bibi jum yang sudah berada di depan kamar caca,


langsung mengeruk pintu kamar caca...


suara ketukan pintu


namun caca tidak membukanya,


makan bibi jum pun masuk ke dalam kamar caca...


di dalam kamar bibi jum melihat caca yang masih tertidur...


bibi jum pun langsung mendekat ke ranjang caca lalu membuka kian gorden yang masih tertutup....


bibi jum melihat pergerakan caca karena mata hari langsung masuk ke kamar caca dan membuat caca merasa silau...


bibi jum pun mendekati caca dan membangunkannya


non... bangun.... ucap bibi jum


ibu sama bapak sudah menunggu non untuk sarapan.... ucap bibi jum lagi


iya bibi.... ucap caca yang sudah terbangun namun wajahnya di tutupi oleh selimut


ada yang perlu bibi bantu non... ucap bibi jum


enggak bibi.... ucap caca


kalau gitu bibi permisi non... ucap bibi jum


iya bibi.... ucap caca yang masih ada di atas tempat tidur


sedangkan bibi jum sudah keluar kamar caca,


setelah kepergian bibi jum Ratna pun membuka selimutnya dan terduduk...


bagas dan Ratna yang telah bersiap-siap untuk berangkat, mereka pun keluar dari kamar...

__ADS_1


sebelum berangkat Ratna dan bagas sarapan terlebih dahulu, bagas dan Ratna yang sudah keluar kamar langsung menuju meja makan untuk sarapan


sampainya di meja mereka langsung duduk dan sarapan...


namun bagas belum melihat caca


caca mana? tanya bagas


mungkin masih siap-siap yah.... ucap Ratna


coba pastikan bu... ucap bagas


bentar ibu tanya bibi jum... ucap ratna


bibi... caca sudah bangun? tanya Ratna


sudah nyonya... ucap bibi jum


ya sudah... ucap Ratna


bibi jum pun kembali mengerjakan pekerjaannya.


Ratna dan bagas pun sarapan duluan tanpa menunggu caca


beberapa menit kemudian caca pun muncul dan duduk di meja makan, caca pun langsung sarapan.


caca barang yang mau kamu bawa sudah siap? tanya Ratna


sudah bu.... jawab caca


jangan ada yang ke tinggalan sayang.... ucap Ratna


iya bu... jawab caca


beberapa menit kemudian mereka telah selesai sarapan...


caca kembali ke kamar untuk mengambil koper dan tas yang akan di bawa


setelah mengecek tidak ada yang tertinggal, caca pun keluar kamar dan meletakkan tas di teras rumah...


mang ujang yang melihat caca membawa koper langsung menghampiri dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil...


jam pun sudah menunjukkan jam 08.30 waktunya mereka harus berangkat karena takut macet di jalan.


bagas, Ratna dan caca berpamitan dengan bibi jum


bibi kita berangkat dulu ya.... ucap Ratna


iya nyonya,.... jawab bibi jum


tolong jaga rumah ya bibi.... ucap bagas


iya tuan... ucap bibi jum


caca pamit ya bibi ucap caca


iya non.... ucap bibi jum


bay bibi... ucap caca


Hati-hati ya nyonya tuan, non semoga selamat sampai tujuan... ucap bibi jum


makasih... ucap Ratna


kita berangkat ya bibi... ucap bagas


iya tuan... ucap bibi jum


caca, bagas dan Ratna melangkah menuju mobil dan masuk ke dalam mobil...


bibi jum mengantar kepergian majikannya


mobil pun keluar sari halaman rumah menjauh hingga hilang dari pandangan bibi jum


setelah kepergian majikannya,


bibi jum pun mengunci pagar rumah dan kembali masuk ke dalam rumah lalu mengunci pintu...

__ADS_1


setelah itu bibi jum pun mulai langsung mengerjakan pekerjaannya...


merapihkan, membersihkan rumah, mencuci baju dan menggosok....


__ADS_2