
Ratna dan bagas bangun dari tempat tidur dan mereka pun keluar kamar dan melangkah menuju kamar caca,
sesampainya di depan pintu kamar caca, Ratna dan bagas langsung membuka pintu kamar caca dengan pelan, mereka pun mengintip keadaan caca tanpa suara dan berlahan melangkah masuk ke kamar caca, mereka melihat caca yang sedang berbaring di atas tempat tidur dengan model seperti udang dengan di tutupi selimut...
Ratna dan bagas saling berpasangan mereka pun melangkah mendekat ke ranjang caca,
Ratna memberi kode pada bagas untuk membuka selimut caca...
namun bagas merasa ragu...
Ratna pun menyenggol lengan bagas, dan akhirnya bagas menurut perintah Ratna,
namun saat bagas mau membuka selimut caca, bagas terhenti... karena mendengar suara caca yang seperti menangis...
Ratna yang bingung langsung menyenggol bagas,
bagas melihat ke arah Ratna
kenapa? tanya Ratna dengan gerakan...
namun bagas malah menyuruh Ratna diam dan mendekatkan telinganya....
bagas dan Ratna pun kaget melihat kondisi caca yang
ternyata caca menangis sejadi-jadinya....
Ratna dan bagas melihat kondisi caca merasa tidak tega....
Ratna pun duduk di samping caca dengan meletakkan tangan Ratna di atas badan caca yang di tutupi selimut
sayang.... kamu kenapa menangis.... ucap Ratna namun caca tidak merespon
Ratna memalingkan pandangan ke arah bagas
sayang... udah dong jangan nangis gini... ayah sama ibu janji sama kamu... kalau kak danu akan nyusul kita ke Bandung lagian kita kan lama di sana... kalau perlu kita samperin ke rumah kakak gimana? ucap bagas
tetap tidak ada jawaban dari caca, sayang kalau kamu nangis terus, nanti kamu sakit lagi gimana?
ibu, ayah, sama kakak enggak mau kamu masuk rumah sakit lagi.... kamu enggak kasian sama kita yang sedih mikirin kamu sayang.... ucap Ratna lirih
jangan seperti ini sayang... ucap bagas
caca yang berada di dalam selimut mendengar semua ucapan bagas dan Ratna... caca pun sedikit luluh hatinya.... namun caca masih terus berpikir...
sedangkan Ratna dan bagas masih berada di sana sedang menunggu caca... Ratna yang terus mengelus punggung caca agar bisa lebih tenang...
beberapa menit kemudian,
berlahan caca akhirnya membuka selimut namun hanya sebagian wajahnya saja yang kelihatan...
Ratna yang langsung memasang muka tersenyum...
sayang... jangan seperti ini dong... ucap Ratna mengelus kepala caca
ayah sama ibu enggak bohong kan, mau bawa caca ke rumah kak danu.... ucap caca akhirnya buka suara
iya sayang kita ke sana... ucap Ratna dengan senyuman
udah ya jangan nangis lagi.... ucap Ratna lagi
caca pun hanya mengangguk
sekarang kamu istirahat ya sudah malam, kan besok kita berangkat pagi.... ucap Ratna
iya bu... ucap caca
pinter.... udah Ratna tersenyum
ya udah sekarang caca tidur ya... ucap bagas
caca pun memejamkan matanya
Ratna langsung membenarkan selimut caca dan mencium kening caca
sebelum Ratna keluar kamar caca, Ratna mengelus pucuk kepala caca
setelah memastikan caca terlelap barulah Ratna dan bagas keluar kamar caca
__ADS_1
dan kembali ke dalam kamar
sampainya di dalam kamar,
mereka pun langsung naik ke atas tempat tidur memutuskan untuk beristirahat karena sudah merasa mengantuk....
pagi pun menjelang....
Ratna dan bibi jum sedang mempersiapkan segalanya sebelum berangkat...
setelah semuanya selesai,
Ratna meminta tolong pada mang ujang untuk memasukkan semua tas ke salam bagasi mobil...
mang ujang tolong ini di masukkan ke mobil... ucap Ratna
baik nyonya... ucap mang ujang mulai memasuki tas ke bagasi satu persatu...
setelah semua beres, Ratna pun kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap,
namun sebelum melangkah ke kamar Ratna meminta tolong pada bibi untuk membangunkan caca...
bibi tolong bangun kan caca di kamarnya.... ucap Ratna
baik nyonya.... ucap bibi jum langsung menuju kamar caca,
setelah berbicara pada bibi jum, ratna pun kembali ke kamarnya untuk membangunkan bagas...
sampainya di kamar Ratna langsung masuk membangunkan bagas
sayang ayo bangun.... ucap Ratna yang sedang membangunkan bagas
iya sayang.... jawab bagas yang langsung merubah posisi menjadi duduk
Ratna pun segera masuk ke kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu....
beberapa menit kemudian setelah selesai Ratna pun keluar dari kamar mandi dan memakai baju,
setelah melihat Ratna yang sudah keluar dari kamar mandi, bagas pun langsung bangkit dari tempat tidur dan masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan badan dan bersiap-siap...
bibi jum yang sudah berada di depan kamar caca,
langsung mengeruk pintu kamar caca...
suara ketukan pintu
namun caca tidak membukanya,
makan bibi jum pun masuk ke dalam kamar caca...
di dalam kamar bibi jum melihat caca yang masih tertidur...
bibi jum pun langsung mendekat ke ranjang caca lalu membuka kian gorden yang masih tertutup....
bibi jum melihat pergerakan caca karena mata hari langsung masuk ke kamar caca dan membuat caca merasa silau...
bibi jum pun mendekati caca dan membangunkannya
non... bangun.... ucap bibi jum
ibu sama bapak sudah menunggu non untuk sarapan.... ucap bibi jum lagi
iya bibi.... ucap caca yang sudah terbangun namun wajahnya di tutupi oleh selimut
ada yang perlu bibi bantu non... ucap bibi jum
enggak bibi.... ucap caca
kalau gitu bibi permisi non... ucap bibi jum
iya bibi.... ucap caca yang masih ada di atas tempat tidur
sedangkan bibi jum sudah keluar kamar caca,
setelah kepergian bibi jum Ratna pun membuka selimutnya dan terduduk...
bagas dan Ratna yang telah bersiap-siap untuk berangkat, mereka pun keluar dari kamar...
__ADS_1
sebelum berangkat Ratna dan bagas sarapan terlebih dahulu, bagas dan Ratna yang sudah keluar kamar langsung menuju meja makan untuk sarapan
sampainya di meja mereka langsung duduk dan sarapan...
namun bagas belum melihat caca
caca mana? tanya bagas
mungkin masih siap-siap yah.... ucap Ratna
coba pastikan bu... ucap bagas
bentar ibu tanya bibi jum... ucap ratna
bibi... caca sudah bangun? tanya Ratna
sudah nyonya... ucap bibi jum
ya sudah... ucap Ratna
bibi jum pun kembali mengerjakan pekerjaannya.
Ratna dan bagas pun sarapan duluan tanpa menunggu caca
beberapa menit kemudian caca pun muncul dan duduk di meja makan, caca pun langsung sarapan.
caca barang yang mau kamu bawa sudah siap? tanya Ratna
sudah bu.... jawab caca
jangan ada yang ke tinggalan sayang.... ucap Ratna
iya bu... jawab caca
beberapa menit kemudian mereka telah selesai sarapan...
caca kembali ke kamar untuk mengambil koper dan tas yang akan di bawa
setelah mengecek tidak ada yang tertinggal, caca pun keluar kamar dan meletakkan tas di teras rumah...
mang ujang yang melihat caca membawa koper langsung menghampiri dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil...
jam pun sudah menunjukkan jam 08.30 waktunya mereka harus berangkat karena takut macet di jalan.
bagas, Ratna dan caca berpamitan dengan bibi jum
bibi kita berangkat dulu ya.... ucap Ratna
iya nyonya,.... jawab bibi jum
tolong jaga rumah ya bibi.... ucap bagas
iya tuan... ucap bibi jum
caca pamit ya bibi ucap caca
iya non.... ucap bibi jum
bay bibi... ucap caca
Hati-hati ya nyonya tuan, non semoga selamat sampai tujuan... ucap bibi jum
makasih... ucap Ratna
kita berangkat ya bibi... ucap bagas
iya tuan... ucap bibi jum
caca, bagas dan Ratna melangkah menuju mobil dan masuk ke dalam mobil...
bibi jum mengantar kepergian majikannya
mobil pun keluar sari halaman rumah menjauh hingga hilang dari pandangan bibi jum
setelah kepergian majikannya,
bibi jum pun mengunci pagar rumah dan kembali masuk ke dalam rumah lalu mengunci pintu...
__ADS_1
setelah itu bibi jum pun mulai langsung mengerjakan pekerjaannya...
merapihkan, membersihkan rumah, mencuci baju dan menggosok....