
hiks... hiks.... hiks....
ibu... ucap serentak
danu dan bagas yang kaget melihat Ratna telah menangis pun sontak bangkit dari duduknya dan melangkah ke arah ratna
menuntun Ratna ke tempat duduk....
hiks... hiks.... hiks.... tangis Ratna
apa separah itu penyakit caca.... ucap Ratna
bagas dan danu saling berpandangan karena bingung harus menjawab apa....
anak kita pasti sembuh Ratna, kamu enggak usah khawatir soal itu, kita akan mencari solusinya... ucap bagas
iya bu... ibu tenang aja... ibu jangan banyak pikiran nanti ibu malah sakit.... ucap danu
gimana ibu enggak kepikiran, anak kita perempuan satu-satunya yah... kenapa harus dia yang menerima ini semua, kenapa buka ibu.... ucap Ratna emosi
ibu ngomong apa.... ibu enggak boleh ngomong kaya gitu... kasian caca bu,.... ucap bagas
kita harus ngasih semangat ke caca, walau caca enggak tau soal penyakitnya. tapi kita harus saling bantu agar caca cepat sembuh... seharusnya kita bersyukur karena penyakit caca bisa ketauan sekarang dan masih ada waktu bu buat caca bisa sembuh.... ucap bagas
jadi sekarang ibu tenang, jangan menyiksa diri ibu seperti ini... jangan sedih lagi apa lagi di depan caca, Bisa-bisa dia curiga.... ucap danu
bibi jum dan mang ujang yang mendengar pembicaraan majikannya pun saling berpandangan....
kasian non caca... ucap bibi jum
iya jum,... ucap mang ujang
ya sudah kita kembali bekerja saja, kita enggak boleh ikut campur masalah majikan... ucap mang ujang lagi
iya... ucap bibi jum
mereka pun kembali bekerja
Ratna pun hanya menuruti perintah bagas dan danu
Ratna sudah mulai tenang....
setelah mengobrol cukup lama, Ratna kembali ke kamar caca
untuk melihat kondisi caca saat ini...
saat ratna membuka pintu, Ratna melihat caca yang sedang terlelap...
Ratna menghampiri caca dan memandangi caca dengan tatapan sendu
Ratna memandangi caca yang sedang tertidur dangan tatapan sedih....
" sayang... maafin ibu, karena ibu terlalu sibuk dan tidak memperhatikan kamu sayang hingga kamu sakit seperti ini... " batin Ratna
tanpa Ratna sadari air matanya pun keluar membasahi pipi Ratna,
Ratna pun mencium kening caca dan bangkit meninggalkan caca di kamar yang sedang tertidur.... bibi jum yang enggak sengaja melihat Ratna sedang berdiri di depan pintu caca sambil menangis
nyonya kenapa..... tanya bibi jum
Ratna langsung menyeka air matanya
e enggak apa-apa bibi jum.... ucap Ratna yang agak terbata-bata
nyonya jangan nangis terus kaya gini kasian non caca.... ucap bibi jum
iya bibi.... ucap Ratna yang tersenyum ke arah bibi jum dan ratna pun pergi...
begitu pun dengan bibi jum yang juga pergi dari depan kamar caca
hari ini nyonya istirahat saja.... biar bibi yang masak untuk makan malam.... ucap bibi jum
maaf ya bibi.... ucap Ratna
enggak apa-apa nyonya, memang sudah pekerjaan bibi membantu nyonya di rumah.... ucap bi jum
bibi jum pun kembali ke dapur meninggalkan Ratna yang berada di depan pintu kamarnya
danu kini berada di kamarnya sedang beristirahat karena merasa lelah beberapa hari ini....
Ratna masuk ke kamar melihat bagas sudah berbaring di atas tempat tidur, Ratna memutuskan untuk menyegarkan badan dan masuk ke kamar mandi untuk mandi dan berendam memenangkan pikirannya
setelah merasa rileks Ratna pun keluar kamar mandi dan memakai baju
ratna membaringkan badannya di sebelah bagas dan memeluk bagas
Ratna pun memejamkan matanya
hari sudah beranjak sore...
bibi jum mulai berperang di dapur, menyiapkan makan malam....
Ratna terbangun dari tidurnya.....
sedangkan. bagas sudah terbangun dan menyandarkan badannya di sandaran tempat tidur
__ADS_1
kamu sudah bangun sayang.... ucap bagas
eem..... jawab Ratna
ratna pun merubah posisi badannya, Ratna menyandarkan kepalanya di bahu bagas dan memeluk bagas
kamu kenapa sayang? ucap bagas
tidak, aku hanya mau seperti ini.... ucap Ratna
sudah lah jangan di pikirkan terus, jangan masang muka sedih seperti itu.... ucap bagas
aku tau yah... namun aku selalu merasa sedih setiap melihat caca, aku tidak bisa menahannya.... ucap Ratna
aku paham Ratna, tapi cobalah untuk selalu ceria di depannya.... apa kamu enggak kasian pada anakmu, kalau melihat kamu seperti ini... apa yang akan kamu jawab kalau anakmu melihat dan menanyakannya padamu.... ucap bagas
baiklah.... aku akan mencobanya.... ucap Ratna
yasudah kamu mandi sana, agar lebih baik suasana hati mu.... ucap bagas
Ratna pun bangkit dan melangkah ke kamar mandi
bagas yang memandang Ratna, merasa tidak tega, padahal dalam batin bagas pun menangis melihat anak gadis satu-satunya harus mengalami seperti ini... namun bagas berusaha untuk kuat...
beberapa menit kemudian Ratna keluar kamar mandi dan memakai baju....
bagas pun bangkit dan masuk ke kamar mandi untuk menyegarkan badan...
setelah selesai bagas keluar dari kamar mandi dan memakai baju...
setelah bagas selesai memakai baju, bagas melihat Ratna berada di atas tempat tidur sedang menyandarkan badannya...
kamu tidak keluar sayang.... ucap bagas
aku mau di sini dulu... ucap Ratna
mendengar jawaban Ratna, bagas pun mendekat ke arah Ratna dan duduk di samping ratna,
baiklah aku temani setelah, suasana hati mu membalik kita keluar untuk makan... ucap bagas
Ratna mengangguk...
bibi jum telah selesai memasak dan menata makanan di atas meja makan...
tak lupa bibi jum pun menyiapkan makanan untuk caca
bibi jum pun melangkah kan kaki ke kamar majikannya untuk memberi tau bahwa makan malam telah selesai
tok
tok
tok
bagas yang mendengar langsung membuka pintu,
maaf tuan makan malam sudah siap... ucap bibi jum
iya bibi sebentar lagi saya sama ibu ke meja makan....makasih bibi.....ucap bagas
Sama-sama tuan.... saya permisi dulu.... ucap bibi jum
iya bibi.... ucap bagas yang menutup pintu kembali
bibi jum pun menuju kamar danu
tok
tok
tok
den.... makan malamnya sudah siap.... ucap bibi jum
danu langsung membuka pintu
iya bibi nanti saya menyusul.... makasih.... ucap danu
sama-sama den, saya permisi dulu... ucap bibi jum
iya bibi.... ucap bagas
bibi jum pun kembali ke dapur
Ratna dan bagas keluar kamar menuju meja makan
di susul oleh danu yang juga sudah datang dan duduk di meja makan...
mereka pun menikmati makanannya...
saat bibi jum lewat dengan membawa makanan untuk caca, danu melihat dan menghentikan langkah bibi jum
tunggu.... ucap danu
bagas dan Ratna yang sedang makan langsung menghentikan makan mereka karena kaget dengan suara danu yang agak keras
__ADS_1
kenapa kamu danu... ucap Ratna
bibi jum.... biar saya aja yang ngasih makanan itu ke caca... ucap danu
danu yang langsung berdiri dan mengambil alir makanan ya di bawa bibi jum langsung melangkah ke kamar caca
Ratna dan bagas hanya bengong melihat tingkah danu
anak itu mengagetkan saja... gerutu bagas
sudah.... jangan marah-marah biarkan saja... ayo lanjut lagi makannya.... ucap Ratna,
Ratna yang tersenyum sendiri karena tingkah anak dan suaminya
danu membuka pintu kamar caca...
caca yang sedang bersandar di sandaran tempat tidurnya sambil membaca buku, langsung menghentikan aktifitasnya
kakak.... ucap caca
danu melangkah mendekat ke arah caca dan meletakkan makanan di atas meja
kamu... baru sembuh kenapa sudah baca buku.... gerutu danu
bentar lagi ujian kak.... caca harus belajar
lagian caca juga sudah sehat ko... ucap caca
sekarang belajarnya sudah dulu... ucap danu mengambil buku yang caca pegang dan meletakkannya
sekarang makan terus minum obat... ucap danu
danu pun mengambil makanan dan mulai menyuapi caca,
a.... ucap danu menyuruh caca membuka mulut sambil menyodorkan sendok yang berisi makanan.....
caca pun mematuhi perintah danu, caca membuka mulut dengan lebar...suapan pertama telah masuk...
pintar....ucap danu
sedikit demi sedikit caca menghabiskan makanannya hingga tak bersisa...
nah sudah habis.... ucap danu
sekarang sudah selesai makannya... ucap danu lagi yang meletakkan piring dan memberi caca minum
ca... sekarang minum obatnya ya.... ucap danu
enggak mau... tolak caca
sayang, enggak boleh gitu.... caca enggak sayang sama kakak, ibu dan ayah ya... ucap danu
caca sayang kakak.... caca langsung memeluk danu dan menangis
sudah... sudah jangan menangis.... ucap danu yang memeluk caca dan mengelus kepala caca
kalau caca sayang kakak, ibu, dan ayah caca minum obat ya.... bujuk danu
caca mengangguk di pelukan danu
ya udah sekarang minum obatnya.... ucap danu
caca pun melepaskan pelukannya dan mengambil obat yang sudah danu siapkan....
setelah caca minum obat danu pun menyuruh caca untuk istirahat
sayang.... sekarang kamu istirahat ya... ucap danu
caca hanya memberi anggukan dan berbaring
danu membetulkan letak bantal dan selimut agar caca nyaman
kalau gitu kakak keluar dulu... kamu istirahat.... ucap danu
danu pun beranjak keluar kamar caca sambil membawa piring , namun langkahnya terhenti dan berbalik
sayang.... ucap danu
iya kak.... ucap caca
istirahat ya... jangan baca buku lagi.... tegas danu
iya kakak sayang, caca tidur....
danu pun tersenyum dan melangkah ke luar dan membiarkan caca istirahat
danu menyimpan piring di dapur dan kembali ke meja makan....
untuk menyelesaikan makannya yang tadi tertunda
ratna dan danu melihat ke arah bagas
bagas adik kamu sudah makannya.... tanya bagas
sudah yah.... caca sudah minum obat juga sekarang lagi tidur.... ucap danu yang tetap fokus dengan makanan yang ada di hadapannya....
__ADS_1
Ratna dan bagas saling berpandangan dan tersenyum mendengar jawaban bagas
dan mereka pun melanjutkan makan kembali