Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
90


__ADS_3

hari sudah malam, caca baru saja bangun dari tidurnya,


caca meraih jam yang terletak di meja kecil samping tempat tidurnya, saat di lihat ternyata caca sudah tertidur cukup lama,


ya ampun aku sudah tertidur cukup lama... ucap caca


kriuk... kriuk.... suara perut caca


aku lapar... ucap caca bangkit dari tidurnya lalu keluar kamar dan berjalan menuju dapur,


suasana rumah yang sudah gelap karena orang di rumah itu pastinya sudah tidur...


caca pun terus berjalan menuju dapur untuk mencari beberapa cemilan dan air mineral karena merasa haus...


sampainya di dapur, caca mencari makanan dan membuka kulkas untuk mengambil sebotol minuman dan mencari makanan, caca pun membuka lemari yang biasa bibi atau ratna menyimpan makanan...


apa tuh... ucap caca saat melihat dua piring di dalam lemari lalu mengambilnya...


saat melihat ternyata makan malam miliknya yang tidak iya makan karena tertidur, caca pun meletakkan di meja,


aku makan ini aja deh... ucap caca langsung mengambil piring dan nasi lalu caca pun makan di dapur seorang diri...


setelah menyantap habis masakan yang di buat untuknya caca pun merapihkan kembali semuanya lalu kembali ke kamarnya...


caca mengelus perutnya yang terasa kenyang sambil berjalan menuju kamar...


sampainya di kamar caca pun duduk di meja belajar, memeriksa apa ada tugas yang belum ia kerjakan... beberapa menit kemudian caca pun naik ke atas tempat tidur dan membaringkan badannya, karena caca memutuskan untuk tidur kembali karena besok ia akan beraktifitas kembali seperti biasa...


hari sudah pagi....


caca masih tertidur di atas tempat tidurnya dengan lelap,


sedangkan ratna dan bagas sudah bersiap untuk pergi ke restoran dan kantor...


mereka yang sudah rapih langsung menuju meja makan untuk sarapan...


ayo yah... ucap ratna


iya bu sebentar lagi... ucap bagas


ratna pun menunggu bagas dengan memeriksa barang yang akan ia bawa agar tidak ada yang tertinggal,


beberapa menit kemudian bagas pun selesai..


ayo bu... udah bagas


ratna pun langsung berdiri dari duduknya dan melangkah keluar kamar bersama bagas menuju meja makan...


bibi caca belum bangun.... tanya ratna


sepertinya belum nyonya... ucap bibi jum


tuh anak tumben belum bangun apa enggak ada kuliah pagi... ucap ratna seorang diri


coba kamu cek bu, mungkin dia sakit... ucap bagas


iya juga ya, ya udah ibu cek dulu... ucap ratna


ratna pun meninggalkan meja menuju kamar caca,


sampainya ratna di depan kamar caca, ratna langsung membuka pintu kamar caca dengan berlahan,


saat itu ratna melihat caca yang masih tertidur, ratna pun mendekat dan membangunkan caca dengan membelai kepalanya lalu memanggil caca dengan suara pelan


sayang... ayo bangun... kamu enggak kuliah... ucap ratna


apa kamu sakit sayang... ucap ratna lagi


em... iya bu... ucap caca yang masih memejamkan mata


kamu kenapa sayang? sakit!!... ucap ratna


tidak bu... ucap caca


kamu enggak ke kampus sayang? ucap ratna


kampus bu... ucap caca


kalau gitu kampus bangun, mandi terus sarapan.. nanti kamu telat... ucap ratna


iya bu... ucap caca


kalau gitu ibu tunggu di meja makan ya... ucap ratna


em... ucap caca mengangguk

__ADS_1


lalu ratna pun keluar dari kamar caca...


ratna kembali ke meja makan,


caca kenapa bu? tanya bagas yang melihat ke datangan ratna lalu duduk samping bagas


dia bilang tidak apa-apa yah, tapi ibu lihat dia seperti orang yang lagi tidak enak badan.... jelas ratna


biarkan saja bu, tidak udah di paksakan dia untuk ke kampus, nanti malah sakitnya kambuh lagi... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


bibi jum... panggil ratna


iya nyonya... jawab bibi jum yang berada di dapur


nanti tolong buatkan caca sup ya supaya dia lebih segar... ucap ratna


baik nyonya, maaf nyonya memangnya non caca sakit nyonya... tanya bibi jum


sepertinya begitu, cuma tadi dia bilang tidak apa-apa, tapi bikinkan saja bibi takutnya memang benar caca sakit... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


bibi jum pun kembali ke dapur mengerjakan pekerjaannya


ratna dan bagas kembali memakan sarapannya yang sudah di sediakan...


beberapa menit kemudian ratna dan bagas selesai sarapan,


bagas dan ratna langsung berangkat ke tempat tujuan masing-masing...


bibi saya berangkat ke restoran dulu ya? ucap ratna


baik nyonya,


tolong jaga caca dan kalau ada apa-apa sama caca tolong langsung kabarin saya atau bapak ya bibi... ucap ratna


baik nyonya,.... ucap bibi jum


jaga rumah ya bibi... ucap bagas


iya tuan... ucap bibi jum


bagas dan ratna pun melangkah keluar rumah,


Oh ya bibi biarkan saja caca istirahat kalau dia masih tidur enggak usah di bangunkan... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


bagas yang sudah lebih dulu meninggalkan rumah menuju kantor, barulah di susul oleh ratna menjalankan mobilnya pergi meninggalkan rumah,


bibi jum yang sudah mengunci pintunya kembali ke dalam rumah untuk mengerjakan pekerjaannya...


caca yang masih berada di kamar memang sedang tidak enak badan karena kemarin bermain hingga lelah,


namun caca harus ke kampus karena ada kuliah penting...


caca pun bangun dari tempat tidurnya dan masuk ke dalam kamar mandi...


beberapa menit kemudian caca yang sudah rapih langsung keluar dari kamar menuju meja makan untuk sarapan, dengan wajah yang pucat caca berjalan dengan sempoyongan....


caca langsung duduk di meja makan dan mengambil sarapan yang masih ada di atas meja, bibi jum sengaja tidak merapihkan sarapannya karena caca belum sarapan...


saat bibi jum kembali dari kamar belakang, bibi jum melihat caca sedang sarapan dan sudah memakai pakaian rapih...


non, mau pergi... tanya bibi jum


iya bibi... jawab caca


bukannya non lagi sakit... ucap bibi jum


enggak apa-apa ko bibi, lagian hari ini ada kuliah penting... ucap caca


tapi non, nanti saya di marahin ibu sama bapak kalau non keluar, soalnya ibu berpesan non harus istirahat... ucap bibi jum


caca enggak apa-apa bibi, udah jangan takut... habis kuliah caca pulang ko... ucap caca


tapi non... ucap bibi dengan ekspresi bingung dan takut


udah, bibi tenang aja ya... ucap caca


kalau gitu caca berangkat dulu ke kampus... ucap caca


caca pun langsung melangkah keluar rumah...

__ADS_1


bibi jum hanya dapat melihat kepergian caca...


duh gimana ini, semoga aja non caca baik-baik aja... ucap bibi jum panik


lalu bibi jum pun mengunci pagar dan masuk ke dalam rumah.


caca pun pergi menuju kampus dengan menggunakan taksi, dengan menahan rasa badannya yang tidak baik... caca berusaha bersikap seperti biasa....


caca memberhentikan taksi dan masuk ke dalam taksi,


pak ke Universitas **** ****


baik non.... ucap pak supir


di dalam taksi caca menyandarkan kepalanya dengan memandang sepanjang jalan menuju kampus...


dika dan andre sudah berada di kampus lebih dulu dan berada di kelas sedang mengobrol,


datang lah rita,


kalian liat caca enggak... tanya rita yang baru saja datang


enggak, kita dari tadi di sini... ucap dika


kenapa emangnya... ucap andre


ko tumben tuh anak belum datang ya... ucap rita


macet kali... ucap dika


apa dia sakit ya, karena kemarin... ucap rita


hus jangan ngomong sembarangan... ucap andre


ya siapa tau aja karena dia kelelahan, kan tau sendiri kondisi dia kaya apa... ucap rita


iya juga, mudah-mudahan enggak ada apa-apa deh... ucap dika


iya... ucap rita


tak lama zaza datang


Hai... kalian udah lama datangnya... ucap zaza


lumayan... ucap dika


loh... caca mana... tanya zaza


belum datang... ucap rita


tumben... ucap zaza


mana kita tau.... ucap dika, andre dan rita bersama


udah kalian telepon... ucap zaza


belum... ucap rita


iya juga, kenapa enggak kepikiran... ucap dika


telepon rita, tanya dia di mana? ucap andre


iya... ucap rita


rita pun menelpon caca, dika, zaza dan andre melihat ke arah handphone rita yang sedang menelpon caca


caca yang masih berada di dalam taksi mengambil handphone nya yang berbunyi,


caca pun langsung mengangkat, setelah melihat siapa yang telah menghubunginya


halo... kenapa rita.... ucap caca


caca kamu di mana? kamu baik-baik aja kan? ko kamu belum datang ke kampus seh? ucap rita tanpa henti


Hai... gimana aku mau jawab kalau kamu nanyanya enggak putus-putus... ucap caca


habis kamu bikin kita khawatir udah gitu enggak ada kabar... ucap rita


sorry, aku ke kampus ko ini lagi di jalan... ucap caca


syukurlah... kalau gitu kita tunggu ya? kita udah di kelas... ucap rita


iya... ucap caca langsung menutup telepon nya


syukurlah kalau dia baik-baik aja... ucap andre

__ADS_1


kalau gitu kita tunggu aja... ucap zaza


iya... ucap rita


__ADS_2