
hari sudah malam, caca baru saja bangun dari tidurnya,
caca meraih jam yang terletak di meja kecil samping tempat tidurnya, saat di lihat ternyata caca sudah tertidur cukup lama,
ya ampun aku sudah tertidur cukup lama... ucap caca
kriuk... kriuk.... suara perut caca
aku lapar... ucap caca bangkit dari tidurnya lalu keluar kamar dan berjalan menuju dapur,
suasana rumah yang sudah gelap karena orang di rumah itu pastinya sudah tidur...
caca pun terus berjalan menuju dapur untuk mencari beberapa cemilan dan air mineral karena merasa haus...
sampainya di dapur, caca mencari makanan dan membuka kulkas untuk mengambil sebotol minuman dan mencari makanan, caca pun membuka lemari yang biasa bibi atau ratna menyimpan makanan...
apa tuh... ucap caca saat melihat dua piring di dalam lemari lalu mengambilnya...
saat melihat ternyata makan malam miliknya yang tidak iya makan karena tertidur, caca pun meletakkan di meja,
aku makan ini aja deh... ucap caca langsung mengambil piring dan nasi lalu caca pun makan di dapur seorang diri...
setelah menyantap habis masakan yang di buat untuknya caca pun merapihkan kembali semuanya lalu kembali ke kamarnya...
caca mengelus perutnya yang terasa kenyang sambil berjalan menuju kamar...
sampainya di kamar caca pun duduk di meja belajar, memeriksa apa ada tugas yang belum ia kerjakan... beberapa menit kemudian caca pun naik ke atas tempat tidur dan membaringkan badannya, karena caca memutuskan untuk tidur kembali karena besok ia akan beraktifitas kembali seperti biasa...
hari sudah pagi....
caca masih tertidur di atas tempat tidurnya dengan lelap,
sedangkan ratna dan bagas sudah bersiap untuk pergi ke restoran dan kantor...
mereka yang sudah rapih langsung menuju meja makan untuk sarapan...
ayo yah... ucap ratna
iya bu sebentar lagi... ucap bagas
ratna pun menunggu bagas dengan memeriksa barang yang akan ia bawa agar tidak ada yang tertinggal,
beberapa menit kemudian bagas pun selesai..
ayo bu... udah bagas
ratna pun langsung berdiri dari duduknya dan melangkah keluar kamar bersama bagas menuju meja makan...
bibi caca belum bangun.... tanya ratna
sepertinya belum nyonya... ucap bibi jum
tuh anak tumben belum bangun apa enggak ada kuliah pagi... ucap ratna seorang diri
coba kamu cek bu, mungkin dia sakit... ucap bagas
iya juga ya, ya udah ibu cek dulu... ucap ratna
ratna pun meninggalkan meja menuju kamar caca,
sampainya ratna di depan kamar caca, ratna langsung membuka pintu kamar caca dengan berlahan,
saat itu ratna melihat caca yang masih tertidur, ratna pun mendekat dan membangunkan caca dengan membelai kepalanya lalu memanggil caca dengan suara pelan
sayang... ayo bangun... kamu enggak kuliah... ucap ratna
apa kamu sakit sayang... ucap ratna lagi
em... iya bu... ucap caca yang masih memejamkan mata
kamu kenapa sayang? sakit!!... ucap ratna
tidak bu... ucap caca
kamu enggak ke kampus sayang? ucap ratna
kampus bu... ucap caca
kalau gitu kampus bangun, mandi terus sarapan.. nanti kamu telat... ucap ratna
iya bu... ucap caca
kalau gitu ibu tunggu di meja makan ya... ucap ratna
em... ucap caca mengangguk
__ADS_1
lalu ratna pun keluar dari kamar caca...
ratna kembali ke meja makan,
caca kenapa bu? tanya bagas yang melihat ke datangan ratna lalu duduk samping bagas
dia bilang tidak apa-apa yah, tapi ibu lihat dia seperti orang yang lagi tidak enak badan.... jelas ratna
biarkan saja bu, tidak udah di paksakan dia untuk ke kampus, nanti malah sakitnya kambuh lagi... ucap bagas
iya yah... ucap ratna
bibi jum... panggil ratna
iya nyonya... jawab bibi jum yang berada di dapur
nanti tolong buatkan caca sup ya supaya dia lebih segar... ucap ratna
baik nyonya, maaf nyonya memangnya non caca sakit nyonya... tanya bibi jum
sepertinya begitu, cuma tadi dia bilang tidak apa-apa, tapi bikinkan saja bibi takutnya memang benar caca sakit... ucap ratna
baik nyonya... ucap bibi jum
bibi jum pun kembali ke dapur mengerjakan pekerjaannya
ratna dan bagas kembali memakan sarapannya yang sudah di sediakan...
beberapa menit kemudian ratna dan bagas selesai sarapan,
bagas dan ratna langsung berangkat ke tempat tujuan masing-masing...
bibi saya berangkat ke restoran dulu ya? ucap ratna
baik nyonya,
tolong jaga caca dan kalau ada apa-apa sama caca tolong langsung kabarin saya atau bapak ya bibi... ucap ratna
baik nyonya,.... ucap bibi jum
jaga rumah ya bibi... ucap bagas
iya tuan... ucap bibi jum
bagas dan ratna pun melangkah keluar rumah,
Oh ya bibi biarkan saja caca istirahat kalau dia masih tidur enggak usah di bangunkan... ucap ratna
baik nyonya... ucap bibi jum
bagas yang sudah lebih dulu meninggalkan rumah menuju kantor, barulah di susul oleh ratna menjalankan mobilnya pergi meninggalkan rumah,
bibi jum yang sudah mengunci pintunya kembali ke dalam rumah untuk mengerjakan pekerjaannya...
caca yang masih berada di kamar memang sedang tidak enak badan karena kemarin bermain hingga lelah,
namun caca harus ke kampus karena ada kuliah penting...
caca pun bangun dari tempat tidurnya dan masuk ke dalam kamar mandi...
beberapa menit kemudian caca yang sudah rapih langsung keluar dari kamar menuju meja makan untuk sarapan, dengan wajah yang pucat caca berjalan dengan sempoyongan....
caca langsung duduk di meja makan dan mengambil sarapan yang masih ada di atas meja, bibi jum sengaja tidak merapihkan sarapannya karena caca belum sarapan...
saat bibi jum kembali dari kamar belakang, bibi jum melihat caca sedang sarapan dan sudah memakai pakaian rapih...
non, mau pergi... tanya bibi jum
iya bibi... jawab caca
bukannya non lagi sakit... ucap bibi jum
enggak apa-apa ko bibi, lagian hari ini ada kuliah penting... ucap caca
tapi non, nanti saya di marahin ibu sama bapak kalau non keluar, soalnya ibu berpesan non harus istirahat... ucap bibi jum
caca enggak apa-apa bibi, udah jangan takut... habis kuliah caca pulang ko... ucap caca
tapi non... ucap bibi dengan ekspresi bingung dan takut
udah, bibi tenang aja ya... ucap caca
kalau gitu caca berangkat dulu ke kampus... ucap caca
caca pun langsung melangkah keluar rumah...
__ADS_1
bibi jum hanya dapat melihat kepergian caca...
duh gimana ini, semoga aja non caca baik-baik aja... ucap bibi jum panik
lalu bibi jum pun mengunci pagar dan masuk ke dalam rumah.
caca pun pergi menuju kampus dengan menggunakan taksi, dengan menahan rasa badannya yang tidak baik... caca berusaha bersikap seperti biasa....
caca memberhentikan taksi dan masuk ke dalam taksi,
pak ke Universitas **** ****
baik non.... ucap pak supir
di dalam taksi caca menyandarkan kepalanya dengan memandang sepanjang jalan menuju kampus...
dika dan andre sudah berada di kampus lebih dulu dan berada di kelas sedang mengobrol,
datang lah rita,
kalian liat caca enggak... tanya rita yang baru saja datang
enggak, kita dari tadi di sini... ucap dika
kenapa emangnya... ucap andre
ko tumben tuh anak belum datang ya... ucap rita
macet kali... ucap dika
apa dia sakit ya, karena kemarin... ucap rita
hus jangan ngomong sembarangan... ucap andre
ya siapa tau aja karena dia kelelahan, kan tau sendiri kondisi dia kaya apa... ucap rita
iya juga, mudah-mudahan enggak ada apa-apa deh... ucap dika
iya... ucap rita
tak lama zaza datang
Hai... kalian udah lama datangnya... ucap zaza
lumayan... ucap dika
loh... caca mana... tanya zaza
belum datang... ucap rita
tumben... ucap zaza
mana kita tau.... ucap dika, andre dan rita bersama
udah kalian telepon... ucap zaza
belum... ucap rita
iya juga, kenapa enggak kepikiran... ucap dika
telepon rita, tanya dia di mana? ucap andre
iya... ucap rita
rita pun menelpon caca, dika, zaza dan andre melihat ke arah handphone rita yang sedang menelpon caca
caca yang masih berada di dalam taksi mengambil handphone nya yang berbunyi,
caca pun langsung mengangkat, setelah melihat siapa yang telah menghubunginya
halo... kenapa rita.... ucap caca
caca kamu di mana? kamu baik-baik aja kan? ko kamu belum datang ke kampus seh? ucap rita tanpa henti
Hai... gimana aku mau jawab kalau kamu nanyanya enggak putus-putus... ucap caca
habis kamu bikin kita khawatir udah gitu enggak ada kabar... ucap rita
sorry, aku ke kampus ko ini lagi di jalan... ucap caca
syukurlah... kalau gitu kita tunggu ya? kita udah di kelas... ucap rita
iya... ucap caca langsung menutup telepon nya
syukurlah kalau dia baik-baik aja... ucap andre
__ADS_1
kalau gitu kita tunggu aja... ucap zaza
iya... ucap rita