Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
61


__ADS_3

suasana kembali menjadi sedih...


ternyata itu hanya respon sesaat yang caca berikan, namun syukur alhamdulilah kini caca sudah ada kemajuan dengan memberi respon lewat gerakan...


tinggal menunggu caca siuman.... karena kondisi caca saat ini sudah stabil....


mereka semua duduk di sofa dengan muka murung....


tanpa mereka sadari hari sudah siang...


danu melihatnya jam di tangannya menunjukkan pukul 12.30 wib....


sudah waktunya untuk makan siang,


danu pun memutuskan untuk membeli makanan siang....


karena sedari tadi mereka belum ada makan apa-apa karena memikirkan caca....


danu pun membuka suara untuk berpamitan pada ayah dan ibunya karena mau membeli makanan....


ayah ibu danu keluar sebentar ya.... ucap danu


kamu mau kemana danu.... tanya bagas


danu mau membeli makanan.... ucap danu


baik lah kamu hati-hati di jalan.... ucap bagas


iya yah.... kalau gitu danu pergi dulu....ucap danu pada ratna dan bagas


sedangkan ratna hanya terdiam di sofa, tidak bersemangat....


bagas hanya bisa menemani ratna dan menenangkannya....


sebelum danu melangkah keluar ruangan, danu menghampiri caca lebih dulu untuk berpamitan...


sayang... kakak keluar sebentar ya.... kamu di sini baik-baik sama ayah dan ibu.... ucap danu pamit lalu mengecup kening caca dengan lembut dan penuh kasih sayang....


setelah berpamitan pada caca danu pun melangkah keluar ruangan, tinggallah ratna dan bagas yang berada di ruangan bersama caca....


begitu sedih melihat ratna yang tak henti-hentinya meratapi kesedihan, begitu lemas tak bertenaga ratna bersandar di pundak bagas...


bu, jangan seperti ini.... ibu jangan bersedih terus... kita harus yakin kalau caca akan baik-baik saja... ucap bagas


iya yah... ibu cuma enggak tega liat caca terbaring seperti itu.... ucap ratna


ayah mengerti... tapi ini lah cobaan yang harus kita terima bu, kita harus kuat... ayah juga merasa bersalah atas kelakuan ayah yang membuat caca seperti ini... tapi kita enggak bisa terus bersedih depan caca.. kasian caca yang saat ini sedang berjuang dengan penyakitnya... ucap bagas


iya yah.... jawab ratna yang masih bersandar di pundak bagas dan bagas pun membelai kepala ratna


danu yang sudah berada di mobil, langsung menjalankan mobilnya menuju rumah makan untuk membeli beberapa makanan untuk makan siang ayah dan ibunya serta danu....


saat ini danu terus saja merasa kepikiran caca...


apa yang telah terjadi tadi bahwa caca merespon dengan menggerakkan tangannya, walau hanya sedikit.... namun mengapa caca belum juga tersadar dari komanya....

__ADS_1


beberapa menit kemudian sampailah danu di sebuah rumah makan....


danu menghentikan mobilnya tepat di depan rumah makan tersebut dan turun dari mobil....


danu pun langsung masuk dan memesan beberapa makanan....


setelah selesai memesan danu pun menunggu pesanannya jadi....


sambil menunggu, danu pun duduk sambil memainkan ponselnya....


setelah beberapa menit menunggu, pesanan danu pun siap, pelayan pun mengantarkan pesanan pada danu...


permisi.... ini pesanan bapak.... ucap pelayan meletakkan makan yang danu pesan di atas meja


oh ya makasih.... ucap danu


Sama-sama... ucap pelayan lalu pergi meninggalkan danu


danu pun berdiri dari duduknya, lalu meletakkan ponselnya di saku celana...


lalu danu pun langsung mengambil pesanan nya dan keluar dari rumah makan tersebut menuju mobil...


sampainya di mobil danu langsung masuk kedalam mobil dan meletakkan makanan yang di pesannya di jok mobil sampingnya....


setelah selesai danu langsung menjalankan mobilnya menuju rumah sakit....


setelah danu selesai membeli beberapa macam makanan untuk nya juga untuk bagas dan ratna...


danu pun bergegas kembali ke rumah sakit.... takut bagas dan ratna menunggu lama... danu pun merasa khawatir dengan ratna karena sedari tadi ratna belum makan apa-apa selama di rumah sakit, karena terus memikirkan kondisi caca...


danu turun dari mobil dengan membawa makanan yang ia beli tadi...


danu melangkah masuk menuju ruang rawat caca,


sampainya danu di depan ruang rawat, danu langsung membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan...


danu melihat ratna sedang duduk di samping caca dengan memandangi caca dengan sendu....


kamu sudah datang nak... ucap ratna


iya bu... ucap danu


danu pun melangkah menuju meja untuk menaruh makanan yang iya beli,


setelah meletakkan makanan danu pun mendekat ke arah caca dan ratna


ayo kita makan dulu bu... ajak danu yang sudah berada di belakang ratna sambil memegang pundak ratna


nanti saja nak.... ucap ratna yang masih memandangi caca


ayo bu... kita makan dulu... nanti ibu temani lagi caca.. kalau ibu enggak makan nanti caca sedih.... bujuk danu


ratna masih terdiam dan berpikir


baik lah... ucap ratna

__ADS_1


danu pun tersenyum...


ayo... ajak danu yang membangkitkan ratna dari duduknya dan berpindah ke sofa untuk makan bersama


ratna duduk di samping bagas,


bagas membuka makanan untuk ratna dan memberikannya pada ratna


ini sayang... ucap bagas


makasih.... ucap ratna


begitu pun dengan danu dan bagas, mereka membuka makanan mereka masing-masing lalu mulai menyantap makanan mereka,


walau tidak ada napsu makan namun mereka harus tetap jaga kesehatan....


danu, bagas dan ratna makan dengan rasa sedih...


berlahan demi berlahan mereka makan hingga makanan habis tak bersisa....


saat sedang makan tiba-tiba danu berkata pada ratna dan bagas....


ayah ibu... kalian nanti pulang lebih cepat aja.... enggak perlu sampai malam di sini, nanti ibu kecapean dan kurang istirahat... nanti ibu sakit.... ucap danu


enggak nak... ibu mau nemenin caca di sini.... ucap ratna


kan ada danu bu, nanti kalau ada perkembangan soal caca, danu langsung kabarin ibu... ucap danu


tapi sayang.... ucap ratna terhenti


ibu... danu enggak mau ibu sakit dan pasti caca juga enggak mau liat ibu sakit, jadi ibu pulang dan istirahat... danu janji kalau ada perkembangan dari caca, danu langsung kabarin ibu.... ucap danu


ratna berpikir dan memandang caca


sayang dengar apa kata danu... ucap bagas


baik lah... tapi kalau ada perkembangan soal caca langsung kabarin ayah dan ibu ya.... ucap ratna dengan wajar tertunduk memandang makanan yang ada di hadapannya sambil mengaduk makanan itu


iya bu.... ucap danu


sudah, makan lagi... ucap bagas


mereka pun melanjutkan makannya kembali....


beberapa menit kemudian mereka pun telah selesai makan dan danu pun merapihkan semuanya....


setelah selesai makan danu melihat kembali keadaan caca...


masih sama, terbaring kaku seperti pertama kali namun sekarang kondisi caca sudah lebih baik, tinggal dari keinginan caca sendiri untuk terbangun dari tidur panjangnya saat ini....


danu hanya bisa memandang caca sambil mengelus kepala caca dengan tatapan sedih....


danu rindu dengan tingkah laku caca, danu tidak suka melihat caca seperti sekarang, hanya berbaring tanpa bisa melakukan apa-apa


sayang kakak berharap kamu cepat siuman, jangan tertidur terus seperti ini.... mau sampai kapan kamu mau tertidur sayang? apa kamu tidak lelah....ucap danu terus memandangi caca dengan sedih...

__ADS_1


__ADS_2