Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
78


__ADS_3

setelah kopi bagas habis, bagas pun memutuskan untuk mandi,


sayang... ayah mandi dulu ya... ucap bagas pada caca,


caca pun melepaskan pelukannya,


iya yah.... ucap caca


bagas tersenyum dan mengelus kepala caca lalu pergi menuju kamar, meninggalkan caca di ruang tv seorang diri yang sedang menonton TV.


caca pun melihat kepergian ayahnya... caca merasa sedih... namun caca memilih melanjutkan kembali menonton acara tv.


bagas yang surah berada di depan kamar langsung masuk ke dalam kamar, lalu bagas pun masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan badan karena lelah bekerja...


ratna yang berada di dapur bersama bibi jum, masih mempersiapkan semuanya untuk makan malam,


caca yang sudah selesai menonton TV kembali ke kamarnya untuk mempersiapkan perlengkapan kuliah agar tidak ada yang tertinggal...


bagas yang sudah selesai mandi, sedang berada di meja kerjanya, untuk membuat model interior baru yang dapat menarik konsumen,


ya walau sekarang ini bagas sedang di banjiri pemesan namun bagas tak berhenti berinovasi dalam usaha yang ia rintis sejak dulu.


ratna dan bibi jum yang berada di dapur, sudah siap memasak beberapa menu yang telah selesai, tinggal memasak menu terakhir, namun ratna ingin mengecek suaminya sudah mandi atau belum sekalian memberi tau pada bagas bahwa makan malam telah siap,


bibi tolong lanjutkan memasaknya ya, saya ke kamar dulu... ucap ratna


baik nyonya biar saya saja yang melanjutkan... ucap bibi jum


bibi jum pun melanjutkan masak dan mempersiapkan semuanya,


ratna pun meninggalkan dapur dan masuk ke dalam kamar


saat di lihat ternyata bagas sedang sibuk di meja kerjanya...


ratna menghampiri bagas


sayang... sedang apa... tanya ratna


menggambar bu, mencoba bikin model baru... ucap bagas


kita makan dulu yuk yah... ajak ratna


iya bu dikit lagi... ucap bagas


oh ya yah, tadi ayah liat ada yang aneh enggak sama caca... tanya ratna yang sudah duduk di sofa


aneh gimana bu... ucap bagas


ya sikapnya gitu yah... ucap ratna


bagas pun berfikir sejenak...


iya juga, tadi caca tumben manja sama ayah... ucap bagas


emangnya kenapa bu? tanya bagas lagi


sepertinya caca kangen sama danu, cuma dia enggak berani untuk ngomong atau menghubungi danu yah... tau sendiri sifat anak kamu seperti apa? ucap ratna


oh seperti itu, apa perlu kita telepon danu memberi tau soal ini, ya biar rasa rindu caca berkurang... ucap batas memberi solusi


tapi kan danu sibuk yah... ucap ratna


iya juga ya... ya sudah kita coba untuk menghiburnya saja... nanti pas weekend kita ajak caca jalan... ucap bagas


saat sedang mengobrol bibi jum mengetuk pintu


tuan nyonya maaf makan malamnya sudah siap... ucap bibi jum


iya bibi,.... ucap ratna


bibi jum pun kembali ke dapur setelah mendapat jawaban dari majikannya


ratna kembali membahas obrolan mereka,


boleh juga yah... ucap ratna


ya sudah ayo kita makan... ucap ratna lagi


ayo bu... ucap bagas


mereka pun keluar kamar menuju meja makan,


sampainya di meja makan dan duduk, ratna pun meminta bibi jum untuk memanggilkan caca...


bibi tolong panggilkan caca ya di kamarnya... ucap ratna yang sudah berada di meja makan


baik nyonya... ucap bibi jum


bibi jum pun langsung menuju kamar caca, sampainya di depan pintu kamar caca bibi jum langsung mengetok pintu kamar caca


tok


tok


tok

__ADS_1


non, di tunggu ibu sama bapak di meja makan untuk makan malam... ucap bibi jum


caca yang sedang membuka buku di atas tempat tidur langsung menjawab panggilan bibi jum


iya bibi... jawab caca


bibi jum pun kembali ke dapur setelah mendapat jawaban


caca pun langsung menutup buku dan menyimpannya di meja, langsung caca pun keluar kamar menuju meja makan


tak lama caca pun muncul,


ratna yang melihat kedatangan caca langsung menyuruhnya duduk dan makan,


ayo, sini ayo duduk, kita makan sama-sama... ucap ratna


caca langsung duduk di meja makan dan mereka pun makan bersama-sama


tanpa obrolan, suasana hening hanya suara piring yang terdengar,


ratna dan bagas hanya saling berpandangan melihat caca yang hanya diam saja menikmati makanan yang ada di hadapannya, hingga akhir mereka selesai makan...


tak ada yang buka suara sedikitpun


bu ayah, caca ke kamar duluan ya... ucap caca


hah.... iya sayang... ucap ratna


ratna dan bagas kembali saling berpandangan melihat caca yang sudah meninggalkan meja makan...


bu... ucap bagas


iya ibu tau yah... ucap ratna


setelah kepergian caca mereka pun kembali menghabiskan makanan mereka yang masih tersisa di piring membiarkan caca yang sudah kembali ke kamar


caca yang sudah masuk ke dalam kamar langsung duduk di meja belajar, membuka-buka buku sambil mendengarkan musik...


ratna dan bagas sudah siap makan, mereka duduk di ruang tv dengan romantis dengan lampu yang tidak mereka nyalakan...


karena mereka belum merasa mengantuk


pagi sudah menjelang,


bagas, ratna sudah berada di meja makan untuk sarapan...


caca yang baru saja siap untuk berangkat ke kampus langsung menuju meja makan dengan ceria


pagi... sapa caca dengan ceria


pagi sayang.... jawab ratna dan bagas


bagas dan ratna yang melihat perubahan caca hanya saling menatap satu sama lain,


bagas yang mengangkat ke dua bahu sebagai jawaban tidak tau ada apa dengan caca,


ratna pun kembali fokus sarapan...


mereka hanya diam dan memandang caca dengan banyak pertanyaan namun tidak di utarakan,


bagas yang selesai sarapan langsung berpamitan pada ratna dan caca


ibu, caca ayah berangkat kerja dulu ya... ucap bagas


iya sayang... ucap ratna,


iya yah... ucap caca


bagas pun meninggalkan meja makan untuk berangkat kerja karena mang ujang sudah menunggu di mobil


ratna dan caca yang masih di meja makan untuk menghabiskan sarapannya,


sayang ibu ngambil tas sama kunci dulu ya... ucap ratna


ibu ke restoran lagi ya.. ucap caca


enggak sayang, ibu mau nganterin kamu... ucap ratna


ratna pun meninggalkan meja makan dan bersiap untuk mengantar caca ke kampus


caca yang selesai sarapan, menunggu ratna di depan rumah


setelah selesai, ratna langsung keluar kamar namun sebelum berangkat, ratna memberi tau bibi jum


bibi jum, saya pergi dulu mau nganter caca ke kampus, nanti saya juga pulang agak telat soalnya sekalian nanti saya mau ke supermarket untuk belanja... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


kamu jaga rumah baik-baik ya...saya pergi dulu... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


yang mengikuti ratna ke depan rumah


di sana caca sudah menunggu ratna

__ADS_1


ayo sayang... ucap ratna langsung menuju mobil,


pergi dulu ya bibi... ucap caca


hati-hati non... ucap bibi jum


iya bibi... ucap caca


ratna dan caca yang sudah meninggalkan rumah, bibi jum langsung mengunci pagar dan pintu karena bibi jum akan membereskan dapur dan pekerjaan yang lainnya


di perjalanan ratna bertanya pada caca,


sayang nanti kamu pulang jam berapa? tanya ratna


siang bu, cuma satu mata kuliah aja... ucap caca


kalau gitu nanti ibu jemput ya, sekalian ke mall belanja untuk keperluan dapur udah pada habis... ucap ratna


iya bu... ucap caca


mobil ratna memasuki gerbang kampus,


caca pun berpamitan pada ratna,


bu caca kuliah dulu... ucap caca


iya sayang... nanti ibu jemput... ucap ratna


iya bu... bay... ucap caca


bay sayang... ucap ratna


ratna pun meninggalkan kampus caca,


sambil menunggu caca pulang, ratna memutuskan untuk menunggu caca di restoran... karena jarak restoran dengan kampus caca tidak jauh...


caca pun masuk ke dalam kampus dan langsung menuju kelas, saat sampai di depan kelas, caca melihat sahabatnya belum ada yang datang maka caca memutuskan untuk menunggunya di dalam kelas,


duduk sendiri, caca mendengarkan musik dan membaca buku novel sambil menunggu,


satu persatu mahasiswa lain mulai berdatangan,


caca masih fokus membaca novel,


tak lama rita dan zaza pun sampai di kampus


mereka yang bertemu di depan pintu gedung kampus saling bersapaan


rita... panggil zaza


hai zaza... ucap rita yang menunggu zaza dan mereka masuk ke kampus bersama,


mereka langsung menuju kelas, saat masuk ke dalam kelas ternyata mereka melihat caca yang sudah ada di kelas


mereka pun menghampiri caca,


hai say... sapa rita dan zaza


caca yang kaget langsung melihat ke arah zaza dan rita,


kalian ngagetin aja.... ucap caca


kamu yang serius baca dari tadi? ucap rita


kamu datang dari tadi ca... ucap zaza


lumayan.... ucap caca


mereka pun langsung duduk satu bangku dengan caca,


tak lama andre dan dika pun datang...


kalian baru datang... ucap rita


iya ni... kalian dari tadi... tanya dika


enggak juga, belum lama... ucap zaza


dika dan andre pun duduk di belakang para wanita


tak lama kemudian,


dosen pun masuk ke dalam ruangan untuk memberikan materi,


pagi anak-anak... kita mulai saja materi kita hari ini... ucap dosen


ruangan seketika menjadi tenang, semua mahasiswa fokus memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan di depan


dua jam telah berlalu, pelajaran hati ini telah usai,


baik anak-anak mata kuliah kita hari ini telah berakhir, sampai ketemu minggu depan... ucap dosen


dosen pun meninggalkan ruang kelas....


di susul mahasiswa yang lainnya yang juga meninggalkan ruang kelas, begitu pun dengan caca dan kawan-kawan pun keluar dari ruang kelas

__ADS_1


mereka tidak langsung pulang ke rumah masing-masing...


karena mereka akan berkumpul sejenak di kantin sambil melepas rindu... sambil menunggu caca di jemput oleh ratna.


__ADS_2