
setelah kopi bagas habis, bagas pun memutuskan untuk mandi,
sayang... ayah mandi dulu ya... ucap bagas pada caca,
caca pun melepaskan pelukannya,
iya yah.... ucap caca
bagas tersenyum dan mengelus kepala caca lalu pergi menuju kamar, meninggalkan caca di ruang tv seorang diri yang sedang menonton TV.
caca pun melihat kepergian ayahnya... caca merasa sedih... namun caca memilih melanjutkan kembali menonton acara tv.
bagas yang surah berada di depan kamar langsung masuk ke dalam kamar, lalu bagas pun masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan badan karena lelah bekerja...
ratna yang berada di dapur bersama bibi jum, masih mempersiapkan semuanya untuk makan malam,
caca yang sudah selesai menonton TV kembali ke kamarnya untuk mempersiapkan perlengkapan kuliah agar tidak ada yang tertinggal...
bagas yang sudah selesai mandi, sedang berada di meja kerjanya, untuk membuat model interior baru yang dapat menarik konsumen,
ya walau sekarang ini bagas sedang di banjiri pemesan namun bagas tak berhenti berinovasi dalam usaha yang ia rintis sejak dulu.
ratna dan bibi jum yang berada di dapur, sudah siap memasak beberapa menu yang telah selesai, tinggal memasak menu terakhir, namun ratna ingin mengecek suaminya sudah mandi atau belum sekalian memberi tau pada bagas bahwa makan malam telah siap,
bibi tolong lanjutkan memasaknya ya, saya ke kamar dulu... ucap ratna
baik nyonya biar saya saja yang melanjutkan... ucap bibi jum
bibi jum pun melanjutkan masak dan mempersiapkan semuanya,
ratna pun meninggalkan dapur dan masuk ke dalam kamar
saat di lihat ternyata bagas sedang sibuk di meja kerjanya...
ratna menghampiri bagas
sayang... sedang apa... tanya ratna
menggambar bu, mencoba bikin model baru... ucap bagas
kita makan dulu yuk yah... ajak ratna
iya bu dikit lagi... ucap bagas
oh ya yah, tadi ayah liat ada yang aneh enggak sama caca... tanya ratna yang sudah duduk di sofa
aneh gimana bu... ucap bagas
ya sikapnya gitu yah... ucap ratna
bagas pun berfikir sejenak...
iya juga, tadi caca tumben manja sama ayah... ucap bagas
emangnya kenapa bu? tanya bagas lagi
sepertinya caca kangen sama danu, cuma dia enggak berani untuk ngomong atau menghubungi danu yah... tau sendiri sifat anak kamu seperti apa? ucap ratna
oh seperti itu, apa perlu kita telepon danu memberi tau soal ini, ya biar rasa rindu caca berkurang... ucap batas memberi solusi
tapi kan danu sibuk yah... ucap ratna
iya juga ya... ya sudah kita coba untuk menghiburnya saja... nanti pas weekend kita ajak caca jalan... ucap bagas
saat sedang mengobrol bibi jum mengetuk pintu
tuan nyonya maaf makan malamnya sudah siap... ucap bibi jum
iya bibi,.... ucap ratna
bibi jum pun kembali ke dapur setelah mendapat jawaban dari majikannya
ratna kembali membahas obrolan mereka,
boleh juga yah... ucap ratna
ya sudah ayo kita makan... ucap ratna lagi
ayo bu... ucap bagas
mereka pun keluar kamar menuju meja makan,
sampainya di meja makan dan duduk, ratna pun meminta bibi jum untuk memanggilkan caca...
bibi tolong panggilkan caca ya di kamarnya... ucap ratna yang sudah berada di meja makan
baik nyonya... ucap bibi jum
bibi jum pun langsung menuju kamar caca, sampainya di depan pintu kamar caca bibi jum langsung mengetok pintu kamar caca
tok
tok
tok
__ADS_1
non, di tunggu ibu sama bapak di meja makan untuk makan malam... ucap bibi jum
caca yang sedang membuka buku di atas tempat tidur langsung menjawab panggilan bibi jum
iya bibi... jawab caca
bibi jum pun kembali ke dapur setelah mendapat jawaban
caca pun langsung menutup buku dan menyimpannya di meja, langsung caca pun keluar kamar menuju meja makan
tak lama caca pun muncul,
ratna yang melihat kedatangan caca langsung menyuruhnya duduk dan makan,
ayo, sini ayo duduk, kita makan sama-sama... ucap ratna
caca langsung duduk di meja makan dan mereka pun makan bersama-sama
tanpa obrolan, suasana hening hanya suara piring yang terdengar,
ratna dan bagas hanya saling berpandangan melihat caca yang hanya diam saja menikmati makanan yang ada di hadapannya, hingga akhir mereka selesai makan...
tak ada yang buka suara sedikitpun
bu ayah, caca ke kamar duluan ya... ucap caca
hah.... iya sayang... ucap ratna
ratna dan bagas kembali saling berpandangan melihat caca yang sudah meninggalkan meja makan...
bu... ucap bagas
iya ibu tau yah... ucap ratna
setelah kepergian caca mereka pun kembali menghabiskan makanan mereka yang masih tersisa di piring membiarkan caca yang sudah kembali ke kamar
caca yang sudah masuk ke dalam kamar langsung duduk di meja belajar, membuka-buka buku sambil mendengarkan musik...
ratna dan bagas sudah siap makan, mereka duduk di ruang tv dengan romantis dengan lampu yang tidak mereka nyalakan...
karena mereka belum merasa mengantuk
pagi sudah menjelang,
bagas, ratna sudah berada di meja makan untuk sarapan...
caca yang baru saja siap untuk berangkat ke kampus langsung menuju meja makan dengan ceria
pagi... sapa caca dengan ceria
pagi sayang.... jawab ratna dan bagas
bagas dan ratna yang melihat perubahan caca hanya saling menatap satu sama lain,
bagas yang mengangkat ke dua bahu sebagai jawaban tidak tau ada apa dengan caca,
ratna pun kembali fokus sarapan...
mereka hanya diam dan memandang caca dengan banyak pertanyaan namun tidak di utarakan,
bagas yang selesai sarapan langsung berpamitan pada ratna dan caca
ibu, caca ayah berangkat kerja dulu ya... ucap bagas
iya sayang... ucap ratna,
iya yah... ucap caca
bagas pun meninggalkan meja makan untuk berangkat kerja karena mang ujang sudah menunggu di mobil
ratna dan caca yang masih di meja makan untuk menghabiskan sarapannya,
sayang ibu ngambil tas sama kunci dulu ya... ucap ratna
ibu ke restoran lagi ya.. ucap caca
enggak sayang, ibu mau nganterin kamu... ucap ratna
ratna pun meninggalkan meja makan dan bersiap untuk mengantar caca ke kampus
caca yang selesai sarapan, menunggu ratna di depan rumah
setelah selesai, ratna langsung keluar kamar namun sebelum berangkat, ratna memberi tau bibi jum
bibi jum, saya pergi dulu mau nganter caca ke kampus, nanti saya juga pulang agak telat soalnya sekalian nanti saya mau ke supermarket untuk belanja... ucap ratna
baik nyonya... ucap bibi jum
kamu jaga rumah baik-baik ya...saya pergi dulu... ucap ratna
baik nyonya... ucap bibi jum
yang mengikuti ratna ke depan rumah
di sana caca sudah menunggu ratna
__ADS_1
ayo sayang... ucap ratna langsung menuju mobil,
pergi dulu ya bibi... ucap caca
hati-hati non... ucap bibi jum
iya bibi... ucap caca
ratna dan caca yang sudah meninggalkan rumah, bibi jum langsung mengunci pagar dan pintu karena bibi jum akan membereskan dapur dan pekerjaan yang lainnya
di perjalanan ratna bertanya pada caca,
sayang nanti kamu pulang jam berapa? tanya ratna
siang bu, cuma satu mata kuliah aja... ucap caca
kalau gitu nanti ibu jemput ya, sekalian ke mall belanja untuk keperluan dapur udah pada habis... ucap ratna
iya bu... ucap caca
mobil ratna memasuki gerbang kampus,
caca pun berpamitan pada ratna,
bu caca kuliah dulu... ucap caca
iya sayang... nanti ibu jemput... ucap ratna
iya bu... bay... ucap caca
bay sayang... ucap ratna
ratna pun meninggalkan kampus caca,
sambil menunggu caca pulang, ratna memutuskan untuk menunggu caca di restoran... karena jarak restoran dengan kampus caca tidak jauh...
caca pun masuk ke dalam kampus dan langsung menuju kelas, saat sampai di depan kelas, caca melihat sahabatnya belum ada yang datang maka caca memutuskan untuk menunggunya di dalam kelas,
duduk sendiri, caca mendengarkan musik dan membaca buku novel sambil menunggu,
satu persatu mahasiswa lain mulai berdatangan,
caca masih fokus membaca novel,
tak lama rita dan zaza pun sampai di kampus
mereka yang bertemu di depan pintu gedung kampus saling bersapaan
rita... panggil zaza
hai zaza... ucap rita yang menunggu zaza dan mereka masuk ke kampus bersama,
mereka langsung menuju kelas, saat masuk ke dalam kelas ternyata mereka melihat caca yang sudah ada di kelas
mereka pun menghampiri caca,
hai say... sapa rita dan zaza
caca yang kaget langsung melihat ke arah zaza dan rita,
kalian ngagetin aja.... ucap caca
kamu yang serius baca dari tadi? ucap rita
kamu datang dari tadi ca... ucap zaza
lumayan.... ucap caca
mereka pun langsung duduk satu bangku dengan caca,
tak lama andre dan dika pun datang...
kalian baru datang... ucap rita
iya ni... kalian dari tadi... tanya dika
enggak juga, belum lama... ucap zaza
dika dan andre pun duduk di belakang para wanita
tak lama kemudian,
dosen pun masuk ke dalam ruangan untuk memberikan materi,
pagi anak-anak... kita mulai saja materi kita hari ini... ucap dosen
ruangan seketika menjadi tenang, semua mahasiswa fokus memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan di depan
dua jam telah berlalu, pelajaran hati ini telah usai,
baik anak-anak mata kuliah kita hari ini telah berakhir, sampai ketemu minggu depan... ucap dosen
dosen pun meninggalkan ruang kelas....
di susul mahasiswa yang lainnya yang juga meninggalkan ruang kelas, begitu pun dengan caca dan kawan-kawan pun keluar dari ruang kelas
__ADS_1
mereka tidak langsung pulang ke rumah masing-masing...
karena mereka akan berkumpul sejenak di kantin sambil melepas rindu... sambil menunggu caca di jemput oleh ratna.