Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
107


__ADS_3

hari mulai sore,


danu sudah bagun dari tidurnya dan membersihkan diri...


danu pun keluar dari kamarnya menuju depan rumah untuk bersantai menikmati suasana sore di rumah sendiri, setelah sekian lama di sibukkan dengan pekerjaan...


bibi jum pun sudah mulai menyiram bunga sebagai rutinitas di sore hari sebelum memasak,


saat bibi jum lewat di teras rumah, bibi jum melihat danu yang sedang bersantai dan menyapanya...


den danu sudah bangun.... ucap bibi jum


iya bibi.... ucap danu


den danu mau saya buatkan makanan atau minuman? tanya bibi jum


enggak usah bibi, saya hanya mau bersantai.... ucap danu


kalau gitu bibi lanjutkan pekerjaan bibi dulu ya den, kalau perlu sesuatu panggil aja bibi.... ucap bibi jum


iya bibi... ucap danu


bibi jum pun meninggalkan danu seorang diri dan melanjutkan pekerjaannya


danu pun menikmati kembali suasana sore seorang diri....


caca yang berada di kamar sudah bangun dari tidurnya dan langsung menyegarkan badannya...


beberapa menit kemudian,


caca yang sudah menyegarkan badannya dan memakai baju memutuskan untuk langsung keluar dari kamarnya lalu menuju ke ruang TV untuk menonton TV dengan membawa beberapa cemilan sebagai teman nonton...


caca menonton seorang diri dan begitu menikmati salam satu film yang sedang ia tonton,


namun saat sedang asik menonton caca kepikiran kakak tersayangnya namun caca tidak ingin mengganggu kakaknya yang sedang istirahat karena kakaknya baru saja datang dan pastinya sangat lelah... caca pun melanjutkan menonton TV....


namun saat caca sedang asik menonton tiba-tiba danu datang... caca yang melihatnya langsung memasang muka bahagia dan berkata...


kakak... sudah bangun.... ucap caca


sudah sayang, kakak dari tadi di halaman depan... ucap danu yang sudah duduk di samping caca dan ikut menonton TV


kalau gitu temenin caca nonton TV.... ucap caca bahagia


baik... ucap danu


caca pun tersenyum melihat ke arah danu dan menyandarkan kepalanya di bahu danu


nih... ucap caca memberikan cemilan yang ia makan


danu pun mengambilnya...


caca dan danu menonton bersama dengan memakan cemilan...


hari sudah mulai gelap....bibi jum sudah sibuk di dapur bersama ratna sedang memasak untuk makan malam....


bagas sedang mengerjakan pekerjaan mendesain gambar karena ada pesanan interior yang baru saja ia terima...


sedangkan caca dan danu sedang berada di kamarnya masing-masing....


satu jam pun berlalu semua hidangan makan malah telah tersedia...


ratna sudah meninggalkan dapur untuk memanggil bagas, sedangkan bubi jum sedang merapihkan dapur dan membersihkan semuanya...


caca yang berada di kamar sedang membaca buku novel dan mendengarkan musik,


begitu pun danu sedang berada di dalam kamarnya sedang bersantai sambil membaca buku...


bagas dan ratna sudah berada di meja makan...


anak-anak mana bu.. tanya bagas


mungkin masih di kamarnya.... ucap ratna


panggil bu, biar makan bersama... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


bibi... panggil ratna


bibi jum yang berada di dapur mendengar panggilan ratna langsung menuju meja makan...


iya nyonya... ucap bibi jum


tolong panggilkan anak-anak bibi.... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


bibi jum pun meninggalkan meja makan menuju kamar caca dan danu...


ratna mulai melayani bagas mengambilkan nasi dan beberapa lauk...


cukup yah.... ucap ratna


iya bu... ucap bagas


bagas pun memilih beberapa menu yang terhidang dan merekapun mulai makan...


beberapa menit kemudian muncullah caca dan danu...


ayo sayang duduk.... ucap ratna yang melihat anak-anak nya telah datang

__ADS_1


wah udah lama danu enggak makan masakan ibu.... ucap danu


ayo makan yang banyak sayang sengaja ibu masakin buat kamu... ucap ratna.


iya kakak kan udah lama enggak makan masakan ibu sama bibi... ucap caca


iya bu.. ucap bagas langsung mengambil beberapa menu dan menyantapnya


begitu pun dengan caca sudah mulai makan,


saat sedang menikmati hidangan bagas membuka suara,


nak gimana kerjaan kamu di bandung? tanya bagas


baik yah, semuanya berjalan dengan lancar.... ucap danu


syukurlah kalau memang semuanya lancar.... ucap bagas


terus, kamu meninggalkan pekerjaan sekang, apa memang sudah senggang? ucap ratna


memang sudah bisa di tinggal bu karena sudah hampir selesai... lagi pula danu pulang bukannya dadakan ko, danu sudah memberi tau ayah sebelumnya dan ayah menceritakan keadaan di sini termasuk soal caca.... ucap danu


apa? maksudnya apa nih yah.... ucap ratna memandang bagas


bagas pun mulai cerita,


sebenarnya soal itu...


beberapa hari yang lalu ayah menelpon danu memberi tau keadaan disini termasuk soal caca...


dan danu pun bilang kalau danu bisa pulang namun ayah tidak boleh bilang... karena mau ngasih kejutan... ucap bagas,


jadi ayah sudah tau soal danu akan pulang hari ini, pantes sikap ayah waktu melihat danu itu biasa-biasa aja.... ucap ratna


iya... ucap bagas


yasudah karena danu sudah ada di sini maka kita nikmati makan malam hari ini.... ucap ratna


iya, ayo kita lanjut lagi makan malamnya.... ucap caca


mereka pun makan bersama namun malam ini malam spesial buat ratna, caca dan bagas karena adanya danu anak kesayangan bagas dan ratna serta kakak kesayangan caca...


begitu bahagia malam ini keluarga bagas.... canda tawa menyapa mereka membuat suasana menjadi hangat dan damai....


setelah selesai menikmati makan malam bersama, bagas, ratna, caca dan danu mereka menghabiskan malam dengan mengobrol dan berkumpul bersama di ruang TV...


pagi mulai menyapa....


ratna dan bibi jum sudah berada di dapur untuk menyiapkan sarapan....


dengan suasana yang masih sepi, karena danu dan caca masih tertidur lelap begitu dengan bagas yang masih tertidur karena semalam mereka mengobrol hingga larut malam...


pagi.... ucap danu


pagi den... ucap bibi jum


eh danu, kamu sudah bangun, kamu tunggu sebentar ya sarapan sudah hampir siap.... ucap ratna


iya bu danu ke dapur karena mau ngambil minum... ucap danu


adik kamu belum bangun.... ucap ratna


belum bu... ucap danu


kamu bangunkan adik kamu ya kita sarapan bersama... ucap ratna


iya bu... ucap danu


danu pun meninggalkan dapur menuju kamar caca,


sampainya di kamar caca danu langsung membuka pintu dan masuk...


saat danu masuk ke dalam kamar caca,


ya benar saja, adik kesayangannya masih tertidur lelap...


danu langsung mendekat ke tempat tidur caca, sejenak danu melihat wajah adiknya yang sedang terlelap, danu memperhatikan caca dan berkata...


kamu sedang ada masalah apa dek sehingga kamu sedih.... ucap danu pelan


danu terus berpikir soal ucapan ayahnya sebelum ia pulang, karena bagas berkata kalau caca beberapa hari ini murung dan sedih namun caca belum cerita apa-apa padanya... itu membuat danu terus berpikir...


setelah cukup lama danu memandang adiknya, danu pun membangunkan caca dengan lembut....


sayang, ayo bangun kita sapan.... ucap danu yang duduk di ranjang samping caca,


namun tanpa caca menjawab malah langsung memeluk pinggang danu dan memendam kan wajah caca dan berkata dengan suara berat,


bentar lagi kak.... ucap caca


ayo dong sayang bangun.... ayah sama ibu sudah menunggu kita untuk sarapan.... ucap danu membujuk


tapi caca masih ngantuk kak... ucap caca manja


ayo sayang.... ucap danu lembut


bentar lagi ya kak, caca pengen kaya gini sebentar... ucap caca menekankan suaranya dengan posisi yang masih memeluk pinggang danu...


iya boleh sayang, habis itu kamu bangun dan sarapan... ucap danu mengelus kepala caca


caca pun mengangguk...

__ADS_1


danu pun bersandar di sandaran tempat tidur caca sambil mengelus kepala caca....


caca bukannya karena mengantuk namun rindu akan sosok kakak dan laki-laki yang kini sedang dekat dengannya...


rasa sedih menyelimuti caca hari ini namun caca tidak mau menunjukkan pada kakaknya padahal danu tau akan kondisi caca...


beberapa menit kemudian caca melepas pelukannya dan langsung turun dari tempat tidurnya dan melangkah masuk ke dalam kamar mandi...


danu yang bingung dengan sikap adiknya langsung berkata....


kalau kamu mau cerita sama kakak, cerita aja enggak usah di tutup-tutupin kaya gitu... ucap danu


mendengar perkataan danu caca langsung menghentikan langkahnya sebelum ia masuk ke dalam kamar mandi...


kamu sebenarnya kenapa sayang, cerita sama kakak.... ucap danu sudah dengan posisi berdiri


caca pun membalikkan badannya menghadap ke arah danu berada lalu berlari dan memeluk danu dengan tangis yang pecah...


danu langsung membalas pelukan caca dan berkata,


kenapa kamu menangis sayang? ucap danu bingung sambil mengelus punggung caca


namun caca tidak menjawab dan terus menangis...


danu hanya bisa berusaha menenangkan caca dan tidak memaksa caca untuk menceritakan maka danu membiarkan caca menangis di pelukan danu...


sudah jangan menangis sayang.... ucap danu


setelah caca sudah lebih tenang dan tangisnya pun berhenti walau masih sesenggukan...


caca melepas pelukannya dan berdiri di hadapan danu dengan menundukkan kepalanya sambil mengusap air mata yang telah membasahi pipinya....


danu pun mendekatkan wajahnya dengan wajah caca dan bertanya...


ada apa sebenarnya sayang, kamu tidak mau cerita.... ucap danu


bukan begitu kakak,


sebenarnya ini masalah cowok yang sedang dekat dengan caca.... ucap caca yang masih menundukkan kepalanya


apa... cowok.... ucap danu kaget


iya.... ucap caca mengangguk


sejak kapan kamu dekat sama cowok? ayah ibu tau? terus masalahnya apa sampai kamu sedih kaya gini? dia nyakitin kamu.... tanya danu


satu bulan dekat cowok itu.... ayah ibu hanya tau caca dekat sama cowok tapi belum kenal... dia enggak nyakitin caca namun caca enggak bisa ketemu dan komunikasi sama dia.... jelas caca


ya ampun sayang.... ucap danu kaget dengan penjelasan caca


terus alasan dengan bisa komunikasi itu apa? tanya danu lagi


dia sibuk sama tugas kuliahnya dan tugas praktek yang harus dia selesaikan.... jelas caca


jadi kamu kangen sama dia..... ucap danu menebak


caca mengangguk...


danu tersenyum dengan penjelasan adiknya...


jadi kamu udah mulai jatuh cinta sekarang.... ucap danu


caca memang ada perasaan sama cowok itu, kita juga udah mulai pacaran... ucap caca


jadi seperti itu, sudah jangan sedih ya.... ucap danu


namun caca malah menundukkan kepalanya


sudah dong masa adik kakak seperti ini.... gimana kalau nanti kita jalan-jalan biar suasana hati kamu senang... ucap danu


caca memandang danu


gimana? ucap danu


iya kakak caca mau.... ucap caca


nah kalau gitu senyum dong, enggak boleh sedih lagi ya? ucap danu


iya kakak.... ucap caca


nah sekarang kamu mandi terus sarapan.... kakak tunggu di meja makan ya.... ucap danu


iya kak... ucap caca


danu pun keluar kamar caca dan melangkah menuju meja makan....


sampainya di meja makan danu langsung duduk, di sana sudah ada bagas dan ratna yang sudah mulai sarapan...


adik kamu sudah bangun danu.... tanya ratna


sudah bu lagi bersiap-siap, nanti caca nyusul.... ucap danu yang sudah mengambil sarapannya dan mulai menyantap,


beberapa menit kemudian caca pun muncul,


pagi.... ucap caca yang sudah duduk


pagi sayang... ucap ratna


caca pun mulai mengambil sarapan dan menyantapnya...


mereka pun menikmati sarapan dengan suasana yang hangat, bahagia dan ceria...

__ADS_1


__ADS_2