Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
144


__ADS_3

saat ini caca dan eko mulai dengan kesibukan perkuliahannya masing-masing,


eko mulai sibuk dengan skripsi nya dan masih sibuk dengan mata kuliah yang masih tersisa yang harus eko selesaikan,


begitu pun dengan caca yang juga sibuk dengan kuliahnya karena sebentar lagi tiwi akan ujian semester,


namun caca dan eko masih sempat untuk saling bertemu di kampus dan eko pun selalu menyempatkan datang ke rumah caca,


namun eko masih belum tau soal danu adalah kakak caca,


karena waktu danu yang sibuk mengharuskan danu untuk pulang larut,


danu pun mulai jarang ada waktu bersama caca,


maka setiap danu pulang kerja, danu akan ke kamar caca lebih dulu untuk melihat ke adaan caca dan memberikan kecupan selamat malam di kening caca,


baru lah danu masuk ke dalam kamarnya,


begitu lah seterusnya setiap harinya,


caca pun ada perasaan rindu pada kakaknya namun caca harus bisa menahan keinginannya karena caca mengerti dengan kesibukan danu saat ini,


maka dari itu danu belum ada waktu untuk bertemu dengan eko


di pagi ini tak banyak kata yang keluar saat sarapan bersama,


semua telah berkumpul di meja makan menikmati sarapan pagi ini,


bibi jum pun telah melayani ratna, bagas, caca dan danu,


setelah selesai melayani majikannya serta caca dan danu, bibi jum pun kembali ke dapur,


sedangkan mang ujang sudah berada di depan sedang mengelap mobil sambil menunggu bagas,


caca, kamu berangkat kuliah di jemput eko? ucap ratna


enggak bu, kak eko lagi sibuk... ucap caca


kalau gitu kamu berangkat kuliah dengan kakak danu aja... ucap ratna


caca berangkat sendiri aja kak danu kan kerja, kalau nganter caca dulu nanti telat... ucap caca


danu yang mendengarnya pun langsung berkata,


kakak bisa kok sayang, lagian searah juga... ucap danu


tuh denger apa kata kakak kamu... ucap ratna


iya bu.. ucap caca


sudah jangan ngobrol aja di makan sarapannya nanti telat... ucap bagas


caca pun menghabiskan sarapannya,


begitu pun dengan ratna dan danu


beberapa menit kemudian,


caca telah selesai sarapan begitu pun dengan danu,


ayah ibu, danu berangkat dulu ya... ucap danu berpamitan


iya danu, kamu hati-hati ya... ucap ratna


ayo, sayang kita berangkat... ucap danu berdiri dari duduknya


em, iya kak... ucap caca


danu pun melangkah meninggalkan ruang makan


sebelum beranjak caca menghabiskan susu yang masih tersisa lalu berpamitan,


ayah ibu, caca berangkat ya... ucap caca langsung berdiri dan mengejar danu


sayang, hati-hati... ucap ratna mengeraskan suaranya


danu dan caca pun telah meninggalkan meja makan kini hanya ada ratna dan bagas yang masih berada di meja makan sedang menghabiskan sarapannya,


sayang, sepertinya caca dan danu jarang ada waktu untuk bersama... ucap ratna


itu kan karena danu yang mulai sibuk bekerja... ucap bagas


iya juga sih... ucap ratna


oh ya sayang masalah soal eko, danu masih belum mau bertemu dengan eko... ucap ratna


mungkin bukan enggak mau sayang, tapi belum ada waktu untuk bertemu... ucap bagas


bisa jadi... ucap ratna


sudah, enggak usah di pikirin masalah itu, biar mereka saja yang menyelesaikannya... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


ya sudah aku berangkat kerja dulu kalau gitu, nanti kamu berangkat ke restoran sayang? ucap bagas


iya sayang, nanti aku ke restoran... ucap ratna


hati-hati bawa mobilnya... ucap bagas


iya sayang, kamu juga hati-hati ya... ucap ratna


bagas pun meninggalkan meja makan dengan di antar oleh ratna ke depan rumah,


setelah ratna dan bagas meninggalkan meja makan bibi jum langsung membersihkan meja makan dan mencuci piring kotor,


ratna dan bagas telah keluar dari rumah,


mang ujang yang melihat bagas telah keluar rumah langsung membuka pintu mobil,


sayang aku berangkat ya... ucap bagas


iya sayang... ucap ratna


bagas pun langsung naik ke mobil, setelah bagas naik mang ujang pun langsung menutup pintu mobil dan mang ujang pun langsung naik ke dalam mobil,


mang ujang pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,


setelah kepergian bagas ratna pun kembali masuk ke dalam rumah,


ratna langsung masuk ke dalam kamarnya untuk bersiap berangkat ke restoran,


danu dan caca yang sudah dalam perjalanan menuju ke kampus, begitu hening suasana di dalam mobil tanpa kata yang terucap,


sayang gimana hubungan kamu dengan eko... ucap danu memulai mencairkan suasana


baik kan cuma memang kak eko lagi sibuk jadi jarang ketemu... ucap caca

__ADS_1


syukurlah kalau baik-baik saja... ucap danu


memangnya ada apa kak... ucap caca bingung


enggak, kakak cuma nanya aja sayang... ucap danu


kakak masih belum mau ketemu kak eko? ucap caca


bukannya enggak mau sayang, cuma waktunya yang belum pas, kakak juga masih sibuk, kakak masih mau menjalankan misi... ucap danu


misi? misi apa kak... ucap caca bingung


selama ini kakak liat eko sudah mulai berubah, tapi kakak masih mau ngetes dia... ucap danu


kakak mau ngapain kak eko? ucap caca


kakak enggak akan aneh-aneh kok, kamu tenang aja sayang... ucap danu


caca hanya diam, karena caca percaya dengan danu enggak akan berbuat aneh-aneh,


ratna yang sudah siap berangkat, telah keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapih,


sebelum berangkat ke restoran, ratna mencari bibi jum lebih dulu,


bibi jum.... panggil ratna


bibi jum yang sedang merapihkan pakaian yang akan di gosok langsing melangkah menghampiri ratna,


iya nyonya... ucap bibi jum


bibi saya mau berangkat ke restoran dulu, tolong jaga rumah dan siapkan makana untuk caca... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


kalau gitu saya pergi dulu... ucap ratna


ratna pun langsung melangkah ke luar rumah dengan diikuti bibi jum dari belakang dan masuk ke dalam mobil,


bibi jum membuka pintu pagar,


ratna pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,


bibi jum menutup pintu pagar kembali dan menguncinya setelah kepergian ratna,


setelah selesai bibi jum kembali masuk ke dalam rumah mengerjakan pekerja nya,


mobil danu telah memasuki gerbang kampus,


danu pun menghentikan mobilnya di depan pintu gedung kampus,


kakak caca kuliah dulu ya... ucap caca


iya sayang... ucap danu.


caca pun turun dari mobilnya,


bay kak... ucap caca melambaikan tangan dengan tersenyum


bay... ucap danu tersenyum


danu pun menjalankan mobilnya meninggalkan kampus caca menuju tempat kerjanya,


setelah kepergian danu, caca pun masuk ke gedung kampus langsung menuju kelas


sedangkan teman-teman caca sudah berada di depan ruang kelas sedang mengobrol asik, sambil menunggu caca yang belum datang,


tak lama kemudian caca pun muncul,


zaza yang melihat ke datang dan caca langsung memberi tau yang lainnya,


itu caca datang... ucap zaza


caca... panggil zaza melambaikan tangan dengan tersenyum


caca pun tersenyum dan melangkah menghampiri teman-temannya


caca kok baru datang sih... ucap rita


sengaja... ucap caca


kamu bareng kak eko lagi... ucap rita


enggak, aku di anterin kak danu... ucap caca


tumben sama kak danu, cowok kamu kemana? ucap dika


di sibuk, lagi pula hari ini dia enggak ada jadwal ke kampus... ucap caca


skripsi... ucap rita


iya... ucap caca


ya sudah masuk yuk, bentar lagi kuliah di mulai... ucap andre


iya, ayo... ucap rita


caca dan teman-temannya pun masuk ke ruang kelas dan duduk sambil menunggu dosen mereka pun mengobrol asik sejenak,


tak lama kemudian, dosen pun masuk ke dalam ruang kelas,


pagi anak-anak... ucap dosen masuk ke dalam ruangan,


seketika suasana kelas pun menjadi hening, semua mahasiswa pun telah duduk tenang di bangku mereka,


pagi pak... ucap semua mahasiswa


baik, langsung saja bapak mulai pelajaran kita hari ini, bapak akan menjelaskan beberapa materi untuk hari ini... ucap dosen


dosen pun mulai menjelaskan di depan ruang kelas,


semua mahasiswa sudah fokus pada dosen uang sedang menjelaskan di depan, begitu pun dengan caca, rita, zaza, dika dan andre yang juga telah fokus memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan di depan ruang kelas,


dua jam pun telah berlalu,


mata kuliah pertama pun telah selesai,


dosen pun sudah menghentikan menjelaskan di depan ruang kelas,


baik anak-anak mata kuliah kita hari ini telah selesai, sampai jumpa di kelas selanjutnya di minggu depan... ucap dosen


dosen pun langsung keluar dari ruang kelas,


dengan di susul mahasiswa lainnya yang juga keluar dari ruangan,


sedangkan caca dan teman-temannya masih berada di ruang kelas,


dika dan andre menghampiri rita, zaza dan caca

__ADS_1


kantin yuk... ajak dika yang sudah berdiri di hadapan mereka


ayo caca kita kantin... ucap andre


caca yang baru selesai menyimpan buku dan alat tulisnya pun menjawab,


ayo... ucap caca berdiri


rita dan zaza pun berdiri dari duduknya,


dika dan andre lebih dulu melangkah lalu barulah di susul caca, rita dan zaza di belakangnya,


mereka pun keluar dari ruang kelas menuju kantin,


hari ini caca agak pendiam tak banyak kata, karena suasana caca hari sedang sedih karena sedang memikirkan eko yang tak memberikannya kabar, walau caca tau eko sedang sibuk namun tetap saja caca berharap eko mengirimkan pesan, namun caca diam tak mengatakan apa-apa,


hanya andre yang menyadari perubahan caca, namun andre tak berkata apa-apa, hanya memperhatikan saja,


sedangkan dika, rita dan zaza sedang asik bercanda,


caca yang di ajak bercanda, berusaha tersenyum walau terlihat oleh andre bahwa itu senyuman terpaksa,


sampainya mereka di kantin,


caca langsung menuju meja yang berada di pojok kantin dan caca pun duduk dengan di ikuti teman-temannya,


kalian mau pesan apa nih... ucap dika pada teman-temannya yang sudah berada di tempat duduk,


apa ya? ucap rita


batagor deh... ucap zaza


aku mie ayam deh... ucap rita


sama deh aku mau mie ayam... ucap caca


kamu andre mau pesan apa? ucap dika


mie ayam deh... ucap andre


ok... ucap dika langsung melangkah meninggalkan meja,


saat dika baru melangkah, rita memanggilnya,


eh, tunggu aku ikut... ucap rita berdiri dari duduknya dan mendekat di mana dika berdiri


langkah dika terhenti, menunggu rita,


saat rita sudah menghampiri dika, mereka pun langsung melangkah dan memesan,


rita kamu pesan mie ayam ya? aku pesan batagor... ucap dika


iya... ucap rita


dika pun menghampiri penjual batagor dan rita menghampiri penjual mie ayam,


setelah selesai memesan, dika dan rita pun kembali menghampiri teman-temannya yang sedang menunggu dan langsung duduk dengan membawa cemilan dan minuman seperti biasa,


teman-teman ini cemilan dan minumannya... ucap dika yang langsung meletakkan makanan di atas meja dan rita pun langsung meletakkan minuman di atas meja,


lalu mereka pun duduk bersama,


sambil menunggu makanan mereka di antar mereka pun menikmati makanan yang di bawa oleh rita dan dika sambil mengobrol dan bercanda,


saat ini eko yang bersama, faldo, fikri, dewa sedang mengerjakan skripsi bersama di perpustakaan kampus,


sedangkan dava belum datang ke perpustakaan dia sedang bertemu dosen,


eko begitu fokus bersama teman-temannya di depan laptop dan membaca buku referensi untuk skripsi nya hingga tak menghiraukan apa pun termasuk caca, bukannya eko tak perduli pada caca namun eko ingin segera menyelesaikan skripsinya,


setelah cukup lama berada di perpustakaan,


faldo, fikri dan dewa lebih dulu meninggalkan perpustakaan, mereka ingin ke kantin untuk makan,


eko, ayo kita ke kantin... ucap faldo


iya, lapar nih... ucap dewa


kalian duluan aja nanti aku nyusul sama dava... ucap eko yang tetap fokus pada layar laptop


kalau gitu kita tunggu kamu di kantin ya... ucap faldo


iya... ucap eko


faldo, dewa dan fikri mereka pun berkemas dan meninggalkan perpustakaan,


mereka pun melangkah menuju kantin meninggalkan eko seorang diri,


makanan pesanan dika dan zaza pun telah tiba,


abang penjual batagor telah mengantarkan pesanan zaza dan dika,


permisi... ucap penjual batagor


makasih... ucap dika dan zaza


sama-sama... ucap penjual lalu pergi


tak lama penjual mie ayam pun datang membawa pesanan caca, andre dan rita


permisi... ucap penjual mie ayam sambil meletakkan mie ayam di atas meja,


makasih... ucap caca


sama-sama... ucap penjual lalu pergi,


ayo makan... ucap dika


caca dan teman-temannya pun mulai menyantap makan mereka,


setelah dewa, faldo dan fikri meninggalkan perpustakaan eko yang masih berada di perpustakaan masih sibuk di depan laptop,


dava yang baru datang ke perpustakaan melihat eko seorang diri langsung menghampirinya,


eko kamu enggak ke kantin... ucap dava yang baru saja tiba


bentar lagi, nanggung... ucap eko


kamu sendiri enggak ke kantin... ucap eko lagi


nanti saja bareng kamu... ucap dava


dava pun duduk di hadapan eko,


eko pun melanjutkan mengetik skripsinya begitu pun dengan dava yang sudah mengeluarkan laptop dan mengerjakan skripsinya bersama eko


caca dan teman-temannya sudah selesai makan,

__ADS_1


namun mereka tidak langsung meninggalkan kantin, mereka duduk sejenak sambil menikmati cemilan yang masih tersisa,


__ADS_2