
saat ini caca dan eko mulai dengan kesibukan perkuliahannya masing-masing,
eko mulai sibuk dengan skripsi nya dan masih sibuk dengan mata kuliah yang masih tersisa yang harus eko selesaikan,
begitu pun dengan caca yang juga sibuk dengan kuliahnya karena sebentar lagi tiwi akan ujian semester,
namun caca dan eko masih sempat untuk saling bertemu di kampus dan eko pun selalu menyempatkan datang ke rumah caca,
namun eko masih belum tau soal danu adalah kakak caca,
karena waktu danu yang sibuk mengharuskan danu untuk pulang larut,
danu pun mulai jarang ada waktu bersama caca,
maka setiap danu pulang kerja, danu akan ke kamar caca lebih dulu untuk melihat ke adaan caca dan memberikan kecupan selamat malam di kening caca,
baru lah danu masuk ke dalam kamarnya,
begitu lah seterusnya setiap harinya,
caca pun ada perasaan rindu pada kakaknya namun caca harus bisa menahan keinginannya karena caca mengerti dengan kesibukan danu saat ini,
maka dari itu danu belum ada waktu untuk bertemu dengan eko
di pagi ini tak banyak kata yang keluar saat sarapan bersama,
semua telah berkumpul di meja makan menikmati sarapan pagi ini,
bibi jum pun telah melayani ratna, bagas, caca dan danu,
setelah selesai melayani majikannya serta caca dan danu, bibi jum pun kembali ke dapur,
sedangkan mang ujang sudah berada di depan sedang mengelap mobil sambil menunggu bagas,
caca, kamu berangkat kuliah di jemput eko? ucap ratna
enggak bu, kak eko lagi sibuk... ucap caca
kalau gitu kamu berangkat kuliah dengan kakak danu aja... ucap ratna
caca berangkat sendiri aja kak danu kan kerja, kalau nganter caca dulu nanti telat... ucap caca
danu yang mendengarnya pun langsung berkata,
kakak bisa kok sayang, lagian searah juga... ucap danu
tuh denger apa kata kakak kamu... ucap ratna
iya bu.. ucap caca
sudah jangan ngobrol aja di makan sarapannya nanti telat... ucap bagas
caca pun menghabiskan sarapannya,
begitu pun dengan ratna dan danu
beberapa menit kemudian,
caca telah selesai sarapan begitu pun dengan danu,
ayah ibu, danu berangkat dulu ya... ucap danu berpamitan
iya danu, kamu hati-hati ya... ucap ratna
ayo, sayang kita berangkat... ucap danu berdiri dari duduknya
em, iya kak... ucap caca
danu pun melangkah meninggalkan ruang makan
sebelum beranjak caca menghabiskan susu yang masih tersisa lalu berpamitan,
ayah ibu, caca berangkat ya... ucap caca langsung berdiri dan mengejar danu
sayang, hati-hati... ucap ratna mengeraskan suaranya
danu dan caca pun telah meninggalkan meja makan kini hanya ada ratna dan bagas yang masih berada di meja makan sedang menghabiskan sarapannya,
sayang, sepertinya caca dan danu jarang ada waktu untuk bersama... ucap ratna
itu kan karena danu yang mulai sibuk bekerja... ucap bagas
iya juga sih... ucap ratna
oh ya sayang masalah soal eko, danu masih belum mau bertemu dengan eko... ucap ratna
mungkin bukan enggak mau sayang, tapi belum ada waktu untuk bertemu... ucap bagas
bisa jadi... ucap ratna
sudah, enggak usah di pikirin masalah itu, biar mereka saja yang menyelesaikannya... ucap bagas
iya yah... ucap ratna
ya sudah aku berangkat kerja dulu kalau gitu, nanti kamu berangkat ke restoran sayang? ucap bagas
iya sayang, nanti aku ke restoran... ucap ratna
hati-hati bawa mobilnya... ucap bagas
iya sayang, kamu juga hati-hati ya... ucap ratna
bagas pun meninggalkan meja makan dengan di antar oleh ratna ke depan rumah,
setelah ratna dan bagas meninggalkan meja makan bibi jum langsung membersihkan meja makan dan mencuci piring kotor,
ratna dan bagas telah keluar dari rumah,
mang ujang yang melihat bagas telah keluar rumah langsung membuka pintu mobil,
sayang aku berangkat ya... ucap bagas
iya sayang... ucap ratna
bagas pun langsung naik ke mobil, setelah bagas naik mang ujang pun langsung menutup pintu mobil dan mang ujang pun langsung naik ke dalam mobil,
mang ujang pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,
setelah kepergian bagas ratna pun kembali masuk ke dalam rumah,
ratna langsung masuk ke dalam kamarnya untuk bersiap berangkat ke restoran,
danu dan caca yang sudah dalam perjalanan menuju ke kampus, begitu hening suasana di dalam mobil tanpa kata yang terucap,
sayang gimana hubungan kamu dengan eko... ucap danu memulai mencairkan suasana
baik kan cuma memang kak eko lagi sibuk jadi jarang ketemu... ucap caca
__ADS_1
syukurlah kalau baik-baik saja... ucap danu
memangnya ada apa kak... ucap caca bingung
enggak, kakak cuma nanya aja sayang... ucap danu
kakak masih belum mau ketemu kak eko? ucap caca
bukannya enggak mau sayang, cuma waktunya yang belum pas, kakak juga masih sibuk, kakak masih mau menjalankan misi... ucap danu
misi? misi apa kak... ucap caca bingung
selama ini kakak liat eko sudah mulai berubah, tapi kakak masih mau ngetes dia... ucap danu
kakak mau ngapain kak eko? ucap caca
kakak enggak akan aneh-aneh kok, kamu tenang aja sayang... ucap danu
caca hanya diam, karena caca percaya dengan danu enggak akan berbuat aneh-aneh,
ratna yang sudah siap berangkat, telah keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapih,
sebelum berangkat ke restoran, ratna mencari bibi jum lebih dulu,
bibi jum.... panggil ratna
bibi jum yang sedang merapihkan pakaian yang akan di gosok langsing melangkah menghampiri ratna,
iya nyonya... ucap bibi jum
bibi saya mau berangkat ke restoran dulu, tolong jaga rumah dan siapkan makana untuk caca... ucap ratna
baik nyonya... ucap bibi jum
kalau gitu saya pergi dulu... ucap ratna
ratna pun langsung melangkah ke luar rumah dengan diikuti bibi jum dari belakang dan masuk ke dalam mobil,
bibi jum membuka pintu pagar,
ratna pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,
bibi jum menutup pintu pagar kembali dan menguncinya setelah kepergian ratna,
setelah selesai bibi jum kembali masuk ke dalam rumah mengerjakan pekerja nya,
mobil danu telah memasuki gerbang kampus,
danu pun menghentikan mobilnya di depan pintu gedung kampus,
kakak caca kuliah dulu ya... ucap caca
iya sayang... ucap danu.
caca pun turun dari mobilnya,
bay kak... ucap caca melambaikan tangan dengan tersenyum
bay... ucap danu tersenyum
danu pun menjalankan mobilnya meninggalkan kampus caca menuju tempat kerjanya,
setelah kepergian danu, caca pun masuk ke gedung kampus langsung menuju kelas
sedangkan teman-teman caca sudah berada di depan ruang kelas sedang mengobrol asik, sambil menunggu caca yang belum datang,
tak lama kemudian caca pun muncul,
zaza yang melihat ke datang dan caca langsung memberi tau yang lainnya,
itu caca datang... ucap zaza
caca... panggil zaza melambaikan tangan dengan tersenyum
caca pun tersenyum dan melangkah menghampiri teman-temannya
caca kok baru datang sih... ucap rita
sengaja... ucap caca
kamu bareng kak eko lagi... ucap rita
enggak, aku di anterin kak danu... ucap caca
tumben sama kak danu, cowok kamu kemana? ucap dika
di sibuk, lagi pula hari ini dia enggak ada jadwal ke kampus... ucap caca
skripsi... ucap rita
iya... ucap caca
ya sudah masuk yuk, bentar lagi kuliah di mulai... ucap andre
iya, ayo... ucap rita
caca dan teman-temannya pun masuk ke ruang kelas dan duduk sambil menunggu dosen mereka pun mengobrol asik sejenak,
tak lama kemudian, dosen pun masuk ke dalam ruang kelas,
pagi anak-anak... ucap dosen masuk ke dalam ruangan,
seketika suasana kelas pun menjadi hening, semua mahasiswa pun telah duduk tenang di bangku mereka,
pagi pak... ucap semua mahasiswa
baik, langsung saja bapak mulai pelajaran kita hari ini, bapak akan menjelaskan beberapa materi untuk hari ini... ucap dosen
dosen pun mulai menjelaskan di depan ruang kelas,
semua mahasiswa sudah fokus pada dosen uang sedang menjelaskan di depan, begitu pun dengan caca, rita, zaza, dika dan andre yang juga telah fokus memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan di depan ruang kelas,
dua jam pun telah berlalu,
mata kuliah pertama pun telah selesai,
dosen pun sudah menghentikan menjelaskan di depan ruang kelas,
baik anak-anak mata kuliah kita hari ini telah selesai, sampai jumpa di kelas selanjutnya di minggu depan... ucap dosen
dosen pun langsung keluar dari ruang kelas,
dengan di susul mahasiswa lainnya yang juga keluar dari ruangan,
sedangkan caca dan teman-temannya masih berada di ruang kelas,
dika dan andre menghampiri rita, zaza dan caca
__ADS_1
kantin yuk... ajak dika yang sudah berdiri di hadapan mereka
ayo caca kita kantin... ucap andre
caca yang baru selesai menyimpan buku dan alat tulisnya pun menjawab,
ayo... ucap caca berdiri
rita dan zaza pun berdiri dari duduknya,
dika dan andre lebih dulu melangkah lalu barulah di susul caca, rita dan zaza di belakangnya,
mereka pun keluar dari ruang kelas menuju kantin,
hari ini caca agak pendiam tak banyak kata, karena suasana caca hari sedang sedih karena sedang memikirkan eko yang tak memberikannya kabar, walau caca tau eko sedang sibuk namun tetap saja caca berharap eko mengirimkan pesan, namun caca diam tak mengatakan apa-apa,
hanya andre yang menyadari perubahan caca, namun andre tak berkata apa-apa, hanya memperhatikan saja,
sedangkan dika, rita dan zaza sedang asik bercanda,
caca yang di ajak bercanda, berusaha tersenyum walau terlihat oleh andre bahwa itu senyuman terpaksa,
sampainya mereka di kantin,
caca langsung menuju meja yang berada di pojok kantin dan caca pun duduk dengan di ikuti teman-temannya,
kalian mau pesan apa nih... ucap dika pada teman-temannya yang sudah berada di tempat duduk,
apa ya? ucap rita
batagor deh... ucap zaza
aku mie ayam deh... ucap rita
sama deh aku mau mie ayam... ucap caca
kamu andre mau pesan apa? ucap dika
mie ayam deh... ucap andre
ok... ucap dika langsung melangkah meninggalkan meja,
saat dika baru melangkah, rita memanggilnya,
eh, tunggu aku ikut... ucap rita berdiri dari duduknya dan mendekat di mana dika berdiri
langkah dika terhenti, menunggu rita,
saat rita sudah menghampiri dika, mereka pun langsung melangkah dan memesan,
rita kamu pesan mie ayam ya? aku pesan batagor... ucap dika
iya... ucap rita
dika pun menghampiri penjual batagor dan rita menghampiri penjual mie ayam,
setelah selesai memesan, dika dan rita pun kembali menghampiri teman-temannya yang sedang menunggu dan langsung duduk dengan membawa cemilan dan minuman seperti biasa,
teman-teman ini cemilan dan minumannya... ucap dika yang langsung meletakkan makanan di atas meja dan rita pun langsung meletakkan minuman di atas meja,
lalu mereka pun duduk bersama,
sambil menunggu makanan mereka di antar mereka pun menikmati makanan yang di bawa oleh rita dan dika sambil mengobrol dan bercanda,
saat ini eko yang bersama, faldo, fikri, dewa sedang mengerjakan skripsi bersama di perpustakaan kampus,
sedangkan dava belum datang ke perpustakaan dia sedang bertemu dosen,
eko begitu fokus bersama teman-temannya di depan laptop dan membaca buku referensi untuk skripsi nya hingga tak menghiraukan apa pun termasuk caca, bukannya eko tak perduli pada caca namun eko ingin segera menyelesaikan skripsinya,
setelah cukup lama berada di perpustakaan,
faldo, fikri dan dewa lebih dulu meninggalkan perpustakaan, mereka ingin ke kantin untuk makan,
eko, ayo kita ke kantin... ucap faldo
iya, lapar nih... ucap dewa
kalian duluan aja nanti aku nyusul sama dava... ucap eko yang tetap fokus pada layar laptop
kalau gitu kita tunggu kamu di kantin ya... ucap faldo
iya... ucap eko
faldo, dewa dan fikri mereka pun berkemas dan meninggalkan perpustakaan,
mereka pun melangkah menuju kantin meninggalkan eko seorang diri,
makanan pesanan dika dan zaza pun telah tiba,
abang penjual batagor telah mengantarkan pesanan zaza dan dika,
permisi... ucap penjual batagor
makasih... ucap dika dan zaza
sama-sama... ucap penjual lalu pergi
tak lama penjual mie ayam pun datang membawa pesanan caca, andre dan rita
permisi... ucap penjual mie ayam sambil meletakkan mie ayam di atas meja,
makasih... ucap caca
sama-sama... ucap penjual lalu pergi,
ayo makan... ucap dika
caca dan teman-temannya pun mulai menyantap makan mereka,
setelah dewa, faldo dan fikri meninggalkan perpustakaan eko yang masih berada di perpustakaan masih sibuk di depan laptop,
dava yang baru datang ke perpustakaan melihat eko seorang diri langsung menghampirinya,
eko kamu enggak ke kantin... ucap dava yang baru saja tiba
bentar lagi, nanggung... ucap eko
kamu sendiri enggak ke kantin... ucap eko lagi
nanti saja bareng kamu... ucap dava
dava pun duduk di hadapan eko,
eko pun melanjutkan mengetik skripsinya begitu pun dengan dava yang sudah mengeluarkan laptop dan mengerjakan skripsinya bersama eko
caca dan teman-temannya sudah selesai makan,
__ADS_1
namun mereka tidak langsung meninggalkan kantin, mereka duduk sejenak sambil menikmati cemilan yang masih tersisa,