Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
11


__ADS_3

sampailah danu di rumah.....


danu turun dari mobilnya dan langsung menuju kamar....


danu duduk di meja kerjanya untuk mengecek gambar yang ia buat sudah benar dan tidak ada yang kurang...


setelah selesai mengecek danu pun mempersiapkan segala keperluan, agar tidak ada yang terlewat.


setelah semuanya telah di persiapkan,


danu bisa bersantai dan jalan-jalan sebelum berangkat ke luar kota....


di rebahkan badannya di atas tempat tidur, karena merasa lelah setelah sibuk di layar laptop dan mempersiapkan semuanya,


enggak lama kemudian danu merasa mengantuk dan akhirnya danu terlelap dan bermimpi....


tok


tok


tok


den danu..... terdengar ketukan pintu


danu tersadar dari tidurnya


iya sebentar.... jawab danu bangkit dari tidurnya


danu pun membuka pintunya,


maaf den.... kalau bibi ganggu


bibi cuma mau bilang, makan siang sudah bibi siapkan di atas meja.....


iya bibi makasih.... ucap danu


danu menutup kembali pintu kamar dan ke kamar mandi...


setelah selesai danu keluar kamar menuju meja makan....


danu menikmati makanan yang ada di hadapannya....


namun kali ini danu makan seorang diri,


setelah selesai danu kembali ke kamar


danu bersiap-siap untuk menjemput caca di kampus...


beberapa menit kemudian,


danu keluar kamar dan keluar menuju mobil sport kesayangannya yang akan danu tinggalkan selama danu berada di luar kota....


danu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


beberapa menit kemudian danu memasuki gerbang kampus caca dan menunggu caca pulang,


namun saat menunggu caca, danu melihat caca sudah menunggu di depan pintu gedung kampus...


danu menghentikan mobilnya tepat di depan pintu kampus....


semuanya aku duluan ya.... pamit caca


iya, Hati-hati ya..... ucap sahabatnya sambil melambai ke arah caca....


caca pun masuk ke dalam mobil,


awalnya mereka tanpa suara....


sunyi sepi..... sepanjang perjalanan


gimana kuliahnya hari ini.... danu membuka suara terlebih dahulu

__ADS_1


baik-baik aja, seperti biasa kegiatannya setiap hari ya gitu-gitu aja.... ucap caca tetap fokus melihat ke arah pinggir jalan...


sayang..... ko ngomongnya ngadep ke sana.... kan kakak ada di sini... ucap danu yang merasa heran dengan adiknya....


enggak kenapa-kenapa ko kak biasa aja lagi pengen aja ngeliat ke samping jalan... ucap caca berbohong


sebenernya kamu kenapa? udah enggak mau cerita lagi.... ucap danu berusaha untuk mencari tau ada apa dengan adiknya....


caca baik-baik aja kak.... kakak enggak usah khawatir.... cuma hari ini capek aja.... bohong caca lagi


danu enggak yakin kalau enggak ada apa-apa dengan adiknya itu


dek.... kakak bukan baru kenal kamu.... kakak tau sifat kamu.... sekarang caca diemin kakak kaya gini.... apa bisa di bilang enggak ada apa-apa....


apa sebenarnya, kamu enggak mau kakak pergi.... danu berusaha menebak


enggak... kakak kan pergi karena kerja di sana.... caca berusaha menahan air mata sedari tadi.... caca takut jika caca melihat danu air mata ini akan keluar


" caca enggak mau kakak pergi jauh-jauh, caca enggak mau di tinggal kakak... kalau kakak pergi siapa yang mau manjain caca, ngajak pergi caca, yang ngajak bercanda caca, yang jadi teman berantem caca di rumah..... kenapa kakak harus kerja di luar kota yang jauh dari rumah dan enggak tau pulang kapan... " batin caca


danu merasa ada yang enggak beres,


danu merasa enggak tenang


danu menghentikan mobilnya dengan mendadak mengerem...


caca yang kaget, langsung menghadap danu dan berkata,


ko berhenti kakak, kenapa.... ucap caca heran


dek... liat kakak.... adik kenapa?


di hadapannya muka caca ke arah danu


hingga mereka saling berhadapan....


namun caca hanya terdiam


hanya mata bertemu mata.... tanpa kata yang keluar dari mulut caca...


danu yang melihat merasa heran


adik... kenapa nangis sayang....


maaf kalau kakak kasar dan salah sama adik.... ucap danu merasa bersalah


caca hanya menggelengkan kepalanya...


terus adik kenapa? danu penasaran


adik cuma sedih aja....


kakak mau pergi jauh,


kalau kakak pergi adik enggak ada temen di rumah, enggak ada yang ngajak jalan, jemput adik.... pokoknya semuanya deh.... ucap caca dengan wajah menunduk dan penuh air mata....


ya ampun....


kirain kakak kenapa,


jadi kamu lagi ngambek ni sama kakak karena kakak mau pergi kerja....


caca menjawab dengan anggukan


sini sayang.... aduh... aduh.... adik kakak yang manja ini.... danu memeluk caca


dengan perasaan sedih yang danu rasakan...


tenang aja sayang, nanti kalau kakak ada waktu untuk pulang pasti kakak pulang....


kakak juga pasti kangen sama kamu, ayah dan ibu.... udah jangan sedih lagi ya.... ucap danu sambil mengelus kepala caca

__ADS_1


jadi kita kemana sekarang... ucap danu yang melepas pelukannya dan melihat caca


terserah kakak aja.... ucap caca


ok.... bos.... ucap danu yang menjalankan mobilnya....


kita makan dulu ya sebelum jalan-jalan.... ucap danu


iya.... jawab caca singkat


danu pun menjalankan mobilnya menuju salah satu restoran...


beberapa menit kemudian, caca dan danu telah sampai di restoran yang di maksud,


caca dan danu turun dari mobil,


mereka masuki ke sebuah restoran,


caca dan danu duduk lalu memesan beberapa menu,


setelah selesai memesan,


beberapa menit kemudian pesanan mereka telah datang, caca dan danu menikmati hidangan yang ada di hadapan mereka...


setelah selesai makan danu membayar ke kasir dan caca mengikuti dari belakang


selesai membayar caca dan danu keluar restoran dan langsung menuju tempat tujuan


sampailah di sebuah taman yang indah, banyak lampu-lampu menerangi taman tersebut....


caca sangat bahagia....


menghabiskan waktu bersama danu dan membeli beberapa jajanan...


Tiba-tiba danu melihat penjual gula kapas...


danu berinisiatif membeli gula kapas, berharap caca akan bahagia....


danu kembali di mana caca berada, sambil memberikan gula kapas yang tadi danu beli


dek.... ini.... menyodorkan gula kapas di hadapan muka caca...


caca bahagia.... kakaknya membelikan gula kapas kesukaannya...


makasih.... ucap caca mengambil gula kapas tersebut dengan tersenyum


mereka pun duduk di sebuah kursi taman...


sambil menikmati suasana taman...


danu yang melihat caca begitu senang.... membuat danu ikut bahagia...


jangan sedih lagi ya.... Tiba-tiba danu merangkul caca


iya kak.... maaf kalau caca egois...


caca sekarang ngerti ko


jadi tenang aja kak....


tapi kakak janji sama caca, kakak harus sering pulang kalau ada waktu buat jenguk ayah, ibu dan caca.... pinta caca


iya adik ku sayang... yang comel....


kakak pasti pulang ngeliat caca, ayah dan ibu...


caca juga bisa datang ke tempat kakak liburan kuliah, nanti kakak ajak jalan-jalan caca keliling kota dan tempat wisata di sana... pokoknya terserah caca mau ke mana pasti kakak anterin... ucap danu


betul kak... ucap caca semangat


iya... ucap danu

__ADS_1


caca tersenyum lalu melanjutkan makan gula kapas dan menikmati suasana taman bersama danu...


seperti orang-orang yang lagi pacaran...


__ADS_2