Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
135


__ADS_3

matahari pagi sudah menampakkan sinarnya, menyinari bumi dengan indah,


cuaca hari ini cukup cerah,


caca pun kembali beraktifitas seperti biasa mulai berkuliah kembali seperti biasa setelah kemarin ia tak berkuliah karena pertemuan eko dan kedua orang tuanya,


begitu pun dengan ratna dan bagas yang juga akan berangkat bekerja,


bibi jum dan ratna pagi-pagi sudah mempersiapkan sarapan pagi ini di atas meja,


bagas pun sudah berada di meja makan untuk sarapan, dengan baju rapih nya karena akan berangkat ke rumah produksi untuk melihat kondisi di sana,


caca yang baru saja bangun dari tidurnya, langsung mencari dan mengecek ponselnya, apa kah ada pesan masuk di ponselnya,


saat menyalakan ponselnya, caca melihat ada satu notifikasi masuk yang ternyata itu adalah dari eko pacarnya,


caca pun tersenyum dan langsung membuka pesan yang eko kirimkan padanya,


kakak eko :


pagi sayang, sudah bangun?


jangan lupa sarapan ya?


saat berangkat ke kampus hati-hati di jalan, sampai jumpa di kampus,


nanti kakak ke kampus agak siang karena baru ada kelas siang


saat caca membaca pesan eko,


ada perasaan aneh yang caca rasa,


caca tersenyum kembali membaca pesan eko, rasa bahagia dan membuat caca bersemangat,


setelah membaca pesan eko, caca pun langsung meletakkan ponselnya dan masuk ke dalam kamar mandi, tanpa membalas pesan eko, karena caca ada kuliah pagi,


sedangkan danu yang berada di kamarnya sudah memakai baju dengan rapih, karena seperti biasa danu akan mengantarkan caca ke kampus pagi-pagi, danu yang sudah siap pun langsung keluar dari kamarnya untuk sarapan bersama ayah dan ibunya serta caca


sampainya danu di ruang makan,


bagas dan danu sudah mulai sarapan,


pagi, ayah ibu... ucap danu yang langsung duduk bergabung untuk sarapan bersama,


pagi nak... ucap ratna


pagi danu... ucap bagas


loh caca mana... ucap danu mencari caca


masih di kamar.... ucap ratna


memangnya enggak ke kampus... ucap danu yang sudah memulai sarapan,


kamu sendiri sudah rapih mau ke mana... ucap bagas


mau nganter caca ke kampus.... ucap danu


ooo... ibu pikir caca mau di jemput pacarnya... ucap ratna


enggak tau juga... ucap danu


ya sudah nanti ibu tanya sama caca... ucap ratna


iya bu... ucap danu


ya sudah habiskan sarapannya... ucap ratna


danu, bagas dan ratna pun melanjutkan kembali sarapannya,


caca yang masih berada di kamar sudah memakai baju dengan rapih,


setelah semuanya telah siap caca pun keluar dari kamarnya untuk sarapan lebih dulu dengan keluarganya sebelum berangkat,


sampainya caca di meja makan,


caca melihat ayah, ibu dan kakaknya danu sudah mulai sarapan,


pagi... ucap caca


pagi sayang.... ucap ratna dan danu


pagi.... ucap bagas

__ADS_1


ayo sayang duduk.... ucap ratna


caca pun langsung bergabung duduk di meja makan dan sarapan bersama


caca pun langsung menyantap sarapan pagi ini,


saat caca sedang menyantap sarapannya danu berkata,


caca kamu berangkat kuliah di jemput pacar kamu... ucap danu


caca pun yang sedang makan langsung menjawabnya,


enggak kak, emangnya kenapa? kakak enggak bisa nganter caca ya.... ucap caca


ooo... kirain kakak kamu di jemput pacar kamu... ucap danu


jam kuliahnya enggak sama, kak eko baru ada kelas siang... ucap caca


ya sudah habiskan sarapannya, kakak antar kamu ke kampus... ucap danu


iya kak... ucap caca


nanti kalian perginya hati-hati ya... ucap ratna


iya bu... ucap caca


kalau gitu ayah duluan ya, berangkat kerjanya... ucap bagas


ibu juga mau berangkat... ucap ratna


ya sudah ayah dan ibu pergi kerja dulu ya... ucap bagas


ayah ibu hati-hati di jalan... ucap caca


iya sayang.... ucap ratna


danu kamu jaga adik kamu... ucap ratna


pasti bu... ucap danu


bibi... panggil ratna


bibi jum yang berada di dapur langsung menghampiri majikannya yang memanggil,


bibi saya sama bapak mau berangkat kerja, tolong jaga rumah karena danu mau mengantar caca ke kampus... ucap danu


baik nyonya... ucap bibi jum


ratna dan bagas pun pergi meninggalkan meja makan langsung melangkah keluar rumah dan berangkat bekerja,


tanpa di antar danu dan caca,


bibi jum mengikuti majikannya ke depan untuk membuka pintu pagar,


ratna dan bagas yang sudah berada di luar langsung masuk ke dalam mobil,


ratna yang sudah berada di dalam mobil langsung menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,


mang ujang yang melihat bagas langsung membukakan pintu mobil dan bagas pun masuk ke dalam mobil, setelah bagas masuk ke dalam mobil, mang ujang pun bergegas masuk ke mobil dan langsung menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,


setelah bagas dan ratna pergi, bibi jum pun menutup pintu pagar kembali dan masuk ke dalam rumah,


bibi jum yang sudah masuk ke dalam rumah dan langsung melangkah ke dapur bertemu dengan danu dan caca yang sudah bersiap untuk pergi,


bibi kita pergi dulu ya... ucap danu


iya den.... ucap bibi jum


danu dan caca pun melangkah keluar rumah menuju mobil,


bibi jum pun kembali ke luar rumah untuk membuka pintu pagar,


danu dan caca menuju mobil dan masuk ke dalam mobilnya,


danu pun menjalankan mobilnya meninggalkan rumah,


setelah danu dan caca meninggalkan rumah, bibi jum langsung menutup pintu pagar dan menguncinya,


setelah mengunci pagar, bibi jum langsung masuk ke dalam rumah untuk mengerjakan pekerjaannya dan merapihkan meja makan lalu mencucinya,


danu dan caca yang sudah dalam perjalanan hanya diam tanpa kata,


bagas yang juga masih dalam perjalanan sedang sibuk memeriksa pekerjaan karena akan bertemu dengan pelanggan yang akan membuat interior pada bagas,

__ADS_1


sedangkan ratna yang seorang diri masih dalam perjalanan menuju restoran,


danu dan caca yang masih dalam perjalanan menuju kampus hanya diam,


danu pun buka suara,


sayang, mau kakak tunggu atau bagaimana? ucap danu


memang kakak enggak sibuk... ucap caca


belum terlalu sibuk sih, ada kerjaan menggambar saja... ucap danu


emang enggak di buru, kalau kakak nungguin caca buang-buang waktu.... ucap caca


siapa bilang... ucap danu


ya caca lah yang bilang barusan, kata kakak lagi ada kerjaan kenapa enggak di kerjain... ucap caca


itu, kakak bawa laptopnya... ucap danu menunjuk ke jok belakang,


caca yang melihat ke arah jok belakang pun langsung menghela nafas,


niat banget kak... ucap caca


harus... ucap danu tersenyum


terserah kakak deh... ucap caca


anak baik... ucap danu memegang kepala caca dan tersenyum,


caca pun hanya diam dan kembali fokus melihat ke depan, begitu pun dengan danu yang kembali fokus menyetir,


bagas yang sudah sampai di rumah produksi langsung masuk ke ruangannya bersama asistennya dan memeriksa para pegawai yang sedang mengerjakan interior pesanan pelanggannya sebelum bagas bertemu pelanggan lain yang ingin memesan interior padanya,


ratna yang sudah sampai di restoran pun langsung di hampiri manajer restoran dan memeriksa keadaan di sana sebelum memasuki ruangannya untuk memeriksa laporan,


mobil danu sudah memasuki kampus caca,


danu langsung memarkirkan mobilnya,


setelah itu caca dan danu pun turun dari mobilnya


sayang, teman-teman kamu sudah datang... ucap danu


belum ada kabar kak... ucap caca


kamu mau langsung ke kelas... ucap danu


nunggu teman caca aja kak... ucap caca


kalau gitu nunggu di kantin aja, kakak juga mau ke sana... ucap danu


iya kak, ayo... ucap caca


caca dan danu pun melangkah masuk ke dalam gedung kampus bersama menuju kantin,


tentunya dengan pasang mata yang memperhatikan mereka berdua dan membicarakan mereka,


namun caca dan danu dengan cuek tetap melangkah menuju kantin tanpa menghiraukan mahasiswa lain yang ada di sekitar mereka dan melihat kedatangan mereka,


kakak sepertinya mereka suka pada kakak.... ucap caca menggoda


boleh memang... ucap danu


terserah... ucap caca jutek


cie yang ngambek... ucap caca


enggak kok, asal jangan anak sini aja... ucap caca


kenapa emangnya, bukannya bagus sekalian jagain kamu... ucap danu menggoda


awas aja kalau memang itu kejadian... ucap caca sedikit emosi


duh yang ngambek, iya deh, kakak enggak nyari pacar di sini... ucap danu sedikit menggoda caca


apa sih kakak nih... ucap danu malu


kenapa takut ya pacar kamu marah... ucap danu melihat ekspresi caca


enggak siapa bilang... ucap caca mengalihkan pandangan


danu pun tersenyum dan mereka pun melangkah menuju kantin,

__ADS_1


__ADS_2