
eko dan teman-temannya sudah berada di taman,
jadi seperti itu ucap eko yang sudah menceritakan semuanya pada teman-temannya
ternyata kita salah selama ini ucap dava
iya kita pikir caca selingkuh dari kamu ucap faldo
mangkanya sebelum menyebar gosip kalian pastikan dulu apa semua itu benar, ujung-ujung nya kan jadi fitnah, karena apa yang kita lihat belum tentu benar ucap dewa
iya kita minta maaf sudah gegabah ucap fikri
kalian jangan minta maaf ke aku, seharusnya kalian minta maaf pada caca ucap eko
iya kita akan minta maaf sama caca, ya kan teman-teman ucap dava
iya iya kita mau minta maaf ucap fikri dan faldo
baik aku akan membawa kalian untuk menemuinya tapi dengan satu syarat ucap eko
eko pun membawa teman-temannya untuk menemui caca
sampai lah eko dan teman-temannya di rumah sakit,
mereka pun melangkah melewati setiap lorong rumah sakit menuju ruangan di mana caca di rawat,
dava, fikri dan faldo merasa heran kenapa mereka ke rumah sakit, tanda tanya besar di kepala mereka,
namun mereka terus mengikuti eko yang terus melangkah menuju ruangan di mana caca di rawat,
hingga akhirnya eko pun berhenti di salah satu ruangan,
siapa yang sakit eko ucap dava
eko kenapa kita ke sini? ucap fikri
iya, bukan nya kamu mau membawa kami bertemu caca ucap faldo
sebenarnya ada apa eko ucap dewa
kalian lihat sendiri ucap eko menyuruh teman-temannya melihat dari kaca pintu siapa yang berada di dalam
mereka pun terkejut, melihat yang terbaring di ranjang itu adalah caca,
caca ucap teman-teman eko dengan terkejut
itu beneran caca? ucap dewa yang sudah memandang eko
caca sakit ucap dava
caca kenapa kok bisa di rawat seperti itu ucap faldo
iya, caca kenapa? ucap fikri
seperti yang kalian lihat itu memang caca, caca sakit ucap eko sedih
jadi ini yang kamu maksud ucap dewa
aku juga baru tau tadi kalau caca sakit mangkanya kakaknya selalu ada di samping nya sampai-sampai mereka di bilang pacaran demi untuk menjaga caca ucap eko
tapi tadi kamu bilang kalau caca sendiri enggak tau kalau dia menginap penyakit parah ucap fikri
itu memang benar, keluarganya merahasiakan penyakit yang di derita oleh caca ucap eko
kenapa? dava
aku enggak tau pasti, cuma yang kayaknya bilang kalau mereka melakukan itu demi kebaikan caca agar caca tidak menutup diri karena penyakitnya ucap eko
aneh juga sih ucap dava
__ADS_1
sudah sudah ayo kita masuk ucap faldo
tunggu ucap eko menghentikan langkah teman-temannya
ada apa? ucap fikri
kalian ingat jangan mengatakan apa pun anggap saja kalian enggak tau apa-apa dan ke datangan kita kesini untuk minta maaf ucap eko
tenang saja ucap teman-temannya
eko pun memegang gagang pintu dan membukanya,
mereka pun melangkah masuk
caca yang sedang bersama danu langsung memandang ke arah pintu yang terbuka,
kakak, sudah datang ucap caca tersenyum
iya sayang ucap eko yang masih di depan pintu,
masuk eko ucap danu yang sudah berdiri
eko pun melangkah masuk dengan diikuti teman-temannya dari belakang
ooo ada tamu juga, ayo masuk ucap danu melihat teman-teman eko
teman-teman eko pun melangkah masuk dan tersenyum pada danu,
eko melangkah mendekat ke ranjang caca begitu pun dengan teman-teman eko yang juga berdiri di sekitar ranjang caca,
kakak sendirian saja? ibu mana? ucap eko bertanya karena tidak melihat ratna
ooo, ibu sudah pulang ucap danu
ooo begitu,
lancar, kamu tenang saja enggak perlu memikirkan apa pun sekarang yang penting kamu harus cepat sembuh, karena kakak punya kejutan untuk kamu ucap eko yang sudah duduk di samping caca
serius, apa itu? ucap caca
namanya juga kejutan masa di kasih tau sekarang sih, sekarang yang terpenting kamu sehat dulu ucap eko
caca tersenyum,
caca enggak apa-apa kok, lagi pula kata dokter besok caca sudah boleh pulang ucap caca senang,
syukurlah, tapi kamu enggak boleh capek-capek dulu ucap eko
heh, nyebelin sama saja kakak itu kaya kak danu ucap caca mengeluh
itu demi kebaikan kamu ucap eko
baiklah kakak sayang ucap caca pasrah karena mulai sekarang akan ada dua satpam yang akan menjaganya,
eko tersenyum melihat ekspresi wajah caca yang menggemaskan,
begitu pun dengan teman-teman eko yang juga tersenyum karena melihat kelucuan eko dan caca,
lalu teman-teman eko pun saling berpandangan dengan apa yang mereka lihat,
mereka merasa terenyuh melihat caca yang terbaring lemah, tidak menyangka jika caca memang sakit,
rasa bersalah pun menghampiri mereka,
tiba-tiba caca merasa ada yang aneh,
caca pun bertanya pada eko
kakak seperti nya ke datangan kakak dan teman-teman kakak bukan hanya untuk menjenguk caca kan? ucap caca
__ADS_1
eko pun terdiam lalu memandang teman-teman eko
caca yang melihat eko dan teman-temannya malah saling berpandangan seperti takut untuk bicara,
ada apa sih? ucap caca
eko pun langsung membuka suara,
begini sayang, sebenarnya mereka datang ke sini mau meminta maaf sama kamu karena mereka sudah menuduh kamu selingkuh dengan kak danu,
karena mereka enggak tau kalau kak danu adalah kakak kamu ucap eko
iya ca, kita mau minta maaf sama kamu udah nuduh kamu yang enggak-enggak ucap dava
caca tersenyum,
caca enggak marah kok, karena caca juga salah menyembunyikan identitas kak danu dari orang- orang kampus, jadi wajar kalau orang-orang kampus berpikir seperti itu, apa lagi di kampus banyak yang suka sama kak danu jadi mereka wajar kalau marah sama caca mencoba untuk menindas caca ucap caca
makasih ya caca, mulai sekarang anggap aja kita-kita ini kakak kamu, kita akan menjaga kamu, menemani kamu dan membantu kamu kalau ada kesulitan kita siap dua puluh empat jam ucap faldo
kaya satpam dua puluh empat jam ucap caca tertawa
eko dan teman-teman eko pun tertawa,
suasana pun menjadi cair,
sekarang caca pun memiliki banyak kakak
caca merasa bahagia saat ini,
pada saat suasana mulai berbeda, eko menyadari satu hal tidak adanya keberadaan danu,
eko pun langsung beranjak dari duduknya dan melangkah keluar ruangan,
sedangkan caca sedang asik mengobrol dengan teman-teman danu
saat eko membuka pintu dan mencari keberadaan danu, eko melihat danu yang sedang duduk di kursi sambil memejamkan matanya, di depan ruangan di mana caca di rawat,
eko menghampiri danu dan duduk di sebelah danu, tanpa berkata apa-apa,
danu yang menyadari ada yang duduk di sebelahnya langsung membuka mata dan melihat siapa yang telah duduk di sebelah nya,
kakak sedang memikirkan kondisi caca, bagaimana kondisinya sekarang? ucap eko
danu terdiam sejenak dan berpikir, mungkin eko harus tau soal kondisi caca saat ini maka danu pun buka suara,
kondisi cantika untuk saat ini masih stabil, namun harapan untuk sembuh itu sangat kecil, sekarang ini dokter hanya bisa menghambat perkembangan penyakitnya saja dan sewaktu-waktu caca bisa meninggalkan kita semua, saat ini yang bisa kita lakukan hanya membuatnya bahagia, tanpa tekanan, sedih dan stress yang bisa memicu penyakitnya kambuh ucap danu menjelaskan
eko yang mendengarkan langsung syok dan sedih, eko terdiam mendengar semua itu, eko menutup wajahnya dengan kedua tangannya,
eko merasa terpukul mengapa caca harus mengalami itu semua tanpa dia tau kondisinya sendiri seperti apa, seakan eko tak sanggup melihat caca harus menanggung beban sebesar ini,
sekarang kamu tau kan kondisi caca seperti apa? mangkanya kakak tidak pernah meninggalkan nya sedikit pun walau kakak harus mengorbankan masalah percintaan kakak demi melindungi dia,
sekarang apa kamu tetap ingin bersama caca? kakak tidak memaksa untuk kamu bersamanya jika kamu ingin pergi, sebelum semuanya terlambat ucap danu
mendengar ucapan danu, eko sedikit syok karena di dalam pikirannya tidak pernah terbersit untuk meninggalkan caca, malah saat ini eko hanya ingin berada di sisi caca menghabiskan waktu yang tersisa bersama caca hingga akhir waktu caca
kakak saya tidak akan meninggalkannya walau apa pun yang terjadi saya akan menemaninya, saya akan memberikan kebahagiaan untuknya di sisa hidupnya dan membuat kenangan manis bersamanya ucap eko
kamu yakin dengan keputusan kamu ucap danu
yakin kak, saya menyayanginya dan mencintainya dengan setulus hati saya tidak akan meninggalkannya ucap eko
danu tersenyum,
saya percaya dengan kamu ucap danu
eko pun tersenyum
__ADS_1