Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
95


__ADS_3

# beberapa hari kemudian #


malam sudah berganti pagi,


hari yang cerah... begitu pun dengan caca yang sudah lebih baik hari ini setelah beberapa hari beristirahat di rumah... hari ini caca pun akan berangkat ke kampus... caca pun sudah tak sabar untuk bertemu sahabat-sahabatnya...


ratna dan bagas yang sudah berada di meja makan sedang sarapan dengan di layani oleh bibi jum,


sayang caca hari ini kuliah... tanya bagas


sepertinya begitu sayang.... ucap ratna


kenapa caca belum keluar kamar untuk sarapan? tanya bagas


mungkin sebentar lagi yah... ucap ratna


bagas yang sudah mendapatkan jawaban pun melanjutkan kembali memakan sarapan begitu pun dengan ratna yang melanjutkan sarapannya....


sedangkan caca di kamar sedang bersiap-siap untuk berangkat ke kampus, karena caca akan berangkat bersama ratna,


setelah semuanya telah selesai caca pun keluar dari kamarnya menuju meja makan...


sampainya di meja makan,


pagi... sapa caca pada ratna dan bagas yang sudah duduk di meja makan


pagi... ucap bagas


ayo sarapan... ucap ratna


caca pun mengambil makanan yang sudah tersedia di meja...


sayang nanti bareng ibu berangkat ke kampusnya... ucap bagas


iya yah... ucap caca sambil memakan sarannya


bagas yang sudah selesai sarapan berpamitan..


sayang ayah berangkat dulu ya... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


sayang ayah pergi kerja dulu ya... ucap bagas pada caca


iya yah... ucap caca


bagas pun meninggalkan meja makan...


hati-hati ya sayang... ucap ratna yang mengikuti bagas hingga depan rumah


bibi jum, mang ujang sudah di depan... tanya bagas


sudah tuan... ucap bibi jum


bagas pun langsung menuju mobil dan berangkat ke kantor


sayang aku berangkat ya... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


bagas pun masuk ke dalam mobil dan mang ujang menjalankan mobilnya meninggalkan rumah...


ratna yang sudah tidak melihat mobil yang di naik bagas kembali masuk ke dalam rumah menuju meja makan...


ratna melanjutkan sarapannya yang belum habis,


sayang ingat ya di kampus jangan capek-capek... ucap ratna


iya bu... ucap caca


ratna dan caca pun menghabiskan sarapannya yang masih ada di piring di hadapannya...


beberapa menit kemudian, ratna telah selesai sarapan...


sayang ibu ke kamar dulu ya mau ngambil tas sama kunci mobil... ucap ratna


iya bu... ucap caca


pelan-pelan aja makannya... ucap ratna


iya bu... ucap caca


ratna langsung meninggalkan meja makan dam menuju kamar...


caca di meja makan seorang diri yang masih menghabiskan sarapannya....


caca pun menghabiskan sarapannya dengan berlahan seorang diri,


ratna yang sudah masuk ke dalam kamar, langsung menuju meja kerja untuk mengambil tas dan beberapa dokumen serta kunci mobil dan tak lupa melihat riasan dan baju yang ia kenakan apa masih rapih atau tidak...

__ADS_1


setelah semuanya selesai ratna pun langsung keluar dari kamar, karena akan segera berangkat ke restoran..


saat melintas, ratna melihat caca yang sudah menunggu ratna,


sayang sudah siap... tanya ratna


sudah bu... ucap caca


ya udah ayo kita berangkat... ucap ratna


caca pun berdiri dari duduknya mengikuti ratna yang melangkah keluar rumah


bibi jum, saya berangkat dulu... ucap ratna pada bibi jum


iya nyonya... ucap bibi jum yang langsung mengikuti ratna keluar rumah...


tolong jaga rumah ya bibi... ucap ratna


iya nyonya... ucap bibi jum


saya berangkat ya bibi... ucap ratna melangkah menuju mobil,


bibi jum langsung berlari membuka pintu pagar...


setelah majikannya meninggalkan rumah, bibi jum langsung mengunci pintu pagar dan masuk kembali ke dalam rumah untuk mengerjakan pekerjaannya...


dalam perjalanan ratna hanya fokus pada jalan sedangkan caca asik memainkan handphonenya...


hari ini caca sengaja tidak memberi tau teman-temannya bahwa caca hari ini kuliah, caca mau memberi kejutan pada teman-temannya kali ini...


caca kamu sedang apa? tanya ratna yang melihat caca memegang handphone sedari tadi,


tidak bu... ucap caca


kamu enggak ngabarin teman-teman kamu... tanya ratna


tidak biar saja, nanti aku juga bertemu mereka sekalian ngasih kejutan ke mereka... ucap caca


kamu ini ada-ada aja... ucap ratna


caca hanya tersenyum...


oh ya nanti ibu jemput aku atau tidak... tanya caca


jemput sayang, tunggu ibu ya... ucap ratna


iya bu... ucap caca


iya bu... ucap caca


ratna pun kembali fokus pada jalan...


beberapa menit kemudian caca sampai di kampus...


bu caca kuliah dulu ya... ucap caca


iya sayang, nanti ibu kabarin kamu ya? ucap ratna


iya bu... ucap caca


bay sayang... ucap ratna


bay... ucap caca


ratna pun menjalankan mobilnya meninggalkan kampus,


caca yang melihat kepergian ratna langsung berjalan masuk ke dalam gedung kampus,


caca dengan pasti melangkah masuk ke dalam kampus...


selangkah demi selangkah ia memasuki kampus melewati lorong dan ruangan demi ruangan di gedung kampus itu...


baru beberapa hari caca tidak kuliah rasanya ia seperti anak baru yang masuk ke kampus itu...


dan akhirnya sampainya caca di ruangannya...


saat melangkah mendekat ke pintu...


dengan tenang ia melangkah masuk, Teman-teman caca masih asik mengobrol sambil menunggu dosen masuk ke dalam ruangan,


cantik... ucap andre dengan kaget


seketika rita, dika dan zaza langsung menoleh ke arah pintu....


caca.... teriak rita dan zaza


seketika rita dan zaza histeris dan langsung memeluk caca dengan erat karena beberapa hari caca tidak kuliah


dika hanya diam memandang caca dari kejauhan,

__ADS_1


aku kangen banget ca... ucap rita


kamu sudah sembuh... ucap zaza


sudah... aku baik-baik aja sekarang... ucap caca


maaf ya kita bukannya enggak mau jenguk kamu... cuma mereka berdua melarang kita buat ke rumah kamu karena kamu harus istirahat juga... ucap rita menunjuk ke arah andre dan dika


enggak apa-apa ko... ucap caca


ayo ca kita duduk... ucap rita mengajak caca duduk di bangku tengah antara rita dan zaza...


maaf ya aku enggak ngabarin kalian selama beberapa hari, aku di suruh istirahat total sama ayah dan ibu aku...


selama beberapa hari aku di awasi ibu aku di rumah, enggak boleh ke mana-mana, sampai aku benar-benar sembuh...


kita ngerti ko kekhawatiran ayah dan ibu kamu... yang penting sekarang kamu udah bisa kuliah lagi dan baik-baik aja.... ucap rita


iya ca... kita itu kangen banget sama kamu... ucap zaza memeluk caca,


aku juga kangen... ucap rita yang juga memeluk caca


syukurlah kamu baik-baik saja ca... ucap dika baru membuka suara


rita dan zaza melepas pelukannya dan caca menoleh ke belakang begitupun dengan rita dan zaza.


kamu kenapa dika... ucap rita


iya nih... ucap zaza


caca tersenyum memandang dika dan berkata... makasih udah menghawatirkan aku... ucap caca


pagi anak-anak.... ucap dosen yang sudah berada di ruangan...


pagi pak... ucap semua mahasiswa


apa kabar kalian semua... ucap dosen


baik Pak... ucap semua mahasiswa


syukurlah kalau begitu, baik anak-anak kita mulai saja pelajaran kita hari ini,


bapak akan menjelaskan materi hari ini kepada kalian semuanya...


semua mahasiswa pun dengan tenang mendengarkan penjelasan yang di berikan oleh dosen di depan dan mencatat poin-poin penting yang perlu mereka catat...


begitu pun dengan caca dan teman-temannya yang telah fokus dengan dosen di depan...


dua jam telah berakhir, mata kuliah pertama pun telah berakhir...


baik anak-anak penjelasan bapak hari ini telah selesai, bapak akan melanjutkan di kelas selanjutnya... bapak harap kalian akan selalu sehat dan sukses buat kalian yang akan menjalani ujian... ucap dosen di depan ruangan


baik Pak... ucap semua mahasiswa


dosen pun keluar dari ruangan dengan di susul mahasiswa satu per satu telah meninggalkan kelas,


kantin yuk, aku lapar.... ucap zaza pada semua temannya


ayo... ucap rita


ayo ca kita kantin... ucap zaza


iya ayo... ucap caca yang sudah berdiri dari duduknya dan di susul rita dan zaza yang melangkah keluar ruangan...


dika dan andre hanya mengikuti rita, zaza dan caca yang keluar ruangan menuju kantin.


rita, zaza dan caca bercanda dan tertawa saat menuju kantin,


lain dengan dika dan andre yang mereka berdua hanya diam fokus melangkah sambil memandang ke arah caca, zaza dan rita yang berada di depannya..


kamu kenapa dik... ucap andre yang melihat dika hanya diam dari tadi.


kamu sendiri kenapa... tanya balik dika yang juga melihat andre hanya diam dari tadi.


aku cuma berpikir soal caca yang sampai sekarang belum tau kondisinya seperti apa... ucap andre pada dika


sama lah, aku enggak sanggup kalau suatu saat nanti harus melihat dia terbaring seperti kemarin, mau sampai kapan kita merahasiakan penyakitnya... ucap dika


kita enggak punya hak untuk memberi tau hal itu dik, itu permintaan keluarganya, kita cuma bisa jalanin aja... yang penting sekarang kita harus lebih ekstra menjaganya.... ucap andre


betul juga... ucap dika


sudah kita jangan seperti ini... ucap andre


iya andre kamu benar, kita enggak boleh sedih depan dia... ucap dika


iya... ucap andre


dika dan andre pun bergabung dengan rita, caca dan zaza dan mereka kembali ceria seperti biasanya berusaha melupakan kecemasan di dalam diri andre dan dika...

__ADS_1


__ADS_2