Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
45


__ADS_3

Ratna dan bibi jum sudah mulai sibuk memasak lagi untuk hidangan mereka di malam ini...


satu persatu masakan telah siap di masak dan di tata di atas piring dengan cantik oleh mereka,


kurang lebih satu jam Ratna dan bibi jum bergelut di dapur menyajikan semua hidangan, akhirnya semua masakan pun telah siap dan tinggal di tata di atas meja...


Ratna yang telah selesai memasak langsung merapihkan dapur dan membersihkan peralatan masak yang tadi di gunakan...


sedangkan bibi jum pun telah menata satu persatu makanan di atas meja dengan rapih....


pada saat bibi jum sedang menata semuanya,


Ratna yang sudah selesai merapihkan dapur datang menghampiri bibi jum yang berada di meja makan....


bibi.... panggil Ratna


iya nyonya.... ucap bibi jum yang langsung menghentikan pekerjaannya dan menghadap ke Ratna


bibi saya mau ke kamar caca dulu, mau menyuruh caca untuk makan.... ucap Ratna


baik nyonya....ucap bibi jum


Ratna pun meninggalkan meja makan dan melangkah menuju kamar caca....


bibi jum yang masih berada di meja makan pun melanjutkan kembali menghidangkan makanan.....


setelah semua telah tertata rapih dimeja bibi jum melanjutkan kembali dengan menata gelas, piring, sendok, garpu, satu teko air putih dan satu teko jus jeruk,


setelah semua selesai di tata, bibi jum kembali ke dapur untuk membersihkan dapur dan peralatan tempur yang tadi telah di pakai untuk memasak,


namun sampainya bibi jum di dapur dan melihat ternyata semua sudah rapih di kerjakan oleh majikannya....


bibi jum pun menuju ke ruang belakang untuk melanjutkan kembali pekerjaannya yang lain sambil menunggu majikannya...


Ratna yang sudah meninggalkan dapur berjalan menuju kamar caca,


sampainya Ratna di depan pintu kamar caca, Ratna langsung mengetuk pintu kamar caca,


tok


tok


tok


suara ketukan pintu,


setelah mengetuk pintu kamar caca, ratna langsung membuka pintu kamar caca dan masuk,


Ratna yang sudah masuk di dalam kamar caca, melihat caca sedang duduk di meja belajarnya...


caca pun langsung melihat ke arah pintu,


ratna langsung mendekat ke arah ratna dan berkata


sayang... kamu sedang apa? tanya Ratna


lagi baca novel bu.... ucap caca


kita makan dulu yuk sayang.... ucap Ratna


iya bu.... jawab caca


caca pun langsung menutup buku dan berdiri dari duduknya, caca dan Ratna pun keluar kamar dan melangkah menuju meja makan,


setelah Ratna dan caca sampai di meja makan,


caca tidak melihat keberadaan bagas...


bu, ayah enggak ikut makan.... tanya caca


ayah masih di kamar sayang, ibu baru mau memanggilnya.... kamu tunggu di sini ya.... ucap Ratna


iya bu... ucap caca menunggu Ratna dan bagas di meja makan....


Ratna meninggalkan meja makan dan langsung menuju kamarnya untuk memanggil bagas,

__ADS_1


sampainya di kamar Ratna langsung masuk ke dalam kamar,


saat sudah berada di dalam kamar, Ratna melihat bagas yang sedang duduk bersandar di atas tempat tidurnya sambil membaca buku...


Ratna pun menghampiri bagas....


sedang apa sayang.... ucap Ratna duduk di dekat bagas


hanya membaca buku saja sayang.... ucap bagas


sayang.... ayo makan dulu, caca sudah menunggu... ucap Ratna pada bagas


iya sayang... ucap bagas langsung menutup buku dan meletakkannya di samping tempat tidur,


bagas pun beranjak dari tempat tidur,


Ratna pun berdiri mengikuti bagas melangkah keluar kamar dan menuju meja makan...


sampainya di meja makan,


Ratna dan bagas langsung duduk di meja makan...


ayo makan.... ucap bagas


bibi jum pun yang mendengar majikannya sudah berada di meja makan langsung menghampiri majikannya dan melayaninya....


setelah selesai, bibi jum kembali ke belakang dan mereka pun mulai makan, mereka begitu menikmati makanan yang ada di hadapan mereka...


saat suasana sedang hening tiba-tiba bagas berkata pada caca....


sayang... kamu sudah selesai merapihkan barang-barang yang mau kamu bawa besok.... ucap Ratna


sudah bu... ucap caca


oh ya besok kita berangkat dari rumah jam 08.30 karena takut macet, soalnya kita naik pesawat jam 10.00...ucap ratna


iya bu... ucap caca dengan muka sedih


bagas dan Ratna melihat ekspresi caca yang aneh...


kamu kenapa sayang... tanya bagas


kalau kamu enggak ada masalah kenapa muka kamu kaya gitu.... tanya bagas


caca kangen kakak.... ucap caca


bagas dan Ratna yang mendengar jawaban caca hanya tersenyum...


kamu jangan sedih gitu dong, kakak kan lagi kerja sayang... mungkin kakak sibuk sekarang mangkanya jarang nelepon.... ucap Ratna


bukan gitu bu... ucap caca


terus apa? tanya bagas


caca merasa kehilangan aja, soalnya pas kita ke Bandung besok kakak enggak bisa ikut... padahal biasanya kalau liburan kakak selalu ngajak main caca... jadi caca kangen aja sama kakak.... ucap caca tetap memandang ke piring


sudah jangan sedih ya sayang... semoga aja kakak bisa menyusul kita... walau cuma sebentar.... ucap Ratna


ibu sama ayah enggak perlu bilang ke kakak, caca enggak mau ganggu kerja kakak... caca enggak apa-apa ko.... ucap caca


iya sayang... tapi kamu jangan sedih lagi ya.... ucap Ratna


iya bu... ucap caca


ya sudah habiskan makanan kamu, habis itu istirahat.... ucap Ratna


caca pun menuruti perkataan ratna


Ratna, bagas dan caca pun melanjutkan makan malam kembali....


namun pandangan bagas dan Ratna tetap pada caca,


saat di lihat, ternyata caca sudah meneteskan air mata tanpa suara sedikit pun, karena tak kuasa menahan rasa rindu pada kakaknya...


Ratna dan bagas saling berpandangan, mereka sebagai orang tua merasa bingung harus apa..

__ADS_1


namun Ratna akhirnya membuka suara...


udah dong sayangjangan nangis.... masa anak ibu nangis nanti enggak cantik.... ucap Ratna


caca pun langsung mengusap air matanya yang sudah jatuh membasahi pipinya...


caca terus menyuapi makanan ke mulutnya dengan mata yang masih terus berlinang air mata


Ratna yang melihat bangkit dari duduknya lalu mendekat ke arah caca langsung memeluknya mencoba untuk menenangkan caca,


sudah sayang.... ucap Ratna


caca langsung memeluk Ratna dengan erat dan tangisnya pun pecah....


Ratna membiarkan caca menangis hingga caca merasa lebih lega dan tenang setelah menangis, bagas yang melihat bingung harus apa, maka dari itu bagas lebih memilih tetap duduk di kursinya...


setelah cukup lama caca menangis akhirnya caca pun mulai tenang...


sudah udah jangan menangis ya.... ucap Ratna yang memandang muka caca dan menghapus air matanya


caca pun menjawab hanya dengan anggukan dan tersenyum.


ayo lanjutkan makanannya.... ucap Ratna


caca kembali makan dengan muka yang masih sedih... karena emang jarang sekali danu berkomunikasi dengan adik kesayangannya... mungkin bisa di hitung dengan jari mereka berkomunikasi karena memang kesibukan danu yang jarang ada waktu...


namun untuk kali ini memang danu sengaja tidak memberi tau caca soal rencananya...


maka dari itu danu sibuk hingga larut malam karena mengejar kerjaannya agar dapat bertemu keluarganya saat keluarganya datang ke Bandung...


setelah cukup lama akhirnya Ratna, bagas dan caca selesai makan...


caca kembali ke kamar tanpa suara, hanya diam


Ratna dan bagas yang melihat seakan enggak tega melihatnya.


yah, ibu enggak tega, apa kita bilang saja... ucap Ratna


sabar bu... biarkan saja tidak akan apa-apa.... ucap bagas


tapi yah... ucap ratna


jangan bu, ini kan kejutan buat caca... ucap bagas


tapi ibu enggak tega liatnya yah... gimana kalau caca kambuh lagi... ucap Ratna


enggak boleh ngomong gitu sayang... percaya sama ayah, danu sudah mempersiapkan semuanya... enggak akan ada apa-apa sayang... ucap bagas meyakinkan Ratna


tapi kan ayah liat itu tadi, caca gimana? ucap Ratna


biar ayah yang ngomong, sama caca... ibu tenang aja... ucap bagas


iya deh terserah kalian aja... ucap Ratna


bagas tersenyum dan memeluk Ratna


udah dong jangan ngambek... ucap bagas


iya ibu percaya... ucap Ratna tersenyum dan membalas pelukan bagas


yuk kita ke kamar.... ucap bagas


Ratna hanya mengangguk, mereka pun masuk ke dalam kamar


sampainya di kamar mereka bersiap untuk beristirahat.....


lalu mereka pun naik ke atas tempat tidur dan membaringkan badannya...


karena besok adalah hari dimana mereka akan melakukan perjalanan panjang yang pasti melelahkan...


namun bagas teringat soal caca tadi, bagas pun ingin memastikan kondisi caca


bagas pun berpamitan kepada Ratna untuk melihat keadaan caca...


sayang, ayah ke kamar caca dulu ya? mau liat keadaan caca.... ucap bagas

__ADS_1


ibu ikut yah.... ucap Ratna yang berada di samping bagas


iya bu.... ucap bagas


__ADS_2