
sampainya di UKS caca langsung di baringkan di ranjang, di bantu oleh andre dan rita....
selesai membaringkan caca di ranjang, andre langsung menemui dokter untuk membicarakan soal penyakit caca, agar dokter tidak berbicara depan caca soal penyakit yang di sembunyikan keluarga caca
rita kamu di sini dulu temenin caca, aku mau panggil dokter... ucap andre
iya.... jawab rita
andre pun pergi meninggalkan mereka untuk bertemu dokter,
di sana pun sudah ada dika dan zaza yang hanya berdiri melihat kondisi caca, rita yang melihat sahabatnya itu langsung berkata
puas kalian ngeliat caca kaya gini.... ucap rita emosi
rita, kita enggak bermaksud bikin caca kaya gini.... ucap zaza yang sudah berlinang air mata
sudah cukup aku enggak mau berdebat dengan kalian... ucap rita marah
rita yang melihat caca sudah tidak sadarkan diri terbaring lemah di atas ranjang,
air mata rita tanpa ia sadari sudah membasahi pipinya,
caca bertahan ya... kamu pasti kuat sayang... ucap rita sendu...
dika dan zaza pun mendekat ke arah caca yang terbaring,
namun rita menghentikan langkah mereka.
mau apa kalian, jangan mendekat.... ucap rita yang masih mendekap caca
rita, kita minta maaf... kita enggak bermaksud bikin caca kaya gini... ucap dika
apa kamu bilang enggak bermaksud? apa kalian lupa soal penyakit caca? kalian lupa hah? ucap rita yang mengeraskan suara karena sudah emosi.
andre dan dokter yang mendengar keributan dari dalam langsung bergegas masuk,
kalian kenapa malah ribut... ucap andre
andre melihat rita sudah menangis, begitu pun dengan zaza, sedangkan dika merangkul zaza untuk menenangkan zaza
namun mereka hanya diam tidak menjawab pertanyaan andre,
dokter pun langsung memeriksa kondisi caca...
andre mendekat ke arah rita dan bertanya apa yang terjadi...
aku mau mereka keluar, kalau memang mereka ada masalah tolong mereka selesaikan jangan ribut depan caca seperti tadi.... ucap rita dengan berlinang air mata
kamu tenang rita, kasian caca kalau kalian malah ribut... ucap andre
andre, aku marah karena mereka bikin caca seperti sekarang.... ucap rita emosi
tenang rita, kamu jangan emosi... ucap andre
tolong andre, suruh mereka keluar dan selesaikan masalah mereka... ucap rita memohon
baik... baik... aku akan bicara pada mereka, tapi kamu tenang.. ok.... ucap andre
rita mengangguk,
andre pun menghampiri zaza dan dika lalu berkata.
ayo kita keluar... ajak andre
tapi aku mau sama caca... ucap zaza
sudah biarkan caca istirahat... ucap andre
zaza mengalihkan pandangan pada caca,
sudah ayo.... ajak andre
zaza dan dika pun menuruti ucapan andre untuk keluar dari ruangan
caca yang telah selsai di periksa, langsung bertanya,
__ADS_1
bagaimana dok kondisi caca... tanya rita
tadi ada sedikit emosi dan tekanan yang membuat caca syok dan kambuh, namun saya sudah memberi obat kepada caca tinggal menunggu caca siuman saja... ucap dokter
tapi dok, caca baik-baik aja kan... tanya rita
dia baik-baik saja, kamu tenang ya.... ucap dokter pada rita
makasih dok... ucap rita
kalau gitu saya permisi... ucap dokter
baik dok... ucap rita
dokter pun kembali ke ruangannya meninggalkan caca dan rita
dika, zaza dan andre yang sudah berada di luar melihat dokter yang memeriksa caca baru saja keluar...
andre, aku mau liat caca.... ucap zaza
zaza, biarin caca istirahat dulu
aku harap kalian bisa selesain masalah kalian jangan sampai hal seperti ini terulang lagi... ucap andre,
andre pun duduk di bangku depan UKS
zaza dan dika saling berpandangan satu sama lain, karena kesalahan mereka caca jadi seperti ini...
rita duduk di samping ranjang, yang terus menemani caca, tanpa meninggalkan caca sedikit pun... dengan terus menangis tanpa henti karena melihat caca terbaring lemah
tak lama kemudian, caca pun siuman...
rita yang melihat langsung mendekat ke arah caca.
caca kamu sudah sadar sayang.... tanya rita
caca tersenyum dan mengusap pipi rita yang telah basah oleh air mata,
rita pun langsung bergegas menghapus air matanya dan tersenyum
kamu bikin aku takut ca... ucap rita
caca mengubah posisi badannya menjadi bersandar di ranjang, lalu berkata
dasar bodoh...ucap caca sambil menyentil jidat rita
au...sakit ca....ucap rita manja
aku baik-baik aja, buat apa kamu nangis.... ucap caca
iya sayang.... aku senang kamu baik-baik saja... ucap rita
Oh ya apa ada yang kamu rasain... sakit atau apa gitu... tanya rita
enggak sayang.... aku baik ko... ucap caca
Oh ya yang lain mana? tanya caca
rita langsung diam,
rita ada apa? tanya caca
aku mengusir mereka... ucap rita
maksud kamu apa rita... tanya caca bingung
aku kesal sama mereka, mereka bikin kamu kaya gini... ucap rita
sayang, aku baik-baik aja.... ucap caca
baik lah... ucap rita
rita pun langsung melangkah ke luar ruangan UKS,
andre yang melihat langsung berdiri menghampiri rita,.
__ADS_1
caca kenapa rita... tanya andre
namun rita diam, tanpa basa basi andre langsung berlari, takut terjadi sesuatu dengan caca
namun pada saat sampai depan ranjang caca, andre melihat caca sudah siuman.
dengan raut wajah bahagia andre langsung mendekat dan memeluk caca.
syukur lah kamu baik-baik saja ca.... ucap andre
caca hanya diam karena bingung ada apa dengan mereka, namun caca hanya diam...
cantik, kamu itu bikin kita takut tau... ucap andre yang sudah melepaskan pelukannya dan menatap caca
aku baik-baik aja ko andre.. ucap caca dan tersenyum
andre pun membalas senyuman caca
zaza dan dika melihat caca yang sudah siuman, namun mereka takut mendekat...
caca yang melihat langsung bertanya,
kalian kenapa? tanya caca
maafin kita ca, kita enggak bermaksud bikin kamu kaya gini.... jelas dika
iya ca... ucap zaza
sudah lah, kalian enggak salah ko... akunya aja yang kurang fit, karena masih capek perjalanan jauh semalam.... ucap caca
rita dan andre yang mendengar langsung saling berpandangan mendengar ucapan caca
kita minta maaf ya ca... ucap dika
iya, aku maafin, sudah sini... ucap caca
mereka pun duduk di ranjang yang caca tempati
setelah caca beristirahat dan merasa baikan,
caca mengajak sahabat-sahabatnya ke kantor admin untuk mengurus mata kuliah semester ini
ayo kita ke kantor administrasi.... ucap caca
kamu udah baikan ca... tanya rita
aku enggak apa-apa ko, udah enakan... ucap caca
caca pun turun dari ranjang, di bantu oleh andre dan rita
aku bisa sendiri kok... ucap caca
udah jangan bawel... ucap andre
caca pun hanya diam,
zaza membantu membawakan tas caca
rita, andre dika mengawasi caca berjalan,
caca yang melihat tingkah sahabatnya yang terbilang lebay ngebuat caca risih,
kalian ini kaya ngajak jalan anak kecil aja sih... protes caca
ini pengamanan.... ucap andre
caca hanya bisa diam dengan di perlakukan seperti itu
sampainya di kantor administrasi, mereka langsung mengurus mata kuliah semester ini,
caca yang terus di dampingi rita dan zaza saat mengurus semuanya sampai beres...
mereka pun mengambil mata kuliah yang sama, maka mereka akan terus bersama,
setelah semuanya selesai mereka pun menuju kantin
__ADS_1