Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
162


__ADS_3

acara wisuda pun telah usai kini saatnya sesi foto-foto,


semua mahasiswa telah berkumpul di taman beserta semua orang tua yang juga sudah berkumpul di taman menunggu anak-anak mereka yang masih asik berfoto bersama teman-teman sebagai kenang-kenangan,


setelah selesai, eko pun menghampiri orang tuanya dan orang tua caca,


sedangkan caca sedang sibuk berfoto bersama si kembar,


caca mana ucap eko bertanya


itu sama si kembar ucap alana ke arah caca dan si kembar berada,


eko pun mengalihkan pandangannya,


kamu sudah siap ucap ucap rafa


sudah, kalau gitu aku siap-siap dulu ya ucap eko pada semuanya


iya nak ucap ratna dan alana


eko pun pergi menuju gedung di mana eko akan melamar caca,


sedangkan rafa, bagas, ratna dan alana menghampiri caca dan si kembar


mereka ikut bergabung untuk di foto sambil mengulur waktu


caca baru saja sadar bahwa eko tidak ada


oh ya kak eko mana? ucap caca mencari keberadaannya


ooo, eko masih sibuk sama teman-temannya ucap alana berbohong,


ooo gitu ucap caca sambil mengangguk


ayo ayo lanjut foto lagi ucap yati mengalihkan pikiran tiwi yang sedang mencari eko


caca pun kembali asik berfoto-foto bersama kelurganya dan juga keluarga eko


sedangkan teman-teman eko sudah berada di lokasi lamaran,


semuanya sudah siap kan ucap dewa memeriksa persiapan lamaran


sip ucap teman-temannya


ok sekarang tinggal tunggu eko kalau gitu ucap dewa


teman-teman eko pun menunggu eko yang belum juga datang,


beberapa menit kemudian,


kakak ayo kita jalan-jalan di kampus ucap ucap si kembar


kalian mau ke mana? ucap caca


pokoknya kakak ikut kita aja ucap si kembar


si kembar pun menarik caca untuk berkeliling lalu mengajaknya ke gedung di mana caca akan di lamar atas perintah eko yang berpesan pada si kembar,


tanpa perasaan curiga caca pun menuruti keinginan si kembar


sedangkan eko sudah berada di aula bersama teman-temannya yang sedang bersiap,


sampailah si kembar dan caca di depan gedung,


dari luar tidak ada yang aneh,


ayo kak kita masuk ucap si kembar menarik caca


caca pun menuruti ajakan si kembar melangkah menuju gedung tanpa rasa curiga dengan sikap keluarganya dan juga keluarga eko,

__ADS_1


Sampainya di depan pintu gedung,


ayo kak kita masuk ucap si kembar


si kembar pun membuka pintu gedung


seketika caca terpanah dengan dekorasi yang begitu cantik dan romantis,


tanpa sadar caca di tinggal oleh si kembar seorang diri,


saat tiwi masih memandang ke sekitar, tiba-tiba saja muncul seseorang yang memakai kostum beruang dengan membawa beberapa balon warna warni di tangannya dan beberapa tangkai bunga mawar merah melangkah mendekat ke arahnya,


tiwi yang melihat merasa bingung, ada apa ini sebenarnya,


beruang itu pun memberikan balon dan bunga pada tiwi,


buat aku ucap tiwi bingung


beruang itu pun mengangguk


lalu tiwi pun mengambilnya,


setelah itu beruang itu pun pergi


heh, tunggu ucap tiwi


namun beruang itu terus melangkah pergi


tiwi yang merasa bingung memandang balon dan bunga, lalu melihat ke sekitar gedung, namun tidak ada siapa-siapa di sana


" apa yang sebenarnya sedang terjadi " ucap batin tiwi


dengan raut wajah kebingungan tiwi,


tiba-tiba saja muncul lah sosok eko yang terlihat begitu gagah dan tampan,


aditya yang terkejut hanya bisa mematung


ada apa ini, kenapa kakak bisa di sini ucap caca belum mengerti


sayang, semua ini sengaja aku siap kan untuk kamu ucap eko


untuk aku ucap caca tersenyum


sebenarnya ada apa ini? ucap caca bingung


hari ini, di sini semuanya akan menjadi saksi buat kita berdua ucap eko


semua? siapa? tapi disini cuma ada kita berdua ucap caca bingung


sayang ucap eko memanggil


iya kak ucap caca


kakak sengaja membuat ini semua karena kakak hari ini ingin melamar kamu,


mau kah menikah dengan ku ucap eko yang sudah bersujud dengan menunjukkan sebuah cincin yang begitu cantik


sontak caca terharu menangis bahagia


apa kamu mau menerima kakak ucap eko lagi


tiba-tiba suasana menjadi ramai dan berteriak


terima... terima... terima


caca yang melihat sekeliling dengan kaget ternyata begitu banyak orang di ruangan itu,


caca yang terdiam karena bahagia hingga tak bisa berkata-kata pun membuka suara

__ADS_1


iya, caca mau ucap caca


eko langsung tersenyum lebar lalu berdiri dan memasang kan cincin di jari manis tiwi


lalu mereka pun saling berpelukan


semua orang bertepuk tangan dan bahagia,


si kembar langsung memeluk caca bahagia,


begitu pun dengan keluarga eko dan caca yang juga bahagia,


selamat... selamat ya ucap teman-teman eko ikut bahagia


akhirnya aku punya kakak ucap si kembar


caca tersenyum


kalau begitu nanti kita akan menghabiskan waktu bersama ucap caca


asik... asik... ucap bahagia si kembar


selamat ya sayang semoga langgeng ucap ratna


makasih bu ucap caca


sini sini peluk ibu dulu ucap alana bahagia karena akhirnya memiliki menantu


sedangkan eko sedang bersama bagas, rafa, dan juga teman-temannya


setelah acara selesai mereka pun meninggalkan aula dan pulang


malam pun tiba,


kumpul keluarga pun terjadi, dua keluarga kini menjadi satu menikmati makan malam bahagia, untuk merayakan wisuda eko sekaligus merayakan hubungan eko dan caca yang akan berlanjut ke jenjang pernikahan,


semua telah di atur oleh keluarga maka caca dan eko hanya mengikuti nya saja,


namun dengan kuliah caca itu tetap di lakukan hingga caca selesai kuliah hanya saja statusnya yang sekarang menjadi nyonya setiawan


setelah berkumpul makan malam bersama keluarga,


kini caca dan eko sedang menikmati malam berdua di balkon rumahnya sambil menikmati pemandangan malam penuh bintang, caca yang bersandar di pundak eko dengan tangan yang saling menggenggam,


seperti nya malam juga ikut merasakan kebahagiaan mereka malam ini,


malam ini indah sekali ucap eko


iya, begitu banyak bintang ucap caca


seperti nya mereka juga ikut merasakan kebahagiaan kita dan memberi kita selamat ucap eko


seperti nya begitu ucap caca


apa kamu bahagia sayang ucap eko


em, disertai anggukan


makasih sayang ucap eko


untuk apa ucap caca


kamu sudah mau menerima aku dan sebentar lagi kita akan menikah ucap eko


aku yang makasih sama kakak udah memilih aku, padahal aku bukan wanita sempurna yang bisa melakukan banyak hal ucap caca


sayang kakak itu mencari seorang pendamping hidup bukan untuk menjadikan kamu pembantu yang bisa melakukan banyak hal, ingat itu ucap eko


caca tersenyum

__ADS_1


sedangkan dua keluarga masih asik mengobrol,


__ADS_2