
danu telah sampai di rumah,
danu turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah
sudah pulang den.... ucap bibi jum di ruang tamu
iya bibi... ucap danu
maaf den bagai mana keadaan non caca... ucap bibi jum
sudah membaik bibi, caca sudah siuman... ucap danu
syukurlah... ucap bibi jum
mau saya buatkan minuman den... ucap bibi jum lagi
boleh bibi nanti antar ke kamar ya? ucap danu
baik... ucap bibi jum
bibi jum pun kembali ke dapur
danu melangkah masuk dan langsung ke kamar
sebelum sampai di kamar, danu menghentikan langkahnya....bibi jum.... panggil danu lagi
iya den.... jawab bibi jum
bibi tolong saya untuk bereskan barang-barang caca, nanti mau saya bawa ke rumah sakit.... ucap danu
baik den.... jawab bibi jum
danu melanjutkan langkahnya masuk ke kamar
danu langsung membersihkan badan
setelah selesai, danu membaringkan badan di atas tempat tidur
saat ini dokter masuk ke ruangan caca dan memeriksa kondisi caca....
Ratna dan bagas mendekat ke arah caca
bagaimana dok kondisi anak saya? tanya Ratna
anak ibu sudah lebih baik, namun belum begitu pulih masih harus menjalani perawatan.... ucap dokter
Sus tolong lepas alat bantunya.... ucap dokter
baik dok.... jawab suster langsung melaksanakan perintah dokter melepas alat bantu yang ada pada tubuh caca,
setelah suster selesai melepaskan alat bantu caca,
dokter pun berpamitan meninggalkan ruang rawat caca
kalau begitu saya permisi dulu, kalau ada apa-apa langsung panggil suster..... ucap dokter
baik dok, Terima kasih.... ucap ratna
makasih dok... ucap bagas
Sama-sama.... jawab dokter
dokter pun meninggalkan ruangan caca di ikuti oleh sister
setelah dokter keluar ruangan, Ratna melihat ke arah caca... dan tersenyum.... sambil membelai pucuk kepala caca...
cepat sembuh ya sayang.... ucap ratna
iya bu, ibu jangan nangis lagi ya? caca baik-baik bu... ucap caca
baiklah sayang.... tapi kamu janji jangan seperti ini lagi... ucap Ratna
iya bu... ucap caca
kamu mau makan atau minum sesuatu.... tanya Ratna
caca haus bu... ucap caca
ibu ambilkan... ucap Ratna
Ratna pun mengabulkan segelas air putih dan memberikannya pada caca...
caca pun meminumnya, setelah caca minum Ratna menyimpan kembali gelas di meja samping ranjang caca...
kamu makan dulu ya sayang sudah siang... ucap Ratna
enggak mau bu... ucap caca menolak
sedikit saja, kalau kamu tidak makan gimana mau sembuh... ucap Ratna membujuk
mau ya.... ucap Ratna lagi
caca pun mengangguk....
nah gitu dong baru anak ibu.... ucap Ratna tersenyum
Ratna pun menaikkan ranjang caca menjadi agak naik,
lalu ratna mengambil semangkuk bubur yang berada di meja dan menyuapi caca,
caca pun langsung membuka mutunya...
berlahan-lahan ratna menyuapi caca, caca pun memakan bubur sedikit demi sedikit...
sudah kenyang bu.... ucap caca
baik lah ucap ratna meletakkan mangkuk yang berisi bubur, lalu ratna pun mengambil gelas yang berisi air putih
__ADS_1
minum dulu ca... ucap ratna menyodorkan segelas air...
caca pun meminumnya...
sekarang kamu istirahat ya... ucap Ratna
caca mengangguk...
Ratna pun menurunkan kembali ranjang caca seperti semula...
istirahat ya sayang ibu sama ayah nemenin kamu... ucap Ratna
caca pun memejamkan matanya...
Ratna membenarkan posisi selimutnya...
setelah memastikan caca tertidur Ratna menuju sofa di mana bagas duduk
hari mulai beranjak sore
danu bangun dari tidurnya dan masuk ke kamar mandi, setelah selesai danu bersiap-siap berangkat ke rumah sakit...
danu.... keluar dari kamarnya...
saat melangkah kaki, bibi jum sudah menunggu danu dengan barang-barang caca
den, ini barang-barang non caca.... ucap bibi jum
makasih bibi.... ucap danu
danu pergi dulu ya bibi... ucap danu
Hati-hati den.... ucap bibi jum
danu langsung melangkah ke luar rumah menuju mobil...
danu bergegas menuju rumah sakit
beberapa menit kemudian sampailah danu di rumah sakit.....
danu turun dari mobil dengan membawa barang-barang yang di perlukan caca lalu danu langsung menuju ruangan caca di mana caca di rawat....
saat membuka pintu danu masuk dan menutup pintu kembali...
caca melihat kedatangan danu... danu pun melihat ke arah caca...
sudah datang... ucap ratna.
danu melangkah menuju sofa dan meletakkan barang bawaannya...
ini bu barang-barang caca.... ucap danu
Ratna pun mengambil tas caca dan membukanya,
lalu merapihkan di lemari yang sudah di sediakan...
danu tersenyum dan mengecup kening caca
bagaimana sayang sudah lebih baik sekarang? tanya danu
mendingan kak... jawab caca
syukurlah... ucap danu
danu yang sedang bersama caca, sedang menyuapi caca buah...
dan mereka mengobrol asik...
Ratna yang sudah merapikan barang-barang caca duduk kembali di sofa bersama bagas yang sedari tadi duduk di sofa,
tanpa terasa hari sudah malam...
bagas dan ratna, beranjak dari duduknya dan menghampiri caca dan danu...
sayang ayah sama ibu pulang dulu ya.... ucap ratna
iya bu, hati-hati... jawab danu
ibu sama ayah pulang sama siapa? ucap danu
mang ujang yang menjemput... ucap bagas
danu kamu jaga baik-baik adik kamu ya? ucap bagas lagi dengan nada tegas
iya yah... jawab danu
sayang... cepat sembuh ya....ucap Ratna sambil mengecup pucuk kepala caca
ayah pulang dulu ya sayang, besok ayah sama ibu ke sini lagi... cepat sembuh ya... ucap bagas
dan mereka pun melangkah kan kaki keluar ruangan caca hingga bayangannya menghilang di balik pintu....
ca... mau makan atau minum? tanya danu
enggak kak.... nanti kalau mau caca minta.... ucap caca
tapi makanan kamu belum kamu makan... ucap danu
belum lapar kak... ucap caca
kalau kamu enggak mau makan gimana kamu bisa cepat sembuh.... ucap danu
ini udah waktunya kamu makan, kakak suap ya... ucap danu
caca mengangguk...
danu pun menaikkan ranjang caca lalu mengambil makanan di atas meja,
__ADS_1
danu menyuapi caca sedikit demi sedikit...
sudah kak... ucap caca
baik lah... danu meletakkan mangkuk di atas meja
lalu memberi minum pada caca,
setelah selesai danu mengembalikan posisi ranjang caca ke posisi semula....
sekarang kamu istirahat ya sayang.... perintah danu
iya kak... caca menuruti perintah danu
lalu caca memejamkan matanya....
danu membenarkan selimut caca dan mengecup kening caca sebagai ucapan selamat malam...
setelah caca tertidur....
danu beranjak dan duduk di sofa, sambil membuka laptop untuk mengecek laporan pekerja yang berada di luar kota... yang di kirimkan oleh mandor sesuai perintah danu...
pada saat danu sedang sibuk bergelut dengan pekerjaannya.... sesekali danu mengalihkan pandangannya ke arah caca, memastikan bahwa caca baik-baik saja...
setelah selesai mengecek laporan perkembangan pekerjaan yang di Terima danu dan memastikan semua berjalan lancar,
danu menyimpan kembali laptopnya dan merapihkan kertas-kertas yang berantakan di atas meja berisi gambar proyek yang sedang danu tangani,
danu beranjak dari sofa mendekat ke arah caca,
caca masih terjaga oleh mimpi....
dan danu memutuskan untuk ke kantin...
sesampainya di kantin danu memesan makanan dan secangkir kopi....
selesai memesan danu pun duduk di kanti sambil menunggu pesannya datang....
beberapa menit kemudian pelayan mengantarkan pesanan danu
permisi... tuan pesanan anda.... ucap pelayan
pelayan meletakkan pesanan danu di atas meja
makasih.... ucap danu
pelayan itu pun hanya tersenyum dan meninggalkan danu
setelah danu menghabiskan kopi dan makanannya, danu bergegas kembali ke ruangan caca....
karena takut caca kenapa-kenapa atau memerlukan bantuannya...
saat membuka pintu kamar caca, ternyata caca sudah bangun dari tidurnya....
danu tersenyum dan menghampirinya
maaf sayang tadi kakak tinggal.... ucap danu
enggak apa-apa kak, caca baru bangun kok.... ucap caca tersenyum
kenapa kamu bangun sayang... ucap danu
caca haus kak.... ucap caca
baik lah.... ucap danu
danu mengambilkan air yang berada di atas meja lalu di berikan kepada caca,
sekarang caca tidur lagi ya? ucap danu setelah memberikan minum pada caca
iya kak.... tapi kapan caca boleh pulang? caca bosen... ucap caca
sabar ya sayang, kamu harus sembuh dulu baru boleh pulang.. ucap danu
tapi kan caca udah enggak apa-apa sekarang kak... caca udah baikan ko.... caca udah enggak ngerasain sakit lagi.... ucap caca,
besok kita pulang ya kak.... ucap caca memaksa ingin keluar rumah sakit,
caca memang belum tau soal penyakitnya karena tidak ada yang memberi tau pada caca
danu terdiam bingung harus bilang apa....
namun danu berusaha menyakinkan caca
sabar ya sayang, kan ada kakak di sini yang nemenin kamu... caca belum sehat jadi harus di rawat di sini sampai benar-benar sebuh dan dokter ngizinin caca pulang... caca harus sabar ya sayang.... ucap danu
memang caca sakit apa seh kak? dada caca udah enggak sakit ko... ucap caca
danu terdiam...
kak ko malah diem sih... ucap caca
kamu enggak sakit apa-apa cuma kata dokter kamu belum boleh pulang... kamu sayang kakak kan? jadi kamu harus nurut sama kakak... sekarang kamu istirahat ya... ucap danu
iya kak..... ucap caca pasrah
nah gitu dong ini baru adik kakak danu... sambil mengelus rambut caca
caca hanya tersenyum
sekarang tidur ya... ucap danu
caca mengangguk lalu memejamkan mata
danu pun membenarkan selimut caca dan mengecup kening caca...
danu memandang caca...
__ADS_1
" maaf sayang kakak enggak bermaksud menyembunyikan penyakit kamu, namun kakak belum siap bilang sama kamu, kakak harap kamu mengerti sayang " ucap batin danu