Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
18


__ADS_3

danu telah sampai di rumah,


danu turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah


sudah pulang den.... ucap bibi jum di ruang tamu


iya bibi... ucap danu


maaf den bagai mana keadaan non caca... ucap bibi jum


sudah membaik bibi, caca sudah siuman... ucap danu


syukurlah... ucap bibi jum


mau saya buatkan minuman den... ucap bibi jum lagi


boleh bibi nanti antar ke kamar ya? ucap danu


baik... ucap bibi jum


bibi jum pun kembali ke dapur


danu melangkah masuk dan langsung ke kamar


sebelum sampai di kamar, danu menghentikan langkahnya....bibi jum.... panggil danu lagi


iya den.... jawab bibi jum


bibi tolong saya untuk bereskan barang-barang caca, nanti mau saya bawa ke rumah sakit.... ucap danu


baik den.... jawab bibi jum


danu melanjutkan langkahnya masuk ke kamar


danu langsung membersihkan badan


setelah selesai, danu membaringkan badan di atas tempat tidur


saat ini dokter masuk ke ruangan caca dan memeriksa kondisi caca....


Ratna dan bagas mendekat ke arah caca


bagaimana dok kondisi anak saya? tanya Ratna


anak ibu sudah lebih baik, namun belum begitu pulih masih harus menjalani perawatan.... ucap dokter


Sus tolong lepas alat bantunya.... ucap dokter


baik dok.... jawab suster langsung melaksanakan perintah dokter melepas alat bantu yang ada pada tubuh caca,


setelah suster selesai melepaskan alat bantu caca,


dokter pun berpamitan meninggalkan ruang rawat caca


kalau begitu saya permisi dulu, kalau ada apa-apa langsung panggil suster..... ucap dokter


baik dok, Terima kasih.... ucap ratna


makasih dok... ucap bagas


Sama-sama.... jawab dokter


dokter pun meninggalkan ruangan caca di ikuti oleh sister


setelah dokter keluar ruangan, Ratna melihat ke arah caca... dan tersenyum.... sambil membelai pucuk kepala caca...


cepat sembuh ya sayang.... ucap ratna


iya bu, ibu jangan nangis lagi ya? caca baik-baik bu... ucap caca


baiklah sayang.... tapi kamu janji jangan seperti ini lagi... ucap Ratna


iya bu... ucap caca


kamu mau makan atau minum sesuatu.... tanya Ratna


caca haus bu... ucap caca


ibu ambilkan... ucap Ratna


Ratna pun mengabulkan segelas air putih dan memberikannya pada caca...


caca pun meminumnya, setelah caca minum Ratna menyimpan kembali gelas di meja samping ranjang caca...


kamu makan dulu ya sayang sudah siang... ucap Ratna


enggak mau bu... ucap caca menolak


sedikit saja, kalau kamu tidak makan gimana mau sembuh... ucap Ratna membujuk


mau ya.... ucap Ratna lagi


caca pun mengangguk....


nah gitu dong baru anak ibu.... ucap Ratna tersenyum


Ratna pun menaikkan ranjang caca menjadi agak naik,


lalu ratna mengambil semangkuk bubur yang berada di meja dan menyuapi caca,


caca pun langsung membuka mutunya...


berlahan-lahan ratna menyuapi caca, caca pun memakan bubur sedikit demi sedikit...


sudah kenyang bu.... ucap caca


baik lah ucap ratna meletakkan mangkuk yang berisi bubur, lalu ratna pun mengambil gelas yang berisi air putih

__ADS_1


minum dulu ca... ucap ratna menyodorkan segelas air...


caca pun meminumnya...


sekarang kamu istirahat ya... ucap Ratna


caca mengangguk...


Ratna pun menurunkan kembali ranjang caca seperti semula...


istirahat ya sayang ibu sama ayah nemenin kamu... ucap Ratna


caca pun memejamkan matanya...


Ratna membenarkan posisi selimutnya...


setelah memastikan caca tertidur Ratna menuju sofa di mana bagas duduk


hari mulai beranjak sore


danu bangun dari tidurnya dan masuk ke kamar mandi, setelah selesai danu bersiap-siap berangkat ke rumah sakit...


danu.... keluar dari kamarnya...


saat melangkah kaki, bibi jum sudah menunggu danu dengan barang-barang caca


den, ini barang-barang non caca.... ucap bibi jum


makasih bibi.... ucap danu


danu pergi dulu ya bibi... ucap danu


Hati-hati den.... ucap bibi jum


danu langsung melangkah ke luar rumah menuju mobil...


danu bergegas menuju rumah sakit


beberapa menit kemudian sampailah danu di rumah sakit.....


danu turun dari mobil dengan membawa barang-barang yang di perlukan caca lalu danu langsung menuju ruangan caca di mana caca di rawat....


saat membuka pintu danu masuk dan menutup pintu kembali...


caca melihat kedatangan danu... danu pun melihat ke arah caca...


sudah datang... ucap ratna.


danu melangkah menuju sofa dan meletakkan barang bawaannya...


ini bu barang-barang caca.... ucap danu


Ratna pun mengambil tas caca dan membukanya,


lalu merapihkan di lemari yang sudah di sediakan...


danu tersenyum dan mengecup kening caca


bagaimana sayang sudah lebih baik sekarang? tanya danu


mendingan kak... jawab caca


syukurlah... ucap danu


danu yang sedang bersama caca, sedang menyuapi caca buah...


dan mereka mengobrol asik...


Ratna yang sudah merapikan barang-barang caca duduk kembali di sofa bersama bagas yang sedari tadi duduk di sofa,


tanpa terasa hari sudah malam...


bagas dan ratna, beranjak dari duduknya dan menghampiri caca dan danu...


sayang ayah sama ibu pulang dulu ya.... ucap ratna


iya bu, hati-hati... jawab danu


ibu sama ayah pulang sama siapa? ucap danu


mang ujang yang menjemput... ucap bagas


danu kamu jaga baik-baik adik kamu ya? ucap bagas lagi dengan nada tegas


iya yah... jawab danu


sayang... cepat sembuh ya....ucap Ratna sambil mengecup pucuk kepala caca


ayah pulang dulu ya sayang, besok ayah sama ibu ke sini lagi... cepat sembuh ya... ucap bagas


dan mereka pun melangkah kan kaki keluar ruangan caca hingga bayangannya menghilang di balik pintu....


ca... mau makan atau minum? tanya danu


enggak kak.... nanti kalau mau caca minta.... ucap caca


tapi makanan kamu belum kamu makan... ucap danu


belum lapar kak... ucap caca


kalau kamu enggak mau makan gimana kamu bisa cepat sembuh.... ucap danu


ini udah waktunya kamu makan, kakak suap ya... ucap danu


caca mengangguk...


danu pun menaikkan ranjang caca lalu mengambil makanan di atas meja,

__ADS_1


danu menyuapi caca sedikit demi sedikit...


sudah kak... ucap caca


baik lah... danu meletakkan mangkuk di atas meja


lalu memberi minum pada caca,


setelah selesai danu mengembalikan posisi ranjang caca ke posisi semula....


sekarang kamu istirahat ya sayang.... perintah danu


iya kak... caca menuruti perintah danu


lalu caca memejamkan matanya....


danu membenarkan selimut caca dan mengecup kening caca sebagai ucapan selamat malam...


setelah caca tertidur....


danu beranjak dan duduk di sofa, sambil membuka laptop untuk mengecek laporan pekerja yang berada di luar kota... yang di kirimkan oleh mandor sesuai perintah danu...


pada saat danu sedang sibuk bergelut dengan pekerjaannya.... sesekali danu mengalihkan pandangannya ke arah caca, memastikan bahwa caca baik-baik saja...


setelah selesai mengecek laporan perkembangan pekerjaan yang di Terima danu dan memastikan semua berjalan lancar,


danu menyimpan kembali laptopnya dan merapihkan kertas-kertas yang berantakan di atas meja berisi gambar proyek yang sedang danu tangani,


danu beranjak dari sofa mendekat ke arah caca,


caca masih terjaga oleh mimpi....


dan danu memutuskan untuk ke kantin...


sesampainya di kantin danu memesan makanan dan secangkir kopi....


selesai memesan danu pun duduk di kanti sambil menunggu pesannya datang....


beberapa menit kemudian pelayan mengantarkan pesanan danu


permisi... tuan pesanan anda.... ucap pelayan


pelayan meletakkan pesanan danu di atas meja


makasih.... ucap danu


pelayan itu pun hanya tersenyum dan meninggalkan danu


setelah danu menghabiskan kopi dan makanannya, danu bergegas kembali ke ruangan caca....


karena takut caca kenapa-kenapa atau memerlukan bantuannya...


saat membuka pintu kamar caca, ternyata caca sudah bangun dari tidurnya....


danu tersenyum dan menghampirinya


maaf sayang tadi kakak tinggal.... ucap danu


enggak apa-apa kak, caca baru bangun kok.... ucap caca tersenyum


kenapa kamu bangun sayang... ucap danu


caca haus kak.... ucap caca


baik lah.... ucap danu


danu mengambilkan air yang berada di atas meja lalu di berikan kepada caca,


sekarang caca tidur lagi ya? ucap danu setelah memberikan minum pada caca


iya kak.... tapi kapan caca boleh pulang? caca bosen... ucap caca


sabar ya sayang, kamu harus sembuh dulu baru boleh pulang.. ucap danu


tapi kan caca udah enggak apa-apa sekarang kak... caca udah baikan ko.... caca udah enggak ngerasain sakit lagi.... ucap caca,


besok kita pulang ya kak.... ucap caca memaksa ingin keluar rumah sakit,


caca memang belum tau soal penyakitnya karena tidak ada yang memberi tau pada caca


danu terdiam bingung harus bilang apa....


namun danu berusaha menyakinkan caca


sabar ya sayang, kan ada kakak di sini yang nemenin kamu... caca belum sehat jadi harus di rawat di sini sampai benar-benar sebuh dan dokter ngizinin caca pulang... caca harus sabar ya sayang.... ucap danu


memang caca sakit apa seh kak? dada caca udah enggak sakit ko... ucap caca


danu terdiam...


kak ko malah diem sih... ucap caca


kamu enggak sakit apa-apa cuma kata dokter kamu belum boleh pulang... kamu sayang kakak kan? jadi kamu harus nurut sama kakak... sekarang kamu istirahat ya... ucap danu


iya kak..... ucap caca pasrah


nah gitu dong ini baru adik kakak danu... sambil mengelus rambut caca


caca hanya tersenyum


sekarang tidur ya... ucap danu


caca mengangguk lalu memejamkan mata


danu pun membenarkan selimut caca dan mengecup kening caca...


danu memandang caca...

__ADS_1


" maaf sayang kakak enggak bermaksud menyembunyikan penyakit kamu, namun kakak belum siap bilang sama kamu, kakak harap kamu mengerti sayang " ucap batin danu


__ADS_2