
eko yang masih berada di kantin,
memasang muka sedih dan kecewa karena cemburu,
makanan yang di hadapannya pun hanya di aduk-aduk olehnya,
teman-teman eko yang sedang bersamanya merasa aneh dengan sikap eko,
kenapa dia... ucap temannya
iya, enggak biasanya... ucap teman satunya
salah satu temannya pun menegurnya,
hai, ko lo kenapa... ucap temannya
eko yang kaget memandang wajah teman-teman,
iya kamu kenapa sih ko aneh gitu? itu makanan bukannya di makan malah di aduk-aduk begitu... ucap temannya
enggak ada apa-apa ko... ucap eko langsung memasukkan makanan ke mulutnya dengan terpaksa
ayo buruan, kita harus kembali menyelesaikan tugas kita, waktunya tinggal beberapa hari lagi... ucap temannya yang satu lagi
eko pun tak berkata apa pun, hanya menghabiskan makanan begitu pun dengan teman-temannya,
danu, caca, zaza, rita, dika dan andre,
sudah berada di ruang kelas sedang menunggu dosen masuk ke dalam ruang kelas,
danu sedang berbincang dengan dika dan andre,
begitu pun dengan rita, zaza dan caca yang sedang bersama, rita dan zaza sedang menghibur caca yang masih terlihat sedih,
sudah dong ca jangan sedih lagi... ucap rita
iya ca, enggak usah kamu pikirin... kalau memang kak eko beneran sayang sama kamu, kak eko enggak mungkin ninggalin kamu... ucap zaza
iya ca... ucap rita
aku takut... ucap caca
kalau gitu coba kamu kirim pesan ajak ketemuan dan kamu jelasin semuanya... ucap rita
memangnya di masih mau ketemu aku... ucap caca
ya kamu coba ca, siapa tau mau... ucap zaza
caca hanya diam sambil berpikir,
danu yang sedang melihat caca merasa tidak tega dengan adiknya,
tak lama kemudian dosen pun masuk ke dalam kelas,
semua mahasiswa kembali ke tempat duduknya masing-masing dan kelas pun menjadi tenang,
siang anak-anak... ucap dosen
siang pak... ucap semua mahasiswa
baik anak-anak bapak akan langsung mulai saja pelajaran kita hari ini, bapak akan menjelaskan beberapa materi untuk kalian... ucap dosen
dosen pun mulai menjelaskan materi yang di berikan, semua mahasiswa yang berada di ruangan telah fokus mendengarkan dosen di depan, begitu pun dengan teman-teman caca, namun tidak dengan caca, caca masih memikirkan soal eko dan tidak fokus dengan pelajaran hari ini...
danu melihat adiknya yang hanya mencoret-coret buku dan tidak mendengarkan dosen,
eko yang sudah ada di depan laptop sedang fokus menyelesaikan tugasnya, begitu pun dengan teman-teman nya eko,
walau eko terus teringan soal caca, namun eko berniat menyelesaikan tugasnya,
agar bisa bertemu dengan caca serta keluarganya untuk memperjelas semuanya,
karena eko sudah terlanjur memiliki perasaan pada caca dan tidak ingin kehilangan caca,
danu, caca, zaza, rita, dika dan andre sudah dua jam berada di kelas sedang mengikuti kuliah,
dan kelas pun telah berakhir,
dosen pun telah mengakhiri penjelasannya di depan kelas,
baik, anak-anak kelas kita hari ini telah berakhir, maka bapak akan melanjutkan di kelas selanjutnya, sampai ketemu minggu depan... ucap dosen
lalu dosen pun meninggalkan ruang kelas dengan di susul mahasiswa lainnya yang juga sudah keluar dari kelas,
danu, caca, dika, andre, zaza dan rita masih berada di dalam ruang kelas,
ayo ayo kita pulang.... ucap dika yang sudah bersiap untuk pulang,
iya ayo... ucap rita yang juga sudah bersiap,
__ADS_1
sedangkan danu sudah berdiri menghampiri caca
ayo sayang kita pulang... ucap danu,
lalu melangkah keluar ruangan,
caca pun berdiri dari duduknya dan melangkah menyusul danu bersama teman-temannya,
saat sudah berada di luar ruangan,
kalian langsung pulang... ucap caca pada teman-temannya
iya ca,.. ucap rita
memangnya mau ke mana lagi ca... ucap dika
ya kali aja mau ke mana... ucap caca
lagi males mau pergi, paling kalau mau pergi ya kita ke rumah kamu ca... ucap rita
iya... ucap zaza
ya iya mau ke mana lagi... ucap dika
kalau gitu kalian sering-sering main ke rumah ya, biar caca ada temannya, lagian kakak juga enggak bisa terus-terusan nemenin caca, kan harus kerja... ucap danu
iya kak pasti... ucap dika
kalau gitu ayo kita pulang... ucap rita
iya ayo... ucap yang lainnya
danu, caca, dika, andre, zaza dan rita pun melangkah keluar gedung kampus dan menuju parkiran,
sampainya di depan pintu gerbang kampus,
mereka pun berpisah pulang ke rumah masing-masing,
caca kak danu kita duluan ya.. ucap andre dan dika,
iya kita juga duluan ya ca kak danu... ucap rita
iya... ucap danu
kalian hati-hati ya... ucap caca
iya ca, bay ca... ucap rita dan zaza juga pulang
bay... ucap caca
setelah kepergian teman-temannya, danu pun mengajak caca untuk pulang,
ayo sayang... ucap danu
caca pun melangkah menuju mobil,
sampainya di parkiran danu dan caca pun langsung masuk ke dalam mobil dan danu pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan kampus,
ternyata di sana ada eko, eko melihat caca yang masuk ke dalam mobil bersama danu,
rasa cemburu eko makin menjadi-jadi, eko pun langsung meninggalkan kampus,
di dalam mobil,
danu dan caca diam tanpa suara,
danu melihat ke arah caca, danu melihat muka caca yang sedih,
sayang kamu masih mikirin soal pacar kamu itu... ucap danu
dia enggak ada ngirim pesan ke caca atau nelpon caca kak, kalau dia benar-benar marah gimana sama caca... ucap caca
sayang kamu harus percaya sama kakak, dia pasti nelpon kamu atau mengirim pesan ke kamu, mungkin sekarang dia emang lagi sibuk sayang... ucap danu
apa caca aja ya yang ngirim pesan ke dia atau telpon gitu, biar semuanya jelas kak... ucap caca
itu hak kamu sayang,kalau kamu yakin ya coba aja... ucap danu
kalau gitu nanti caca coba deh... ucap caca
danu pun berniat untuk menemui pacarnya caca, tanpa sepengetahuan caca,
danu tak ingin melihat adiknya sedih apa lagi di sakiti,
dengan melihat sikap pacarnya caca ini danu sedikit khawatir, apa lagi dengan kondisi caca dan sifat sensitif nya caca yang akan membuat caca bisa-bisa drop,
beberapa menit kemudian,
sampailah danu dan caca di rumah,
__ADS_1
danu memarkirkan mobilnya,
caca pun turun dari mobil di susul danu,
mereka pun masuk ke dalam rumah,
danu dan caca di sambut oleh bibi jum
den danu non caca sudah pulang... ucap bibi jum di ruang tamu
iya bibi... ucap caca
mau bibi siapkan makan atau mau bibi buat sesuatu... ucap bibi jum
caca mau makan deh bibi... ucap caca
baik non, den danu juga mau makan... ucap bibi jum
boleh bibi... ucap danu
kalau gitu bibi siapin dulu ya den danu non caca... ucap bibi jum
iya bibi, kalau gitu caca mau ke kamar dulu bersih-bersih... ucap caca
iya non... ucap bibi jum langsung menuju dapur
sedangkan danu langsung melangkah menuju kamarnya,
eko yang sudah berada di rumahnya, sedang mengistirahatkan badannya di atas tempat tidurnya karena merasa lelah dan kepikiran soal caca dan laki-laki yang bersama caca,
eko merasa stres memikirkan masalah ini, eko berpikir mengapa ia harus mengalami ini, eko merasa tidak sanggup untuk kehilangan caca,
eko merasa pusing dengan masalah ini, apa yang harus ia lakukan saat ini,
caca yang sudah berada di kamarnya pun duduk di kursi santainya di depan jendela,
caca merasa bingung apa yang harus ia lakukan saat ini,
caca pun berpikir untuk mengirimkan pesan pada eko,
caca memberanikan diri, caca mengambil ponselnya dan menulis pesan pada eko, caca berharap eko akan merespon pesan yang caca kirim padanya,
ting.... satu notifikasi masuk di ponsel eko
eko langsung mengambil ponselnya,
dan di layar ponsel tertulis " sayangku "
eko langsung membuka pesan yang di kirim oleh caca
sayang ku :
kakak, apa kabar? gimana tugas kuliah kakak apa sudah selesai? apa kita bisa ketemu? caca juga kangen sama kakak, ada yang mau caca omongin juga sama kakak
saat eko membaca pesan caca, eko pun merasa kan kerinduan karena sudah lama eko tak bertemu caca,
namun di satu sisi eko masih merasa kecewa dan cemburu,
namun rasa sayang eko lebih besar dari rasa kecewa eko,
eko pun akhirnya memutuskan untuk membalas pesan yang caca kirimkan padanya,
ting... satu notifikasi masuk di ponsel caca
caca langsung membuka balasan pesan yang caca kirim,
kakak eko :
kabar kakak baik sayang, kakak masih menyelesaikan tugas kakak, kakak juga kangen sama kamu, kakak juga pengen ngomong sesuatu sama kamu, tapi kakak bisanya ketemu weekend ya sayang, kakak nanti ke rumah kamu
caca yang membaca pesan dari eko, caca merasa senang, karena akhirnya caca bisa ketemu dengan eko dan caca pun bisa sekalian mengenalkan eko pada ayah, ibu dan kak danu,
caca pun langsung meletakkan ponselnya dan bangkit dari duduknya masuk ke dalam kamar mandi,
danu yang berada di dalam kamarnya,
masih membaringkan badannya, menghilangkan lelahnya sejenak,
sambil memikirkan soal caca dan pacarnya,
semoga saja pacar caca bisa bersikap dewasa dan mau mendengar penjelasan caca jika tidak, makan danu akan menemui eko dan berbicara padanya,
setelah merasa lelahnya sudah sedikit menghilang, danu pun masuk ke dalam kamar mandi,
bibi jum yang berada di ruang makan sudah menyiapkan makanan untuk danu dan caca,
beres.... ucap bibi jum
tinggal nunggu non caca dan den danu selesai mandi... ucap bibi jum,
__ADS_1