Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
26


__ADS_3

danu yang sudah berada di meja makan langsung duduk....


Ratna dan bagas melihat danu yang hanya sendiri dan mereka saling berpandangan namun tidak mendapatkan jawabannya


akhirnya Ratna pun bertanya...


danu adik kamu mana? tanya Ratna


masih di kamarnya baru bangun bu, sekarang lagi danu suruh bersih-bersih..... ucap danu yang mulai mengambil makanan


tapi adik kamu baik-baik aja kan danu.... tanya bagas


iya yah... jawab bagas


syukur lah kalau gitu.... jawab bagas


mereka pun mulai menyantap makannya


tak lama kemudian caca pun muncul di meja makan,


Ratna, bagas, dan danu serentak melihat caca,


ayo sayang duduk, kita makan.... ucap Ratna


caca pun duduk samping danu dan mengambil makanan.


mereka pun makan bersama....


suasana hening di meja makan karena sibuk dengan makanan masing-masing yang ada di hadapan mereka....


tiba bagas buka suara


caca gimana keadaan kamu... ucap bagas


sudah lebih naik yah... ucap caca


syukurlah kalau begitu... ucap bagas


kamu harus banyak istirahat ca jangan banyak melakukan aktifitas dulu... ucap Ratna


iya ibu... jangan khawatir ya caca baik-baik aja ko... ucap caca


iya ibu percaya... ucap Ratna tersenyum


beberapa menit kemudian Ratna, bagas, danu dan caca telah selesai makan...


selesai makan bagas dan Ratna kembali ke kamar,


caca duduk di ruang TV, danu kembali ke kamar


di dalam kamar Ratna duduk di depan meja rias untuk membersihkan muka dan memakai skincare perawatan wajah sedangkan bagas sudah ada di atas tempat tidur,


setelah Ratna selesai dengan perawatannya, Ratna ikut naik ke atas tempat tidur untuk membaringkan badan karena merasa lelah dan mereka pun terlelap


caca yang masih asik depan TV, ternyata sedang menonton film kartun, dengan memakan cemilan....


danu yang ada di dalam kamar, sedang duduk di meja kerja sambil memandang layar laptop,


danu yang cukup lama bekerja depan laptop membuat danu merasa haus dan mengantuk, danu pun menyudahi pekerjaannya dan menuju ke dapur, saat membuka lemari es dan mengambil air di dalam lemari es danu merasa ada suara TV yang menyala...


danu yang sedang minum berhenti seketika, pasalnya lampu ruang TV mati,


karena penasaran, danu melangkah pelan-pelan ke ruang TV, karena ada rasa takut dalam dirinya,

__ADS_1


saat melihat, ternyata adiknya sedang menonton TV tapi sudah tertidur di sofa


jadi, TV yang menonton caca sekarang....


danu melihat di atas meja sudah berserakan cemilan dan minuman yang tadi caca makan


danu mendekat ke arah caca dan duduk, melihat caca yang sedang terlelap....


dasar keras kepala, di bilang jangan makan sembarangan... gerutu danu dengan nada pelan agar caca tak terbangun


danu pun merapihkan sampah yang berada di atas meja dan membuangnya ke tempat sampah, lalu mematikan TV yang masih menyala


setelah selesai danu menggendong caca dan memindahkannya ke kamar


di dalam kamar caca, danu membaringkan caca di atas tempat tidur dan membenarkan letak bantal dan selimut


saat danu akan melangkah ke luar kamar caca danu teringat sesuatu


tadi caca minum obatnya enggak ya? Jangan-jangan lupa lagi....ucap danu pelan sambil menuju lemari kecil dan melihat obat caca...


" tuk kan bener caca enggak minum obatnya... "


batin danu sambil melihat caca dan menggelengkan kepalanya


danu pun meletakkan kembali obat caca ke tempatnya dan beranjak ke luar kamar caca dan kembali ke kamarnya


di dalam kamar danu langsung berbaring di atas tempat tidur


dengan menaruh kedua tangan di belakang kepala sebagai sanggahan kepala dan kaki yang di silangkan


memikirkan adiknya jika dia tinggalkan, karena orang tua yang sibuk enggak mungkin ada waktu buat caca sedangkan bibi jum enggak mungkin selalu mengawasi caca


memikirkan hal itu tanpa terasa danu memejamkan mata dan terlelap....


matahari..... bersinar terang....


semua orang sudah mulai beraktifitas seperti biasanya


Ratna dan bagas pun sudah bersiap untuk bekerja


dan duduk di meja untuk sarapan


kecuali danu dan caca


masih di atas tempat tidur dengan di tutupi selimut


karena untuk seminggu ini, dosen memberikan kebebasan untuk para mahasiswa karena mau menghadapi ujian....


kalau danu seh menikmati hari dimana dia bisa bersantai di atas tempat tidur....


bibii jum nanti bilang ke anak-anak saya pergi ke restoran ya... ucap Ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


bibi jum saya juga pergi ya.... ucap bagas


iya tuan... jawab bibi jum


mereka pun pergi terpisah


Ratna membawa mobil sendiri sedangkan bagas bersama mang ujang


kring... kring.... kring

__ADS_1


suara handphone caca


halo...... jawab caca dengan mata tertutup


ca kamu di mana? tanya para wanita


di rumah kenapa? tanya caca


enggak kampus ya? tanya lagi para wanita


nanti siangan ke napa? kalian udah di kampus.... tanya caca


iya, kita di kampus nih.... ucap para wanita


ngapain kalian datang cepat, kan enggak ada kelas.... ucap caca


ya kita seh emang sengaja ngumpul di kampus, lagian banyak ko yang datang.... ucap para wanita


iya nanti aku datang.... ucap caca yang mengakhiri sambungan telepon


namun bukannya bangun dan mandi, caca memilih untuk tidur kembali....


apa kata caca.... tanya para lelaki


nanti dia datang ke kampus.... ucap para wanita


wah enggak pasti tuh.... Bisa-bisa tuh anak enggak datang lagi....ucap para lelaki


udah kita tunggu aja, lagian kita di sini juga buat nongkrong aja ko bukan ngapa-ngapain... ucap para wanita


mereka pun duduk di kantin,


mengobrol, bercanda, sarapan bersama menghabiskan waktu sambil menunggu caca datang ke kampus


bibi jum mengetuk pintu caca karena sedari tadi caca enggak ada keluar kamar dan belum meminum obat


tok


tok


tok


non, sarapan dulu.... ucap bibi jum namun tidak ada jawaban


non caca, ini bibi bawain sarapan buat non... ucap bibi jum agak mengeraskan suara


tetap tidak ada jawaban dari caca


danu mendengar suara teriakan bibi jum di depan kamar caca


danu terbangun karena suara bibi jum yang keras.


danu pun keluar dari kamar...


kenapa bibi teriak-teriak... tanya danu dari balik pintu dengan muka bangun tidurnya


maaf den, kalau bibi mengganggu tidur den danu... ucap bibi jum sungkan


enggak apa-apa bibi, emang caca kenapa bibi? tanya danu


non caca belum sarapan dan minum obat den, mangkanya bibi bawakan sarapan, tapi di ketok-ketok non caca tidak menjawab dari tadi.... jelas bibi jum


danu yang paham maksud bibi jum, langsung mengambil nampan yang berisi sarapan caca

__ADS_1


biar saya aja bibi, bibi bisa kembali ke dapur.... ucap danu


baik deh... ucap bibi jum, langsung kembali ke dapur


__ADS_2