Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
72


__ADS_3

matahari sudah bersinar terang,


ratna, bagas dan caca sudah bersiap untuk berangkat,


danu pagi-pagi sudah pergi keluar untuk membeli sarapan untuk mereka makan sebelum berangkat ke stasiun kereta api.


koper-koper serta tas berisi oleh-oleh sudah berada di ruang tamu.


danu langsung memasukkan koper-kopernya ke dalam bagasi,


setelah semuanya selesai mereka sarapan bersama terlebih dahulu...


danu, caca bagas dan ratna sudah berada di meja makan untuk sarapan...


suasana hening....


caca pun hanya diam tanpa kata...


begitu pun dengan danu...


bagas dan ratna melihat anak-anaknya yang pagi ini begitu aneh...


kalian kenapa para diem... ucap ratna


enggak apa-apa bu... ucap danu dan caca serentak


bagas dan ratna yang mendengarnya langsung saling berpandangan dan tersenyum...


mereka pun melanjutkan kembali memakan sarapannya hingga habis....


beberapa menit kemudian....


setelah selesai sarapan mereka pun langsung bersiap untuk berangkat ke stasiun kereta,


caca, ratna dan bagas pun telah siap untuk berangkat...


ayo ca kita berangkat... ucap ratna


iya bu... ucap caca


caca pun langsung melangkah keluar bersama bagas dan ratna menuju mobil, dengan di susul danu yang baru saja menuju mobil...


setelah berada di dalam mobil, danu pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju stasiun kereta


setelah itu mereka pun berangkat menuju stasiun kereta,


selama perjalanan bagas memberikan nasehat kepada danu,


danu mendengarkan semua masukan dan nasehat yang di berikan oleh bagas selama perjalanan,


caca hanya diam tanpa suara...


ratna pun diam dan sesekali memperhatikan caca...


beberapa menit kemudian, mobil danu memasuki area parkir, mereka pun telah sampai di stasiun kereta,


danu memarkirkan mobilnya lalu mereka pun turun dari mobil,


danu langsung menuju bagasi untuk menurunkan koper-koper yang di bawa,


setelah danu mengeluarkan semua kopernya, mereka pun menuju stasiun, namun bagi pengantar di larang masuk ke dalam stasiun... maka danu hanya dapat mengantar sampai depan stasiun saja. maka bagas, ratna dan caca tidak langsung masuk, melainkan menunggu di luar karena jadwal keberangkatan masih cukup lama,


mereka pun duduk di bangku terlebih dahulu dengan di tunggu danu hingga bagas, ratna dan caca berangkat,


di sana danu duduk di samping caca, dengan caca terus menempel dengan danu seakan tidak ingin pisah, danu mengelus kepala caca,


danu pun tak lupa berpesan kepada caca sebelum berangkat,


kakak... cepat pulang ya.... ucap caca saat memeluk danu


iya sayang, kakak pulang... caca di sana baik-baik ya.... jaga diri kamu ya sayang, jangan bikin ayah dan ibu khawatir sama kamu... kamu juga kuliah yang benar ya di sana... ucap danu


iya kak... ucap caca


danu tersenyum dan terus memeluk caca sambil mengelus kepala caca


ratna dan bagas yang melihat tingkah caca yang manja hanya tersenyum dan merasa bersyukur mereka memiliki anak-anak yang selalu akur


sudah waktunya caca, ratna dan bagas masuk ke dalam karena sebentar lagi kereta yang mereka tumpangi akan tiba


bagas dan ratna mendekat ke arah caca dan berkata,


sayang ayo kita masuk... sebentar lagi kereta akan tiba... ucap ratna


danu dan caca melihat ke arah ratna lalu danu melepaskan pelukannya,


sudah sana masuk.... ucap danu pada caca


caca hanya diam memasang muka sedih, rasa tak ingin berpisah


sayang.... kakak pasti pulang, tunggu kakak ya di rumah... ucap danu memandangi caca


caca hanya mengangguk lalu memeluk danu, danu membalas pelukannya caca


lalu mereka saling melepaskan dan bangkit dari duduknya

__ADS_1


danu hati-hati kamu di sini ya.... ucap bagas


iya yah... ayah sama ibu hati-hati ya.... ucap danu


bagas dan ratna tersenyum lalu memeluk danu bergantian...


mereka pun masuk ke dalam stasiun danu masih melihat kepergian orang tua dan adiknya hingga tak terlihat, danu pun pergi meninggalkan stasiun.


mulai besok danu akan kembali beraktifitas selama satu bulan mengajukan cuti


ratna, bagas dan caca sudah masuk dan menunggu kereta di ruang tunggu,


ratna melihat muka caca yang masih murung,


caca kamu jangan sedih seperti itu... ucap ratna


caca melihat ke arah ratna dan hanya diam tanpa kata,


caca kakak juga pasti pulang ke rumah.. kamu jangan sedih lagi ya... ucap ratna


iya bu... jawab caca


tak lama kereta yang mereka tumpangi pun telah tiba,


mereka meninggalkan tuang tunggu dan masuk ke dalam gerbong kereta...


bagas mencari nomor bangku mereka sesuai yang ada di karcis, setelah ketemu bagas langsung bagas pun berkata...


ini kursi kita... ucap bagas


caca dan ratna pun duduk di kursi tersebut, sedangkan bagas menyimpan koper-koper yang di bawa di atas bangku yang telah tersedia,


setelah selesai bagas pun duduk dan tinggal menunggu keberangkatan kereta, karena masih banyak penumpang yang belum memasuki gerbong.


caca diam, caca mengeluarkan headphone nya dan mendengarkan musik sambil memandang ke arah jendela....


ratna pun membuka tas yang berisi makanan untuk mereka makan selama perjalanan,


caca, kamu mau cemilan.... ucap ratna


caca pun langsung melihat ke arah ratna


mau bu... ucap caca


caca pun mengambil satu cemilan dan minuman untuk caca makan,


mereka menikmati makanan yang ratna bawa sambil menunggu kereta berjalan


beberapa menit kemudian,


kereta berlahan mulai bergerak meninggalkan stasiun bandung,


dengan pose duduk yang masih tegap, sambil melihat pemandangan selama berada di kereta...


namun, lama kelamaan, caca merubah pose menjadi berbaring dan meluruskan kakinya...


caca pun sempat tertidur di kereta dan makan di kereta.. karena perjalanan mereka cukup jauh


hingga tanpa terasa hari sudah mulai siang, cuaca mulai panas karena mereka sudah memasuki jakarta...


beberapa menit kemudian mereka pun sampai di stasiun kereta jakarta,


kita susah sampai, ayah mau nurunin barang dulu, kita keluar setelah agak sepi... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


bagas mulai menurunkan koper-koper ke bawah dan menunggu agak sepi baru mereka keluar dari gerbong kereta, agar tidak berdesakan dan berjalan keluar stasiun...


ratna, bagas dan caca yang sudah keluar dari stasiun tanpa berlama-lama mereka pun langsung menuju bandara,..


satu jam perjalanan menuju bandara pun telah sampai,


caca, ratna, dan bagas turun dari mobil...


supir pun menurunkan barang-barang yang dibawa makasih...ucap bagas pada supir yang telah selesai mengeluarkan barang mereka...


Sama-sama... ucap supir tersebut lalu pergi


bu, caca tunggu sebentar ya ayah mau ambil troli... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


bagas pun mencari troli barang dan meletakkan semua barang di troli...


setelah selesai menaruh barang di troli mereka pun langsung masuk ke dalam bandara untuk registrasi penumpang.


ayo...ucap bagas


iya... ucap ratna


mereka pun masuk dan menuju loket...


ibu sama caca tunggu aja... biar ayah yang masukin bagasi... ucap bagas


iya yah... ucap ratna

__ADS_1


ayo sayang... ucap ratna mengajak caca


bagas pun pergi menuju loket untuk registrasi penumpang.... beberapa menit bagas mengantri akhirnya selesai juga...


setelah selesai bagas menghampiri caca dan ratna yang sedang menunggu..


ayo... ucap bagas


mereka pun langsung menuju ruang tunggu karena keberangkatan mereka masih satu jam lagi,


di ruang tunggu caca membuka handphone nya untuk mendengarkan musik sambil membaca novel


sedangkan ratna dan bagas selama satu bulan ini yang hanya menerima laporan perkembangan usahanya yang mereka rintis, kali ini mereka akan mengecek langsung perkembangannya maka dari itu mereka memberi tau kepulangan mereka...


dan tak lupa mengabari bibi jum dan supirnya mang ujang


bibi jum sudah merapihkan rumah dan sebagainya


mang ujang pun sudah bersiap untuk menjemput majikannya di bandara


satu jam telah berlalu, mereka pun memasuki pesawat dan menunggu take off,


satu persatu para penumpang mulai memasuki pesawat dan duduk tenang dengan memasang sabuk pengaman,


setelah semuanya telah siap pesawat pun akhirnya lepas landas meninggalkan bandara jakarta...


penerbangan yang ditempuh selama satu jam empat puluh lima menit untuk sampai di kota caca


mang ujang yang kini sudah berada di jalan menuju bandara untuk menjemput bagas, ratna dan caca...


satu jam tiga puluh menit mang ujang yang telah tiba lebih dulu di bandara, kini menunggu majikannya di pintu kedatangan penumpang....


beberapa menit kemudian...


pesawat pun telah tiba di kota yang dituju dengan selamat,


bagas, ratna dan caca masih berada di dalam pesawat menunggu giliran untuk keluar,


satu per satu penumpang telah keluar dari pesawat bagas, ratna dan caca pun keluar dari pesawat menuju pengambilan bagasi


bu caca tunggu ayah di sana aja, ayah mau mengambil bagasi... ucap bagas menunjuk pada kursi


iya yah... ucap ratna


ayo sayang kita duduk sambil nunggu ayah... ucap ratna


iya... ucap caca


ratna dan caca pun melangkah menuju kursi dan duduk,


bagas pun sudah di tempat pengambilan bagasi...setelah menunggu beberapa menit, bagas telah selesai mengambil bagasi,


bagas pun langsung melangkah mendekat di mana ratna dan caca berada....


ayo... ucap bagas


caca, ratna dan bagas keluar dari pintu kedatangan


mang ujang yang sudah menunggu melihat majikannya telah keluar dari dalam gedung bandara, mang ujang pun langsung mendekat ke arah majikannya berada....


tuan... sapa mang ujang


mang ujang sudah lama menunggu... ucap bagas


tidak tuan,... ucap mang ujang


sini saya yang bawa tuan... ucap mang ujang yang mengambil alih membawa troli bagasi sampai di mobil,


sampainya di mobil caca dan ratna langsung masuk ke dalam mobil, sedangkan bagas dan mang ujang sedang memasukkan koper-kopernya ke dalam bagasi...


setelah selesai bagas dan mang ujang masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya meninggalkan bandara...


selama perjalanan bagas mengajak ngobrol mang ujang...


bagaimana mang keadaan di sini selama saya tinggal.... ucap bagas


semuanya baik pak tidak ada masalah... ucap mang ujang yang sedang mengemudi


bagus kalau begitu... ucap bagas


bagaimana perjalannya pak... ucap mang ujang


lancar mang enggak ada kendala... cuma ya tau sendiri kalau di jakarta macetnya kaya apa... ucap ratna


iya juga ya... ucap mang ujang


mangkanya capek mang.... ucap ratna


gimana mang keadaan di rumah, apa baik-baik saja selama saya tinggal... ucap bagas


baik tuan, tidak ada masalah... ucap mang ujang sambil mengemudi


bagus lah kalau begitu... ucap bagas


setelah mengobrol mang ujang pun kembali fokus mengemudi

__ADS_1


__ADS_2