
beberapa menit kemudian,
ayo kita ke kelas, bukannya mata kuliah ke dua yang masuk dosen killer ya... ucap dika
oh iya juga ayo kita ke kelas, nanti kalau telat bisa habis kita... ucap rita
ayo... ucap andre
caca dan teman-temannya pun meninggalkan kantin,
dewa, fikri dan faldo mereka baru saja masuk ke dalam kantin,
mereka berpapasan dengan caca dan teman-temannya,
namun caca, dika, rita dan zaza tidak menyadari mereka berpapasan dengan teman-teman eko hanya andre yang tau itu,
andre pun mendengar percakapan singkat dewa, faldo dan fikri,
kamu sudah mengirim pesan ke dava kalau kita ke kantin dan eko masih ada di perpustakaan... ucap faldo pada dewa
sudah, paling dava sudah bersama eko... ucap dewa
dewa, faldo dan fikri pun terus melangkah masuk ke dalam kantin,
sedangkan caca dan teman-temannya sudah berada di luar kantin melangkah menuju kelas,
caca dan teman-temannya telah sampai di depan kelas mereka pun langsung masuk dan duduk di bangku mereka,
saat berada di ruangan rita bertanya pada caca karena saat di kantin rita tidak melihat eko,
caca, kok kak eko tadi enggak ada, kalian enggak lagi berantem kan... ucap rita
kita enggak berantem kok... ucap caca
ooo, gitu... ucap rita
aku pikir kalian berantem... ucap rita
kebanyakan mikir kamu... ucap dika
ye, resek lo... ucap rita
emang enggak kangen tuh... ucap rita
enggak, kan aku tau dia lagi sibuk dengan urusan kuliah... ucap caca
kenapa musti bohong sih ca, padahal kamu kangen kan karena dia enggak ada ngasih kabar, kalau kamu enggak kangen kenapa dari tadi ngeliatin handphone terus... ucap dika
hus, jaga omongan... ucap rita
kenyataan... ucap dika
caca terdiam,
kamu kalau ngomong dipikir dulu... ucap rita
jangan sedih ca... ucap zaza memeluk
sudah ca jangan sedih, enggak usah di dengerin omongan dika, kak eko ada di kampus kok, lagi di perpustakaan ngerjain skripsi sama teman-temannya... ucap andre
tau dari mana kamu... ucap dika
tadi waktu keluar dari kantin kita berpapasan sama teman-teman kak eko, aku dengar pembicaraan mereka, memang mereka tidak sama kak eko karena kak eko masih di perpustakaan ngerjain skripsi, mungkin kak eko enggak ngasih kabar ke kamu karena dia sibuk ngerjain skripsi... ucap andre
sudah ca jangan sedih... ucap rita
iya, aku udah lega dengernya... ucap caca
tak lama dosen pun masuk ke ruang kelas,
siang anak-anak... ucap dosen yang sudah berdiri di depan ruang kelas,
sontak semua mahasiswa langsung duduk dengan tenang di bangku mereka masing-masing,
begitu pun dengan dika dan andre yang langsung duduk di belakang caca, rita dan zaza
siang pak... ucap semua mahasiswa
baik anak-anak langsung bapak mulai saja menjelaskan materi yang akan bapak sampaikan pada kelas kita hari ini... ucap dosen
suasana kelas pun sudah hening hanya suara dosen yang terdengar,
dosen yang berada di depan kelas pun sudah mulai menjelaskan materi yang akan di sampaikan di mata kuliah pada hari ini,
semua mahasiswa pun sudah fokus mendengarkan tak ada yang bersuara sedikit pun,
begitu pun dengan caca dan teman-temannya yang juga sudah fokus mendengarkan,
eko dan dava yang masih berada di perpustakaan sudah berkemas untuk meninggalkan perpustakaan dan menyusul dewa, faldo dan fikri yang sudah lebih dulu berada di kantin,
setelah selesai berkemas,
eko dan dava pun keluar dari perpustakaan,
setelah berada di luar perpustakaan, dava pun membuka suara dan bertanya prihal caca, karena sudah beberapa hari eko tidak menemui caca dan berkomunikasi dengan caca,
eko, aku perhatiin kamu sudah beberapa hari ini enggak pernah keliatan sama pacar kamu lagi, kalian berantem atau putus... ucap dava sambil terus melangkah
siapa yang putus, aku baik-baik aja kok sama dia... ucap eko tetap memandang ke depan
tapi kok kamu enggak pernah ketemuan sama dia atau komunikasi... ucap dava
dia sibuk kuliah lagian bentar lagi dia ujian juga, aku enggak mau ganggu... ucap eko
ooo, aku pikir kalian putus... ucap dava
banyak mikir lo... ucap eko
sorry... ucap dava
mereka pun melanjutkan perjalan mereka menuju kantin,
sampainya di kantin, eko dan dava langsung masuk ke dalam kantin,
__ADS_1
dewa yang sudah menunggu bersama faldo dan fikri melihat kedatangan eko dan dava, dewa pun langsung memanggil,
eko dava di sini... ucap dewa sambil mengangkat tangannya,
eko dan dava yang melihat langsung melangkah mendekat pada dewa, faldo dan fikri,
saat eko dan dava sudah bergabung,
kok lama sih... ucap faldo
biasa nunggu eko selesai ngetik... ucap dava yang sudah bergabung bersama yang lainnya,
begitu pun eko,
ok ok, kalian mau pesan apa... ucap faldo
kamu apa eko... ucap dava bertanya
bebas lah... ucap eko
ok... ucap dava
dava pun memesan makanan,
eko dan teman-temannya pun sudah mengobrol santai sambil membahas skripsi mereka,
tak lama kemudian dava yang sudah memesan makanan kembali bergabung bersama yang lainnya dan ikut mengobrol sambil memakan cemilan yang sudah tersedia di atas meja,
habis ini kita mau kemana? ucap faldo
aku pulanglah... ucap dewa
aku juga mau lanjut bikin skripsi dan tugas juga... ucap fikri
iya ya ada tugas aku lupa... faldo
kamu apa yang enggak lupa... ucap dewa meledek
sial lo... ucap faldo
aku sih pulang... ucap dava
kamu eko... ucap faldo
dia sih pasti di kampus dulu lah nungguin pacarnya, kan kangen lama enggak ketemu... ucap dava
enak ya yang punya pacar ada penyemangat gitu... ucap dewa
mangkanya cari dong... ucap dava
udah cuma belum dapet... dewa
kelamaan jomblo sih... ucap faldo
belum menu yang cocok... dewa
ya iya lah kalau nyari yang cocok mah enggak ada dapet kali, nyari tuh bukan yang cocok tapi nyaman, kalau kita udah nyaman itu pasti cocok apa lagi kalau saling pengertian dan berpikiran dewasa wah sudah klop deh... ucap dava panjang lebar
gitu ya... ucap dewa
sial loh... ucap dewa
eko dan yang lainnya tertawa
pesanan eko dan dava pun tiba,
permisi... ucap penjual sambil meletakkan piring di atas meja
makasih... ucap eko
sama-sama... ucap penjual itu pun langsung meninggalkan meja
makan... ucap eko menawari teman-temannya
lanjut lanjut... ucap dewa, faldo dan fikri
eko dan dava pun langsung menyantap makanan mereka dengan santai,
sedangkan yang lainnya lanjut mengobrol santai,
beberapa menit kemudian eko telah selesai menyantap makan siangnya,
eko pun melihat jam di tangannya, waktu sudah menunjukkan kelas caca telah selesai,
eko pun langsung bergegas berpamitan pada teman-temannya yang masih asik mengobrol,
teman-teman aku duluan ya... ucap eko tiba-tiba
kok buru-buru, mau ke mana lo? ucap faldo
iya santai dulu lah... ucap dewa
mau nyamperin caca, dia sudah selesai kelas... ucap eko
ooo, ok lah hati-hati ya bro... ucap fikri
salam ya bro buat pacar lo... ucap dava
ok... ucap eko
eko pun langsung meninggalkan kantin menuju kelas caca,
setelah kepergian eko mereka pun melanjutkan obrolan mereka,
caca yang masih berada di ruangan baru saja dosen selesai menjelaskan,
dosen pun sedang memberikan mereka tugas kelompok pada semua mahasiswa,
baik anak-anak penjelasan bapak hari ini cukup sampai di sini ,sekarang bapak akan memberikan tugas pada kalian, kali ini bapak memberikan tugas kelompok pada kalian, kalian bebas memilik orangnya, tapi setiap kelompok hanya terdiri dari lima orang saja dan bapak kasih waktu pengumpulan tugas sebelum ujian berlangsung... ucap dosen
baik pak... ucap semua mahasiswa
sudah mengerti semuanya... ucap dosen
__ADS_1
mengerti pak... ucap semua mahasiswa,
kalau begitu sampai ketemu di kelas selanjutnya... ucap dosen langsung meninggalkan ruangan,
setelah dosen keluar ruang kelas,
semua mahasiswa telah sibuk mencari orang yang akan satu kelompok dengan mereka,
sedangkan caca dan teman-temannya sudah tak pusing lagi karena mereka akan satu kelompok,
eh ngerjain tugasnya dimana nih... ucap rita
seperti biasa di rumah caca... ucap andre
ok... ucap rita, zaza, dan dika
gimana ca enggak masalah kan... ucap andre
enggak kok... ucap caca
andre sengaja memilih rumah caca agar caca enggak perlu repot pergi kemana-mana dan yang lainnya pun paham dari maksud andre maka dari itu mereka tak masalah dengan keputusan andre yang sepihak, lagi pula rumah caca cukup nyaman yang membuat mereka betah jika datang ke rumah caca,
ok kalau gitu tinggal kita tentukan kapan kita mulai ngerjain... ucap rita
secepatnya... ucap dika
besok gimana? ucap andre
ok ok lagian waktu mepet juga... ucap caca
ok kalau gitu, sudah sepakat... ucap andre
ya sudah kalau gitu ayo kita pulang... ucap dika
ayo... ucap rita
caca dan teman-temannya pun bersiap untuk pulang, setelah selesai memasukkan buku dan alat tulis ke dalam tas, mereka pun keluar dari kelas,
saat caca dan teman-temannya keluar dari ruang kelas,
eko pun muncul di hadapan mereka,
caca dan teman-teman caca yang melihat eko langsung menghentikan langkahnya,
seketika teman-teman caca yang paham langsung meninggalkan caca dan eko hanya berdua saja,
caca kita duluan ya... andre
iya duluan ya ca... rita
kalian... ucap caca
sudah enggak apa, kasian kak eko sudah jemput kamu... ucap andre
kita duluan ya... dika
bay ca... ucap rita dan zaza
teman-teman caca pun telah meninggalkan caca
caca merasa canggung dan bingung,
eko pun menghampiri caca,
ayo kita pulang sayang... ucap eko meraih tangan caca menggandengnya dan melangkah meninggalkan kampus, caca hanya mengikuti langkah eko kemana eko membawanya,
sampainya caca dan eko di mobil,
mereka pun langsung masuk dan eko langsung menjalankan mobilnya meninggalkan kampus,
dalam perjalanan meninggalkan kampus caca hanya diam bingung harus memulai pembicaraan dari mana,
eko yang terus melirik caca merasa bingung caca yang hanya diam saja sepanjang jalan, eko berpikir apa caca tidak ada perasaan rindu atau atau apalah pada dirinya,
seperti apa yang eko rasa setelah lama tidak ketemu caca,
eko pun meraih tangan caca dan menggenggamnya, namun caca hanya diam saja
akhirnya eko pun membuka suara,
sayang, kamu kenapa diam saja? apa kamu enggak senang ya kalau aku anterin pulang... ucap eko
enggak kenapa-kenapa kok kak, caca senang kakak punya waktu untuk anterin pulang caca... ucap caca
terus kenapa diem aja, emangnya enggak kangen ya... ucap eko
kangen, kangen banget, cuma caca bingung mau ngomong apa... ucap caca
eko tersenyum,
kita jalan dulu ya baru pulang... ucap eko
memangnya kakak mau ngajak caca ke mana... ucap caca
sayang mau kemana? ucap eko
em, kemana aja yang penting sama kakak... ucap caca tersenyum
siap, kamu sudah bisa gombal ya... ucap eko
caca tersenyum,
kan belajar dari kakak... ucap caca
kamu ya nakal... ucap eko menyentuh hidung caca dengan lembut
boleh dong nakal sama kakak... ucap caca
boleh, tapi cuma sama kakak enggak boleh sama yang lain... ucap eko
siap bos... ucap caca semangat dan tertawa
eko tersenyum,
__ADS_1
eko pun melakukan mobilnya menuju tempat tujuan dimana eko akan mengajak caca sebelum mengantarnya pulang