Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
106


__ADS_3

pagi yang cerah... namun tidak dengan caca, karena suasana hatinya sedang mendung karena merindukan kak eko yang belum bisa di ganggu karena sibuk...


namun caca berusaha mengerti dengan kondisi eko saat ini, semua yang ia lakukan untuk masa depannya...


pagi ini caca sudah bangun dari tidurnya namun entah mengapa rasanya tidak ada semangat untuk bangun dari tempat tidurnya... maka caca tetap berada di atas tempat tidur,


sedangkan ratna dan bibi jum sudah sibuk di dapur untuk membuat sarapan pagi, aura ratna harini lebih bersemangat dan membuat sarapan dengan beberapa menu... mungkin karena hari adalah hari santai yang membuat ratna bahagia karena semuanya telah berkumpul di rumah...


bibi jum yang melihat merasa bahagia dengan aura majikannya hari ini...


nyonya sepertinya bahagia sekali hari ini... ucap bibi jum


ah masa seh bibi, apa terlihat bibi... ucap ratna yang sedang membuat sarapan


iya nyonya... ucap bibi jum


ratna tersenyum, biasa aja bibi.... ucap ratna


bibi jum dengan bingung melanjutkan kembali pekerjaannya....


setelah semuanya selesai dihidangkan di atas meja, akhirnya selesai juga.... ucap ratna dengan bahagia,


ratna pun menuju ruang TV untuk mengajak bagas sarapan...


sayang ayo kita sarapan, semuanya sudah selesai... ucap ratna


bagas pun meninggalkan ruang TV dan menuju meja makan bersama ratna,


sampainya di meja makan, bagas tidak melihat caca..


anaknya belum bangun... ucap bagas


sepertinya begitu yah, soalnya belum keluar dari kamar... ucap ratna


bangunkan bu, suruh sarapan dulu.... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


ratna pun memanggil bibi jum dan meminta tolong bibi jum untuk memanggilkan caca


bibi.... panggil ratna


bibi jum langsung menghampiri setelah mendengar suara majikannya memanggil


iya nyonya... ucap bibi jum


tolong bangunkan caca bibi suruh sarapan... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


bibi jum pun meninggalkan majikannya dan langsung menuju kamar caca.


sampainya di depan pintu kamar caca, bibi jum langsung mengetuk pintu kamar caca,


tok


tok


tok


non caca di tunggu ibu dan bapak di meja makan untuk sarapan... ucap bibi jum di depan pintu kamar caca,


caca yang masih membaringkan badannya mendengar suara bibi jum langsung bangun dari tempat tidurnya dan membuka pintu, saat pintu sudah terbuka..


maaf non caca, non caca sudah di tunggu di meja makan... ucap bibi jum


iya bibi nanti caca nyusul... ucap caca


baik non... ucap bibi jum kembali ke meja makan


caca menutup pintu kamarnya dan melangkah menuju kamar mandi untuk menyegarkan badannya sebelum sarapan...


mana caca nya bibi.... ucap ratna yang melihat bibi jum telah kembali


kata non caca nanti menyusul... ucap bibi jum


ya sudah biarkan saja.... ucap ratna


bagas dan ratna pun melanjutkan kembali sarapannya...


beberapa menit kemudian muncullah caca di meja makan dan langsung duduk tanpa semangat...


pagi.. ucap caca


pagi sayang... ucap ratna


caca langsung menyantap sarapan tanpa berkata apa-apa...


ratna dan bagas saling berpandangan karena ekspresi muka anaknya yang di tekuk....


bagas hanya mengangkat bahu sebagai tanda tidak tau ada apa dengan anaknya...


karena rasa penasaran ratna, ratna pun membuka suara,


sayang kamu lagi enggak sehat ya ko lemes gitu.... tanya ratna


caca baik-baik aja bu... ucap caca tetap fokus dengan sarapannya...

__ADS_1


ratna bingung harus berkata apa dengan sikap caca yang seperti itu...


demi mengalihkan kecanggungan... ratna pun berusaha mencairkan suasana...


oh ya sayang, kamu kan satu minggu ini libur kuliah, ada rencana mau liburan ke mana? tanya ratna berusaha ceria


belum ada rencana bu.... ucap caca datar


kalau gitu gimana kalau kita liburan terserah kamu mau ke mana.... ucap ratna


caca ikut ayah sama ibu aja mau pergi ke mana? ucap caca


ok... kalau gitu.... ucap ratna


caca udah kenyang, ayah ibu caca ke kamar dulu... ucap caca langsung meninggalkan meja dan masuk ke dalam kamar dengan raut muka yang sedih...


anak itu kenapa ya... ucap ratna bingung


enggak tau bu, biarkan saja caca istirahat... ucap bagas


ratna pun melanjutkan sarapannya bersama bagas...


beberapa menit kemudian bagas dan ratna telah selesai sarapan...


mereka pun meninggalkan meja makan dan bersantai di ruang TV sambil menonton TV salah satu acara....


sayang... panggil ratna pada bagas


iya bu... ucap bagas


kita ngajak caca liburan ke pulau aja gimana?


memang ibu ada rencana mau ke mana? ucap bagas


ibu mau ngajak caca jalan-jalan ke pulau bintan yah... di sana banyak tempat wisata yang menarik... ucap ratna


baik, ayah akan atur semuanya... ucap bagas


kalau gitu, ibu akan mempersiapkan semuanya... ucap ratna bersemangat...


mereka pun kembali menonton TV....


sedangkan caca yang berada di kamar sedang membaca buku novel sambil bersantai di atas tempat tidur dan mendengarkan musik...


selama membaca buku novelnya caca beberapa kali merubah posisinya, saat ini caca sedang menelungkup kan badannya di atas tempat tidur.


tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang...


bagas dan ratna masih berada di ruang TV...


tiba-tiba ada suara bel berbunyi...


ting tong...


ting tong...


jam berapa ini... tanya bagas


jam sebelas siang yah... ucap ratna


coba aja buka bu... kali penting... ucap bagas


iya yah... ucap ratna


ratna pun bangun dari duduknya dan membukakan pintu...


saat ratna sudah membukakan pintu dan melihat siapa yang datang...


seorang pria telah berdiri dengan tegap, dengan paras yang tampan dan tersenyum pada ratna,


seketika ratna langsung kaget dan matanya yang sudah hampir mengeluarkan air mata karena rasa tidak percaya, kaget senang semuanya bercampur jadi satu...


danu.... ucap ratna yang masih tak percaya


apa kabar ibu... ucap danu memeluk ratna


ko enggak bilang kamu mau pulang sayang... ucap ratna


sengaja, mau ngasih kejutan.... ucap danu


bagas sudah berada di depan pintu...


sudah sampai danu... ucap bagas santai


iya yah... ucap danu


ayah tau danu pulang... ucap ratna karena bagas terlihat biasa saja


iya, kemarin danu menelpon ayah dan memberi tau bahwa danu akan pulang dan ayah cerita soal caca yang murung.... ucap bagas


jahat... kenapa enggak bilang ibu... ucap ratna merajuk


kan kejutan ibu... sudah jangan marah sama ayah... danu yang minta ayah merahasiakan kepulangan danu... ucap danu


ya sudah ayo masuk dan istirahat.. pasti kamu lelah setelah perjalanan jauh... ucap ratna mengajak masuk


danu yang sudah masuk ke dalam rumah, namun danu mencari keberadaan caca...

__ADS_1


mana caca bu... ucap danu yang sudah duduk di ruang TV bersama bagas dan ratna,


dari tadi caca ada di kamarnya... ucap ratna


kamu ke kamarnya saja danu... ucap bagas


kalau gitu danu mau lihat caca dulu ayah ibu... ucap danu


danu pun meninggalkan ruang TV dan menuju kamar caca...


sampainya danu di depan pintu kamar caca, danu langsung mengetuk pintu kamar...


tok


tok


tok


caca yang mendengar suara ketukan pintu langsung bangun dari tempat tidur dan membuka pintu....


iya bibi... ucap caca yang baru saja membuka pintu karena caca mengira itu bibi jum yang menyuruhnya untuk makan siang... tanpa melihatnya terlebih dahulu...


saat caca melihat....


caca langsung memasang muka bahagia dan berteriak


kakak.... ucap caca langsung berlari ke pelukan danu dan seketika suasana hatinya menjadi bahagia


apa kabar sayang.... ucap danu lembut


kakak ko enggak bilang mau pulang... ucap caca


danu pun melepas pelukannya dan memandang wajah caca sambil tersenyum dan berkata...


mau ngasih kejutan buat adik kakak tersayang ini... ucap danu sambil menyentuh hidung caca


em... kangen tau... ucap caca memeluk danu


kakak juga kangen sama kamu, mangkanya kakak pulang.... ucap danu


ayah ibu udah tau kakak datang... ucap caca


sudah, mereka yang membukakan pintu, sekarang mereka ada di ruang tv... ucap danu


caca pun keluar dari kamarnya,


ayo kak... ucap caca


mereka pun melangkah menuju ruang TV,


kakak... caca seminggu ini libur kuliah, kakak temenin caca jalan-jalan ya? ucap caca


iya sayang... kakak temenin... ucap danu


asik... ucap caca


sampainya caca dan danu di ruang TV,


aduh ada yang langsung nemplok aja itu... sindir ratna karena melihat caca yang terus berada di samping danu


biarin... ucap caca semakin nempel


ratna, bagas dan danu tertawa karena tingkah caca yang manja pada kakaknya...


kakak kamu capek sayang biarkan dia istirahat dulu.... ucap ratna


enggak apa-apa bu biarin aja... ucap danu


mereka pun mengobrol bersama, setelah mengobrol cukup lama,


bibi jum datang


maaf tuan nyonya.... makan siang telah siap.... ucap bibi jum


makasih bibi... ucap ratna


den danu sudah datang... ucap bibi jum


iya bibi, bibi apa kabar... ucap danu


baik den... ucap bibi jum


ayo sayang makan dulu, habis itu istirahat... ucap ratna pada danu


iya ayo... ucap bagas


iya bu... ucap danu


sedangkan caca sudah lebih dulu ke meja makan...


ratna, bagas dan danu melangkah menuju meja makan dengan di susul bibi jum dari belakang...


sampainya di meja makan ratna, bagas dan danu langsung duduk di meja makan...


ayo makan... ucap bagas


bibi jum pun melayani majikannya...

__ADS_1


mereka pun menikmati makanan siang bersama dengan lahap dan gembira karena suasana hari ini tidak seperti biasanya... karena kepulangan danu yang membuat semuanya berbeda,


__ADS_2