Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
117


__ADS_3

hari sudah semakin siang,


matahari mulai meninggi...


ayo kita pulang... ucap ratna


iya, ayo sudah siang juga... ucap bagas


danu, bagas, mang ujang, caca ratna dan bibi jum meninggalkan saung, mereka keluar menuju parkiran mobil di mana mobil terparkir dan langsung meninggalkan area wisata....


dalam perjalanan pulang suasana di dalam mobil sudah begitu hening...


mang ujang fokus menyetir mobil, bagas yang berada di depan samping mang ujang diam memperhatikan jalan walau sesekali mengajak bicara mang ujang,


ratna, bibi jum diam tanpa suara,


caca sudah dengan headphone nya sambil mendengarkan musik dan terpejam di bahu danu sedangkan danu sedang memandangi pemandangan sepanjang jalan menuju ke rumah...


beberapa jam kemudian,


bagas, ratna, caca, danu, mang ujang dan bibi jum sudah sampai di rumah,


mang ujang turun dari mobil untuk membuka pintu pagar,


dan kembali masuk ke dalam mobil setelah pagar terbuka, lalu mang ujang pun memasukkan mobilnya halaman rumah,


ratna, bagas, bibi jum dan mang ujang sudah keluar dari mobil,


caca bangun, sudah sampai.... ucap danu membangunkan caca


caca yang baru saja terbangun seperti orang bingung..


em... sudah sampai ya... ucap caca melihat sekitar


iya, ayo turun... ucap danu


caca pun turun dari mobil bersama danu,


mereka pun langsung masuk ke dalam rumah...


bagas, ratna, caca dan danu duduk sejenak di ruang tv,


em... akhirnya sampai juga... cukup lelah... ucap ratna yang sudah duduk di sofa ruang tv,


iya capek.... ucap caca yang juga sudah duduk di sofa,


tak lama, caca pun berpamitan...


ayah, ibu, kak danu... caca duluan ke kamar ya... ucap caca


iya sayang... istirahat sana kamu pasti capek... ucap ratna


caca pun meninggalkan ruang tv dan masuk ke dalam kamarnya... untuk mengistirahatkan badannya dan tentunya bersih-bersih menyegarkan badannya...


setelah kepergian caca, danu pun berpamitan masuk ke dalam kamar...


ayah, ibu... danu duluan ke kamar, mau bersih-bersih.... ucap danu


iya nak... ucap ratna


danu pun meninggalkan ruang tv dan masuk ke dalam kamar...


setelah kepergian anak-anaknya bagas pun mengajak ratna masuk ke dalam kamar....


sayang, ayo kita juga ke kamar untuk bersih-bersih dan istirahat... ucap bagas


iya yah, ayo... ucap ratna


bagas dan ratna pun meninggalkan ruang tv dan masuk ke dalam kamar,


sedangkan mang ujang dan bibi jum sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar masing-masing untuk beristirahat sejenak...


caca yang sudah selesai mandi langsung naik ke atas tempat tidurnya untuk membaringkan badannya yang merasa lelah...


sedangkan danu masih bersantai di sofa sambil memandangi langit...


danu termenung.... memikirkan keberadaan dirinya yang tinggal beberapa hari lagi berada di sini,


beberapa menit kemudian danu pun bangkit dari lamunan nya, ia pun segera bangkit dari duduknya dan masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan badannya...


tak lama kemudian danu telah selesai mandi, danu pun langsung melangkah menuju tempat tidurnya dan membaringkan badannya dan beristirahat...


bagas dan ratna yang sudah berada di kamar,


bagas langsung masuk ke dalam kamar mandi membersihkan badannya,


sedangkan ratna yang duduk di meja rias, sedang menunggu bagas selesai mandi, sambil melepaskan segala aksesoris yang ia kenakan dan diletakkan di tempat semula...


beberapa menit kemudian, bagas yang telah selesai mandi keluar dari kamar mandi,


sayang ayo mandi habis itu kita istirahat... ucap bagas


iya yah... ucap ratna langsung berdiri dan masuk ke dalam kamar mandi...


bagas yang sudah selesai sedang duduk di meja kerjanya... ya sedikit memeriksa pekerjaan sambil menunggu ratna yang sedang mandi...


beberapa menit kemudian,


ratna yang sudah selesai mandi, telah keluar dari dalam kamar mandi...

__ADS_1


ratna melihat bagas sedang duduk di meja kerjanya...


ratna pun mendekat,


sayang sedang apa... ucap ratna


tidak hanya memeriksa pekerjaan saja sambil menunggu kamu... ucap bagas


bagas pun langsung merapihkan kembali kertas-kertas dan berdiri dari kursi kerjanya,


ayo kita istirahat... ucap bagas yang sudah berdiri dan meninggalkan meja kerja mengajak ratna untuk istirahat...


ayo sayang, aku lelah... kita istirahat sebentar... ucap bagas yang sudah berada di atas tempat tidur dan membaringkan badannya,


iya... ucap ratna


mereka pun berbaring bersama dan tertidur...


hari sudah berganti malam....


bibi jum dan ratna sudah berada di dapur sedang sibuk memasak menyiapkan makan malam,


bagas sedang bersantai di ruang tv sambil menonton,


caca dan danu pun sudah terbangun dari tidurnya,


namun mereka berada di dalam kamarnya,


caca yang sedang berada di kursi santainya sambil membaca novel dan menikmati keindahan malam...


sedangkan danu sedang melakukan pekerjaan dan persiapan untuk berangkat ke bandung,


danu keluar dari kamarnya,


melangkah menuju dapur untuk mengambil minum,


sampainya di dapur danu langsung menuju kulkas dan mengambil sebotol air mineral dingin...


danu sebentar lagi makan malam siap tolong kamu panggilkan adik kamu ya... ucap ratna


iya bu.... ucap danu


danu pun meninggalkan dapur dan menuju kamar caca,


sampainya di depan kamar caca, danu langsung mengetuk pintu kamar caca,


tok


tok


tok


caca mendengar langsung berkata,


masuk, enggak di kunci... ucap caca


danu yang mendengar langsung membuka pintu kamar caca dan masuk,


sayang kamu sedang apa? ucap danu


disini kakak sedang membaca buku... ucap caca


danu pun mendekat di mana caca berada,


sayang, ayo kita makan... ibu sudah menyiapkan makan malam... ucap danu yang sudah duduk di samping caca


iya kak.... ucap caca


danu pun berdiri bersama caca dan keluar dari kamar caca menuju meja makan...


sampainya di meja makan,


ayo sayang kita makan... ucap ratna yang melihat anak-anaknya yang sudah muncul di ruang makan...


caca dan danu pun langsung duduk,


mereka pun makan bersama dengan di layani bibi jum,


danu bagaimana persiapan kamu kembali ke bandung... ucap bagas


sudah semua yah, pekerjaan juga sudah danu tangani dari sini, tinggal menunggu ke datangan danu saja... ucap danu


semoga lancar semuanya... ucap bagas


iya yah, danu juga pengen segera selesai agar bisa cepat kembali ke sini berkumpul dengan kalian... ucap danu


semoga saja... ucap caca


pasti dong sayang, kakak akan segera kembali, untuk menemani adik kakak yang paling manja ini... ucap danu


ih... kakak.... ucap caca manja


memang adik kakak ini paling manja, menggemaskan namun paling kakak sayang pastinya... ucap danu


betul ya kakak cepat pulang... ucap caca


pasti sayang... kakak akan cepat pulang setelah pekerjaan kakak selesai di sana dan nemenin kamu setiap hari... ucap danu


asik... asik... janji.... ucap caca tersenyum

__ADS_1


janji... ucap danu juga tersenyum


sudah... sudah... ayo makan, nanti makanannya keburu dingin... ucap ratna


iya ayo makan... ucap bagas


mereka pun melanjutkan makannya kembali dengan gembira...


tak lama kemudian, ratna, bagas, caca dan danu telah selesai makan,


bibi jum langsung merapihkan meja makan dengan di bantu ratna,


bagas, danu dan caca sudah berada di ruang tv sedang menonton tv dan duduk santai sambil bercanda tawa dan mengobrol tentunya...


ratna yang sudah selesai mencuci piring dan membersihkan meja, meninggalkan dapur dan menyusul bagas, danu dan caca yang lebih dulu berada di ruang tv,


ha.. ha.. ha.. ha.. suara tawa dari ruang tv


sampainya di ruang tv,


ratna langsung bergabung...


wah lagi nonton apa nih sepertinya seru... sampai kedengaran ke dapur tertawanya... ucap ratna yang duduk di samping bagas


ini bu filmnya lucu... ucap caca


masa sih jadi penasaran... ucap ratna yang ikut menonton,


mereka pun menonton tv bersama hingga tertawa terbahak-bahak


film yang mereka tonton pun habis,


lucu banget filmnya, sampai sakit perut... ucap ratna


iya perut caca juga sakit gara-gara ketawa terus... ucap caca


ayo istirahat... ucap bagas


iya ayo... ibu sudah sakit perut ketawa terus... ucap ratna


iya caca juga mau ke kamar... ucap caca


ayo yah kita ke kamar... ucap ratna mengajak bagas masuk ke kamar,


ratna dan bagas pun meninggalkan ruang tv,


begitu pun dengan caca yang juga meninggalkan ruang tv,


setelah kepergian adik dan ke dua orang tuanya, danu pun masuk ke dalam kamar...


danu yang sudah masuk ke dalam kamar duduk di kursi santainya sambil melihat langit malam penuh bintang...


lusa adalah keberangkatannya ke bandung...


pasti danu akan rindu suasana rumah sayang hangat dan ceria,


pastinya danu akan rindu masakan rumah, rindu adiknya dan rindu bagas dan ratna...


caca yang sudah berada di kamar, sedang memandang langit malam dari kursi santainya pun merasa sedih...


namun buka sedih tak rela kakaknya pergi,


melainkan suasana rumah akan kembali sepi dan tidak ada tempat untuk caca manja-manja tentunya...


tak lama caca pun bangkit dan berlari ke luar kamarnya menuju kamar danu...


sampainya di depan kamar danu caca langsung membuka pintu..


danu yang sedang memandang langit malam sontak terkejut mendengar suara pintu yang terbuka cukup keras,


danu pun langsung berdiri menghadap pintu melihat siapa yang telah membuka pintu kamarnya, saat pandangan mata danu ke arah pintu, danu melihat sosok caca yang sedang berdiri lalu berlari ke arahnya dan memeluknya....


danu merasa bingung ada apa dengan adiknya...


kamu kenapa sayang... ucap danu membalas pelukannya...


tidak... caca tidak apa-apa hanya saja caca akan rindu setelah kakak pergi nanti... boleh kan tetap seperti ini sebentar saja... ucap caca yang masih memeluk danu dengan erat...


danu pun membiarkan caca memeluknya...


boleh sayang... kamu boleh memeluk kakak kapan pun kamu mau... ucap danu


setelah memeluk danu cukup lama, caca pun melepas pelukannya..


danu dan caca pun duduk di sofa, dengan kepala caca yang bersandar di pundak danu sambil menikmati langit malam penuh bintang, seolah mereka melepas kerinduan selagi danu masih berada di sisi caca untuk menemani hingga caca pun terlelap...


danu yang menyadari adiknya telah terlelap,


danu pun membawa caca ke kamarnya dan membaringkannya di atas tempat tidur dengan sangat hati-hati agar adiknya tidak terbangun...


setelah membaringkan caca di atas tempat tidurnya danu pun memakaikan selimut pada caca,


setelah selesai danu memandang sejenak wajak adiknya lalu mengecupnya...


selamat malam.... ucap danu


lalu danu pun keluar dari kamar caca dan kembali ke kamarnya...


sampai di kamarnya, danu langsung membaringkan badannya di atas tempat tidur dan memejamkan matanya...

__ADS_1


karena hari sudah malam dan danu pun merasa lelah


__ADS_2