Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
112


__ADS_3

caca dan danu baru saja sampai di rumah,


saat danu dan caca masuk ke dalam rumah langsung di sambut oleh bibi jum yang menghampiri mereka,


sudah pulang den danu non caca.... ucap bibi jum


iya bibi... ucap caca


langsung ke meja makan non den, sudah di tunggu tuan dan nyonya di meja makan... ucap bibi jum


iya bibi... ucap danu


bibi jum pun lebih dulu melangkah menuju meja makan dengan di susul caca dan danu dari belakang...


bibi jum yang sampai di meja makan lebih dulu langsung berkata,


tuan nyonya, den danu dan non caca sudah pulang, sudah saya suruh mereka untuk langsung ke meja makan.... ucap bibi jum


makasih ya bibi.... ucap ratna


sama-sama nyonya.... ucap bibi jum


tak lama, caca dan danu pun muncul di meja makan,


ayah ibu... ucap caca


sudah pulang sayang, ayo makan dulu pasti kalian lapar.... ucap ratna


caca dan danu pun duduk lalu makan bersama


bagai mana jalan-jalannya... ucap ratna pada caca


asik bu... ucap caca


memangnya kakak ngajak ke mana? ucap bagas kepo


pantai... ucap caca polos


oh ya... ucap bagas


iya yah... habis itu kita jalan-jalan... ucap caca senang


sudah-sudah makannya di habiskan dulu habis itu istirahat kalian pasti capek.... ucap ratna


iya bu... ucap caca


mereka pun makan bersama dengan bahagia,


tadinya danu berencana untuk memberi tau ratna dan bagas soal rencananya kembali ke bandung, namun danu mengurungkan niatnya...


beberapa menit kemudian mereka pun telah selesai makan malam...


caca pun memilih masuk ke dalam kamar lebih dulu dan berpamitan pada danu, ratna dan bagas,


caca langsung berdiri dari duduknya, semua mata tertuju pada caca,


caca pun berkata, maaf caca duluan ke kamar mau istirahat.... ucap caca dengan muka sedih langsung meninggalkan meja makan,


karena ulah caca membuat ratna dan bagas bingung dengan sikap caca yang sepertinya lain, mereka pun saling berpandangan satu sama lain,


dengan isyarat... " ada apa ini "


namun tidak dengan danu, karena danu sudah tau penyebab caca seperti itu,


bagas dan ratna pun langsung melihat ke arah danu dan berkata,


danu sebenarnya ada apa ini? ucap ratna

__ADS_1


iya danu, ada apa dengan caca... ucap bagas


namun danu hanya diam dan menunduk tanpa kata...


danu jawab ada apa sebenarnya... ucap ratna


danu pun berkata...


pada saat danu mengajak caca ke pantai, danu memberi tau caca soal keberangkatan danu ke bandung.... ucap danu


apa kamu bilang... kaget ratna


iya, tadi danu dapat kabar dari orang kepercayaan danu yang menangani proyek di sana, kalau pengerjaannya sudah selesai dan danu harus segera ke bandung untuk menyelesaikan urusan di sana... jelas danu


jadi seperti itu ya, pantes... ucap ratna


rencana kapan kamu berangkat... ucap bagas


dalam beberapa hari ini... ucap danu


semoga lancar... ucap bagas


iya yah... danu sudah pengen menetap di sini mangkanya danu ingin cepat-cepat menyelesaikan pekerjaan danu di sana... ucap danu


ayah sama ibu paham... ayah dan ibu hanya bisa mendukung keputusan kamu danu.... soal adik kamu jangan terlalu ambil pusing ya? nanti juga baik sendiri, mungkin dia cuma merasa sedih karena harus berpisah lagi dengan kakaknya... ucap ratna


iya yah danu paham... ucap danu


ya sudah kamu istirahat sana... pasti capek setelah tadi kamu ngajak caca jalan-jalan... ucap bagas


kalau gitu danu ke kamar dulu ya yah ibu... ucap danu berpamitan


iya nak... ucap ratna


danu pun meninggalkan meja makan dan masuk ke dalam kamar,


selalu seperti ini... ucap bagas


ya tau sendiri caca bagaimana dengan kakaknya... ucap ratna


iya sih... semoga caca tidak marah lagi... ucap bagas


mudah-mudahan saja... ucap ratna


yasudah yuk kita ke kamar, ayah masih ada kerjaan juga yang harus di selesaikan... ucap bagas


iya yah, ayo... ucap ratna


ratna dan bagas pun meninggalkan meja makan dan masuk ke dalam kamar...


bagas yang sudah masuk ke dalam kamar langsung menuju meja kerjanya dan menyelesaikan pekerjaannya,


sedangkan ratna menemani bagas sambil membaca buku di sofa,


caca yang kini sudah berada di kamar sedari tadi, sedang duduk di kursi santainya sambil memandang langit malam...


sebenarnya caca bukannya marah pada kakaknya, caca hanya merasa sedih karena akan di tinggal lagi oleh kakaknya yang baru saja bersamanya beberapa hari ini...


sedangkan danu yang juga sudah berada di kamar, memikirkan soal sikap caca tadi,


danu pun duduk sambil bersandar di kursi sofa,


ada rasa lelah, sedih namun tidak dapat untuk beristirahat karena memikirkan adiknya...


danu pun termenung di sana sambil menikmati malam...


beberapa menit kemudian danu bangkit dari duduknya, danu merasa tidak tenang...

__ADS_1


danu pun memutuskan untuk ke kamar caca untuk memastikan semuanya...


danu bangkit dari duduknya dan langsung keluar dari kamar menuju kamar caca...


sampainya di depan kamar caca,


danu sempat ragu untuk mengetuk pintu danu, namun danu pun meyakinkan dirinya dan danu pun mengetuk pintu kamar caca...


tok


tok


tok


sayang, kamu sudah tidur.... ucap danu


caca yang mendengar langsung menjawab,


masuk aja kak enggak di kunci... ucap caca yang masih duduk di kursi santainya,


danu pun yang mendengar jawaban dari caca langsung membuka pintu dan masuk ke kamar caca,


sayang kakak masuk ya.... ucap danu di depan pintu yang baru saja masuk ke kamar caca,


danu melihat caca yang sedang duduk sambil membaca buku...


kamu belum tidur sayang... ucap danu mendekat pada caca dan duduk samping caca


belum ngantuk kak... ucap caca


kamu marah sama kakak? ucap danu secara langsung


caca enggak marah sama kakak... ucap caca


terus kenapa tadi sikap kamu seperti itu di depan ayah dan ibu... ucap danu


hanya sedih aja... baru beberapa hari kakak di sini nemenin caca sekarang udah mau pergi lagi... ucap caca sedih


danu yang mendengar langsung merangkul caca dan caca pun menyandarkan kepalanya di pundak danu,


sayang... kakak cuma pergi sebentar dan pasti balik lagi buat nemenin caca setelah pekerjaan kakak beres di sana... ucap danu menjelaskan


iya kakak, caca ngerti kok, caca cuma sedih aja... ucap caca


kakak janji kakak akan secepatnya pulang ke sini dan berkumpul lagi... ucap danu


caca pun memeluk danu dan tersenyum


janji.... ucap caca


janji... ucap danu


setelah mengobrol, akhirnya caca dan danu pun duduk bersama sambil memandang langit malam menikmati indahnya di malam hari sambil menghabiskan waktu malam ini...


di malam yang semakin larut,


ratna dan bagas yang berada di kamar masih terjaga,


bagas masih berada di meja kerjanya menyelesaikan pekerjannya...


sedangkan ratna sudah berbaring di atas tempat


tidur dan terlelap...


beberapa jam kemudian,


akhirnya pekerjaan bagas pun telah selesai,

__ADS_1


bagas pun merapihkan kertas-kertas yang berserakan di atas meja, setelah selesai bagas pun menuju tempat tidur lalu membaringkan badannya di samping ratna dan tertidur bersama ratna


__ADS_2