
akhirnya sampailah ratna dan caca di rumah,
setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan mereka pun langsung masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tengah
bibi jum langsung menghampiri majikannya dan bertanya,
nyonya mau saya bikinkan minum? atau mau langsung makan? makanan sudah saya siapkan nyonya di meja makan.... ucap bibi jum
bikinkan saya jus apel saja bibi.... saya mau mandi dulu baru makan.... ucap ratna
baik nyonya... ucap bibi jum
non caca mau minum apa? tanya bibi jum
jus stroberi ya bibi... ucap caca
baik non... jawab bibi jum
kalau gitu saya permisi nyonya non... ucap bibi jum
bibi jum pun kembali ke dapur untuk membuatkan minuman untuk majikannya
caca yang sudah merubah posisi menjadi berbaring di sofa ruang tv,
tak lama minuman pun datang,
permisi non ini minumannya... ucap bibi jum
meletakkan gelas di atas meja,
makasih bibi... ucap caca
sama-sama, saya permisi non... ucap bibi jum
iya bibi... ucap caca
caca langsung bangkit dari tidurnya menjadi duduk kembali, langsung menyeruput jusnya karena sudah merasa haus
tak lama ratna pun muncul...
dan duduk di ruang tv bersama caca pun langsung meminum jus apel pesanan ratna...
setelah selesai minum jus, caca pun meletakkan jus yang belum abis di atas meja, lalu caca bangkit dari duduknya,
bu caca mandi dulu ya... ucap caca
iya sayang nanti setelah selesai langsung ke meja makan... ucap ratna
iya bu... ucap caca
caca pun berlalu menuju kamarnya meninggalkan ratna seorang diri...
ratna yang masih duduk santai seorang di ruang tv, sambil menikmati minumannya yang belum habis,
namun tak lama ratna pun meninggalkan ruang tv dan melangkah menuju meja makan...
caca tidak langsung mandi, ia membaringkan badannya di atas tempat tidur dengan posisi telentang,
em.... nyamannya... ucap caca sambil memejamkan matanya,
saat ini pun sebenarnya caca kangen sama danu kakaknya,
namun ia tidak menelpon atau mengirim pesan pada danu, karena caca mengerti kalau kakaknya sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu.
ratna yang sudah berada di meja makan, menunggu caca yang sedang berada di kamar...
caca yang sudah berada di kamar masih berbaring di atas tempat tidur, lalu dengan tingkah konyolnya caca berguling-guling di atas tempat tidur dan merubah posisinya menjadi telungkup,
setelah cukup lama telungkup, caca pun bangun dari tempat tidur masuk ke dalam kamar mandi,
di dalam kamar mandi sudah terdengar caca membuka air yang keluar melalui shower sambil melantunkan lagu, ya bisa si bilang artis kamar mandi lah, caca seperti itu kalau dalam ke adaan jenuh atau sebagainya...
__ADS_1
seperti sekarang ini.
ratna yang sedari tadi sudah ada di meja makan,
ratna belum melihat caca, ratna pun bertanya pada bibi,
bibi, caca belum keluar dari kamar? tanya ratna
maaf nyonya, non caca belum ada keluar... jawab bibi jum
itu anak ngapain dari tadi... ucap ratna
mau saya panggilkan nyonya... ucap bibi jum
enggak usah bibi, biar saya tunggu... ucap ratna
baik nyonya, saya permisi... ucap bibi jum
iya bibi... ucap ratna
tak lama caca muncul dan duduk di meja makan,
kamu baru selesai mandi ca... tanya ratna
ia bu... jawab caca sambil mengambil makanan
ratna pun mulai menyantap hidangan yang berada di atas meja bersama caca, sambil melirik caca sesekali namun caca yang asik dengan makanannya, tidak sadar kalau ratna sedang melihat dirinya
anak ini sedang kenapa ya? ko kayaknya sedang memikirkan sesuatu, wajahnya terlihat murung...
kalau saya tanya pasti dia enggak akan ngomong, apa mungkin caca lagi memikirkan kakaknya atau ada masalah di kampus tadi? batin ratna
namun ratna mencoba mengajak ngobrol caca mungkin saja caca akan cerita.
sayang tadi di kampus gimana, apa ada masalah? tanya ratna basa basi
tidak ada bu, semuanya lancar ko, tinggal kuliah aja karena tadi sudah caca urus semuanya... caca juga tadi bertemu dengan sahabat-sahabat caca di kampus dan kita ngumpul bersama malah mereka yang nungguin caca di jemput sama ibu... jelas caca
ooo.... syukurlah kalau semuanya lancar, tapi benar kan enggak ada masalah atau yang sedang kamu rasain? tanya ratna memastikan
tidak ada bu, caca baik-baik saja ko... ucap caca
baik lah ibu percaya... ucap ratna
padahal memang ada yang mengganjal di hati caca, yaitu merindukan danu, namun percuma jika di ceritakan pasti tidak akan ada solusinya, caca pun tidak ingin mengganggu danu lagi
ratna dan caca telah selesai makan, mereka kembali ke kamar untuk istirahat...
bibi jum pun merapihkan meja setelah majikannya meninggalkan ruang makan,
setelah semua rapih, bibi jum melanjutkan pekerjaan lainnya
caca yang berada di dalam kamar mencoba menahan rasa rindu pada danu,
tanpa terasa caca terlelap dan bermimpi indah.
sedangkan ratna masih memikirkan caca, yang ternyata kangen dengan kakaknya...
namun ratna pun memutuskan untuk beristirahat
hari beranjak sore, ratna sudah bangun dari tidurnya,
ratna langsung mandi menyegarkan badannya,
saat ratna sedang mandi bagas pulang dari rutinitasnya, bibi jum yang sedang berada di dapur mendengar pagar rumah terbuka dan mobil masuk ke dalam pekarangan rumah, langsung membukakan pintu untuk majikannya,
silahkan tuan.... ucap bibi jum yang sudah membukakan pintu
di mana ibu dan caca? tanya bagas
ibu dan caca berada di kamar tuan... ucap bibi jum
__ADS_1
makasih bibi saya ke kamar dulu... ucap bagas
mau saya bikinkan minum tuan... tanya bibi jum
bikinkan saya kopi... ucap bagas
baik tuan... ucap bibi jum
bagas pun melangkah masuk menuju kamar,
sedangkan bibi jum menutup pintu dan langsung menuju dapur....
mang ujang pun yang sudah masuk langsung menuju kamar untuk menyegarkan badan lalu bersantai sambil menikmati kopi bikinan bibi jum
bagas yang sudah berada di dalam kamar langsung mencari keberadaan ratna namun ratna tidak ada, lalu bagas mendengar suara gemericik dari dalam kamar mandi,
bagas yang sudah tau keberadaan ratna, langsung meletakkan tas dan kembali ke ruang tv untuk menikmati kopi panas
tak lama bibi jum datang bersama kopi pesanan bagas,
permisi tuan ini kopinya... ucap bibi jum yang meletakkan gelas di meja depan bagas,
makasih bibi... ucap bagas
bibi jum pun kembali ke dapur untuk menyiapkan bahan masakan.
caca yang yang berada di kamar, sudah selesai mandi dan berpakaian...
caca keluar dari kamarnya menuju dapur untuk mencari cemilan dan minuman
saat melangkah ke dapur, caca melihat bagas berada di ruang tv
selesai minum caca memutuskan untuk menghampiri bagas,
ayah... ucap caca langsung duduk di samping bagas menggandeng lengan bagas dan bersandar di bahu bagas dengan manja,
iya sayang.... ucap bagas mengelus kepala caca
ayah tumben sudah pulang... ucap caca
iya, tadi kerjaan ayah enggak banyak jadi bisa cepat pulang... ucap bagas
ooo gitu... ucap caca
anak ayah ini lagi kenapa sih ko manja banget... tanya bagas yang sudah merangkul caca
enggak ada... tumben aja ayah pulang sore... ucap caca lalu caca tersenyum
rasa rindu pada danu bisa sedikit terobati melalui bagas ayahnya...
ratna yang baru saja keluar kamar mandi, melihat tas bagas di atas meja kerjanya...
namun ratna tidak melihat bagas di kamar, maka ratna bergegas untuk memakai baju dan melihat keluar...
saat ratna melihat, ternyata bagas sedang bersama caca,
melihat kebersamaan mereka membuat ratna enggan mengganggunya...
ternyata benar kalau caca sedang rindu pada kakaknya, karena caca jarang manja pada ayahnya seperti itu... batin ratna
ratna pun memutuskan menuju dapur untuk membantu bibi jum memasak,
bibi sudah mulai memasak... tanya ratna yang tiba-tiba muncul
eh... nyonya, belum nyonya baru saya siapin bahan-bahannya ucap... ucap bibi jum yang kaget
biar saya bantu bibi.. ucap ratna
enggak usah nyonya biar saya saja... ucap bibi jum
enggak apa-apa bibi, sini saya bantu... ucap ratna
__ADS_1
bibi jum pun membiarkan majikannya membantu, mereka pun bergelut di dapur bersama-sama menyiapkan makan malam.