Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
77


__ADS_3

akhirnya sampailah ratna dan caca di rumah,


setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan mereka pun langsung masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tengah


bibi jum langsung menghampiri majikannya dan bertanya,


nyonya mau saya bikinkan minum? atau mau langsung makan? makanan sudah saya siapkan nyonya di meja makan.... ucap bibi jum


bikinkan saya jus apel saja bibi.... saya mau mandi dulu baru makan.... ucap ratna


baik nyonya... ucap bibi jum


non caca mau minum apa? tanya bibi jum


jus stroberi ya bibi... ucap caca


baik non... jawab bibi jum


kalau gitu saya permisi nyonya non... ucap bibi jum


bibi jum pun kembali ke dapur untuk membuatkan minuman untuk majikannya


caca yang sudah merubah posisi menjadi berbaring di sofa ruang tv,


tak lama minuman pun datang,


permisi non ini minumannya... ucap bibi jum


meletakkan gelas di atas meja,


makasih bibi... ucap caca


sama-sama, saya permisi non... ucap bibi jum


iya bibi... ucap caca


caca langsung bangkit dari tidurnya menjadi duduk kembali, langsung menyeruput jusnya karena sudah merasa haus


tak lama ratna pun muncul...


dan duduk di ruang tv bersama caca pun langsung meminum jus apel pesanan ratna...


setelah selesai minum jus, caca pun meletakkan jus yang belum abis di atas meja, lalu caca bangkit dari duduknya,


bu caca mandi dulu ya... ucap caca


iya sayang nanti setelah selesai langsung ke meja makan... ucap ratna


iya bu... ucap caca


caca pun berlalu menuju kamarnya meninggalkan ratna seorang diri...


ratna yang masih duduk santai seorang di ruang tv, sambil menikmati minumannya yang belum habis,


namun tak lama ratna pun meninggalkan ruang tv dan melangkah menuju meja makan...


caca tidak langsung mandi, ia membaringkan badannya di atas tempat tidur dengan posisi telentang,


em.... nyamannya... ucap caca sambil memejamkan matanya,


saat ini pun sebenarnya caca kangen sama danu kakaknya,


namun ia tidak menelpon atau mengirim pesan pada danu, karena caca mengerti kalau kakaknya sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu.


ratna yang sudah berada di meja makan, menunggu caca yang sedang berada di kamar...


caca yang sudah berada di kamar masih berbaring di atas tempat tidur, lalu dengan tingkah konyolnya caca berguling-guling di atas tempat tidur dan merubah posisinya menjadi telungkup,


setelah cukup lama telungkup, caca pun bangun dari tempat tidur masuk ke dalam kamar mandi,


di dalam kamar mandi sudah terdengar caca membuka air yang keluar melalui shower sambil melantunkan lagu, ya bisa si bilang artis kamar mandi lah, caca seperti itu kalau dalam ke adaan jenuh atau sebagainya...

__ADS_1


seperti sekarang ini.


ratna yang sedari tadi sudah ada di meja makan,


ratna belum melihat caca, ratna pun bertanya pada bibi,


bibi, caca belum keluar dari kamar? tanya ratna


maaf nyonya, non caca belum ada keluar... jawab bibi jum


itu anak ngapain dari tadi... ucap ratna


mau saya panggilkan nyonya... ucap bibi jum


enggak usah bibi, biar saya tunggu... ucap ratna


baik nyonya, saya permisi... ucap bibi jum


iya bibi... ucap ratna


tak lama caca muncul dan duduk di meja makan,


kamu baru selesai mandi ca... tanya ratna


ia bu... jawab caca sambil mengambil makanan


ratna pun mulai menyantap hidangan yang berada di atas meja bersama caca, sambil melirik caca sesekali namun caca yang asik dengan makanannya, tidak sadar kalau ratna sedang melihat dirinya


anak ini sedang kenapa ya? ko kayaknya sedang memikirkan sesuatu, wajahnya terlihat murung...


kalau saya tanya pasti dia enggak akan ngomong, apa mungkin caca lagi memikirkan kakaknya atau ada masalah di kampus tadi? batin ratna


namun ratna mencoba mengajak ngobrol caca mungkin saja caca akan cerita.


sayang tadi di kampus gimana, apa ada masalah? tanya ratna basa basi


tidak ada bu, semuanya lancar ko, tinggal kuliah aja karena tadi sudah caca urus semuanya... caca juga tadi bertemu dengan sahabat-sahabat caca di kampus dan kita ngumpul bersama malah mereka yang nungguin caca di jemput sama ibu... jelas caca


ooo.... syukurlah kalau semuanya lancar, tapi benar kan enggak ada masalah atau yang sedang kamu rasain? tanya ratna memastikan


tidak ada bu, caca baik-baik saja ko... ucap caca


baik lah ibu percaya... ucap ratna


padahal memang ada yang mengganjal di hati caca, yaitu merindukan danu, namun percuma jika di ceritakan pasti tidak akan ada solusinya, caca pun tidak ingin mengganggu danu lagi


ratna dan caca telah selesai makan, mereka kembali ke kamar untuk istirahat...


bibi jum pun merapihkan meja setelah majikannya meninggalkan ruang makan,


setelah semua rapih, bibi jum melanjutkan pekerjaan lainnya


caca yang berada di dalam kamar mencoba menahan rasa rindu pada danu,


tanpa terasa caca terlelap dan bermimpi indah.


sedangkan ratna masih memikirkan caca, yang ternyata kangen dengan kakaknya...


namun ratna pun memutuskan untuk beristirahat


hari beranjak sore, ratna sudah bangun dari tidurnya,


ratna langsung mandi menyegarkan badannya,


saat ratna sedang mandi bagas pulang dari rutinitasnya, bibi jum yang sedang berada di dapur mendengar pagar rumah terbuka dan mobil masuk ke dalam pekarangan rumah, langsung membukakan pintu untuk majikannya,


silahkan tuan.... ucap bibi jum yang sudah membukakan pintu


di mana ibu dan caca? tanya bagas


ibu dan caca berada di kamar tuan... ucap bibi jum

__ADS_1


makasih bibi saya ke kamar dulu... ucap bagas


mau saya bikinkan minum tuan... tanya bibi jum


bikinkan saya kopi... ucap bagas


baik tuan... ucap bibi jum


bagas pun melangkah masuk menuju kamar,


sedangkan bibi jum menutup pintu dan langsung menuju dapur....


mang ujang pun yang sudah masuk langsung menuju kamar untuk menyegarkan badan lalu bersantai sambil menikmati kopi bikinan bibi jum


bagas yang sudah berada di dalam kamar langsung mencari keberadaan ratna namun ratna tidak ada, lalu bagas mendengar suara gemericik dari dalam kamar mandi,


bagas yang sudah tau keberadaan ratna, langsung meletakkan tas dan kembali ke ruang tv untuk menikmati kopi panas


tak lama bibi jum datang bersama kopi pesanan bagas,


permisi tuan ini kopinya... ucap bibi jum yang meletakkan gelas di meja depan bagas,


makasih bibi... ucap bagas


bibi jum pun kembali ke dapur untuk menyiapkan bahan masakan.


caca yang yang berada di kamar, sudah selesai mandi dan berpakaian...


caca keluar dari kamarnya menuju dapur untuk mencari cemilan dan minuman


saat melangkah ke dapur, caca melihat bagas berada di ruang tv


selesai minum caca memutuskan untuk menghampiri bagas,


ayah... ucap caca langsung duduk di samping bagas menggandeng lengan bagas dan bersandar di bahu bagas dengan manja,


iya sayang.... ucap bagas mengelus kepala caca


ayah tumben sudah pulang... ucap caca


iya, tadi kerjaan ayah enggak banyak jadi bisa cepat pulang... ucap bagas


ooo gitu... ucap caca


anak ayah ini lagi kenapa sih ko manja banget... tanya bagas yang sudah merangkul caca


enggak ada... tumben aja ayah pulang sore... ucap caca lalu caca tersenyum


rasa rindu pada danu bisa sedikit terobati melalui bagas ayahnya...


ratna yang baru saja keluar kamar mandi, melihat tas bagas di atas meja kerjanya...


namun ratna tidak melihat bagas di kamar, maka ratna bergegas untuk memakai baju dan melihat keluar...


saat ratna melihat, ternyata bagas sedang bersama caca,


melihat kebersamaan mereka membuat ratna enggan mengganggunya...


ternyata benar kalau caca sedang rindu pada kakaknya, karena caca jarang manja pada ayahnya seperti itu... batin ratna


ratna pun memutuskan menuju dapur untuk membantu bibi jum memasak,


bibi sudah mulai memasak... tanya ratna yang tiba-tiba muncul


eh... nyonya, belum nyonya baru saya siapin bahan-bahannya ucap... ucap bibi jum yang kaget


biar saya bantu bibi.. ucap ratna


enggak usah nyonya biar saya saja... ucap bibi jum


enggak apa-apa bibi, sini saya bantu... ucap ratna

__ADS_1


bibi jum pun membiarkan majikannya membantu, mereka pun bergelut di dapur bersama-sama menyiapkan makan malam.


__ADS_2