
eko yang sudah dalam perjalanan pulang ke rumahnya, merasa senang dan puas dengan hasil yang di dapat,
ternyata caca memiliki perasaan padanya, padahal awalnya danu berpikir bahwa caca memiliki perasaan pada laki-laki yang eko lihat, karena eko melihat kemesraan mereka saat itu,
jadi laki-laki itu siapa, tadi pun caca tidak berkata apa-apa... ucap eko berpikir
ya sudah lah, tidak usah di pikirkan yang penting sekarang caca adalah milikku... ucap eko
eko pun melajukan mobilnya pulang ke rumah,
beberapa menit kemudian,
akhirnya eko pun sampai di rumahnya,
eko yang turun dari mobilnya langsung masuk ke dalam rumahnya,
suasana rumah yang sepi,
karena orang tua eko yang jarang berada di rumah, mereka sibuk bekerja,
eko yang sudah masuk ke dalam rumah menuju dapur untuk mengambil air minum karena merasa haus setelah perjalanan jauh,
eko yang sudah berada di dapur langsung menuju kulkas untuk mengambil air mineral lalu langsung meminumnya,
setelah selesai minum, eko pun langsung masuk ke dalam kamarnya,
eko yang sudah masuk ke dalam kamar, langsung menuju kursi dan duduk untuk mengistirahatkan badannya yang lelah,
eko pun langsung mengambil ponselnya, untuk mengabari caca bahwa dirinya sudah sampai di rumah,
eko pun menelpon caca,
tut
tut
tut
suara telepon tersambung,
ponsel caca yang berada di atas meja berbunyi,
kring
kring
kring
namun caca sudah tertidur dan tidak mendengar ponselnya berbunyi,
setelah cukup lama, eko pun mematikan telepon nya,
apa sudah tidur ya... ucap eko
eko pun mengirim pesan pada caca,
satu notifikasi masuk di ponsel caca,
ting
setelah selesai mengirim pesan pada caca, eko pun berdiri dari duduknya dan meletakkan ponselnya di atas meja, lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih-bersih dan menganti baju,
beberapa menit kemudian, eko telah keluar dari kamar mandi dan mengganti baju lalu eko pun melihat ponselnya kembali namun caca belum membalas pesannya, eko pun meletakkan kembali ponselnya dan naik ke atas tempat tidurnya untuk membaringkan badannya dan beristirahat,
hari sudah berganti sore,
bibi jum dan mang ujang sudah berada di halaman rumah sedang menyapu halaman dan menyiram tanaman,
caca baru bangun dari tidurnya,
caca pun langsung mengambil ponselnya dan memeriksa apa kah ada pesan atau telepon masuk,
ternyata saat caca melihat ada telepon tak terjawab dari eko dan satu pesan masuk,
caca pun langsung membuka pesan dari eko dan membacanya,
kakak eko :
sayang, kakak sudah sampai rumah
selamat istirahat
setelah membaca pesan eko, tiba-tiba caca tersenyum malu,
caca pun langsung membalas pesan eko,
setelah selesai membalas pesan, caca pun turun dari tempat tidurnya dan masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi,
satu notifikasi masuk di ponsel eko,
ting,
namun eko sedang berada di kamar mandi,
beberapa menit kemudian, eko pun yang telah selesai mandi, keluar dari kamar mandi
eko pun langsung mengambil ponselnya dan memeriksa apa ada pesan masuk dari caca,
saat eko membuka ponselnya, ternyata ada satu notifikasi masuk dari caca,
eko pun langsung membaca pesan yang di kirimkan caca dan membacanya, lalu keluar dari kamarnya dan duduk santai di ruang tv,
sayangku :
maaf kakak, caca baru membaca pesan dari kakak, caca baru bangun tidur,
sekarang caca mau mandi dulu ya kak
eko yang sudah membaca pesan caca pun langsung membalas pesan caca,
satu notifikasi masuk di ponsel caca,
ting,
saat pesan eko masuk,
caca baru saja keluar dari kamar mandi,
caca pun langsung mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirim pesan di ponselnya,
saat caca melihat ternyata eko,
caca pun langsung membukanya,
__ADS_1
kakak eko :
iya sayang tidak apa, kakak juga baru selesai mandi
caca yang sudah membaca pesan eko pun langsung membalas kembali pesan eko,
satu notifikasi kamu ke ponsel eko,
eko langsung membuka pesan dari caca lalu membacanya dan mereka pun saling berbalas pesan dan mengobrol dengan senangnya,
sayangku :
kakak, caca baru saja selesai mandi, kakak lagi apa?
setelah membaca pesan dari caca, eko pun langsung membalas pesan caca
satu notifikasi masuk di ponselnya caca
caca pun langsung membacanya,
kakak eko :
kakak lagi duduk di ruang tv sendiri, sayang sendiri lagi apa?
setelah caca membaca pesan eko, caca pun membalas pesan eko,
satu notifikasi masuk di ponsel eko dan eko pun langsung membaca pesan caca
sayangku :
caca lagi duduk di kamar sambil melihat pemandangan sore
setelah eko membaca pesan caca, eko pun membalas pesan caca,
satu notifikasi masuk di ponsel caca, caca pun membacanya
kakak eko :
Jangan-jangan, lagi mikirin kakak lagi, atau kangen nih sama kakak
( eko sedikit menggombal pada tiwi sambil tersenyum saat menulis seperti itu )dan mengirimnya pada tiwi
saat tiwi membaca pesan eko,
caca tersenyum membacanya karena baru kali ini eko mengirim pesan seperti itu, dengan sikap eko yang cuek,
caca pun membalas pesan eko,
satu notifikasi masuk di ponsel eko dan eko pun langsung membacanya,
sayangku :
ih pede banget seh, siapa juga yang lagi kangen n mikirin kakak...
setelah membaca pesan caca, eko pun langsung membalas pesan caca
satu notifikasi masuk ke ponselnya caca,
caca pun langsung membaca pesan yang eko kirim padanya,
kakak eko :
masa sih enggak kangen dan mikirin kakak, kakak enggak percaya ( eko kembali menggoda caca )
caca merasa malu padahal hanya lewat ponsel tidak bertemu langsung dengan orangnya,
caca pun membalas pesan eko setelah membacanya,
satu notifikasi masuk ke ponsel eko,
eko langsung membuka pesan yang caca kirim padanya,
sayangku :
ih, apaan sih kakak ini, kok malah godain caca terus seh, awas ya kalau ketemu nanti
setelah membaca pesan caca, eko langsung membalas pesan caca,
satu notifikasi masuk ke ponsel caca,
caca langsung membuka pesan eko
kakak eko :
ih... takut, mau diapain nih kalau ketemu,
jangan di cubit ya? kalau di peluk mau, apa lagi di cium ( eko semakin menggoda caca )
eko tertawa renyah saat menulis pesan itu
dasar genit, itu sih maunya, ucap caca saat membaca pesan yang eko kirim padanya, namun entah mengapa caca merasa senang dengan eko yang seperti ini, tidak kaku, tidak cuek
caca pun membalas kembali pesan yang eko kirim,
satu notifikasi masuk di ponsel eko,
eko langsung membukanya
sayangku :
enak aja
eko tertawa membaca pesan dari caca yang begitu pendek,
sepertinya caca kesal dengan godaan yang aku kirim... ucap eko
caca caca kamu itu menggemaskan, buat aku tuh kangen kalau jauh dari kamu karena sifat manja kamu.... ucap eko
eko pun tak membalas pesan caca dan menyudahi obrolan mereka,
eko pun meninggalkan ruang tv,
namun eko tidak mengetahui kalau caca sedang menunggu balasan,
caca terus melihat layar ponselnya namun eko tak memberi balasan padanya,
ko enggak di bales sih, nyebelin banget.... ucap caca gerutu
udah godain orang malah menghilang... ucap caca
beberapa menit kemudian caca yang masih menunggu pun, berkata
yasudah lah mungkin dia sibuk juga... ucap caca
__ADS_1
caca pun meletakkan ponselnya dan berdiri dari duduknya, yang sedari tadi caca duduk di kursi santainya,
tanpa di sadari ternyata hari sudah gelap, caca asik mengobrol dengan eko hingga lupa waktu,
caca pun keluar dari kamarnya, menuju dapur karena merasa haus,
sampainya di dapur, caca melihat bibi jum dan ratna sudah berada di dapur sedang sibuk memasak,
wah wangi sekali, ibu masak apa... ucap caca yang melangkah menuju kulkas
em ini sayang ibu lagi masak ikan bumbu kuning... ucap ratna
em, enak itu... ucap caca
sebentar lagi mateng kita makan sama-sama ya... ucap ratna
iya bu... ucap caca
oh ya bu kakak mana... ucap caca
kakak kamu tadi sih ada di ruang tv, tapi enggak tau sekarang udah ke kamar atau belum.... ucap ratna
kalau gitu caca mau nyamperin kak danu dulu... ucap caca
iya sayang, nanti kalau sudah siap makanannya ibu panggil... ucap ratna
iya bu... ucap caca
caca pun meninggalkan dapur dan menuju ruang tv untuk menemui danu, karena sedari tadi caca tidak melihat danu,
sampainya caca di ruang tv, ternyata danu masih berada di sana,
kakak.... ucap caca langsung nempel pada danu
iya sayang kenapa? ucap danu
enggak, mau sama kakak aja... ucap caca manja
kamu sudah punya pacar juga masih manja sama kakak... ucap danu
memangnya kenapa, caca enggak boleh nih manja sama kakak... ucap caca
bukan begitu sayang, boleh kok.... ucap danu
kalau gitu caca mau manjanya sama kakak aja... ucap caca menyandarkan kepalanya di pundak danu dan memeluk lengan danu
caca caca... ucap danu heran dengan adiknya
mereka pun menonton tv bersama,
bagas baru saja keluar dari kamarnya dan menuju ruang tv,
sampainya bagas di ruang tv,
caca yang melihat kedatangan bagas pun langsung berkata,
ayah sudah selesai kerjanya... ucap caca
sudah sayang.... ucap bagas
ayah menggambar lagi... ucap caca
iya, banyak pesanan yang masuk... ucap bagas
enggak capek apa yah dari tadi kerja... ucap caca
mau gimana lagi, demi keluarga... ucap bagas
caca mau bantu enggak ngerti... ucap caca
kamu enggak perlu bantu apa-apa sayang, kamu cukup hidup bahagia itu sudah cukup... ucap bagas
iya yah... ucap caca
oh ya kenapa enggak kakak aja, kan kakak juga lagi enggak kerja.... ucap caca
ya beda dong sayang... ucap danu
bedanya apa bukannya sama-sama gambar ya... ucap caca
kamu ya, kuliah bukannya pinter... ucap danu menyentil kening caca
awe... sakit kakak, kok caca malah di sentil sih emangnya caca salah ngomong ya... ucap caca
beda sayang, kakak itu arsitek sedangkan ayah itu desainer interior... ucap bagas
ooo... caca kira sama, habis kan sama-sama menggambar... ucap caca
danu geleng-geleng kepala
ya maaf... ucap caca
mereka pun setelah mengobrol kembali menonton tv,
ratna dan bibi jum ya berada di dapur baru saja siap masak,
bibi jum pun menata makanan di atas meja,
lalu ratna menyiapkan keperluan lainnya,
setelah semuanya selesai ratna pun meninggalkan ruang makan, untuk memanggil anak-anaknya serta suaminya,
sampainya di ruang tv,
danu caca ayo makan... ucap ratna yang baru muncul di ruang tv,
eh ayah, kirain ibu di kamar, sudah selesai kerjanya... ucap ratna
sudah bu, mangkanya ayah di sini... ucap bagas
ya sudah kalau gitu ayo makan, makan malam sudah siap... ucap ratna
asik asik.... ucap caca
ayo sayang, ikannya sudah mateng... ucap ratna pada caca
caca pun melangkah menuju ruang makan bersama ratna dengan di susul bagas dan danu dari belakang
mereka pun menuju ruang makan bersama,
sampainya di meja makan ratna, bagas, danu dan caca langsung duduk dan bibi jum pun langsung melayani majikannya,
setelah selesai melayani majikannya, bibi jum pun kembali ke dapur,
__ADS_1
ratna, bagas, danu dan caca pun menikmati makan malam mereka dengan suasana hangat dan ceria