Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
161


__ADS_3

pagi yang cerah, hari ini adalah hari yang penting untuk eko,


selain hari wisudanya, hari ini pun adalah hari dimana eko akan melamar caca,


tentunya eko begitu bersemangat hari ini,


aula tempat eko akan melamar pun telah siap di dekor,


suasana romantis begitu ketara, tentunya wanita mana yang tidak menyukai suasana romantis yang eko rencanakan untuk melamar caca,


eko, ayah, ibu dan ke dua adik perempuan kembarnya yang masih berada di rumah masih bersiap-siap,


eko yang berada di kamar sudah siap dengan pakaian rapihnya, ia menggunakan setelan jas yang begitu cocok ia kenakan, eko terlihat tampan dan gagah,


begitu pun dengan kedua orang tuanya serta kedua adik kembarnya yang juga sedang bersiap di dalam kamarnya,


ayah eko yang bernama rafa ghifari serta ibu eko yang bernama alana jasmine atau sering di sebut alana ghifari baru saja siap mereka pun keluar dari kamar dan dua adik perempuan kembarnya yang bernama anindya ghifari dan anindita ghifari juga sudah siap, mereka pun keluar dari kamar,


ya kedatangan kedua orang tuanya dengan dua adiknya adalah dalam rangka untuk menghadiri acara wisuda eko putra ghifari dan juga tujuan mereka untuk menyaksikan anaknya yang akan melamar caca di waktu yang sama saat eko wisuda,


eko sengaja mengambil momen ini agar menjadi momen yang bersejarah dan akan selalu di ingat, tentunya juga bertujuan agar kedua orang tuanya dan adik-adiknya bisa menghadiri hari bahagia eko,


karena selama ini eko tidak tinggal bersama ke dua orang tuanya dan ke dua adiknya, karena mereka tinggal di luar kota,


kedua orang tuanya yang bahagia saat mendengar eko akan melamar caca, karena ibu eko begitu nantikan kehadiran menantu dan tentunya ingin cepat menimang cucu dari menantunya,


walau pertemuan caca dan alana baru beberapa hari namun alana begitu menyayangi caca, begitu pun dengan adik-adik eko yang senang memiliki kakak perempuan,


caca, bagas, danu dan ratna kini sedang berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama dengan dilayani bibi jum,


sedangkan mang ujang sudah berada di halaman rumah sedang mencuci mobil yang akan di gunakan bagas serta keluarga untuk menghadiri wisuda eko dan juga menyaksikan eko yang akan melamar caca,


saat ini hanya caca yang tidak mengetahui soal rencana eko yang akan melamar karena yang caca tau mereka akan menghadiri acara wisuda eko


eko, rafa, alana, anindya dan anindita sudah berada di ruang tengah dan siap untuk berangkat


sudah siap ucap rafa


sudah ucap alana


sudah ayah, ayo kita berangkat ucap anindya


ayo ucap anindita


enggak ada yang ketinggalan ucap alana pada eko


sudah semua bu ucap eko


kalau gitu ayo berangkat ucap rafa


ayo ayo ucap si kembar


mereka melangkah keluar rumah dan naik ke dalam mobil,


rafa menjalankan mobilnya meninggalkan rumah menuju kampus,


eko, alana, rafa dan si kembar sudah dalam perjalanan menuju ke kampus,


selama perjalanan obrolan pun terjadi,


kakak apa betul nanti kakak akan melamar kak caca ucap anindya


berarti nanti kita punya teman dong ucap anindita senang


iya, ucap eko singkat

__ADS_1


asik asik ucap si kembar


berarti nanti ada kak caca dita ucap anindya


iya dya nanti aku mau sama kak caca ucap anindita


aku juga mau sama kak caca anindya


nanti kalian berdua harus bersikap baik sama kak caca ucap alana


iya bu ucap si kembar


ingat ya sama tugas kalian ucap eko


siap ucap si kembar bersamaan


tenang aja kak ucap anindya


iya semua pasti beres ucap anindita


bagus ucap eko


ingat kalian itu jangan menyusahkan kak caca nanti ucap rafa


baik baik ucap si kembar menuruti perkataan rafa


si kembar pun tersenyum dan sudah tak sabar ingin segera bertemu kakak iparnya,


di rumah andre, ratna, danu dan caca sudah berada di ruang makan mereka sedang sarapan bersama, semua keluarga telah berkumpul, sebelum berangkat ke kampus untuk menghadiri acara wisuda dan acara lamaran yang sudah di siapkan oleh eko,


namun hanya caca yang tidak tau soal eko yang akan melamar caca pada hari yang sama dengan hari wisuda eko,


karena tidak ada orang yang memberi tau padanya soal eko yang akan melamar caca,


bibi mobil sudah siap ucap bagas bertanya pada bibi jum


kalau gitu kita berangkat sekarang, takutnya kita terjebak macet ucap bagas


betul juga ayo, kalau gitu ibu mau siap-siap dulu ucap ratna langsung meninggalkan meja makan melangkah menuju kamar,


ayah tinggal dulu mau siap-siap ucap andre yang juga menyusul ratna


bibi jum yang melihat ratna dan andre telah selesai sarapan langsung menghampiri meja makan untuk di rapihkan namun bibi jum melihat danu dan caca yang masih duduk,


permisi den danu non caca sarapannya sudah selesai? biar bibi rapihkan ucap bibi jum


sudah bibi ucap danu


kalau gitu bibi bereskan dulu ucap bibi jum


iya bibi ucap caca


bibi jum pun langsung membereskan meja makan,


ayo sayang kita siap-siap juga ucap danu mengajak caca


iya kak ucap caca


danu dan caca pun meninggalkan meja makan melangkah ke kamar mereka masing-masing untuk bersiap-siap


eko beserta keluarga telah tiba di kampus, suasana di kampus sudah cukup ramai,


semua mahasiswa serta keluarga telah hadir di acara wisuda,


kakak, kak caca mana ucap anindita

__ADS_1


iya kak, kak caca mana ucap anindya


mendapat pertanyaan dari adik kembarnya eko melihat ke arah sekitar dan berkata


kak caca masih dalam perjalanan ke sini, jadi adik-adik kakak sabar ya ucap eko


kita udah enggak sabar pengen ketemu ucap si kembar


sayang, kalian jangan begitu kita tunggu kak caca ya ucap alana


raut wajah si kembar langsung sedih,


ayo kita masuk ucap alana


baik lah ucap si kembar


mereka pun melangkah menuju lokasi acara wisuda,


alana, rafa, dita, dan dya duduk di kursi belakang yang sudah di sediakan untuk para orang tua dan kerabat yang hadir,


sedangkan eko sudah mengganti baju toga dan duduk di kursi khusus untuk semua mahasiswa yang wisuda pada hari ini,


eko pun menghampiri dan menyapa teman-temannya yang sudah lebih dulu hadir lalu eko pun duduk bersama teman-temannya,


acara wisuda pun di mulai, satu persatu mahasiswa pun mulai di lantik,


caca beserta keluarga masih dalam perjalanan menuju kampus,


kakak ayo lebih cepat wisudanya sudah di mulai ucap caca


sayang, kamu tenang kita akan segera sampai ucap ratna


caca hanya diam, namun terus gelisah takut terlambat,


sudah jangan cemas ya ucap ratna


tenang sayang kita akan segera sampai enggak perlu cemas lagi pula hanya telat beberapa menit saja ucap danu


sudah ada kabar bu dari alana ucap andre


mereka sudah menunggu di dalam gedung acara ucap ratna


ibu kenapa kak caca belum juga datang ucap anindya


sabar ya sayang mereka akan segera sampai sayang ucap alana


anindya pun kembali melihat kakak-kakak yang sedang di wisuda


tak lama kemudian caca beserta keluarga sudah berada di gedung di mana di adakan wisuda,


ratna mencari keberadaan alana beserta keluarga,


itu mereka di sana ucap caca


ayo kita ke sana ucap ratna mengajak andre, danu dan caca


mereka pun mendekat ke posisi dimana alana, rafa, serta si kembar duduk


ratna pun menyapa alana,


alana tersenyum melihat ke datangan ratna beserta keluarga


ratna duduk di samping alana di ikuti andre, danu dan caca,


kakak ucap si kembar

__ADS_1


hai ucap caca tersenyum dengan ramah sambil melambaikan tangan


kini ratna, andre, danu dan caca langsung menyaksikan mahasiswa yang sedang di lantik termasuk eko yang akan di lantik pada hari ini


__ADS_2